Kota Malang, 29 Juni 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Malang kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan pendistribusian zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Bertempat di Kantor BAZNAS Kota Malang, kegiatan pendistribusian dilaksanakan bersama jajaran Pimpinan BAZNAS Kota Malang dan Bapak Ahmad Soleh, S.IP., M.M., Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Pemerintah Kota Malang.
Kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergi antara BAZNAS Kota Malang dan Pemerintah Kota Malang dalam memperkuat pelayanan kepada masyarakat melalui pengelolaan zakat yang profesional, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kemaslahatan umat.
Pada kesempatan tersebut, BAZNAS Kota Malang menyalurkan berbagai jenis bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan, meliputi beasiswa pendidikan, bantuan kesehatan, bantuan modal usaha berupa rombong usaha, bantuan renovasi rumah tidak layak huni, program bedah rumah, bantuan biaya hidup, serta program dakwah dan advokasi melalui bantuan pembangunan masjid dan mushala. Seluruh bantuan tersebut merupakan bagian dari program pendistribusian dan pendayagunaan zakat yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup mustahik sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.
Secara terperinci nilai manfaat dari distribusi tersebut, yakni dengan total penerima manfaat sebanyak 282 penerima manfaat dan total pendistribusian keseluruhan senilai Rp. 159.600.000. Pendistribusian mencakup pada 5 program yakni dakwah dan akvikasi, ekonomi, Kesehatan, Pendidikan dan kemanusiaan. Pada program ekonomi, BAZNAS Kota Malang membagikan rombong kepada 12 penerima manfaat yang diharapkan dapat membantu mengembangkan usaha yang dimiliki oleh para penerima manfaat.
Ketua BAZNAS Kota Malang, Prof. Dr. Kasuwi Saiban, MA menyampaikan bahwa zakat memiliki peran strategis sebagai instrumen pembangunan sosial yang mampu memberikan solusi atas berbagai persoalan masyarakat apabila dikelola secara profesional dan tepat sasaran.
“Hari ini kita tidak sekadar menyerahkan bantuan, tetapi sedang menunaikan amanah para muzaki kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan. Zakat harus mampu menghadirkan harapan, menguatkan kehidupan, serta membuka jalan bagi mustahik untuk bangkit menjadi pribadi yang mandiri dan sejahtera. Itulah esensi pengelolaan zakat yang berdampak.”
Moh. Wahid, S.Pd.I., MM. selaku Wakil Ketua 2 Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan menambahkan bahwa ragam bantuan yang disalurkan menunjukkan komitmen BAZNAS Kota Malang dalam menghadirkan layanan yang menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat.
"Kami ingin memastikan bahwa manfaat zakat dapat dirasakan secara luas, mulai dari pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, hingga penguatan kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat. Ke depan, BAZNAS Kota Malang akan terus memperluas kolaborasi dengan Pemerintah Kota Malang dan seluruh pemangku kepentingan agar manfaat zakat semakin besar dan semakin tepat sasaran."
Sementara itu, Kabag Kesra Kota Malang, Ahmad Soleh, S.IP., M.M., memberikan apresiasi atas konsistensi BAZNAS Kota Malang dalam mendukung program-program kesejahteraan masyarakat yang sejalan dengan visi pembangunan Pemerintah Kota Malang Mbois Berkelas.
"BAZNAS Kota Malang telah menunjukkan perannya sebagai mitra strategis Pemerintah Kota Malang dalam membantu masyarakat melalui berbagai program yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Sinergi seperti ini sangat penting untuk memperkuat upaya bersama dalam menurunkan angka kemiskinan, meningkatkan kualitas hidup warga, dan memperluas jangkauan pelayanan sosial."
Ia juga berharap kolaborasi yang telah terbangun dapat terus diperkuat sehingga manfaat zakat dapat dirasakan oleh semakin banyak masyarakat.
