WhatsApp Icon
BAZNAS Kota Malang Perkuat Kolaborasi Penanggulangan AIDS, TBC, dan Malaria melalui Program BAZNAS Sehat

Malang, 14 Oktober 2026 – BAZNAS Kota Malang terus memperkuat perannya dalam mendukung kesehatan masyarakat melalui Program BAZNAS Sehat, khususnya dalam upaya penanggulangan AIDS, Tuberkulosis (TBC), dan Malaria (ATM). Komitmen ini diwujudkan melalui dukungan pendanaan kesehatan, edukasi masyarakat, serta kolaborasi lintas sektor bersama Dinas Kesehatan Kota Malang dan berbagai mitra terkait.

Sebagai bentuk nyata komitmen tersebut, BAZNAS Kota Malang telah merealisasikan bantuan kesehatan sebesar Rp135.225.000 pada tahun 2025. Komitmen ini berlanjut hingga September 2026 dengan realisasi bantuan sebesar Rp109.800.000. Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan layanan kesehatan yang lebih inklusif bagi masyarakat yang membutuhkan.

Komitmen ini juga diperkuat melalui partisipasi BAZNAS Kota Malang dalam kegiatan workshop yang digagas oleh Yayasan Mahameru sebagai wadah untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi antarlembaga dalam penanganan permasalahan kesehatan masyarakat di Kota Malang.

Ketua BAZNAS Kota Malang, Prof. Dr. H. Kasuwi Saiban, MA., menegaskan bahwa pengelolaan zakat, infak, dan sedekah memiliki peran penting dalam mendukung kesejahteraan masyarakat, termasuk dalam bidang kesehatan.

“BAZNAS hadir untuk melengkapi upaya pelayanan kesehatan yang telah dilakukan pemerintah. Melalui amanah zakat, infak, dan sedekah, kami berupaya membantu masyarakat yang menghadapi hambatan ekonomi dalam menjalani pengobatan. Kami berharap kolaborasi lintas sektor ini semakin kuat sehingga bantuan dapat diberikan secara tepat sasaran, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.

Melalui Program BAZNAS Sehat, dukungan diberikan melalui dua pendekatan utama, yaitu preventif dan kuratif. Pendekatan preventif dilakukan melalui edukasi, promosi, serta penyuluhan kesehatan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan mendorong pencegahan penularan penyakit. Sementara itu, pendekatan kuratif diwujudkan melalui pengobatan gratis, bantuan biaya pengobatan, serta bantuan akomodasi kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan.

BAZNAS Kota Malang memandang bahwa penanganan AIDS, TBC, dan Malaria tidak cukup hanya mengandalkan layanan medis. Pasien dan keluarganya juga dapat menghadapi tantangan sosial dan ekonomi, seperti biaya transportasi menuju fasilitas kesehatan, kebutuhan nutrisi, kehilangan pendapatan, hingga stigma sosial yang dapat menghambat keberlanjutan pengobatan.

Karena itu, sinergi dengan Dinas Kesehatan, fasilitas pelayanan kesehatan, dan mitra komunitas menjadi penting agar dukungan medis dapat berjalan beriringan dengan bantuan sosial yang diperlukan pasien. Pendekatan ini diharapkan membantu mengurangi hambatan ekonomi, meningkatkan kepatuhan pengobatan, serta menjaga martabat dan kerahasiaan penerima manfaat.

BAZNAS Kota Malang juga menegaskan bahwa penyaluran dana ZIS dilaksanakan dengan memperhatikan prinsip syariah, kepatuhan terhadap regulasi, transparansi, serta ketepatan sasaran. Koordinasi dan mekanisme rujukan bersama pihak kesehatan menjadi bagian penting untuk memastikan bantuan sesuai dengan kebutuhan penerima manfaat.

Melalui kolaborasi yang berkelanjutan, BAZNAS Kota Malang berharap Program BAZNAS Sehat dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan, sekaligus memperkuat upaya bersama dalam mewujudkan masyarakat yang lebih sehat dan berdaya.

Dukungan para muzaki melalui zakat, infak, dan sedekah menjadi bagian penting dari ikhtiar ini. Sebab, zakat bukan hanya tentang membantu memenuhi kebutuhan hari ini, tetapi juga tentang menghadirkan kesempatan bagi masyarakat untuk mendapatkan pengobatan, mempertahankan kualitas hidup, dan menjalani masa depan dengan lebih baik.

