WhatsApp Icon
BAZNAS Kota Malang Gelar Kupatan dan Rakor UPZ OPD Bersama Wali Kota, Perkuat Optimalisasi ZIS 2026

Malang, 20 April 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Malang menggelar kegiatan Kupatan dan Rapat Koordinasi (Rakor) bersama UPZ OPD Pemerintah Kota Malang yang bertempat di Gazebo Balaikota Malang. Kegiatan ini dihadiri oleh Bapak Wali Kota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MM. jajaran pimpinan BAZNAS Kota Malang, serta perwakilan UPZ dari seluruh OPD di lingkungan Pemerintah Kota Malang.

Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi pasca Hari Raya Idul Fitri sekaligus memperkuat sinergi dalam pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di lingkungan OPD.

Dalam sambutannya, Wali Kota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MM menyampaikan apresiasi atas peran aktif BAZNAS Kota Malang dalam menggerakkan potensi zakat di Kota Malang. Ia menegaskan bahwa optimalisasi ZIS memiliki peran strategis dalam mendukung program pemerintah, khususnya dalam pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Kami mengapresiasi langkah BAZNAS Kota Malang yang terus membangun sinergi dengan OPD. Melalui penguatan UPZ, kami berharap pengumpulan ZIS dapat semakin optimal, transparan, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Malang, Prof. Kasuwi Saiban, MA., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya sebagai ajang silaturahmi, tetapi juga sebagai langkah strategis dalam meningkatkan peran UPZ OPD. “Melalui kegiatan kupatan dan rakor ini, kami ingin memperkuat koordinasi serta menyamakan langkah dalam optimalisasi pengumpulan dan pendistribusian ZIS. Peran UPZ OPD sangat penting dalam mendukung keberhasilan pengelolaan zakat di Kota Malang,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, BAZNAS Kota Malang juga menyalurkan bantuan kepada 15 penerima manfaat dengan total nilai sebesar Rp21.950.000, yang disalurkan melalui lima program BAZNAS Kota Malang, yaitu program kemanusiaan, pendidikan, kesehatan, dakwah dan advokasi, serta ekonomi.

Kegiatan dilanjutkan dengan prosesi potong tumpeng kupatan sebagai simbol rasa syukur dan kebersamaan, yang kemudian diikuti dengan sesi pemaparan materi.

Materi pertama disampaikan oleh Kasi Zawa Kemenag Kota Malang, Zaenal Arifin, S.HI., M.HI., dengan tema “Strategi Optimalisasi Pengumpulan ZIS dalam Gerakan Kebangkitan ZIS di Kemenag Kota Malang”. Dalam paparannya, disampaikan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi dalam pengumpulan zakat.

Selanjutnya, dilakukan sosialisasi aplikasi Bank Jatim terkait mekanisme pemotongan ZIS secara mandiri melalui payroll aplikasi J Connect, sebagai upaya digitalisasi dan kemudahan dalam penyaluran zakat bagi ASN.

Kegiatan ditutup dengan sesi penyampaian laporan serta sambung rasa bersama UPZ OPD, yang dipandu oleh Dr. Sutomo, S.Ag., M.Sos., guna menampung aspirasi, masukan, serta memperkuat koordinasi antar lembaga.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Malang berharap sinergi bersama UPZ OPD semakin solid, sehingga pengelolaan ZIS dapat berjalan lebih optimal, profesional, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Kota Malang.

20/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Malang
BAZNAS Kota Malang Audiensi dengan Wali Kota, Perkuat Sinergi Pengelolaan ZIS Tahun 2026

Malang, 17 April 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Malang melaksanakan kegiatan audiensi bersama Wali Kota Malang Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MM., yang bertempat di Ruang Rapat Wali Kota Malang. Audiensi ini turut dihadiri oleh sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), di antaranya Dinas Sosial, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), serta OPD terkait lainnya.

Audiensi ini dilaksanakan sebagai bentuk pelaporan kinerja BAZNAS Kota Malang Tahun 2025, sekaligus sebagai upaya memperkuat kolaborasi program BAZNAS dengan Dasabakti Kota Malang dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Kota Malang menyampaikan capaian program yang telah dilaksanakan sepanjang tahun 2025, baik pada bidang kemanusiaan, pendidikan, kesehatan, dakwah dan advokasi, maupun ekonomi. Selain itu, dibahas pula potensi sinergi program antara BAZNAS dan Pemerintah Kota Malang agar dapat semakin terarah, terukur, dan berdampak luas.

Audiensi ini juga menjadi bagian dari persiapan pelaksanaan Rapat Koordinasi dengan UPZ OPD, yang akan digelar dalam waktu dekat. Kegiatan tersebut bertujuan untuk mengoptimalkan pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) pada tahun 2026, serta membahas mekanisme pembagian hak amil tahun 2025 secara transparan dan akuntabel.

Dalam arahannya, Wali Kota Malang menyampaikan apresiasi atas peran aktif BAZNAS Kota Malang dalam membantu pemerintah daerah, khususnya dalam penanganan persoalan sosial dan pengentasan kemiskinan. Ia juga mendorong agar sinergi antara BAZNAS dan OPD terus diperkuat, sehingga pengelolaan ZIS dapat semakin optimal dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Melalui audiensi ini, BAZNAS Kota Malang menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan profesionalitas, transparansi, serta kolaborasi strategis bersama Pemerintah Kota Malang dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan zakat yang amanah.

17/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Malang
BAZNAS Kota Malang Lakukan Evaluasi dan Monitoring Program Santripreneur Batch I Tahun 2025

Malang, 07 April 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Malang melaksanakan kegiatan evaluasi dan monitoring Program Santripreneur yang bertempat di Ruang Rapat BKPSDM Lantai 1. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya BAZNAS dalam memastikan keberlanjutan serta perkembangan program pemberdayaan ekonomi berbasis santri.

Program Santripreneur sendiri merupakan program yang diinisiasi oleh BAZNAS Kota Malang sejak tahun 2025, melalui mekanisme seleksi dan lomba dengan ketentuan yang telah ditetapkan. Program ini bertujuan untuk mendorong kemandirian ekonomi santri melalui pengembangan usaha produktif.

Pada kegiatan evaluasi dan monitoring kali ini, BAZNAS Kota Malang melakukan diskusi dan pembinaan bersama 10 santri penerima program Santripreneur yang berasal dari Kota Malang. Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan interaktif melalui forum berbincang langsung antara para santri dan pimpinan.

Kegiatan ini dihadiri oleh pimpinan BAZNAS Kota Malang, yaitu Dr. Sutomo, S.Ag., M. Sos, M. Wahid, S.Pd.I , dan Sulaiman, AP. yang memberikan arahan, motivasi, serta evaluasi terhadap perkembangan usaha para santri.