"Kami berharap sinergi antara Pemerintah Kota Malang dan BAZNAS terus berkembang melalui berbagai inovasi program. Dengan semangat kolaborasi, zakat tidak hanya menjadi instrumen ibadah, tetapi juga menjadi kekuatan sosial yang mampu mempercepat pemberdayaan masyarakat, memperkuat solidaritas, dan mendukung pembangunan Kota Malang yang inklusif dan berkeadilan."
Kegiatan pendistribusian berlangsung dengan tertib dan penuh kehangatan. Para penerima manfaat menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diterima dan berharap program-program BAZNAS Kota Malang terus berkembang sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat zakat.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Malang kembali menegaskan komitmennya untuk menjadi lembaga pengelola zakat yang aman syar'i, aman regulasi, dan aman NKRI. Dengan dukungan para muzaki, sinergi bersama Pemerintah Kota Malang, serta partisipasi seluruh elemen masyarakat, BAZNAS optimistis zakat akan terus menjadi instrumen strategis dalam mewujudkan kesejahteraan, keadilan sosial, dan pemberdayaan umat.
Kota Malang, 28 Juni 2026 – Dalam rangka memperkuat tata kelola kelembagaan dan meningkatkan kualitas pengelolaan zakat di daerah, Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI, Dr. Saidah Sa'wan, MA melakukan kunjungan pembinaan dan penguatan tata kelola kepada jajaran pimpinan BAZNAS se-Malang Raya. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Minggu (28/6/2026) pukul 13.00–16.00 WIB bertempat di Kantor BAZNAS Kota Malang.
Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh pimpinan BAZNAS Malang Raya yang meliputi BAZNAS Kota Malang, BAZNAS Kabupaten Malang, dan BAZNAS Kota Batu, beserta jajaran pelaksana. Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan semangat kolaborasi sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi kelembagaan dalam membangun tata kelola zakat yang semakin profesional, transparan, akuntabel, dan berdampak bagi kesejahteraan masyarakat.
Selaku tuan rumah kegiatan, Ketua BAZNAS Kota Malang, Prof. Dr. Kasuwi Saiban, MA, menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan pembinaan yang diberikan oleh Pimpinan BAZNAS RI kepada seluruh jajaran BAZNAS se-Malang Raya. Menurutnya, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi, menyamakan persepsi, serta meningkatkan kualitas tata kelola kelembagaan dalam menghadapi tantangan pengelolaan zakat yang semakin dinamis.
"Kehadiran Ibu Dr. Saidah Sa'wan, MA memberikan energi baru bagi kami untuk terus berbenah. Pembinaan ini bukan sekadar forum evaluasi, tetapi juga menjadi ruang belajar bersama dalam membangun tata kelola BAZNAS yang semakin profesional, akuntabel, dan mampu menjawab harapan masyarakat. Sinergi yang terbangun di Malang Raya menjadi modal penting dalam memperkuat pelayanan zakat kepada umat."
Prof. Dr. H Kasuwi Saiban, MA juga menegaskan bahwa BAZNAS tidak hanya dituntut menjadi lembaga penghimpun zakat, tetapi harus mampu menjadi institusi yang menghadirkan manfaat nyata melalui program-program pemberdayaan yang berkelanjutan dan tepat sasaran.
"Kami berkomitmen untuk terus memperkuat tata kelola yang berlandaskan nilai amanah, transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme. Kepercayaan masyarakat khususnya ASN Pemerintah Kota Malang merupakan aset besar bagi BAZNAS. Oleh karena itu, seluruh program harus dikelola secara bertanggung jawab sehingga zakat benar-benar menjadi instrumen pemberdayaan, pengentasan kemiskinan, dan peningkatan kesejahteraan umat. Melalui kolaborasi BAZNAS se-Malang Raya, kami optimistis pengelolaan zakat akan semakin berkualitas dan memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat."