Mari salurkan Zakat, Infak, dan Sedekah melalui BAZNAS Kota Malang.

https://lynk.id/baznaskotamalang
WA Layanan Informasi: 081 333 81 5656
WA Layanan Pengumpulan: 085 111 02 5656

14/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Malang
Melalui Infak, BAZNAS Kota Malang Dorong Perlindungan bagi Pekerja Rentan

Malang — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Malang terus mengembangkan inovasi pengelolaan dana umat melalui gagasan “Infak Peduli Pekerja Rentan”, sebuah skema perlindungan sosial yang diarahkan untuk membantu pekerja informal dan kelompok masyarakat rentan memperoleh perlindungan melalui kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.

Gagasan tersebut dikembangkan sebagai bagian dari upaya memperluas manfaat infak agar tidak hanya berfungsi sebagai aktivitas filantropi umum, tetapi juga dapat menjadi instrumen penguatan ketahanan sosial masyarakat. Melalui sinergi dengan BPJS Ketenagakerjaan, dana infak yang dihimpun secara khusus dan sukarela dapat diarahkan untuk membiayai iuran kepesertaan pekerja rentan yang memenuhi kriteria sebagai Mustahik.

Ketua BAZNAS Kota Malang, Prof. Dr. H. Kasuwi Saiban, M.A., menegaskan bahwa pengembangan program tersebut merupakan bagian dari ikhtiar BAZNAS dalam menghadirkan pengelolaan dana umat yang semakin adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Infak tidak hanya memiliki dimensi kepedulian sesaat, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi instrumen perlindungan sosial. Melalui Infak Peduli Pekerja Rentan, kita ingin menghadirkan manfaat yang lebih terukur, khususnya bagi masyarakat yang bekerja di sektor informal dan menghadapi risiko sosial-ekonomi dalam kehidupan sehari-hari.”

Menurutnya, perlindungan terhadap pekerja rentan merupakan bagian penting dari upaya membangun ketahanan keluarga. Ketika pekerja terlindungi dari risiko kecelakaan kerja maupun risiko sosial lainnya, keluarga juga memiliki fondasi yang lebih kuat untuk mempertahankan keberlangsungan ekonominya.

Dalam skemanya, penghimpunan infak dilakukan secara sukarela dengan akad dan administrasi yang jelas. Dana tersebut ditempatkan dalam pos khusus dan dipisahkan secara administratif dari dana zakat. Selanjutnya, calon peserta didata dan diverifikasi untuk memastikan ketepatan sasaran sebelum pembayaran iuran dilakukan melalui sistem BPJS Ketenagakerjaan.

Wakil Ketua IV BAZNAS Kota Malang, Dr. Sutomo, S.Ag., M.Sos., menyampaikan bahwa aspek tata kelola menjadi salah satu perhatian utama dalam pengembangan program tersebut. Sebagai Wakil Ketua IV yang membidangi SDM, administrasi, dan umum, menegaskan bahwa:

“Kunci dari program ini adalah tata kelola yang tertib, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Karena dana yang digunakan merupakan infak khusus, maka harus ada pemisahan administrasi, pendataan peserta yang jelas, mekanisme verifikasi, serta pelaporan yang dapat dipantau. Dengan demikian, kepercayaan masyarakat dapat terus dijaga.”

Dr. Sutomo menambahkan, program tersebut dirancang secara bertahap melalui pilot project dengan jumlah peserta yang terbatas. Tahapan tersebut meliputi penyusunan regulasi internal, penetapan kriteria peserta, pendataan dan verifikasi lapangan, pendaftaran peserta ke BPJS Ketenagakerjaan, pembayaran iuran, monitoring, hingga evaluasi efektivitas program.

Sementara itu, dari Ibu Riyanti selaku pengurus Z-Qardh Baitul Makmur, program tersebut dinilai membuka ruang partisipasi masyarakat yang lebih luas dalam membangun perlindungan sosial berbasis gotong royong.

“Kami melihat program ini sebagai bentuk nyata bahwa kontribusi masyarakat, meskipun kecil, dapat dikumpulkan dan diarahkan menjadi perlindungan yang berarti. Z-Qardh siap ikut membantu mensosialisasikan program kepada masyarakat sekaligus mendorong tumbuhnya kesadaran bahwa infak juga dapat menjadi bagian dari ikhtiar memperkuat ketahanan keluarga.”

