Malang, 20 April 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Malang menggelar kegiatan Kupatan dan Rapat Koordinasi (Rakor) bersama UPZ OPD Pemerintah Kota Malang yang bertempat di Gazebo Balaikota Malang. Kegiatan ini dihadiri oleh Bapak Wali Kota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MM. jajaran pimpinan BAZNAS Kota Malang, serta perwakilan UPZ dari seluruh OPD di lingkungan Pemerintah Kota Malang.
Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi pasca Hari Raya Idul Fitri sekaligus memperkuat sinergi dalam pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di lingkungan OPD.
Dalam sambutannya, Wali Kota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MM menyampaikan apresiasi atas peran aktif BAZNAS Kota Malang dalam menggerakkan potensi zakat di Kota Malang. Ia menegaskan bahwa optimalisasi ZIS memiliki peran strategis dalam mendukung program pemerintah, khususnya dalam pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Kami mengapresiasi langkah BAZNAS Kota Malang yang terus membangun sinergi dengan OPD. Melalui penguatan UPZ, kami berharap pengumpulan ZIS dapat semakin optimal, transparan, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Malang, Prof. Kasuwi Saiban, MA., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya sebagai ajang silaturahmi, tetapi juga sebagai langkah strategis dalam meningkatkan peran UPZ OPD. “Melalui kegiatan kupatan dan rakor ini, kami ingin memperkuat koordinasi serta menyamakan langkah dalam optimalisasi pengumpulan dan pendistribusian ZIS. Peran UPZ OPD sangat penting dalam mendukung keberhasilan pengelolaan zakat di Kota Malang,” ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, BAZNAS Kota Malang juga menyalurkan bantuan kepada 15 penerima manfaat dengan total nilai sebesar Rp21.950.000, yang disalurkan melalui lima program BAZNAS Kota Malang, yaitu program kemanusiaan, pendidikan, kesehatan, dakwah dan advokasi, serta ekonomi.
Kegiatan dilanjutkan dengan prosesi potong tumpeng kupatan sebagai simbol rasa syukur dan kebersamaan, yang kemudian diikuti dengan sesi pemaparan materi.
Materi pertama disampaikan oleh Kasi Zawa Kemenag Kota Malang, Zaenal Arifin, S.HI., M.HI., dengan tema “Strategi Optimalisasi Pengumpulan ZIS dalam Gerakan Kebangkitan ZIS di Kemenag Kota Malang”. Dalam paparannya, disampaikan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi dalam pengumpulan zakat.
Selanjutnya, dilakukan sosialisasi aplikasi Bank Jatim terkait mekanisme pemotongan ZIS secara mandiri melalui payroll aplikasi J Connect, sebagai upaya digitalisasi dan kemudahan dalam penyaluran zakat bagi ASN.
Kegiatan ditutup dengan sesi penyampaian laporan serta sambung rasa bersama UPZ OPD, yang dipandu oleh Dr. Sutomo, S.Ag., M.Sos., guna menampung aspirasi, masukan, serta memperkuat koordinasi antar lembaga.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Malang berharap sinergi bersama UPZ OPD semakin solid, sehingga pengelolaan ZIS dapat berjalan lebih optimal, profesional, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Kota Malang.
Malang, 17 April 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Malang melaksanakan kegiatan audiensi bersama Wali Kota Malang Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MM., yang bertempat di Ruang Rapat Wali Kota Malang. Audiensi ini turut dihadiri oleh sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), di antaranya Dinas Sosial, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), serta OPD terkait lainnya.
Audiensi ini dilaksanakan sebagai bentuk pelaporan kinerja BAZNAS Kota Malang Tahun 2025, sekaligus sebagai upaya memperkuat kolaborasi program BAZNAS dengan Dasabakti Kota Malang dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Kota Malang menyampaikan capaian program yang telah dilaksanakan sepanjang tahun 2025, baik pada bidang kemanusiaan, pendidikan, kesehatan, dakwah dan advokasi, maupun ekonomi. Selain itu, dibahas pula potensi sinergi program antara BAZNAS dan Pemerintah Kota Malang agar dapat semakin terarah, terukur, dan berdampak luas.
Audiensi ini juga menjadi bagian dari persiapan pelaksanaan Rapat Koordinasi dengan UPZ OPD, yang akan digelar dalam waktu dekat. Kegiatan tersebut bertujuan untuk mengoptimalkan pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) pada tahun 2026, serta membahas mekanisme pembagian hak amil tahun 2025 secara transparan dan akuntabel.