Dalam arahannya, Dr. Saidah Sa'wan, MA menegaskan bahwa tantangan pengelolaan zakat saat ini tidak hanya terletak pada peningkatan penghimpunan dana zakat, infak, dan sedekah, tetapi juga pada kemampuan lembaga dalam membangun tata kelola yang baik (Good Zakat Governance). Tata kelola yang kuat merupakan fondasi utama dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat sekaligus memastikan bahwa dana zakat dikelola secara amanah dan memberikan manfaat yang optimal bagi mustahik.
"Kepercayaan masyarakat adalah modal utama BAZNAS. Oleh karena itu, setiap proses pengelolaan zakat harus dijalankan secara profesional, transparan, akuntabel, sesuai syariat, dan patuh terhadap regulasi yang berlaku. Dengan tata kelola yang baik, BAZNAS akan semakin dipercaya dan semakin mampu memberikan dampak yang luas bagi kesejahteraan umat," ujar Dr. Saidah Sa'wan, MA.
Dalam sesi dialog dan pembinaan, masing-masing pimpinan BAZNAS Malang Raya memaparkan perkembangan kelembagaan, capaian penghimpunan zakat, inovasi program pendistribusian dan pendayagunaan, digitalisasi layanan, penguatan Unit Pengumpul Zakat (UPZ), serta berbagai tantangan yang dihadapi dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berzakat melalui BAZNAS.
Forum ini juga menjadi ruang berbagi praktik baik (best practices) antar-BAZNAS di wilayah Malang Raya, sekaligus merumuskan berbagai strategi untuk meningkatkan efektivitas pelayanan kepada muzaki dan mustahik. Beberapa poin strategis yang menjadi perhatian antara lain penguatan kapasitas sumber daya manusia amil, optimalisasi sistem informasi, penguatan pengawasan internal, peningkatan kualitas pelaporan, serta pengembangan program-program pemberdayaan ekonomi umat yang lebih terukur dan berkelanjutan.
Para pimpinan BAZNAS Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu menyambut baik kunjungan pembinaan dari Komisioner BAZNAS RI. Mereka menyatakan komitmennya untuk terus melakukan transformasi kelembagaan melalui peningkatan kualitas tata kelola, inovasi pelayanan, serta penguatan kolaborasi dengan pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Malang Raya semakin meneguhkan komitmennya untuk menjadi lembaga pengelola zakat yang mengedepankan 3 (tiga) prinsip aman, yakni aman syar'i, aman regulasi, dan aman NKRI. Dengan tata kelola yang semakin baik, BAZNAS diharapkan mampu memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan, memberdayakan ekonomi umat, dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Seluruh pimpinan BAZNAS se-Malang Raya berkomitmen untuk menindaklanjuti berbagai arahan dan rekomendasi yang disampaikan oleh Pimpinan BAZNAS RI. Semangat kolaborasi yang terbangun dalam forum ini diharapkan menjadi fondasi dalam memperkuat tata kelola zakat yang unggul, adaptif, dan berorientasi pada kemaslahatan umat. Dengan pengelolaan yang semakin profesional dan berintegritas, BAZNAS diharapkan mampu menjadi pilar utama dalam mendukung pembangunan sosial, pengentasan kemiskinan, serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat menuju Indonesia yang berkeadaban.
Kegiatan pembinaan ini diakhiri dengan sesi diskusi, penyampaian rekomendasi strategis, serta foto bersama sebagai simbol komitmen seluruh jajaran BAZNAS Malang Raya untuk terus memperkuat sinergi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Malang, 25 Juni 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Malang bersama UPZ Kementerian Agama Kota Malang dan FOZ Malang Raya menggelar kegiatan Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas 1448 H di MAN 2 Kota Malang, Kamis (25/06/2026). Mengusung tema “Pesan Inklusif dari Jiwa Anak untuk Negeri”, kegiatan ini menjadi momentum berbagi kebahagiaan sekaligus memperkuat kepedulian sosial kepada anak yatim dan penyandang disabilitas.
Sebanyak 500 anak yatim dan 100 penyandang disabilitas menerima santunan berupa uang tunai serta voucher belanja yang dapat digunakan di 48 tenant UMKM yang telah disediakan di lokasi kegiatan. Melalui konsep ini, penerima manfaat tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga memiliki kesempatan memilih kebutuhan yang diinginkan secara langsung.