Program Infak Peduli Pekerja Rentan menyasar sejumlah kelompok yang memiliki tingkat kerentanan sosial-ekonomi relatif tinggi, antara lain pedagang kecil dan mikro, pengemudi serta pekerja jasa informal, buruh harian, pekerja informal, serta pekerja rentan yang berasal dari keluarga mustahik. Penetapan peserta nantinya disesuaikan dengan hasil pendataan dan verifikasi serta kapasitas dana infak yang tersedia.

Melalui skema tersebut, BAZNAS Kota Malang menempatkan infak sebagai bagian dari ekosistem perlindungan sosial yang lebih terstruktur. Dana tidak diberikan secara tunai kepada peserta, tetapi digunakan untuk pembayaran iuran kepesertaan sesuai mekanisme yang ditetapkan, sehingga manfaat program dapat diarahkan secara langsung pada perlindungan sosial ketenagakerjaan.

BAZNAS Kota Malang juga menyiapkan sejumlah indikator untuk mengukur keberhasilan program, antara lain jumlah dana infak yang terhimpun, jumlah peserta yang memperoleh status kepesertaan aktif, kontinuitas pembayaran iuran, ketepatan pelaporan, dukungan komunitas, serta manfaat nyata yang diterima peserta ketika menghadapi risiko kecelakaan kerja maupun risiko lainnya.

Ke depan, hasil pelaksanaan pilot project akan menjadi dasar untuk melakukan evaluasi dan menentukan kemungkinan pengembangan skala program. Dengan pendekatan tersebut, BAZNAS Kota Malang berharap gerakan infak dapat berkembang dari sekadar aktivitas berbagi menjadi instrumen filantropi yang mampu memperkuat perlindungan sosial, ketahanan keluarga, dan kesejahteraan umat.

Infak kecil yang dikumpulkan bersama dapat menjadi perlindungan sosial yang berarti bagi pekerja rentan. Melalui kolaborasi BAZNAS, Z-Qardh , masyarakat, dan BPJS Ketenagakerjaan, semangat gotong royong diharapkan dapat diterjemahkan menjadi sistem perlindungan yang lebih terukur, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

 

30/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Malang
BAZNAS Kota Malang Salurkan Sekitar Rp100 juta untuk Lima Program, Perluas Manfaat ZIS bagi Masyarakat

Malang, 14 September 2026 – BAZNAS Kota Malang kembali menyalurkan amanah zakat, infak, dan sedekah melalui kegiatan pendistribusian rutin bulan September 2026 yang dilaksanakan hari ini. Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kota Malang menyalurkan bantuan dengan total nilai Rp100.250.000 kepada para penerima manfaat melalui lima program utama BAZNAS Kota Malang.

Pendistribusian bantuan mencakup lima program, yaitu Program Dakwah dan Advokasi, Kesehatan, Pendidikan, Ekonomi, serta Kemanusiaan. Bantuan disalurkan sesuai dengan kebutuhan dan hasil asesmen penerima manfaat, mulai dari dukungan pendidikan, bantuan kesehatan dan pengobatan, pemberdayaan ekonomi, dukungan kegiatan dakwah, hingga bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan akibat kondisi sosial maupun kemanusiaan.

Ketua BAZNAS Kota Malang, Prof. Dr. H. Kasuwi Saiban, M.A., menyampaikan bahwa pendistribusian rutin menjadi salah satu bentuk tanggung jawab BAZNAS dalam memastikan amanah masyarakat dapat kembali dirasakan manfaatnya oleh mereka yang membutuhkan.

“Setiap dana ZIS yang dititipkan kepada BAZNAS adalah sebuah amanah. Karena itu, kami berupaya agar setiap bantuan yang disalurkan benar-benar memberikan manfaat dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat. Harapan kami, bantuan ini tidak hanya meringankan beban penerima manfaat, tetapi juga menjadi jalan untuk tumbuh dan berdaya,” ujar Prof. Kasuwi.

Menurutnya, kekuatan program BAZNAS tidak terlepas dari kepercayaan para muzaki dan masyarakat yang terus menunaikan zakat, infak, maupun sedekah melalui BAZNAS Kota Malang. Semakin kuat kepercayaan tersebut, semakin luas pula manfaat yang dapat dihadirkan bagi masyarakat.