Dalam arahannya, Wali Kota Malang menyampaikan apresiasi atas peran aktif BAZNAS Kota Malang dalam membantu pemerintah daerah, khususnya dalam penanganan persoalan sosial dan pengentasan kemiskinan. Ia juga mendorong agar sinergi antara BAZNAS dan OPD terus diperkuat, sehingga pengelolaan ZIS dapat semakin optimal dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Melalui audiensi ini, BAZNAS Kota Malang menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan profesionalitas, transparansi, serta kolaborasi strategis bersama Pemerintah Kota Malang dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan zakat yang amanah.
Malang, 07 April 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Malang melaksanakan kegiatan evaluasi dan monitoring Program Santripreneur yang bertempat di Ruang Rapat BKPSDM Lantai 1. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya BAZNAS dalam memastikan keberlanjutan serta perkembangan program pemberdayaan ekonomi berbasis santri.
Program Santripreneur sendiri merupakan program yang diinisiasi oleh BAZNAS Kota Malang sejak tahun 2025, melalui mekanisme seleksi dan lomba dengan ketentuan yang telah ditetapkan. Program ini bertujuan untuk mendorong kemandirian ekonomi santri melalui pengembangan usaha produktif.
Pada kegiatan evaluasi dan monitoring kali ini, BAZNAS Kota Malang melakukan diskusi dan pembinaan bersama 10 santri penerima program Santripreneur yang berasal dari Kota Malang. Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan interaktif melalui forum berbincang langsung antara para santri dan pimpinan.
Kegiatan ini dihadiri oleh pimpinan BAZNAS Kota Malang, yaitu Dr. Sutomo, S.Ag., M. Sos, M. Wahid, S.Pd.I , dan Sulaiman, AP. yang memberikan arahan, motivasi, serta evaluasi terhadap perkembangan usaha para santri.
Dalam sambutannya, M. Wahid menegaskan arah besar program pemberdayaan yang dijalankan oleh BAZNAS. “Tujuan besar BAZNAS adalah mustahik menjadi munfiq. Oleh karena itu, program Santripreneur ini diharapkan mampu mendorong para santri untuk tidak hanya mandiri, tetapi juga nantinya dapat berbagi kepada sesama,” ungkapnya.
Sementara itu, Dr. Sutomo menekankan pentingnya proses berkelanjutan dalam pengembangan usaha. “Optimalisasi dan strategi usaha harus terus diperkuat melalui evaluasi dan masukan. Dari sini kita bisa melihat perkembangan sekaligus memperbaiki hal-hal yang masih menjadi kendala,” jelasnya.
Selanjutnya, Sulaiman mengingatkan pentingnya tertib administrasi dalam menjalankan usaha.
“Setiap usaha harus memiliki pencatatan keuangan yang baik. Ini menjadi dasar dalam melihat perkembangan usaha sekaligus sebagai bentuk pertanggungjawaban,” ujarnya.
Kegiatan ini juga menghadirkan pihak Inagata yang memberikan penjelasan terkait penggunaan aplikasi keuangan guna membantu para santri dalam melakukan pencatatan dan pengelolaan keuangan usaha secara lebih tertib dan modern.
Acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan diskusi, yang membahas berbagai aspek mulai dari kendala usaha, strategi pengembangan, optimalisasi pemasaran, hingga pelaporan keuangan yang saat ini sedang berjalan dan terus dalam proses penguatan.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Malang berharap Program Santripreneur dapat terus berkembang dan melahirkan generasi santri yang tidak hanya unggul secara spiritual, tetapi juga mandiri secara ekonomi serta mampu menjadi pelaku usaha yang berdaya saing.
Malang, 21 Februari 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Malang berkolaborasi dengan BAZNAS Provinsi Jawa Timur menggelar kegiatan Gebyar Lailatul Qadar Ramadhan 1447 Hijriah: Santunan 1.000 Anak Yatim dan Piatu, yang dilaksanakan di Hotel Grand Mercure Malang Mirama.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk menyemarakkan bulan suci Ramadhan sekaligus memperkuat kepedulian sosial terhadap anak-anak yatim dan piatu. Melalui santunan ini, BAZNAS berharap dapat menghadirkan kebahagiaan serta menumbuhkan semangat dan harapan bagi generasi penerus bangsa.
Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., dalam sambutannya memberikan motivasi kepada anak-anak yatim dan piatu agar tetap memiliki cita-cita tinggi dan optimisme dalam menatap masa depan. Beliau mendoakan agar kelak di antara mereka tumbuh menjadi pemimpin yang membawa kemaslahatan bagi masyarakat, daerah, bahkan bangsa.
Sementara itu, Wahyu Hidayat, Wali Kota Malang, menyampaikan apresiasi atas sinergi dan kolaborasi antara BAZNAS Provinsi Jawa Timur dan BAZNAS Kota Malang dalam menyelenggarakan kegiatan santunan tersebut. Menurutnya, kepedulian kepada anak yatim dan piatu bukan hanya bentuk bantuan sosial, tetapi juga investasi sosial dalam menyiapkan generasi masa depan yang lebih kuat dan berdaya.