Dalam sambutannya, M. Wahid menegaskan arah besar program pemberdayaan yang dijalankan oleh BAZNAS. “Tujuan besar BAZNAS adalah mustahik menjadi munfiq. Oleh karena itu, program Santripreneur ini diharapkan mampu mendorong para santri untuk tidak hanya mandiri, tetapi juga nantinya dapat berbagi kepada sesama,” ungkapnya.

Sementara itu, Dr. Sutomo menekankan pentingnya proses berkelanjutan dalam pengembangan usaha. “Optimalisasi dan strategi usaha harus terus diperkuat melalui evaluasi dan masukan. Dari sini kita bisa melihat perkembangan sekaligus memperbaiki hal-hal yang masih menjadi kendala,” jelasnya.

Selanjutnya, Sulaiman mengingatkan pentingnya tertib administrasi dalam menjalankan usaha.

“Setiap usaha harus memiliki pencatatan keuangan yang baik. Ini menjadi dasar dalam melihat perkembangan usaha sekaligus sebagai bentuk pertanggungjawaban,” ujarnya.

Kegiatan ini juga menghadirkan pihak Inagata yang memberikan penjelasan terkait penggunaan aplikasi keuangan guna membantu para santri dalam melakukan pencatatan dan pengelolaan keuangan usaha secara lebih tertib dan modern.

Acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan diskusi, yang membahas berbagai aspek mulai dari kendala usaha, strategi pengembangan, optimalisasi pemasaran, hingga pelaporan keuangan yang saat ini sedang berjalan dan terus dalam proses penguatan.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Malang berharap Program Santripreneur dapat terus berkembang dan melahirkan generasi santri yang tidak hanya unggul secara spiritual, tetapi juga mandiri secara ekonomi serta mampu menjadi pelaku usaha yang berdaya saing.

07/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Malang
BAZNAS Kota Malang Bersama BAZNAS Jatim Santuni 1.000 Anak Yatim dan Piatu dalam Gebyar Lailatul Qadar 1447 H

Malang, 21 Februari 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Malang berkolaborasi dengan BAZNAS Provinsi Jawa Timur menggelar kegiatan Gebyar Lailatul Qadar Ramadhan 1447 Hijriah: Santunan 1.000 Anak Yatim dan Piatu, yang dilaksanakan di Hotel Grand Mercure Malang Mirama.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk menyemarakkan bulan suci Ramadhan sekaligus memperkuat kepedulian sosial terhadap anak-anak yatim dan piatu. Melalui santunan ini, BAZNAS berharap dapat menghadirkan kebahagiaan serta menumbuhkan semangat dan harapan bagi generasi penerus bangsa.

Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., dalam sambutannya memberikan motivasi kepada anak-anak yatim dan piatu agar tetap memiliki cita-cita tinggi dan optimisme dalam menatap masa depan. Beliau mendoakan agar kelak di antara mereka tumbuh menjadi pemimpin yang membawa kemaslahatan bagi masyarakat, daerah, bahkan bangsa.

Sementara itu, Wahyu Hidayat, Wali Kota Malang, menyampaikan apresiasi atas sinergi dan kolaborasi antara BAZNAS Provinsi Jawa Timur dan BAZNAS Kota Malang dalam menyelenggarakan kegiatan santunan tersebut. Menurutnya, kepedulian kepada anak yatim dan piatu bukan hanya bentuk bantuan sosial, tetapi juga investasi sosial dalam menyiapkan generasi masa depan yang lebih kuat dan berdaya.

Ketua BAZNAS Kota Malang, Prof. Kasuwi Saiban, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi berkelanjutan yang telah terjalin dengan baik antara BAZNAS Provinsi Jawa Timur dan BAZNAS Kota Malang. Ia menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan santunan ini dapat kembali terlaksana.

“Ini merupakan kolaborasi kelima yang kami laksanakan bersama. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh mitra dan pihak pendukung yang telah membersamai ikhtiar kebaikan ini,” ungkapnya.

Acara Gebyar Lailatul Qadar 1447 H ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan BAZNAS Provinsi Jawa Timur, pimpinan BAZNAS Kota Malang, Otoritas Jasa Keuangan Malang, perwakilan Bank Indonesia Malang, pimpinan Bank Syariah Indonesia Area Malang, perwakilan Bank Jatim konvensional dan syariah, serta Universitas Brawijaya.

 

Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Malang menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program-program kemaslahatan yang berdampak nyata, khususnya bagi anak-anak yatim dan piatu, sebagai bagian dari ikhtiar membangun Kota Malang yang lebih peduli, inklusif, dan berkeadilan.

21/02/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Malang
Gebrak Zakat: BAZNAS Kota Malang Dukung Penyaluran Zakat Profesi UPZ Kemenag Kota Malang di Hari Amal Bakti ke-80 dan Sambut Bulan Suci Ramadhan 1447 H

Malang, 13 Februari 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Malang hadir untuk mendukung kegiatan penyaluran Zakat Profesi dalam rangka Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama Republik Indonesia ke-80 dan menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan 1447 H (Megengan). Kegiatan berlangsung mulai pukul di Aula Kantor Kementerian Agama Kota Malang, dan diikuti oleh puluhan penerima zakat dari berbagai unit kerja keagamaan.

Penyaluran Zakat Profesi ini ditujukan kepada sejumlah kelompok penerima manfaat, antara lain: Penyaluran zakat ditujukan kepada PPNPN/PTT, guru RA/MI/MTs/MA, hafidz/hafidzoh, penerima beasiswa Qoryah Sakinah, guru mengaji Sekolah Rakyat, serta warga sekitar lingkungan Kemenag Kota Malang dalam bentuk bantuan tunai dan paket sembako.

BAZNAS Kota Malang diwakili oleh Wakil Ketua III Bidang Keuangan, Sulaiman, S.E., M.M., didampingi oleh staf amil pelaksana, turut hadir dalam acara yang penuh semangat kebersamaan dan kepedulian sosial keagamaan tersebut.

Dalam sambutannya, Bapak Sulaiman, S.E., M.M. menyampaikan rasa syukur karena pada momentum HAB ke-80 dan menjelang Ramadhan, zakat profesi dapat langsung disalurkan kepada penerima manfaat yang berhak.

“Alhamdulillah, hari ini zakat profesi dari para ASN, pegawai dan muzakki telah hadir di tempat ini untuk berbagi kepada saudara-saudari kita yang berada di lingkungan Kementerian Agama Kota Malang. Semoga zakat ini menjadi berkah yang memperkuat kemandirian mereka dalam tugas-tugas keagamaan dan pendidikan. Mari kita terus tingkatkan kepedulian ini sebagai bagian dari amalan Ramadhan yang akan datang.”

Acara juga dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Malang, Achmad Shampton, S.HI, M.Ag. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi tinggi kepada BAZNAS Kota Malang serta seluruh pihak yang telah mendukung penyaluran zakat profesi tersebut. Beliau mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kolaborasi nyata antara lembaga zakat dan lembaga agama dalam memperkuat keberdayaan umat dan layanan masyarakat.

