Berita Terkini
BAZNAS Kota Malang Audiensi dengan Wali Kota, Perkuat Sinergi Pengelolaan ZIS Tahun 2026
Malang, 17 April 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Malang melaksanakan kegiatan audiensi bersama Wali Kota Malang Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MM., yang bertempat di Ruang Rapat Wali Kota Malang. Audiensi ini turut dihadiri oleh sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), di antaranya Dinas Sosial, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), serta OPD terkait lainnya.
Audiensi ini dilaksanakan sebagai bentuk pelaporan kinerja BAZNAS Kota Malang Tahun 2025, sekaligus sebagai upaya memperkuat kolaborasi program BAZNAS dengan Dasabakti Kota Malang dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Kota Malang menyampaikan capaian program yang telah dilaksanakan sepanjang tahun 2025, baik pada bidang kemanusiaan, pendidikan, kesehatan, dakwah dan advokasi, maupun ekonomi. Selain itu, dibahas pula potensi sinergi program antara BAZNAS dan Pemerintah Kota Malang agar dapat semakin terarah, terukur, dan berdampak luas.
Audiensi ini juga menjadi bagian dari persiapan pelaksanaan Rapat Koordinasi dengan UPZ OPD, yang akan digelar dalam waktu dekat. Kegiatan tersebut bertujuan untuk mengoptimalkan pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) pada tahun 2026, serta membahas mekanisme pembagian hak amil tahun 2025 secara transparan dan akuntabel.
Dalam arahannya, Wali Kota Malang menyampaikan apresiasi atas peran aktif BAZNAS Kota Malang dalam membantu pemerintah daerah, khususnya dalam penanganan persoalan sosial dan pengentasan kemiskinan. Ia juga mendorong agar sinergi antara BAZNAS dan OPD terus diperkuat, sehingga pengelolaan ZIS dapat semakin optimal dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Melalui audiensi ini, BAZNAS Kota Malang menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan profesionalitas, transparansi, serta kolaborasi strategis bersama Pemerintah Kota Malang dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan zakat yang amanah.
17/04/2026 | Humas BAZNAS Kota Malang
BAZNAS Kota Malang Lakukan Evaluasi dan Monitoring Program Santripreneur Batch I Tahun 2025
Malang, 07 April 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Malang melaksanakan kegiatan evaluasi dan monitoring Program Santripreneur yang bertempat di Ruang Rapat BKPSDM Lantai 1. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya BAZNAS dalam memastikan keberlanjutan serta perkembangan program pemberdayaan ekonomi berbasis santri.
Program Santripreneur sendiri merupakan program yang diinisiasi oleh BAZNAS Kota Malang sejak tahun 2025, melalui mekanisme seleksi dan lomba dengan ketentuan yang telah ditetapkan. Program ini bertujuan untuk mendorong kemandirian ekonomi santri melalui pengembangan usaha produktif.
Pada kegiatan evaluasi dan monitoring kali ini, BAZNAS Kota Malang melakukan diskusi dan pembinaan bersama 10 santri penerima program Santripreneur yang berasal dari Kota Malang. Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan interaktif melalui forum berbincang langsung antara para santri dan pimpinan.
Kegiatan ini dihadiri oleh pimpinan BAZNAS Kota Malang, yaitu Dr. Sutomo, S.Ag., M. Sos, M. Wahid, S.Pd.I , dan Sulaiman, AP. yang memberikan arahan, motivasi, serta evaluasi terhadap perkembangan usaha para santri.
Dalam sambutannya, M. Wahid menegaskan arah besar program pemberdayaan yang dijalankan oleh BAZNAS. “Tujuan besar BAZNAS adalah mustahik menjadi munfiq. Oleh karena itu, program Santripreneur ini diharapkan mampu mendorong para santri untuk tidak hanya mandiri, tetapi juga nantinya dapat berbagi kepada sesama,” ungkapnya.
Sementara itu, Dr. Sutomo menekankan pentingnya proses berkelanjutan dalam pengembangan usaha. “Optimalisasi dan strategi usaha harus terus diperkuat melalui evaluasi dan masukan. Dari sini kita bisa melihat perkembangan sekaligus memperbaiki hal-hal yang masih menjadi kendala,” jelasnya.