Kegiatan ini dihadiri oleh Wali Kota Malang, jajaran pimpinan BAZNAS Kota Malang, Kantor Kementerian Agama Kota Malang, FOZ Malang Raya, para donatur, relawan, serta berbagai lembaga sosial yang turut mendukung terselenggaranya acara.
Dalam sambutannya, Wali Kota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, M.M., menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin antara BAZNAS Kota Malang, UPZ Kemenag Kota Malang, dan FOZ Malang Raya.
“Kegiatan ini bukan hanya memberikan kebahagiaan kepada anak-anak yatim dan penyandang disabilitas, tetapi juga menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan kepedulian sosial di Kota Malang terus tumbuh. Saya mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkolaborasi menghadirkan kegiatan yang penuh manfaat ini,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Malang menyampaikan bahwa kegiatan Lebaran Yatim merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam menghadirkan manfaat zakat, infak, dan sedekah secara nyata kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Kami ingin menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim dan saudara-saudara penyandang disabilitas. Melalui dukungan para muzaki dan kolaborasi berbagai pihak, zakat tidak hanya menjadi bantuan sesaat, tetapi juga menjadi sarana pemberdayaan dan penguatan kepedulian sosial,” tuturnya.
Selain penyaluran santunan, kegiatan juga dimeriahkan dengan berbagai penampilan dari para peserta, salah satunya tari kreasi yang dibawakan oleh penyandang disabilitas. Penampilan tersebut mendapatkan apresiasi dan tepuk tangan meriah dari seluruh tamu undangan yang hadir.
Menariknya, kegiatan ini juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Kehadiran 48 tenant UMKM yang melayani transaksi voucher belanja turut membantu menggerakkan roda perekonomian lokal. Dengan demikian, manfaat kegiatan tidak hanya dirasakan oleh para penerima santunan, tetapi juga oleh para pelaku usaha kecil yang berpartisipasi.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Malang berharap semangat berbagi, kepedulian sosial, dan pemberdayaan ekonomi dapat terus tumbuh di tengah masyarakat, sehingga zakat benar-benar menjadi instrumen untuk menebar maslahat dan menguatkan umat.
Malang, 20 April 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Malang menggelar kegiatan Kupatan dan Rapat Koordinasi (Rakor) bersama UPZ OPD Pemerintah Kota Malang yang bertempat di Gazebo Balaikota Malang. Kegiatan ini dihadiri oleh Bapak Wali Kota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MM. jajaran pimpinan BAZNAS Kota Malang, serta perwakilan UPZ dari seluruh OPD di lingkungan Pemerintah Kota Malang.
Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi pasca Hari Raya Idul Fitri sekaligus memperkuat sinergi dalam pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di lingkungan OPD.
Dalam sambutannya, Wali Kota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MM menyampaikan apresiasi atas peran aktif BAZNAS Kota Malang dalam menggerakkan potensi zakat di Kota Malang. Ia menegaskan bahwa optimalisasi ZIS memiliki peran strategis dalam mendukung program pemerintah, khususnya dalam pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Kami mengapresiasi langkah BAZNAS Kota Malang yang terus membangun sinergi dengan OPD. Melalui penguatan UPZ, kami berharap pengumpulan ZIS dapat semakin optimal, transparan, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Malang, Prof. Kasuwi Saiban, MA., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya sebagai ajang silaturahmi, tetapi juga sebagai langkah strategis dalam meningkatkan peran UPZ OPD. “Melalui kegiatan kupatan dan rakor ini, kami ingin memperkuat koordinasi serta menyamakan langkah dalam optimalisasi pengumpulan dan pendistribusian ZIS. Peran UPZ OPD sangat penting dalam mendukung keberhasilan pengelolaan zakat di Kota Malang,” ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, BAZNAS Kota Malang juga menyalurkan bantuan kepada 15 penerima manfaat dengan total nilai sebesar Rp21.950.000, yang disalurkan melalui lima program BAZNAS Kota Malang, yaitu program kemanusiaan, pendidikan, kesehatan, dakwah dan advokasi, serta ekonomi.