“Kegiatan penyaluran zakat profesi ini tidak hanya memenuhi amanat agama, tetapi juga memperkuat kebersamaan dan kepedulian kita terhadap sesama. Semoga bantuan ini memberikan semangat baru bagi para penerima manfaat untuk terus berkontribusi bagi masyarakat dan kegiatan keagamaan di Kota Malang,” ujar beliau.

Kegiatan penyaluran zakat profesi ini juga menjadi momentum kebahagiaan menjelang Ramadhan, di mana semangat berbagi semakin menguat di tengah masyarakat.

BAZNAS Kota Malang mengajak seluruh ASN, pegawai, dan masyarakat umum agar menyalurkan ZISnya melalui lembaga-lembaga resmi pengelolaan zakat seperti BAZNAS Kota Malang.

Informasi & Layanan BAZNAS Kota Malang: https://lynk.id/baznaskotamalang

13/02/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Malang

Berita Terbaru

UPZ Sebagai Instrumen Utam Pengumpulan Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS) Di Lingkungan Pemerintah Kota Malang
UPZ Sebagai Instrumen Utam Pengumpulan Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS) Di Lingkungan Pemerintah Kota Malang
Upaya optimalisasi pengumpulan zakat, infaq, dan sedekah (ZIS) di Lingkungan Pemerintah Kota Malang melalui Instruksi Wali Kota Nomor 2 Tahun 2023, diharapkan masing-masing perangkat daerah ikutserta dalam mensukseskan dengan pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ). Sehingga melalui UPZ menjadi instrumen kunci untuk mengoptimalkan penghimpunan ZIS bagi seluruh ASN di Lingkungan Pemerintah Kota Malang. Untuk mendukung upaya optimalisasi pengumpulan ZIS ini, Sekda Kota Malang Erik Setyo Santoso, ST., MT disela-sela Apel Pagi Senin; 22 Januari 2024 di Halaman Balai Kota Malang, menjelaskan “mari kita dukung dan saling menguatkan semangat untuk beramal dan berbuat kebaikan dengan menyalurkan ZIS melalui Baznas. Karena Baznas adalah lembaga pemerintah yang resmi dan regulasinya juga sudah jelas, sekaligus pertanggungjawabannya. Upaya Baznas untuk membentuk UPZ di masing-masing OPD harus kita respon dengan cepat agar kita juga segera berkontribusi untuk membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan. Adapun hasil pengumpulannya akan saya sampaikan setiap bulan pada saat Apel terkait dengan perolehan dana dari masing-masing OPD.” Dengan kehadiran UPZ, diharapkan para ASN dan pegawai BUMD dapat menyalurkan dana ZISnya melalui Baznas Kota Malang. Baznas sebagai Lembaga pemerintah non struktural bertanggungjawab secara langsung untuk melakukan pengumpulan, pendistribusian dan pendayagunaan ZIS secara transparan dan profesional. Seperti yang disampaikan Prof. Dr. H. Kasuwi Saiban, MA selaku Ketua Baznas Kota Malang, bahwa “kami pimpinan Baznas terus berupaya untuk memperbaiki tata kelola organisasi ini sesuai dengan Visinya, yaitu; mewujudkan kesejahteraan umat melalui pengelolaan zakat yang transparan dan profesional.” Adapun dana ZIS yang terhimpun memberikan banyak manfaat untuk masyarakat di Kota Malang sesuai dengan kebutuhan dan kriterianya. Ada 5 bidang peruntukannya, antara lain; pendidikan, kesehatan, ekonomi, kemanusiaan, dakwah dan advokasi. Disampaikan Moh. Wahid selaku Waka II bidang pendistribusian dan pendayagunaan, bahwa “sampai saat pengajuan permintaan bantuan dari sebagaian masyarakat Kota Malang masih sangat banyak, baik terkait dengan modal usaha, santunan pendidikan, bedah rumah, bantuan pengobatan, dan lain sebagainya. Sehingga, respon kami juga sangat terlambat seiring dengan dana yang tersedia masih sangat terbatas, imbuhnya.” Berbagai upaya tersebut dalam rangka menggugah kembali kesadaran bersama untuk terus saling mengingatkan pentingnya ZIS dan keikutsertaanya membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan. Seiring itu pula, kegiatan sosialisasi dan edukasi akan terus kami lakukan melalui berbagai media dan dengan berkala agar ada kesamaan pemahaman yang dapat menumbuhkan kesadaran membayar zakat terkhusus bagi umat muslim, tegas Gus Edy selaku Waka I bidang penghimpunan.
BERITA22/01/2024 | Humas BAZNAS Kota Malang
Pembentukan UPZ Sebagai Gerakan Optimalisasi ZIS Di Pemkot Malang
Pembentukan UPZ Sebagai Gerakan Optimalisasi ZIS Di Pemkot Malang
BAZNAS Kota Malang melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat dan Kemasyarakatan Sekretariat Daerah Kota Malang menggelar Sosialisasi SE Walikota Malang perihal Optimalisasi ZIS di Hall & Ballroom Mini Block Office Balai Kota Malang, Senin (15/01/2024). Suasana antusias menyelimuti ruang pertemuan saat Sosialisasi Surat Edaran (SE) Walikota Malang terkait optimalisasi Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) serta pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ). Dalam acara yang dihadiri oleh berbagai pihak, antara lain: Drs. Alie Mulyono, MM sebagai Staf Ahli Wali Kota Malang sekaligus mewakili Pj. Wali Kota Malang melalui sambutan tertulisnya ditegaskan bahwa komitmen pemerintah untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan zakat, infaq, dan sedekah di tingkat lokal. Sosialisasi di awali dengan sambutan Pj. Wali Kota Malang yang dibacakan oleh Drs. Alie Mulyono, MM dan selanjutnya disambung oleh Pimpinan BAZNAS Kota Malang, Prof. Dr. KH. Kasuwi Saiban, MA. Dalam sambutannya, menyampaikan hal-hal yang terkait dengan substansi ZIS dan teknis terkait cara yang dapat dilakukan untuk mengoptimalisasikan ZIS melalui pembentukan UPZ. Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas Kesra, perwakilan dari seluruh OPD, Perumda dan Para wakil ketua BAZNAS Kota Malang. Wakil Ketua IV Bidang Pengumpulan Edy Hayatutlloh, SP., MM memberikan penjelasan terkait pembentukan UPZ sekaligus teknis sistem tata kelolanya. Bahwa UPZ memiliki legalitas formal yang sah dan menjadi lembaga pengumpul dan pendistribusian dana sesuai tata aturan regulasi yang ada dibawah struktur BAZNAS. Lebih lanjut dijelaskan bahwa terkait UPZ pengumpulan dan UPZ penyaluran mekanisme dan SOPnya sudah ada semua dan tinggal diimplementasikan. Dengan adanya pengumpulan dan penyaluran UPZ, BAZNAS berkomitmen dalam tata kelolanya sesuai dengan Visi kami “Mewujudkan Kesejahteraan Umat melalui Pengelolaan Zakat yang Transparan dan Profesional”. Sehingga, secara berkala kami akan menyampaikan laporan melalui media-media yang ada dan memudahkan untuk diakses bagi semua pihak. Wakil Ketua IV Bidang Administrasi, SDM dan Umum, Dr. Sutomo, M.Sos menyampaikan bahwa untuk memudahkan perhitungan zakat bagi para calon Muzakki sudah tersedia dengan Kalkulator Zakat yang tersedia di Website BAZNAS Kota Malang. Sehingga masing-masing calon Muzakki dapat menentukan ZISnya sesuai dengan kesadarannya masing-masing. Disaat yang bersamaan seluruh peserta yang hadir bersepakat dimasing-masing OPD dan BUMDA akan membentuk UPZ sebagai media dalam merealisasikan SE Pj.Wali Kota tentang optimalisasi ZIS di Lingkungan Pemkot Malang. Salah satu perwakilan dari kecamatan Klojen menyampaikan “Di Kecamatan Klojen sudah terbentuk UPZ, penarikan dilakukan setiap apel pagi, pada hari selasa. Dan untuk pelaporan dilakukan setiap minggu” beliau juga menceritakan salah satu bentuk cepat tanggap yang dilakukan tim BAZNAS dalam menyalurkan bantuan “Pada saat salah satu kelurahan kami terkena banjir, BAZNAS Kota Malang langsung turun tangan dan memberikan bantuan dengan cepat, tidak sampai satu minggu, bantuan sudah disalurkan”, tuturnya. Juga terdapat audiens lain yang memberikan saran terkait pentingnya koordinasi antara pihak BAZNAS dan pihak yang akan menerima bantuan. Kegiatan ditutup dengan closing statement dari pimpinan BAZNAS Kota Malang “kami akan terus memperbaiki manajemen kami, menjadikan BAZNAS menjadi lebih baik kedepannya. Prinsipnya, BAZNAS ini kan untuk menyalurkan Zakat, Infaq, dan Sedekah yang telah terkumpul. Siapapun diperbolehkan untuk melakukan infaq ataupun sedekah, non Islampun juga diperbolehkan jika ingin berpartisipasi. Karena nantinya, juga akan memberikan dampak kepada Masyarakat Kota Malang". Di lanjut dengan tambahan dari Drs. R. Achmad Mabrur , bahwa “harapan kami kepada BAZNAS Kota Malang, semoga kedepannya lebih pro aktif lagi untuk koordinasi dengan OPD, BUMDA, Camat dan pihak-pihak lain, sehingga pengumpulan ZIS juga maksimal” tuturnya. Kegiatan sosialisasi SE Walikota ini menjadi langkah awal yang positif dalam upaya membangun kesadaran dan partisipasi aktif dalam pengelolaan zakat, infaq, dan sedekah terkhusus bagi ASN dilingkungan Pemkot Malang. Semoga dengan langkah-langkah nyata ini, Kota Malang dapat menjadi contoh dalam optimalisasi ZIS untuk kebaikan bersama.
BERITA18/01/2024 | Humas BAZNAS Kota Malang
Memperkuat Kolaborasi BAZNAS Bersama Diskominfo Kota Malang
Memperkuat Kolaborasi BAZNAS Bersama Diskominfo Kota Malang
Pimpinan BAZNAS beserta pelaksana berkesempatan berkunjung di Kantor Dinas Kominfo Kota Malang, Jum’at (12/01/2024). Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Moh. Sulton selaku Sekretaris Dinas Keminfo Kota Malang dengan sangat akrab. Kunjungan ini diinisasi oleh BAZNAS Kota malang sebagai bagian dari strategi untuk mengoptimalkan pemanfaatan media visual sebagai sarana sosialisasi dan edukasi terkait pengelolaan zakat. BAZNAS menyadari peran krusial media dalam mencapai kesuksesan program-programnya, terutama dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berzakat, bersedekah dan melakukan hal baik lainnya, terkhusus bagi para ASN pemerintah Kota Malang. Dalam kesempatan ini Wakil ketua IV, Dr. Sutomo, M.Sos yang membidangi Administrasi, SDM & Umum menuturkan bahwa “maksud dari sillaturrahmi ini adalah untuk berkolaborasi dan bersinergi bersama Dinas Kominfo Kota Malang terkait pembentukan UPZ (unit pengumpulan zakat). Inisiasi ini disambut dengan sangat antusias oleh Sekretaris Dinas Kominfo Kota Malang, mengatakan bahwa “terkait dengan pembentukan UPZ secepatnya kami lakukan rapat secara internal”. Beliau menambahkan bahwa untuk saat ini program apapun harus dilakukan dengan pola-pola kolaboratif agar hasilnya bisa dirasakan secara baik. Dipertegas kembali, "kalau BAZNAS adalah lembaga nonstruktural yang harus bergerak & bersinergi khususnya dengan pemerintah setempat, sehingga dapat mengambil peran yang strategis untuk membantu tugas pemerintah dalam ikut serta menyelesaikan berbagai macam masalah masyarakat dapat tertangani secepat mungkin", tuturnya. Wakil ketua I bidang Pengumpulan, Edy Hayatulloh, Sp., MM dengan sapaan akrabnya Gus Edy yang juga menyampaikan bahwasannya “Di era yang semakin berkembang saat ini, tentunya BAZNAS Kota Malang memiliki harapan agar dapat dikenal oleh seluruh masyarakat, khususnya Kota Malang. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan Kerjasama penggunaan billboard dan videotron. Hal ini mendapatkan respon yang baik dan informatif dari Sekretaris Dinas Keminfo bahwasannya terkait penggunaan billboard dan videotron dapat dikomunikasikan lebih lanjut dengan Bapenda. Selanjutnya, pembahasan terkait peningkatan branding sosial media BAZNAS dan pemanfaatan website BAZNAS juga menjadi salah satu pembahasan yang dikomunikasikan kali ini. Pertemuan dilakukan tertutup bersama beberapa pelaksana BAZNAS yaitu; Gus Sulton, Fahmi & Fadila yang di akhiri dengan melakukan foto bersama.
BERITA13/01/2024 | Humas BAZNAS Kota Malang
Akselerasi Optimalisasi Pengelolaan Zakat, BAZNAS Kota Malang mengangkat 2 Staff pelaksana Baru
Akselerasi Optimalisasi Pengelolaan Zakat, BAZNAS Kota Malang mengangkat 2 Staff pelaksana Baru