Selanjutnya, Sulaiman mengingatkan pentingnya tertib administrasi dalam menjalankan usaha.
“Setiap usaha harus memiliki pencatatan keuangan yang baik. Ini menjadi dasar dalam melihat perkembangan usaha sekaligus sebagai bentuk pertanggungjawaban,” ujarnya.
Kegiatan ini juga menghadirkan pihak Inagata yang memberikan penjelasan terkait penggunaan aplikasi keuangan guna membantu para santri dalam melakukan pencatatan dan pengelolaan keuangan usaha secara lebih tertib dan modern.
Acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan diskusi, yang membahas berbagai aspek mulai dari kendala usaha, strategi pengembangan, optimalisasi pemasaran, hingga pelaporan keuangan yang saat ini sedang berjalan dan terus dalam proses penguatan.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Malang berharap Program Santripreneur dapat terus berkembang dan melahirkan generasi santri yang tidak hanya unggul secara spiritual, tetapi juga mandiri secara ekonomi serta mampu menjadi pelaku usaha yang berdaya saing.
07/04/2026 | Humas BAZNAS Kota Malang
BAZNAS Kota Malang Bersama BAZNAS Jatim Santuni 1.000 Anak Yatim dan Piatu dalam Gebyar Lailatul Qadar 1447 H
Malang, 21 Februari 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Malang berkolaborasi dengan BAZNAS Provinsi Jawa Timur menggelar kegiatan Gebyar Lailatul Qadar Ramadhan 1447 Hijriah: Santunan 1.000 Anak Yatim dan Piatu, yang dilaksanakan di Hotel Grand Mercure Malang Mirama.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk menyemarakkan bulan suci Ramadhan sekaligus memperkuat kepedulian sosial terhadap anak-anak yatim dan piatu. Melalui santunan ini, BAZNAS berharap dapat menghadirkan kebahagiaan serta menumbuhkan semangat dan harapan bagi generasi penerus bangsa.
Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., dalam sambutannya memberikan motivasi kepada anak-anak yatim dan piatu agar tetap memiliki cita-cita tinggi dan optimisme dalam menatap masa depan. Beliau mendoakan agar kelak di antara mereka tumbuh menjadi pemimpin yang membawa kemaslahatan bagi masyarakat, daerah, bahkan bangsa.
Sementara itu, Wahyu Hidayat, Wali Kota Malang, menyampaikan apresiasi atas sinergi dan kolaborasi antara BAZNAS Provinsi Jawa Timur dan BAZNAS Kota Malang dalam menyelenggarakan kegiatan santunan tersebut. Menurutnya, kepedulian kepada anak yatim dan piatu bukan hanya bentuk bantuan sosial, tetapi juga investasi sosial dalam menyiapkan generasi masa depan yang lebih kuat dan berdaya.
Ketua BAZNAS Kota Malang, Prof. Kasuwi Saiban, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi berkelanjutan yang telah terjalin dengan baik antara BAZNAS Provinsi Jawa Timur dan BAZNAS Kota Malang. Ia menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan santunan ini dapat kembali terlaksana.
“Ini merupakan kolaborasi kelima yang kami laksanakan bersama. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh mitra dan pihak pendukung yang telah membersamai ikhtiar kebaikan ini,” ungkapnya.
Acara Gebyar Lailatul Qadar 1447 H ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan BAZNAS Provinsi Jawa Timur, pimpinan BAZNAS Kota Malang, Otoritas Jasa Keuangan Malang, perwakilan Bank Indonesia Malang, pimpinan Bank Syariah Indonesia Area Malang, perwakilan Bank Jatim konvensional dan syariah, serta Universitas Brawijaya.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Malang menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program-program kemaslahatan yang berdampak nyata, khususnya bagi anak-anak yatim dan piatu, sebagai bagian dari ikhtiar membangun Kota Malang yang lebih peduli, inklusif, dan berkeadilan.
21/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Malang
BAZNAS TV
Wali Kota Malang dan Wakil Wali Kota Malang Bayar Zakat ke BAZNAS Kota malang
Penulis: Humas BAZNAS Kota Malang