Salah satu penerima manfaat dari Program Ekonomi, Ibu Sulianah, mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang diterimanya. Ia berharap dukungan tersebut dapat membantu mengembangkan usaha yang dijalankannya dan menambah penghasilan untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada BAZNAS Kota Malang atas bantuan yang diberikan. Bantuan ini sangat berarti bagi saya untuk mengembangkan usaha. Semoga usaha saya bisa semakin lancar dan bantuan ini bisa menjadi awal untuk saya lebih mandiri,” ungkap Ibu Sulianah.

Melalui pendistribusian rutin ini, BAZNAS Kota Malang terus berkomitmen menghadirkan pengelolaan ZIS yang amanah, berkah, dan maslahah. Bantuan yang diberikan diharapkan tidak berhenti sebagai bantuan sesaat, tetapi mampu memberikan dampak nyata bagi kehidupan penerima manfaat.

Di balik setiap bantuan yang tersalurkan, terdapat kepercayaan dari para muzaki yang memilih untuk berbagi melalui BAZNAS Kota Malang. Zakat yang ditunaikan hari ini dapat menjadi pendidikan bagi seorang anak, pengobatan bagi mereka yang membutuhkan, modal bagi pelaku usaha, serta harapan baru bagi keluarga yang sedang menghadapi kesulitan.

Mari Terus Tumbuhkan Manfaat Bersama BAZNAS Kota Malang

Masyarakat dapat mendukung program-program BAZNAS Kota Malang dengan menyalurkan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) melalui:

https://lynk.id/baznaskotamalang
WA Layanan Pengumpulan: 085 111 02 5656

Karena dari ZIS yang Anda titipkan, ada kehidupan yang terbantu dan harapan yang kembali tumbuh.

14/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Malang
Dari Rombong untuk Langkah Baru, BAZNAS Kota Malang Salurkan Bantuan Usaha kepada 10 Mustahik

Malang, 14 September 2026 – BAZNAS Kota Malang kembali menghadirkan manfaat zakat melalui pendistribusian bantuan rombong tahap II tahun 2026 kepada 10 penerima manfaat. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya BAZNAS Kota Malang dalam mendorong masyarakat untuk memiliki usaha yang lebih layak, mandiri, dan berkelanjutan.

Pada tahap kedua ini, bantuan yang disalurkan terdiri dari 8 rombong dorong dan 2 rombong untuk sepeda. Bantuan tersebut diberikan kepada penerima manfaat yang telah melalui proses verifikasi dan memenuhi ketentuan program BAZNAS Kota Malang.

Bantuan rombong diharapkan tidak hanya menjadi sarana berjualan, tetapi juga menjadi modal awal untuk meningkatkan penghasilan dan mengembangkan usaha. Dengan fasilitas usaha yang lebih memadai, para penerima manfaat diharapkan dapat memperluas jangkauan pelanggan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Salah satu penerima manfaat, Ibu Nailu Rohmah, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada BAZNAS Kota Malang atas bantuan yang telah diberikan.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kota Malang atas bantuan rombong yang diberikan. Bantuan ini sangat berarti bagi saya untuk menjalankan dan mengembangkan usaha. Semoga BAZNAS semakin maju dan selalu diberikan kelancaran dalam membantu masyarakat,” ungkapnya.

Melalui program pemberdayaan ekonomi ini, BAZNAS Kota Malang terus berupaya memastikan zakat yang ditunaikan para muzaki dapat memberikan dampak nyata bagi kehidupan mustahik. Rombong yang hari ini diserahkan diharapkan menjadi awal dari perjalanan usaha yang lebih baik, hingga para penerima manfaat mampu tumbuh mandiri dan meningkatkan kesejahteraan keluarganya.

Sebab, bagi BAZNAS Kota Malang, bantuan bukan sekadar apa yang diberikan hari ini, tetapi tentang bagaimana bantuan tersebut dapat menjadi jalan bagi mustahik untuk berdiri dengan kekuatannya sendiri.

Mari Tumbuhkan Kemandirian Bersama ZIS

Dukungan masyarakat melalui Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) menjadi bagian penting dalam keberlangsungan program pemberdayaan seperti bantuan rombong ini.