Kegiatan dilanjutkan dengan prosesi potong tumpeng kupatan sebagai simbol rasa syukur dan kebersamaan, yang kemudian diikuti dengan sesi pemaparan materi.
Materi pertama disampaikan oleh Kasi Zawa Kemenag Kota Malang, Zaenal Arifin, S.HI., M.HI., dengan tema “Strategi Optimalisasi Pengumpulan ZIS dalam Gerakan Kebangkitan ZIS di Kemenag Kota Malang”. Dalam paparannya, disampaikan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi dalam pengumpulan zakat.
Selanjutnya, dilakukan sosialisasi aplikasi Bank Jatim terkait mekanisme pemotongan ZIS secara mandiri melalui payroll aplikasi J Connect, sebagai upaya digitalisasi dan kemudahan dalam penyaluran zakat bagi ASN.
Kegiatan ditutup dengan sesi penyampaian laporan serta sambung rasa bersama UPZ OPD, yang dipandu oleh Dr. Sutomo, S.Ag., M.Sos., guna menampung aspirasi, masukan, serta memperkuat koordinasi antar lembaga.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Malang berharap sinergi bersama UPZ OPD semakin solid, sehingga pengelolaan ZIS dapat berjalan lebih optimal, profesional, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Kota Malang.
Malang, 17 April 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Malang melaksanakan kegiatan audiensi bersama Wali Kota Malang Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MM., yang bertempat di Ruang Rapat Wali Kota Malang. Audiensi ini turut dihadiri oleh sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), di antaranya Dinas Sosial, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), serta OPD terkait lainnya.
Audiensi ini dilaksanakan sebagai bentuk pelaporan kinerja BAZNAS Kota Malang Tahun 2025, sekaligus sebagai upaya memperkuat kolaborasi program BAZNAS dengan Dasabakti Kota Malang dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Kota Malang menyampaikan capaian program yang telah dilaksanakan sepanjang tahun 2025, baik pada bidang kemanusiaan, pendidikan, kesehatan, dakwah dan advokasi, maupun ekonomi. Selain itu, dibahas pula potensi sinergi program antara BAZNAS dan Pemerintah Kota Malang agar dapat semakin terarah, terukur, dan berdampak luas.
Audiensi ini juga menjadi bagian dari persiapan pelaksanaan Rapat Koordinasi dengan UPZ OPD, yang akan digelar dalam waktu dekat. Kegiatan tersebut bertujuan untuk mengoptimalkan pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) pada tahun 2026, serta membahas mekanisme pembagian hak amil tahun 2025 secara transparan dan akuntabel.
Dalam arahannya, Wali Kota Malang menyampaikan apresiasi atas peran aktif BAZNAS Kota Malang dalam membantu pemerintah daerah, khususnya dalam penanganan persoalan sosial dan pengentasan kemiskinan. Ia juga mendorong agar sinergi antara BAZNAS dan OPD terus diperkuat, sehingga pengelolaan ZIS dapat semakin optimal dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Melalui audiensi ini, BAZNAS Kota Malang menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan profesionalitas, transparansi, serta kolaborasi strategis bersama Pemerintah Kota Malang dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan zakat yang amanah.
Berita Terbaru
Pelatihan Pembuatan Keset oleh UPZ Kelurahan Buring
Bantuan Terdampak Banjir Pandanwangi
Kerjasama Dengan BPBD Penanganan Terdampak Banjir
Bantuan Terdampak Banjir Kidumdalem
Bedah Rumah oleh BAZNAS Kota Malang di wilayah Kedungkandang
BAZNAS Kota Malang memberikan Bantuan Bedah Rumah di Kebonsari
Koordinasi Bersama UPZ

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Malang.
Lihat Daftar Rekening →