Menapaki awal tahun 2024, BAZNAS Kota Malang mengangkat 2 pelaksana baru sebagai tambahan untuk melakukan akselerasi pengelolaan zakat. Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Malang Prof. Dr. KH. Kasuwi Saiban, MA. besarta para wakil dan pelaksana BAZNAS Kota Malang menyerahkan petikan Surat Keputusan yang dirangkai dalam kegiatan Reorientasi & Briefing bagi seluruh pelaksana BAZNAS Kota Malang. Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor BAZNAS pada Senin, 8 Januari 2024. Dalam sambutannya, ketua BAZNAS Kota Malang mengingatkan kembali kepada semua pimpinan dan pelaksana bahwa "niat utama disini adalah perjuangan dan pengabdian sekaligus mengharap ridho Allah SWT. Karena dengan niat seperti ini kita akan terus termotivasi bahwa ini sebagai bentuk amanah yang dilaksanakan dengan sebaik mungkin." Sehingga sebagai bentuk riil implemantasinya adalah memegang teguh integritas kerja yang baik dengan terus berupaya meningkatkan kualitas kompetensinya & ditopang dengan akhlakul Karimah. Untuk pelaksana diberikan kesempatan sebagai masa orientasi magang selama 3 bulan, dengan harapan selama 3 bulan kedepan kedua staf pelaksana ini dapat beradaptasi dengan lingkungan kerja, dan mampu berkontribusi dan memahami tugas pokok fungsi kinerja BAZNAS Kota Malang sesuai dengan target yang diharapkan. Pimpinan dan para wakil pimpinan BAZNAS berharap semoga staf pelaksana yang telah diangkat dapat memberikan kinerja terbaik, amanah, dapat berkontribusi dalam peningkatan kompetensinya, dan dapat menjadikan BAZNAS Kota Malang dapat lebih dikenal oleh banyak kalangan. Wakil ketua IV, Dr. Sutomo, M.Sos yang membidangi Administrasi, SDM & Umum menuturkan bahwa "kedua staf pelaksana yang baru sesuai dengan kualifikasi yang diperlukan, yaitu administrator & akuntansi dan sekaligus mampu beradaptasi serta familiar dengan teknologi informasi yang juga diharapkan dapat mengoptimalkan sosialisasi melalui platform media sosial secara massif." Untuk itu, kami mengucapkan selamat bergabung di BAZNAS Kota Malang, dan mari bersama-sama berkarya untuk menebar manfaat yang lebih luas untuk ummat, pungkasnya.
BERITA11/01/2024 | Humas BAZNAS Kota Malang
Beasiswa Yatim Piatu Se-Kota Malang
Beasiswa Yatim Piatu Se-Kota Malang
Badan Amil zakat Nasional (BAZNAS) Kota Malang bersama pemerintah Kota Malang memberikan beasiswa yatim piatu se-Kota Malang tingkat SD dan SMP.
BERITA25/11/2023 | Humas BAZNAS Kota Malang
Bedah Rumah Cemorokandang
Bedah Rumah Cemorokandang
Badan Amil zakat Nasional (BAZNAS) Kota Malang memberikan bantuan bedah rumah di wilayah Cemorokandang. Bedah rumah diberikan dengan harapan masyarakat yang memiliki rumah tidak layak huni mendapatkan kemanana dan kenyamanan pada rumahnya.
BERITA23/11/2023 | Humas BAZNAS Kota Malang
Santunan kemanusiaan Bersama Pejuang Kanker, Thalassemia dan Difabel Kota Malang
Santunan kemanusiaan Bersama Pejuang Kanker, Thalassemia dan Difabel Kota Malang
Menutup tahun 2022 BAZNAS Kota Malang mengadakan santunan kemanusiaan bersama pejuang kanker, Thalassemia dan Difabel Kota Malang.
BERITA31/12/2022 | Humas BAZNAS Kota Malang
Sukses Tampil Juara Di Ajang Internasional & Mengharumkan Kota Malang
Sukses Tampil Juara Di Ajang Internasional & Mengharumkan Kota Malang
BAZNAS Kota Malang ikut serta membiayai dan mendukung 5 Mahasiswa UB Malang dalam kompetisi international. Akhirnya Perjuangan tidak sia-sia mereka berhasil meraih Special Awards dan Silver Medal pada ajang Seoul Internasional Invention Fair (SIIF) Acara yang dilaksanakan sejak tanggal 15-19 November 2022 ini, bertempat di COEX,lSeoul, Korea Selatan. Fahrur Rozi (FH), Jefry Andy Agusty (Fapet), Malik Fajar (FP), Nadia Sheren Maulina (Fisip), dan Rimul Azilah (Filkom) berhasil membawakan inovasi teh berbahan dasar tangkai kelor pada kompetisi yang diselenggarakan oleh Korean Invention Promotion Association (KIPA) dan Korean Intellectual Property Office (KIPO). Dalam ajang yang diikuti oleh 30 negara ini, kelimanya mempersembahkan teh herbal yang berbahan baku tangkai kelor. Morish Tea (Moringa oleifera Sumenep Herbal Tea) berhasil bersaing dengan 600 produk lain baik yang dibawakan oleh mahasiswa maupun perusahaan-perusahaan di seluruh dunia.
BERITA24/11/2022 | Humas BAZNAS Kota Malang
Gandeng DMI Guna Perkuat Pengelolaan Zakat Berbasis Masjid
Gandeng DMI Guna Perkuat Pengelolaan Zakat Berbasis Masjid
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Malang berkolaborasi dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI) menggelar kegiatan Penguatan Kelembagaan & SDM Dalam Pengelolaan Zakat Infaq Shodaqoh Berbasis Masjid di Hotel Regent, Kota Malang, Rabu (16/11/2022). Wali Kota Malang, Drs. H. Sutiaji mengungkapkan pengelolaan zakat infak dan sedekah untuk kesejahteraan umat harus terus dikembangkan. Dalam hal ini peran masjid pusat dakwah dan peribadatan umat Islam sekaligus pusat sosial ekonomi masyarakat harus terus dikembangkan. Tugas takmir masjid, selain meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah SWT. Juga menguatkan nilai sosial kemasyarakatan lewat ZIS (UPZ) yang dikelolanya,” tandas Sulaiman, Ketua BAZNAS Kota Malang. “Kami juga menggandeng Dewan Masjid Indonesia (DMI), untuk memaksimalkan keberadaan masjid. Dalam membantu tugas BAZNAS lebih mudah dan ringan. Sekaligus pembinaan dan penguatan UPZ di setiap masjid. Semua masjid di Kota Malang, disebutkan Sulaiman, mulai tingkat kota hingga tingkat desa bakal didorong lebih diberdayakan. Disisi lain, diarahkan sesuai kaidah dan syari’at maupun aturan normatif. Bermaksud tidak sampai salah arah atau salah penerapannya. “Informasi yang kami terima, banyak pengelolaan zakat melakukan tanpa izin. Tanpa koordinasi dengan BAZNAS. Untuk