Masyarakat dapat menyalurkan ZIS melalui BAZNAS Kota Malang:

https://lynk.id/baznaskotamalang
WA Layanan Pengumpulan: 085 111 02 5656

Dari ZIS yang Anda tunaikan, lahir usaha. Dari usaha, tumbuh kemandirian.

14/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Malang
BAZNAS Kota Malang Terima Kunjungan Studi Tiru BAZNAS Kabupaten Probolinggo

Malang, 26 Agustus 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Malang menerima kunjungan studi tiru atau ngangsu kaweruh dari BAZNAS Kabupaten Probolinggo, Rabu (26/8), bertempat di Kantor BAZNAS Kota Malang.

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk saling berbagi pengalaman dan pengetahuan dalam penguatan tata kelola lembaga serta pengembangan program pemberdayaan. Rombongan BAZNAS Kabupaten Probolinggo yang hadir sebanyak 10 orang mengikuti diskusi dan sharing terkait sejumlah praktik pengelolaan yang diterapkan oleh BAZNAS Kota Malang.

Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kota Malang, Prof. Dr. H. Kasuwi Saiban, MA, menyampaikan apresiasi atas kunjungan BAZNAS Kabupaten Probolinggo. Menurutnya, kegiatan studi tiru menjadi ruang yang baik bagi lembaga zakat untuk saling belajar dan bertukar pengalaman.

“Silaturahmi seperti ini penting untuk memperkuat kelembagaan. Kita tidak hanya berbagi apa yang sudah dilakukan, tetapi juga dapat saling memberikan masukan untuk meningkatkan pelayanan kepada muzaki dan mustahik,” ujar Prof. Kasuwi.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Probolinggo, Drs. H. Achmad Muzammil, menyampaikan terima kasih atas sambutan dan kesempatan belajar yang diberikan oleh BAZNAS Kota Malang. Ia berharap kunjungan tersebut dapat memberikan wawasan dan menjadi bahan pengembangan bagi BAZNAS Kabupaten Probolinggo.

“Kami datang untuk ngangsu kaweruh, belajar dari pengalaman BAZNAS Kota Malang. Mudah-mudahan apa yang kami dapatkan hari ini dapat menjadi tambahan pengetahuan dan dapat kami terapkan dalam meningkatkan tata kelola serta pelayanan di BAZNAS Kabupaten Probolinggo,” ungkapnya.

Dalam sesi diskusi, BAZNAS Kabupaten Probolinggo mempelajari beberapa hal, di antaranya proses pengelolaan dan penataan data sebagai persiapan menghadapi pemeriksaan Kantor Akuntan Publik (KAP), proses penerapan dan pengelolaan ISO, serta program Z-Qardh sebagai salah satu program pemberdayaan ekonomi yang dijalankan BAZNAS Kota Malang.

Diskusi berlangsung interaktif dengan adanya sesi tanya jawab dan berbagi pengalaman antara kedua lembaga. Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin kolaborasi dan komunikasi yang semakin kuat antar-BAZNAS dalam rangka meningkatkan tata kelola, akuntabilitas, serta kualitas pelayanan zakat.

Kegiatan kemudian diakhiri dengan penyerahan cinderamata sebagai simbol silaturahmi dan apresiasi, serta foto bersama antara jajaran BAZNAS Kota Malang dan BAZNAS Kabupaten Probolinggo.

