WhatsApp Icon
banner
banner
banner
banner
banner

Berita Terkini

BAZNAS Kota Malang Salurkan Sekitar Rp100 juta untuk Lima Program, Perluas Manfaat ZIS bagi Masyarakat
BAZNAS Kota Malang Salurkan Sekitar Rp100 juta untuk Lima Program, Perluas Manfaat ZIS bagi Masyarakat
Malang, 14 September 2026 – BAZNAS Kota Malang kembali menyalurkan amanah zakat, infak, dan sedekah melalui kegiatan pendistribusian rutin bulan September 2026 yang dilaksanakan hari ini. Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kota Malang menyalurkan bantuan dengan total nilai Rp100.250.000 kepada para penerima manfaat melalui lima program utama BAZNAS Kota Malang. Pendistribusian bantuan mencakup lima program, yaitu Program Dakwah dan Advokasi, Kesehatan, Pendidikan, Ekonomi, serta Kemanusiaan. Bantuan disalurkan sesuai dengan kebutuhan dan hasil asesmen penerima manfaat, mulai dari dukungan pendidikan, bantuan kesehatan dan pengobatan, pemberdayaan ekonomi, dukungan kegiatan dakwah, hingga bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan akibat kondisi sosial maupun kemanusiaan. Ketua BAZNAS Kota Malang, Prof. Dr. H. Kasuwi Saiban, M.A., menyampaikan bahwa pendistribusian rutin menjadi salah satu bentuk tanggung jawab BAZNAS dalam memastikan amanah masyarakat dapat kembali dirasakan manfaatnya oleh mereka yang membutuhkan. “Setiap dana ZIS yang dititipkan kepada BAZNAS adalah sebuah amanah. Karena itu, kami berupaya agar setiap bantuan yang disalurkan benar-benar memberikan manfaat dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat. Harapan kami, bantuan ini tidak hanya meringankan beban penerima manfaat, tetapi juga menjadi jalan untuk tumbuh dan berdaya,” ujar Prof. Kasuwi. Menurutnya, kekuatan program BAZNAS tidak terlepas dari kepercayaan para muzaki dan masyarakat yang terus menunaikan zakat, infak, maupun sedekah melalui BAZNAS Kota Malang. Semakin kuat kepercayaan tersebut, semakin luas pula manfaat yang dapat dihadirkan bagi masyarakat. Salah satu penerima manfaat dari Program Ekonomi, Ibu Sulianah, mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang diterimanya. Ia berharap dukungan tersebut dapat membantu mengembangkan usaha yang dijalankannya dan menambah penghasilan untuk memenuhi kebutuhan keluarga. “Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada BAZNAS Kota Malang atas bantuan yang diberikan. Bantuan ini sangat berarti bagi saya untuk mengembangkan usaha. Semoga usaha saya bisa semakin lancar dan bantuan ini bisa menjadi awal untuk saya lebih mandiri,” ungkap Ibu Sulianah. Melalui pendistribusian rutin ini, BAZNAS Kota Malang terus berkomitmen menghadirkan pengelolaan ZIS yang amanah, berkah, dan maslahah. Bantuan yang diberikan diharapkan tidak berhenti sebagai bantuan sesaat, tetapi mampu memberikan dampak nyata bagi kehidupan penerima manfaat. Di balik setiap bantuan yang tersalurkan, terdapat kepercayaan dari para muzaki yang memilih untuk berbagi melalui BAZNAS Kota Malang. Zakat yang ditunaikan hari ini dapat menjadi pendidikan bagi seorang anak, pengobatan bagi mereka yang membutuhkan, modal bagi pelaku usaha, serta harapan baru bagi keluarga yang sedang menghadapi kesulitan. Mari Terus Tumbuhkan Manfaat Bersama BAZNAS Kota Malang Masyarakat dapat mendukung program-program BAZNAS Kota Malang dengan menyalurkan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) melalui: https://lynk.id/baznaskotamalang WA Layanan Pengumpulan: 085 111 02 5656 Karena dari ZIS yang Anda titipkan, ada kehidupan yang terbantu dan harapan yang kembali tumbuh.
14/09/2026 | Humas BAZNAS Kota Malang
Dorong UMKM Mandiri & Naik Kelas, BAZNAS Kota Malang Gelar Bina Mustahik Merdeka
Dorong UMKM Mandiri & Naik Kelas, BAZNAS Kota Malang Gelar Bina Mustahik Merdeka
Malang, 26 Agustus 2026 – BAZNAS Kota Malang kembali memperkuat komitmennya dalam mendorong kemandirian ekonomi mustahik melalui kegiatan Bina Mustahik Merdeka yang dilaksanakan di Gedung Islamic Center Kota Malang, pada Rabu (26/8/2026). Kegiatan ini menjadi ruang pembinaan bagi para UMKM binaan BAZNAS Kota Malang untuk meningkatkan kapasitas dalam mengelola dan mengembangkan usaha. Melalui kegiatan ini, para penerima manfaat tidak hanya mendapatkan dukungan, tetapi juga dibekali pengetahuan dan strategi agar usaha yang dijalankan dapat berkembang secara berkelanjutan. Kegiatan dihadiri oleh Kabag Kesra Pemerintah Kota Malang yang mewakili Sekretaris Daerah Kota Malang, jajaran pimpinan dan amil pelaksana BAZNAS Kota Malang, perwakilan Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang, BPJS Ketenagakerjaan serta perwakilan Bank Syariah Indonesia (BSI). Kegiatan juga diisi dengan sosialisasi dari BPJS Ketenagakerjaan Kota Malang terkait dengan program-program ketenagakerjaan dan juga dari Bank Syariah Indonesia (BSI) mengenai pemanfaatan QRIS, BSI Agent, serta Kredit Usaha Rakyat (KUR) BSI. Materi ini memberikan wawasan kepada para pelaku UMKM mengenai berbagai layanan perbankan yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung transaksi, perluasan layanan, hingga pengembangan permodalan usaha. Sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pemasaran, BAZNAS Kota Malang juga menyediakan foto sample produk bagi UMKM binaan. Fasilitas tersebut diharapkan dapat membantu penerima manfaat memiliki tampilan produk yang lebih menarik dan siap dipasarkan melalui berbagai kanal, khususnya media digital. Tidak hanya berfokus pada pemberdayaan ekonomi, kegiatan hari ini juga dirangkaikan dengan pendistribusian bantuan Program Pendidikan kepada 16 penerima manfaat. Bantuan tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian BAZNAS Kota Malang dalam mendukung kebutuhan pendidikan masyarakat yang membutuhkan. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kota Malang, Prof. Dr. H. Kasuwi Saiban, M.A., menegaskan bahwa pemberdayaan mustahik merupakan bagian penting dari tujuan pengelolaan zakat. “BAZNAS tidak ingin mustahik hanya menerima bantuan. Kita ingin bantuan yang diberikan menjadi jalan untuk membangun kemandirian. Harapannya, usaha mereka berkembang, penghasilannya meningkat, sehingga suatu saat mereka tidak lagi menjadi penerima, tetapi mampu menjadi munfiq bahkan muzaki,” ujarnya. Rangkaian pembinaan diawali dengan materi dari Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang yang disampaikan oleh Farid Suaidi, ST., MM., dengan materi mengenai optimalisasi dan strategi pengembangan usaha UMKM. Para peserta mendapatkan pemahaman mengenai bagaimana mengembangkan usaha, memperkuat produk, serta melihat peluang agar usaha yang dijalankan mampu berkembang dan memiliki daya saing. Pembinaan kemudian dilanjutkan dengan materi Penguatan Spiritual Mustahik yang disampaikan oleh Prof. Dr. H. Kasuwi Saiban, M.A.. Materi tersebut menekankan pentingnya keseimbangan antara pengembangan usaha dengan penguatan spiritual, sehingga keberhasilan ekonomi tetap berjalan beriringan dengan nilai-nilai amanah dan keberkahan. Selanjutnya, Wakil Ketua BAZNAS Kota Malang, Sulaiman, A.P., memberikan materi Edukasi Psikologi UMKM. Para peserta diajak memahami pentingnya membangun pola pikir, mentalitas, motivasi, serta ketahanan dalam menjalankan usaha. Penguatan psikologis dinilai penting agar pelaku UMKM tidak mudah menyerah ketika menghadapi tantangan dalam mengembangkan usaha. Melalui Bina Mustahik Merdeka, BAZNAS Kota Malang terus berupaya mengembangkan pola pemberdayaan yang tidak berhenti pada pemberian bantuan. Setiap penerima manfaat didorong untuk memiliki kemampuan, keberanian, dan strategi untuk berkembang hingga mampu berdiri secara mandiri. Sebab, zakat yang ditunaikan para muzaki bukan hanya untuk membantu seseorang bertahan hari ini, tetapi juga menjadi jalan agar mereka mampu membangun kehidupan yang lebih baik di masa depan. Masyarakat dapat mendukung berbagai program pemberdayaan, pendidikan, kesehatan, kemanusiaan, serta program BAZNAS Kota Malang lainnya dengan menyalurkan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) melalui: https://lynk.id/baznaskotamalang Layanan Pengumpulan: 085 111 02 5656
26/08/2026 | Humas BAZNAS Kota Malang
BAZNAS Kota Malang Terima Kunjungan Studi Tiru BAZNAS Kabupaten Probolinggo
BAZNAS Kota Malang Terima Kunjungan Studi Tiru BAZNAS Kabupaten Probolinggo
Malang, 26 Agustus 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Malang menerima kunjungan studi tiru atau ngangsu kaweruh dari BAZNAS Kabupaten Probolinggo, Rabu (26/8), bertempat di Kantor BAZNAS Kota Malang. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk saling berbagi pengalaman dan pengetahuan dalam penguatan tata kelola lembaga serta pengembangan program pemberdayaan. Rombongan BAZNAS Kabupaten Probolinggo yang hadir sebanyak 10 orang mengikuti diskusi dan sharing terkait sejumlah praktik pengelolaan yang diterapkan oleh BAZNAS Kota Malang. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kota Malang, Prof. Dr. H. Kasuwi Saiban, MA, menyampaikan apresiasi atas kunjungan BAZNAS Kabupaten Probolinggo. Menurutnya, kegiatan studi tiru menjadi ruang yang baik bagi lembaga zakat untuk saling belajar dan bertukar pengalaman. “Silaturahmi seperti ini penting untuk memperkuat kelembagaan. Kita tidak hanya berbagi apa yang sudah dilakukan, tetapi juga dapat saling memberikan masukan untuk meningkatkan pelayanan kepada muzaki dan mustahik,” ujar Prof. Kasuwi. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Probolinggo, Drs. H. Achmad Muzammil, menyampaikan terima kasih atas sambutan dan kesempatan belajar yang diberikan oleh BAZNAS Kota Malang. Ia berharap kunjungan tersebut dapat memberikan wawasan dan menjadi bahan pengembangan bagi BAZNAS Kabupaten Probolinggo. “Kami datang untuk ngangsu kaweruh, belajar dari pengalaman BAZNAS Kota Malang. Mudah-mudahan apa yang kami dapatkan hari ini dapat menjadi tambahan pengetahuan dan dapat kami terapkan dalam meningkatkan tata kelola serta pelayanan di BAZNAS Kabupaten Probolinggo,” ungkapnya. Dalam sesi diskusi, BAZNAS Kabupaten Probolinggo mempelajari beberapa hal, di antaranya proses pengelolaan dan penataan data sebagai persiapan menghadapi pemeriksaan Kantor Akuntan Publik (KAP), proses penerapan dan pengelolaan ISO, serta program Z-Qardh sebagai salah satu program pemberdayaan ekonomi yang dijalankan BAZNAS Kota Malang. Diskusi berlangsung interaktif dengan adanya sesi tanya jawab dan berbagi pengalaman antara kedua lembaga. Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin kolaborasi dan komunikasi yang semakin kuat antar-BAZNAS dalam rangka meningkatkan tata kelola, akuntabilitas, serta kualitas pelayanan zakat. Kegiatan kemudian diakhiri dengan penyerahan cinderamata sebagai simbol silaturahmi dan apresiasi, serta foto bersama antara jajaran BAZNAS Kota Malang dan BAZNAS Kabupaten Probolinggo.
26/08/2026 | Humas BAZNAS Kota Malang