itulah, mari kita sama-sama mengimplementasikan aturan yang ada. Yakni UU atau regulasi yang sudah ada secara terintegrasi,” beber dia. Peserta bimbingan mendapatkan materi tentang Penguatan Kelembagaan & SDM Dalam Pengelolaan Zakat, Infaq dan Shodaqoh (ZIS) berbasis masjid dari Ketua BAZNAS Provinsi Jatim yaitu Bapak KH. Moh. Roziki, MM. Tak tanggung-tanggung pemateri kedua didatangkan langsung dari BAZNAS RI beliau adalah H. M. Abdul Kahfie yang merupakan Kepala Divisi Pengumpulan LAZ. Beliau memberikan materi tentang Perencanaan & Pelaporan Zakat, Infaq dan Shadaqoh (ZIS) sederhana berbasis UPZ Masjid. Guna melengkapi materi yang sudah dipaparkan, peserta juga mendapatkan materi tentang digital fundraising dengan harapan UPZ berbasis Masjid akan langsung dapat berjalan untuk giat pengumpulan dana ZIS baik secara manual maupun melalui platform digital.
BERITA17/11/2022 | Humas BAZNAS Kota Malang
Santunan 1000 Anak Yatim
Santunan 1000 Anak Yatim
Ramadhan identik dengan berbagi kebahagiaan. Mulai dari berbagi takjil gratis hingga pembayaran zakat paling banyak dilakukan di bulan tersebut. BAZNAS Kota Malang turut mengambil peran dalam berbagi kebahagiaan dengan masyarakat Kota Malang. Melalui kolaborasi bersama BAZNAS Jatim dan Gubernur Jawa Timur, BAZNAS Kota Malang mengadakan santunan kepada 1000 anak yatim. Kegiatan santunan dilaksanakan di Hotel Grand Mercure Mirama Kota Malang bersamaan dengan buka bersama. Peserta mulai berdatangan dan melakukan registrasi pada pukul 15.00 WIB. Guna memudahkan pengkondisian anak yatim, mereka didampingi oleh koordinator daerah masing-masing. Diceritakan Gubernur Khofifah, di zaman Nabi Muhammad SAW, ada sahabat yang mengadu pada Rasulullah. Orang tersebut mengeluhkan dirinya yang susah untuk menerima hal-hal yang di luar kemauannya. "Nabi lalu menjawab dalam hadist, sapalah anak yatim, dan usaplah kepala anak yatim. Maka itu akan melenturkan hatimu. Maka menyantuni anak yatim adalah cara kita menggapai agar Allah melenturkan hati kita semua," Senyum bahagia anak yatim tergambarkan dengan mereka saling bercanda dan berlarian di dalam Ballroom Hotel Grand Mercure. Dengan ruangan yang begitu luas membuat mereka dapat bermain lepas dengan teman-temannya. Mereka mendapatkan santunan berupa tas sekolah, alat tulis, Al-Qur’an dan juga uang saku. Ketika adzan maghrib berkumandang, mereka berdo’a bersama guna mengawali buka bersama.
BERITA17/11/2022 | Humas BAZNAS Kota Malang
Gorontalo Belajar Ke BAZNAS Kota Malang
Gorontalo Belajar Ke BAZNAS Kota Malang
BAZNAS Kota Malang memang selalu menjadi sorotan dari BAZNAS lainnya karena program yang berjalan di Kota Malang. Kali ini BAZNAS Provinsi Gorontalo datang ke Malang guna belajar tentang pemberantasan rentenir dan kampung binaan BAZNAS Kota Malang. Tidak Tanggung-tanggung, seluruh ketua BAZNAS yang ada di provinsi Gorontalo semua diajak guna belajar bersama. Praktik rentenir memang sudah mengakar di semua daerah, dengan adanya program OJIR yang ada di Kota Malang membuat mereka tertarik untuk mengadopsinya. Diskusi dilaksanakan di Gazebo Kota Malang. Pertukaran pemikiran terjadi guna pengentasan kemiskinan yang ada di masyarakat. Kegiatan dilanjutkan dengan datang ke kampung binaan yaitu Qoryah Sakinah RW 07 Kelurahan Tanjungrejo. Kampung yang merupakan binaan Kemenag, BAZNAS, Pemerintah Kota Malang dan Forum Zakat menjadi daya tarik lain bagi BAZNAS Provinsi Gorontalo. Harmonisnya hubungan vertikal dan horizontal di Kota Malang membuat mereka iri. Peserta kunjungan kerja berjalan menyusuri kampung qoryah sakinah sembari mendengarkan sejarah berdirinya kampung tersebut. Mereka juga melakukan wawancara langsung kepada para binaan ekonomi produktif diantaranya toko kelontong, penerima bantuan rombong hingga penerima mesin jahit. Besar harapan mereka untuk dapat mengadopsi program-program yang berjalan di Kota Malang guna mengentaskan kemiskinan yang ada di Gorontalo.
BERITA17/11/2022 | Humas BAZNAS Kota Malang
Bantu Warga Untuk Kembali Kerja di Kota Bandung
Bantu Warga Untuk Kembali Kerja di Kota Bandung
Berperan menjadi seorang ibu sekaligus tulang punggung keluarga merupakan hal yang berat. Namun hal tersebut memang harus dilakukan oleh Bu Wita yang merupakan salah satu warga kota Malang. Ia harus kembali bekerja di Kota Bandung guna mencukupi kebutuhan keluarganya. BAZNAS hadir membantu dalam membelikan tiket kereta dan uang saku untuk pergi ke Bandung, semoga pekerjaan beliau lancar dan mendapat keberkahan.
BERITA25/08/2022 | Humas BAZNAS Kota Malang
Sambut Kunjungan Dari DPRD Kota Bogor
Sambut Kunjungan Dari DPRD Kota Bogor
Keberhasilan program OJIR BAZNAS Kota Malang dan BPR Tugu Artha Sejahtera telah di dengar DPRD Kota Bogor ingin belajar dan sharing bersama untuk diterapkan juga sebagai pijakan untuk membuat Raperda tentang perlindungan Masyarakat dari dampak pinjol ilegal, koperasi ilegal dan Rentenir/lintah darat.
BERITA25/08/2022 | Humas BAZNAS Kota Malang
BAZNAS Terima Penghargaan Dari Kemenag Kota Malang
BAZNAS Terima Penghargaan Dari Kemenag Kota Malang
Usaha tidak akan mengkhianati hasil. Secara sederhana ungkapan ini bermakna bahwa jika kita melakukan sesuatu dengan serius atau berupaya dengan sungguh sungguh, maka akan mencapai hasil yang gemilang. Kesungguhan dan keseriusan yang sudah dilakukan BAZNAS KOTA MALANG untuk membantu masyarakat kota malang yang miskin khususnya di Kampung Qoryah Sakinah diapresiasi oleh Kementerian Agama Kota Malang tepat 17 Agustus 2022 setelah upacara bertempat di Lapangan MTsN Kota Malang. Keberhasilan ini tidak lepas dari semua pihak khususnya para ASN Kota Malang yang telah mempercayakan dana infak dan shodaqoh di BAZNAS.
BERITA25/08/2022 | Humas BAZNAS Kota Malang