26/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Malang

Berita Terbaru

BAZNAS Salurkan beasiswa Yatim Kloter Ke-II
BAZNAS Salurkan beasiswa Yatim Kloter Ke-II
Program beasiswa yatim covid adalah program bantuan kepada siswa/i yang tergolong asnaf fakir/miskin yang ditinggal wafat orang tuanya serta membutuhkan bantuan berkaitan dengan studinya. BAZNAS Kota Malang bersinergi dengan Dinas Pendidikan dan Kemenag Kota Malang utamanya dalam pendataan siswa calon penerima beasiswa. Di tahun 2021 ini, BAZNAS telah mendistribusikan bantuan beasiswa sejumlah Rp. 642.000.000 kepada 214 siswa/i tingkat SD/MI dan SMP/MTS. Target kedepannya, kami dapat membantu siswa/i mulai dari tingkat SD/MI hingga perguruan tinggi dalam bentuk beasiswa penuh hingga ia menyelesaikan masa studi. Beasiswa diberikan dalam bentuk uang sejumlah Rp. 3.000.000 dan paket perlengkapan sekolah seperti pensil, tempat pensil, tas dan buku tulis. Uang beasiswa diberikan dalam bentuk rekening tabungan yang bekerjasama dengan Bank Jatim Cabang Malang. Uang tersebut dicairkan tiap bulannya sejumlah Rp. 500.000. Siswa/i tak hanya mendapatkan rekening tabungan atas nama sendiri melainkan juga kartu ATM. Harapannya rekening tabungan tersebut dapat mengedukasi siswa untuk gemar menabung guna kebutuhan dimasa yang akan datang. Apalagi rekening tersebut berbeda dengan lainnya yaitu bebas dari biaya administrasi bulanan. Penyaluran beasiswa terbagi menjadi beberapa kloter guna penerapan protokol kesehatan. Pertama kali disalurkan dalam rangkaian kegiatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK tahun 2021, dilanjutkan saat peringatan Hari Korpri dan penyaluran terakhir dilakukan di auditorium MAN 2 Kota Malang oleh BAZNAS, Dinas Pendidikan dan Kemenag Kota Malang. Harapannya bantuan beasiswa tersebut dapat membantu siswa/i memenuhi kebutuhan sekolahnya dan menjadi salah satu penghapus duka atas kepergian orang tua mereka.
BERITA27/07/2022 | Humas BAZNAS Kota Malang
Pondok Pesantren Sebagai Tombak Sosialisasi Zakat
Pondok Pesantren Sebagai Tombak Sosialisasi Zakat
Penanaman sadar zakat tentu harus dilakukan sedini mungkin sehingga tidak muncul masyarakat yang bakhil. Pondok pesantren merupakan salah satu tempat pencetak generasi yang agamis. Disamping mereka mengkaji ilmu-ilmu agama melalui kitab-litab yang dikarang ulama' salaf, mereka juga diajari tentang pentingnya bersosial dalam kehidupan bermasyarakat. Zakat merupakan bagian dari rukun Islam yang paling penting setelah shalat. Ia merupakan ibadah hartawi yang berfungsi sebagai sarana penyuci (tathahhur), pembersih (nadhafah), pengembang (nama), dan penambah (ziyadah). Melalui pengeluaran sebagian dari kelebihan harta yang kita miliki kepada orang yang berhak menerimanya (mustahiq), seperti kepada kaum fakir, miskin dan selainnya, diharapkan harta kita menjadi bersih, berkembang, penuh keberkahan dengan seizin Allah subhanahu wa ta’ala, serta terjaga dari kemusnahan. Setiap pondok pesantren pasti memiliki pengaruh terhadap masyarakat sekitar. Oleh karena itu, BAZNAS Kota Malang berharap melalui para dewan pengasuh pondok pesantren guna membantu dalam mensosialisasikan pentingnya zakat sebagai penunjang kehidupan masyarakat. Zakat bukan hanya sekedar menunaikan sebuah ibadah wajib, melainkan juga berbagi kepada sesama.
BERITA27/07/2022 | Humas BAZNAS Kota Malang
Bantu Warga terdampak Banjir Kedawung
Bantu Warga terdampak Banjir Kedawung
Area Kedawung Kelurahan Tulusrejo Kota Malang menjadi tempat langganan banjir ketika hujan deras turun. Akibatnya Banjir membuat akses jalan tertutup genangan air setinggi kurang lebih 1,5 meter, begitu pula rumah warga yang letaknya lebih rendah. Berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah Kota Malang. Kali ini BAZNAS turut membantu warga terdampak dengan memberikan bantuan berupa 40 paket sembako.