Berita Pendistribusian

Mengukir Senyuman Lansia, BAZNAS Kota Malang salurkan zakat ke Panti Jompo
Mengukir Senyuman Lansia, BAZNAS Kota Malang salurkan zakat ke Panti Jompo
Malang, 01 Oktober 2024. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Malang kembali menunjukkan komitmennya dalam mentasyarufkan santunan zakat terikat oleh salah satu muzaki BAZNAS Kota Malang. Bantuan ini ditujukan untuk mendukung kesejahteraan para lansia yang tinggal di panti jompo tersebut, memberikan mereka rasa nyaman dan aman. Penyerahan bantuan berlangsung dengan suasana penuh kehangatan. Ketua BAZNAS Kota Malang, Prof. Dr. H. kasuwi Saiban MA., menyampaikan bahwa santunan ini adalah wujud kepedulian BAZNAS terhadap masyarakat yang membutuhkan, terutama para lansia yang rentan secara ekonomi. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa santunan tersebut diharapkan dapat sedikit meringankan beban para lansia yang diberikan melalui pihak panti jompo, dari segi kebutuhan sehari-hari berupa 10 paket sembako dan uang tunai. Bapak Saiful, pemilik panti jompo meyampaikan “terima kasih atas santunannya, terima kasih kepada BAZNAS Kota Malang, juga kepada Muzakki BAZNAS Kota Malang” ujarnya. Para lansia yang menerima bantuan tampak sangat bersyukur dan tersentuh oleh perhatian yang diberikan. Pihak panti jompo juga mengucapkan terima kasih atas santunan yang diberikan oleh BAZNAS, menyatakan bahwa bantuan ini akan sangat membantu dalam menyediakan kebutuhan para penghuni panti. Melalui kegiatan semacam ini, diharapkan dapat terjalin silaturahmi yang lebih erat, memberikan bantuan nyata, serta mengukir senyuman kepada para lansia.
03/10/2024 | Humas BAZNAS Kota Malang

Artikel Terbaru

BAZNAS TV