Musholla Baru Untuk Warga Bumiayu
Musholla Baru Untuk Warga Bumiayu
Rumah Ibadah (Masjid/Musholla) memiliki peran penting dalam berkembangnya pembentukan generasi penerus bangsa. Masjid/Musholla bukan hanya berfungsi sebagai rumah ibadah, tetapi juga menjadi sebuah pusat segala kegiatan komunitas muslim seperti Pendidikan, ekonomi, Sosial dll. Tanpa memandang perbedaan yang ada. Atas semangat tersebut warga di Jl. Lembayung RT.13 RW.02 Kel. Bumiayu mendapatkan tanah wakaf dari keluarga Bapak syafi’i dan ingin mewujudkan sebuah Mushollah yang bagus dan nyaman untuk pendidikan anak-nak di lingkungan tersebut yang selama ini pendidikannya dilakukan di rumah warga dan ingin dikembangkan agar syiar agama islam semakin kuat di wilayah kota bagian paling selatan. Alhamdulillah warga bisa segera mewujudkannya karena pelatekan Batu Pertama pembangunan Mushollah sudah dilakukan senin 15 Agustus 2022 bersama BAZNAS Kota Malang. BAZNAS Kota Malang sangat mendukung atas pembangunan Mushollah Sabilun Najah di wilayah Bumiayu sebagai bagian dari Program Dakwah & Advokasi BAZNAS Kota Malang.
BERITA16/08/2022 | Humas BAZNAS Kota Malang
Kini Kampung Qoryah Sakinah Punya Koperasi
Kini Kampung Qoryah Sakinah Punya Koperasi
Kampung Qoryah Sakinah memang menjadi kampung sasaran BAZNAS Kota Malang. Penguatan masyarakat disektor ekonomi sangat diperlukan. Sebelumnya, masyarakat terbiasa untuk meminta-minta dipinggir jalan, menjadi seorang pemulung, dsb. Saat ini Kampung Qoryah Sakinah berangsur-angsur berubah menjadi lebih baik pasca menjadi kampung binaan Kemenag Kota Malang, BAZNAS, dan Pemerintah Kota Malang. Program pengentasan kemiskinan di wilayah tersebut telah berjalan selama dua tahun. Pedagang toko kelontong, penjahit baju, dan usaha lainnya mulai bermunculan. Akan tetapi area tersebut masih rentan dimasuki oleh para rentenir yang memberikan dana hutang dengan mudah, padahal bunga yang diberikan sangat mencekik masyarakat. BAZNAS Kota Malang dalam hal ini berperan pada sisi ekonomi. Guna memberantas rentenir yang masuk ke area kampung Qoryah Sakinah, BAZNAS mendirikan Koperasi Qoryah Sakinah Maju. Harapannya dengan berdirinya koperasi tersebut, dana masyarakat dapat bergulir di wilayahnya sendiri. Apalagi koperasi tersebut tanpa bunga tambahan saat meminjam. Saat ini telah ada 50 orang yang terdaftar sebagai anggota koperasi. Tiap orang mendapat pinjaman sebesar Rp. 500.000 sebagai permulaan. Jika selama mengangsur pinjaman berjalan lancar maka limit pinjaman anggota akan naik. Guna menambah keberkahan dana yang bergulir, anggota koperasi dihimbau untuk berinfaq semampunya. Hal tersebut menjadi sentuhan tersendiri pada sisi agama. Terlebih jika kita melihat isi kandungan dari Al-Qur'an Surat Al-Lail yang mana secara garis besar menggambarkan bahwa orang yang memberikan hartanya di jalan Allah maka akan mendapatkan kemudahan dan bagi orang yang bakhil dan merasa cukup maka Allah akan memberikan jalan yang sukar dalam setiap urusannya.
BERITA10/08/2022 | Humas BAZNAS Kota Malang
Peringati Muharram Dengan Santunan Anak Yatim
Peringati Muharram Dengan Santunan Anak Yatim
Anak yatim adalah anak berusia belum baligh yang tidak memiliki ayah, sebab ditinggal wafat, sehingga kasih sayang seorang ayah tidak ia dapatkan. Bulan Muharram yang seringkali disebut sebagai bulannya anak yatim, terlebih pada tanggal 10 Muharram banyak masyarakat yang mengadakan kegiatan santunan anak yatim dan mengusap kepalanya guna mendapatkan keutamaan menyantuni anak yatim sebagaimana telah dijelaskan dalam sebuah hadits dari Musnad Ahmad, 7/36: ???? ????? ????????? ????? ??????? ??????? ?????? ??????? ???????? ????????? ????? ???? ?????? ?????? ??????? ???? ?????????? ?????? ??????? ????? ???? ??????? ???????? ??????? ????????? ?????? ????????? ?????? ???????? ????? ????????? ???? ??????? ???????? ?????? ????? ?????? ??? ?????????? ??????????? ????????? ?????? ???????????? ????????????? ???????????? Artinya: Diriwayatkan dari Umamah, sesungguhnya Nabi bersabda, Barangsiapa mengusap kepala anak yatim semata-mata karena Allah, maka setiap rambut yang ia usap memperoleh satu kebaikan. Barangsiapa berbuat baik kepada anak yatim di sekitarnya, maka ia denganku ketika di surga seperti dua jari ini. Nabi menunjukkan dua jarinya; jari telunjuk dan jari tengahnya. (HR. Ahmad). Sebagai bentuk peringatan bulan Muharram ini BAZNAS Kota Malang menggelar santunan anak yatim/piatu di wilayah RW 7 Kelurahan Tanjungrejo. Penerima santunan berjumlah 50 anak. Masing-masing anak mendapatkan uang tunai guna menunjang kebutuhan pendidikan mereka sebesar Rp. 250.000. Merupakan kebahagiaan tersendiri ketika melihat mereka tersenyum bahagia ketika mendapatkan santunan. Selain itu, guna memudahkan akses pendidikan bagi warga RW 7 yang juga merupakan Kampung Qoryah Sakinah, beberapa jalan berupa beasiswa hingga ke jenjang perkuliahan siap digulirkan untuk masyarakat. Pemerintah Kota Malang, Kemenag, dan BAZNAS telah berupaya memberikan yang terbaik dalam menunjang pendidikan mereka. Hal tersebut tidak lain adalah agar meningkatnya semangat belajar siswa menjadi sarjana sehingga tidak ada lagi dari warga RW 7 yang putus sekolah.
BERITA08/08/2022 | Humas BAZNAS Kota Malang
Pembinaan dan Penguatan Muzaki/Munfiq Di Lingkungan Pemerintah Kota Malang
Pembinaan dan Penguatan Muzaki/Munfiq Di Lingkungan Pemerintah Kota Malang