BERITA27/07/2022 | Humas BAZNAS Kota Malang
Membumikan Zakat Melalui Safari Ramadhan
Membumikan Zakat Melalui Safari Ramadhan
Minimnya pertumbuhan kesadaran membayar zakat merupakan landasan BAZNAS Kota Malang melakukan sosialisasi. Hal tersebut bertujuan agar rasa ingin membayar zakat oleh masyarakat tumbuh dengan sendirinya. Bukan karena keterpaksaan, melainkan merasa bahwa membayar zakat merupakan sebuah kewajiban bagi setiap umat muslim yang telah memenuhi syarat wajibnya. Kegiatan dikemas dengan menggandeng ulama' dan umara sebagai figur berpengaruh yang mampu menyampaikan petuah kepada masyarakat. Dalam hal ini adalah para tokoh agama setempat dan Walikota Malang. Sholat isya dan tarawih merupakan awal dari kegiatan tersebut. Dilanjutkan dengan pemberian santunan kepada anak yatim dan bantuan dana pembangunan masjid. Bulan ramadhan tahun ini, safari ramadhan dilakukan di 5 tempat yang mewakili tiap-tiap kecamatan. Harapannya, melalui kegiatan safari ramadhan masyarakat dapat mengetahui pentingnya membayar zakat beserta manfaatnya sehingga memunculkan naluri sadar zakat dalam pribadi masing-masing.
BERITA26/07/2022 | Humas BAZNAS Kota Malang
BAZNAS Kota Malang Apresiasi Pekan Tilawati Qur'an
BAZNAS Kota Malang Apresiasi Pekan Tilawati Qur'an
Awal Ramadhan 1443/2022 kali ini BAZNAS Kota Malang memberikan dukungan dan apresiasi yang tinggi untuk kegiatan Pekan Tilawatil Qur’an (PTQ) yang di gelar oleh LPP RRI Kota Malang. Harapannya dapat membumikan Al-Qur’an, mencetak generasi yang cinta Al-Qur’an khususnya di Kota Malang. Disamping itu Kegiatan tersebut bagian dari program BAZNAS Kota Malang di bidang Dakwah & Advokasi.
BERITA04/04/2022 | Humas BAZNAS Kota Malang
Santunan Anak Yatim HUT Kota Malang ke 108
Santunan Anak Yatim HUT Kota Malang ke 108
Sebagai bentuk rasa syukur atas HUT Kota Malang yang ke 108 BAZNAS Kota Malang bersama Pemerintah Kota Malang menggelar santunan anak yatim pada acara tasyakuran. Santunan tersebut diberikan kepada 114 penerima dari lima kecamatan berupa uang tunai dan tas sekolah. Semoga bantuan tersebut dapat bermanfaat bagi penerima dan menjadi berkah bagi para donatur. Aamiin.
BERITA01/04/2022 | Humas BAZNAS Kota Malang
Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Malang, 29 Maret 2022 Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Malang bekerjasama dengan RS. Baznas Sidoarjo dalam kegiatan Pemeriksaan Kesehatan gratis untuk warga area kecamatan Lowokwaru. Kegiatan tersebut berjalan dengan baik. Warga yang diperiksa berjumlah 80 orang. Selain mendapatkan pemeriksaan, warga juga mendapatkan penyuluhan tentang gizi oleh pegawai Puskesmas Kendalsari. Harapannya kegiatan ini dapat rutin berjalan secara bergiliran ke kecamatan lainnya.
BERITA26/03/2022 | Humas BAZNAS Kota Malang
BAZNAS Fasilitasi Mustahik Praktik Fotografi Produk Guna Tingkatkan Penjualan
BAZNAS Fasilitasi Mustahik Praktik Fotografi Produk Guna Tingkatkan Penjualan
BAZNAS Microfinance Desa (BMD) Sawojajar berkolaborasi dengan dengan UKM Jhepret Club UIN Malang mengadakan Praktik Fotografi Produk Usaha Mikro untuk mitra mustahik BMD Sawojajar. Dalam pelatihan ini dijelaskan bagaimana teknik sederhana dalam plating produk sebelum dilakukan pemotretan, bagaimana menentukan angle foto yang bagus, pengaturan cahaya dan editing sederhana menggunakan smartphone. “Kami berharap setelah pelatihan ini mustahik dapat memiliki foto produk yang menarik sebagai media promosi secara online agar lebih dikenal oleh masyarakat luas" Ujar Mellinda selaku pemateri dari UKM Jhepret Club UIN Malang. Mellinda juga menambahkan bersama BMD Sawojajar juga akan berkunjung ke lokasi para mustahik lainnya untuk mengajarkan terkait fotografi produk ini. Praktik Fotografi Produk kali ini dilaksanakan di kantor BMD Sawojajar dengan diikuti oleh 7 Mustahik. "Harapannya dari pelatihan ini Mustahik dapat memotret produk masing-masing melalui Hp sendiri dengan teknik yang sudah di sampaikan oleh pemateri. Pelatihan ini tidak sampai disini saja, namun nanti pasca ramadhan kami juga akan memfasilitasi mitra mustahik untuk kegiatan praktek foto produk di tempat usaha masing-masing mustahik", ujar Suci selaku Manajer BMD Sawojajar. BMD Sawojajar akan terus mendampingi dan mengedukasi mustahik dengan berbagai tematik pelatihan untuk dapat sukses tumbuh, berkembang dan berkah.