Ketua BAZNAS Kota Malang, Prof. Kasuwi Saiban, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi berkelanjutan yang telah terjalin dengan baik antara BAZNAS Provinsi Jawa Timur dan BAZNAS Kota Malang. Ia menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan santunan ini dapat kembali terlaksana.
“Ini merupakan kolaborasi kelima yang kami laksanakan bersama. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh mitra dan pihak pendukung yang telah membersamai ikhtiar kebaikan ini,” ungkapnya.
Acara Gebyar Lailatul Qadar 1447 H ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan BAZNAS Provinsi Jawa Timur, pimpinan BAZNAS Kota Malang, Otoritas Jasa Keuangan Malang, perwakilan Bank Indonesia Malang, pimpinan Bank Syariah Indonesia Area Malang, perwakilan Bank Jatim konvensional dan syariah, serta Universitas Brawijaya.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Malang menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program-program kemaslahatan yang berdampak nyata, khususnya bagi anak-anak yatim dan piatu, sebagai bagian dari ikhtiar membangun Kota Malang yang lebih peduli, inklusif, dan berkeadilan.
Malang, 13 Februari 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Malang hadir untuk mendukung kegiatan penyaluran Zakat Profesi dalam rangka Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama Republik Indonesia ke-80 dan menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan 1447 H (Megengan). Kegiatan berlangsung mulai pukul di Aula Kantor Kementerian Agama Kota Malang, dan diikuti oleh puluhan penerima zakat dari berbagai unit kerja keagamaan.
Penyaluran Zakat Profesi ini ditujukan kepada sejumlah kelompok penerima manfaat, antara lain: Penyaluran zakat ditujukan kepada PPNPN/PTT, guru RA/MI/MTs/MA, hafidz/hafidzoh, penerima beasiswa Qoryah Sakinah, guru mengaji Sekolah Rakyat, serta warga sekitar lingkungan Kemenag Kota Malang dalam bentuk bantuan tunai dan paket sembako.
BAZNAS Kota Malang diwakili oleh Wakil Ketua III Bidang Keuangan, Sulaiman, S.E., M.M., didampingi oleh staf amil pelaksana, turut hadir dalam acara yang penuh semangat kebersamaan dan kepedulian sosial keagamaan tersebut.
Dalam sambutannya, Bapak Sulaiman, S.E., M.M. menyampaikan rasa syukur karena pada momentum HAB ke-80 dan menjelang Ramadhan, zakat profesi dapat langsung disalurkan kepada penerima manfaat yang berhak.
“Alhamdulillah, hari ini zakat profesi dari para ASN, pegawai dan muzakki telah hadir di tempat ini untuk berbagi kepada saudara-saudari kita yang berada di lingkungan Kementerian Agama Kota Malang. Semoga zakat ini menjadi berkah yang memperkuat kemandirian mereka dalam tugas-tugas keagamaan dan pendidikan. Mari kita terus tingkatkan kepedulian ini sebagai bagian dari amalan Ramadhan yang akan datang.”
Acara juga dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Malang, Achmad Shampton, S.HI, M.Ag. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi tinggi kepada BAZNAS Kota Malang serta seluruh pihak yang telah mendukung penyaluran zakat profesi tersebut. Beliau mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kolaborasi nyata antara lembaga zakat dan lembaga agama dalam memperkuat keberdayaan umat dan layanan masyarakat.
“Kegiatan penyaluran zakat profesi ini tidak hanya memenuhi amanat agama, tetapi juga memperkuat kebersamaan dan kepedulian kita terhadap sesama. Semoga bantuan ini memberikan semangat baru bagi para penerima manfaat untuk terus berkontribusi bagi masyarakat dan kegiatan keagamaan di Kota Malang,” ujar beliau.
Kegiatan penyaluran zakat profesi ini juga menjadi momentum kebahagiaan menjelang Ramadhan, di mana semangat berbagi semakin menguat di tengah masyarakat.
BAZNAS Kota Malang mengajak seluruh ASN, pegawai, dan masyarakat umum agar menyalurkan ZISnya melalui lembaga-lembaga resmi pengelolaan zakat seperti BAZNAS Kota Malang.
Informasi & Layanan BAZNAS Kota Malang: https://lynk.id/baznaskotamalang
Berita Terbaru
Bantuan Terdampak Banjir Kidumdalem
Bedah Rumah oleh BAZNAS Kota Malang di wilayah Kedungkandang
BAZNAS Kota Malang memberikan Bantuan Bedah Rumah di Kebonsari
Koordinasi Bersama UPZ

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Malang.
Lihat Daftar Rekening →