Penguatan Muzakki perlu dilaksanakan guna mendongkrak penghimpunan Zakat Infaq Shodaqoh(ZIS) khususnya di Kota Malang. Semakin tinggi angka penghimpunan semakin banyak pula masyarakat yang dapat dibantu. Guna mewijudkan hal tersebut, BAZNAS Kota Malang beserta Pemerintah Kota Malang melakukan Pembininaan dan Penguatan Muzakki/Munfiq (orang yang berzakat/sedekah) Di Lingkungan Pemerintah Kota Malang. “Tujuan dan maksud dari pembinaan serta penguatan ini, menumbuhkan sekaligus meningkatkan kesadaran maupun kepeduliannya. Sisi kemanusiaan atau nilai amal ibadah, ZIS memberikan nilai manfaat luar biasa untuk kemaslahatan umat. Selain itu juga melalui penguatan website, dengan sekarang ini kita bisa memberikan sarana penerimaan ZIS itu langsung melalui web. KIta kerja sama dengan mitra, bank-bank yang ada untuk bisa memudahkan dalam muzakki,” ungkap Ketua BAZNAS Kota Malang dalam sambutannya. “Orang yang mengeluarkan zakat adalah untuk membersihkan diri. Agar rezeki yang kita dapatkan mudah-mudahan menjadi rezeki yang barokah. Tidak perlu bersikap kikir, tapi senantiasa usahakan. Dari segi manfaat sosial, pemberdayaan dan pengelolaan zakat dan infaq yang baik akan meningkatkan kesejahteraan umat. Dan ini menjadi sejalan dengan pencapaian visi-misi pembangunan di Kota Malang. ,” ujar Bapak Walikota Malang dalam sambutannya. Prof. Dr. H. Imam Suprayogo melengkapi kegiatan tersebut dengan memberikan kesaksian pengalaman yang dirasakan selama rutin membayar zakat/infaq. Beliau merasa termotivasi akan kandungan yang ada QS. Al-Lail yang mana secara garis besar menggambarkan bahwa orang yang memberikan hartanya di jalan Allah maka akan mendapatkan kemudahan dan bagi orang yang bakhil dan merasa cukup maka Allah akan memberikan jalan yang sukar dalam setiap urusannya.
BERITA05/08/2022 | Humas BAZNAS Kota Malang
Laptop Baru Untuk Kuliah Online
Laptop Baru Untuk Kuliah Online
Pendidikan merupakan hal yang terpenting dalam kehidupan kita, karena pendidikan adalah suatu proses pembelajaran mengenai pengetahuan dan keterampilan yang bisa dilakukan dimana saja. Pendidikan dapat diperoleh bagi semua orang, dimulai dari yang kecil sampai yang tua. Pendidikan juga sangat penting bagi semua orang yang bertujuan untuk mencerdaskan dan mengembangkan potensi dalam diri. Ini membuktikan bahwa setiap manusia berhak mendapat dan berharap untuk selalu berkembang dalam pendidikan. Pendidikan secara umum mempunyai arti suatu proses kehidupan dalam mengembangkan diri tiap individu untuk dapat hidup dan melangsungkan kehidupan. Sehingga menjadi seorang yang terdidik itu sangat penting. Pendidikan pertama kali yang kita dapatkan di lingkungan keluarga, lingkungan sekolah dan lingkungan masyarakat. Perlu diketahui bersama, generasi muda merupakan garda terdepan dalam membangun bangsa dan sebagai generasi penerus bangsa, yang dimana generasi sekarang harus memiliki pengetahuan dan pengalaman yang luas. Dengan berkuliah, generasi muda sekarang akan dapatkan mendapatkan pengetahuan dan pengalaman yang lebih. Pak Sholihin sebagai orang tua tentunya menginginkan putranya dapat menempuh pendidikan setinggi-tingginya. Namun saat ini keadaan berkata lain, Pak Sholihin tertimpa penyakit stroke sehingga menghambat beliau untuk mencari nafkah. Kebutuhan dalam sektor pendidikan cukup tinggi ketika model pembelajaran berubah menjadi daring. Hal tersebut berdampak pada putra beliau yang sedang menempuh kuliah di salah satu universitas yang berada di Kota Malang. Kendala yang ia dapati ialah tidak dapat mengikuti kegiatan perkuliahan karena tidak memiliki laptop sedangkan itu merupakan salah satu hal terpenting saat perkuliahan dilaksanakan secara daring. Oleh karena itu, BAZNAS Kota malang hadir membantu dengan memberikan laptop baru kepada putra Bapak Sholihin. Semoga hal tersebut dapat menjadi penyemangat untuk menyelesaikan studinya tepat waktu dengan nilai yang membanggakan.
BERITA02/08/2022 | Humas BAZNAS Kota Malang
Kuatkan Ekonomi Masyarakat Dengan Koperasi Qoryah Sakinah
Kuatkan Ekonomi Masyarakat Dengan Koperasi Qoryah Sakinah
Qoryah Sakinah yang tak lain adalah wilayah RW 07 Tanjungrejo merupakan area binaan BAZNAS Kota Malang. Dulunya area tersebut merupakan wilayah dengan kemiskinan paling tinggi, hal tersebut menjadi salah satu alasan BAZNAS untuk terjun ke daerah tersebut. Tak hanya sisi ekonomi, dalah hal pendidikan juga sangat rendah, sehingga kolaborasi dengan dinas pendidikan hingga tingkat universitas perlu dilakukan. Kali ini, BAZNAS Kota Malang berusaha merubah pola pikir masyarakat RW 07 yang terbiasa pinjam ke bank titil beralih menjadi mandiri dengan adanya koperasi Qoryah Sakinah yang akan didirikan. Seperti yang sudah kita ketahui Koperasi merupakan gerakan ekonomi rakyat yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan melandaskan kegiatannya pada prinsip-prinsip koperasi. Secara logika sederhana, orang akan memilih Koperasi jika organisasi ekonomi tersebut dirasakan atau diyakini bisa mendatangkan manfaat lebih besar baginya dari pada bentuk organisasi ekonomi lain, bahkan saat ini pemerintah memberikan perhatian besar kepada koperasi-koperasi di Indonesia. Program unggulan ini dimaksudkan untuk menjadi pilar penggerak ekonomi kemasyarakatan sehingga diharapkan dapat merambah sampai kepada masyarakat dengan tingkat sosial ekonomi rendah. Sebagai sebuah organisasi ekonomi, koperasi menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan dan kerja sama antar anggota. Ini sangat diperlukan untuk mewujudkan tujuan utamanya, yaitu meningkatkan kesejahteraan para anggotanya dan kemakmuran masyarakat. Sebagai langkah awal BAZNAS Kota Malang akan menggulirkan dana untuk 60 orang yang tergabung dalam anggota koperasi. tentunya anggota yang sudah diverifikasi keamanahannya dan memiliki usaha. Dengan begitu, ia dapat menggunakan dana tersebut sebagai modal guna meningkatkan omset usahanya.
BERITA02/08/2022 | Humas BAZNAS Kota Malang
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Malang.

Lihat Daftar Rekening →