BERITA22/03/2022 | Humas BAZNAS Kota Malang
Pelatihan Pembuatan Keset oleh UPZ Kelurahan Buring
Pelatihan Pembuatan Keset oleh UPZ Kelurahan Buring
Pelatihan pembuatan keset (pengering kaki) diselenggarakan oleh Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kelurahan Buring guna meningkatkan ekonomi masyarakat. Keset tersebut nantinya akan dijual ke masyarakat luas baik via perorangan maupun online. Dengan begitu ekonomi masyarakat binaan UPZ akan mengalami peningkatan. Disamping penguatan ekonomi berbasis keterampilan, ada beberapa program lain yang telah berjalan di UPZ Kelurahan Buring diantaranya yaitu pemberian modal usaha, catering berkah, dan saku yatim. Pengumpulan dana dilakukan oleh UPZ dengan cara mencari donatur, gerakan seribu, serta infaq via transfer bank / scan qris. Semoga dana tersebut dapat bermanfaat bagi masyarakat luas khususnya warga Kelurahan Buring.
BERITA21/03/2022 | Humas BAZNAS Kota Malang
Bantuan Terdampak Banjir Pandanwangi
Bantuan Terdampak Banjir Pandanwangi
Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kota Malang pada hari senin (14/03/2022) sore hingga malam, mengakibatkan terjadinya banjir di sejumlah titik. Banjir juga menerjang permukiman warga di Jalan Simpang Teluk Bayur V RT 5 RW 8 Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing. BAZNAS hadir guna memberikan bantuan kepada warga terdampak banjir. Penerima bantuan merupakan warga yang mengalami kerugian terbesar akibat banjir yang menggenangi rumah mereka. Bantuan diberikan secara simbolis oleh bapak Walikota Malang sembari memantau keadaan pasca banjir.
BERITA14/02/2022 | Humas BAZNAS Kota Malang
Kerjasama Dengan BPBD Penanganan Terdampak Banjir
Kerjasama Dengan BPBD Penanganan Terdampak Banjir
Badan Amil zakat Nasional (BAZNAS) Kota Malang bekerjasama bersama BPBD Kota malang dalam memberikan penanganan terdampak banjir
BERITA24/11/2021 | Humas BAZNAS Kota Malang
Bantuan Terdampak Banjir Kidumdalem
Bantuan Terdampak Banjir Kidumdalem
Badan Amil zakat Nasional (BAZNAS) Kota Malang memberikan bantuan terdampak banjir di area Kiduldalem. Bantuan diberikan dengan harapan, masyarakat yang terdampak banjir dapat terus melanjutkan aktivitas sehari-hari dan dapat survive dan berbenah.
BERITA23/11/2021 | Humas BAZNAS Kota Malang
Bedah Rumah oleh BAZNAS Kota Malang di wilayah Kedungkandang
Bedah Rumah oleh BAZNAS Kota Malang di wilayah Kedungkandang
Badan Amil zakat Nasional (BAZNAS) Kota Malang memberikan bantuan bedah rumah di wilayah Kedungkandang.
BERITA23/11/2021 | Humas BAZNAS Kota Malang
BAZNAS Kota Malang memberikan Bantuan Bedah Rumah di Kebonsari
BAZNAS Kota Malang memberikan Bantuan Bedah Rumah di Kebonsari
Bantuan rumah diberikan kepada mustahik BAZNAS Kota Malang di area Kebonsari Kota Malang. Dengan adanya bantuan ini, kami berharap rumah yang sudah selesai dibenahi ini dapat memberikan kenyamanan dalam melakukan aktivitas sehari-hari, ibadah, dan lainnya.
BERITA23/11/2021 | Humas BAZNAS Kota Malang
Koordinasi Bersama UPZ
Koordinasi Bersama UPZ
Koordinasi BAZNAS Kota malang bersama UPZ Kelurahan guna optimalisasi ZIS pada UPZ Kelurahan di Kota Malang
BERITA31/08/2021 | Humas BAZNAS Kota Malang
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Malang.

Lihat Daftar Rekening →