WhatsApp Icon
Dorong UMKM Mandiri & Naik Kelas, BAZNAS Kota Malang Gelar Bina Mustahik Merdeka

Malang, 26 Agustus 2026 – BAZNAS Kota Malang kembali memperkuat komitmennya dalam mendorong kemandirian ekonomi mustahik melalui kegiatan Bina Mustahik Merdeka yang dilaksanakan di Gedung Islamic Center Kota Malang, pada Rabu (26/8/2026).

Kegiatan ini menjadi ruang pembinaan bagi para UMKM binaan BAZNAS Kota Malang untuk meningkatkan kapasitas dalam mengelola dan mengembangkan usaha. Melalui kegiatan ini, para penerima manfaat tidak hanya mendapatkan dukungan, tetapi juga dibekali pengetahuan dan strategi agar usaha yang dijalankan dapat berkembang secara berkelanjutan.

Kegiatan dihadiri oleh Kabag Kesra Pemerintah Kota Malang yang mewakili Sekretaris Daerah Kota Malang, jajaran pimpinan dan amil pelaksana BAZNAS Kota Malang, perwakilan Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang, BPJS Ketenagakerjaan serta perwakilan Bank Syariah Indonesia (BSI).

Kegiatan juga diisi dengan sosialisasi dari BPJS Ketenagakerjaan Kota Malang terkait dengan program-program ketenagakerjaan dan juga dari Bank Syariah Indonesia (BSI) mengenai pemanfaatan QRIS, BSI Agent, serta Kredit Usaha Rakyat (KUR) BSI. Materi ini memberikan wawasan kepada para pelaku UMKM mengenai berbagai layanan perbankan yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung transaksi, perluasan layanan, hingga pengembangan permodalan usaha.

Sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pemasaran, BAZNAS Kota Malang juga menyediakan foto sample produk bagi UMKM binaan. Fasilitas tersebut diharapkan dapat membantu penerima manfaat memiliki tampilan produk yang lebih menarik dan siap dipasarkan melalui berbagai kanal, khususnya media digital.

Tidak hanya berfokus pada pemberdayaan ekonomi, kegiatan hari ini juga dirangkaikan dengan pendistribusian bantuan Program Pendidikan kepada 16 penerima manfaat. Bantuan tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian BAZNAS Kota Malang dalam mendukung kebutuhan pendidikan masyarakat yang membutuhkan.

Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kota Malang, Prof. Dr. H. Kasuwi Saiban, M.A., menegaskan bahwa pemberdayaan mustahik merupakan bagian penting dari tujuan pengelolaan zakat.

“BAZNAS tidak ingin mustahik hanya menerima bantuan. Kita ingin bantuan yang diberikan menjadi jalan untuk membangun kemandirian. Harapannya, usaha mereka berkembang, penghasilannya meningkat, sehingga suatu saat mereka tidak lagi menjadi penerima, tetapi mampu menjadi munfiq bahkan muzaki,” ujarnya.

Rangkaian pembinaan diawali dengan materi dari Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang yang disampaikan oleh Farid Suaidi, ST., MM., dengan materi mengenai optimalisasi dan strategi pengembangan usaha UMKM. Para peserta mendapatkan pemahaman mengenai bagaimana mengembangkan usaha, memperkuat produk, serta melihat peluang agar usaha yang dijalankan mampu berkembang dan memiliki daya saing.

Pembinaan kemudian dilanjutkan dengan materi Penguatan Spiritual Mustahik yang disampaikan oleh Prof. Dr. H. Kasuwi Saiban, M.A.. Materi tersebut menekankan pentingnya keseimbangan antara pengembangan usaha dengan penguatan spiritual, sehingga keberhasilan ekonomi tetap berjalan beriringan dengan nilai-nilai amanah dan keberkahan.

Selanjutnya, Wakil Ketua BAZNAS Kota Malang, Sulaiman, A.P., memberikan materi Edukasi Psikologi UMKM. Para peserta diajak memahami pentingnya membangun pola pikir, mentalitas, motivasi, serta ketahanan dalam menjalankan usaha. Penguatan psikologis dinilai penting agar pelaku UMKM tidak mudah menyerah ketika menghadapi tantangan dalam mengembangkan usaha.

Melalui Bina Mustahik Merdeka, BAZNAS Kota Malang terus berupaya mengembangkan pola pemberdayaan yang tidak berhenti pada pemberian bantuan. Setiap penerima manfaat didorong untuk memiliki kemampuan, keberanian, dan strategi untuk berkembang hingga mampu berdiri secara mandiri.

Sebab, zakat yang ditunaikan para muzaki bukan hanya untuk membantu seseorang bertahan hari ini, tetapi juga menjadi jalan agar mereka mampu membangun kehidupan yang lebih baik di masa depan.

Masyarakat dapat mendukung berbagai program pemberdayaan, pendidikan, kesehatan, kemanusiaan, serta program BAZNAS Kota Malang lainnya dengan menyalurkan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) melalui:

https://lynk.id/baznaskotamalang

Layanan Pengumpulan: 085 111 02 5656

 

26/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Malang
BAZNAS Kota Malang Terima Kunjungan Studi Tiru BAZNAS Kabupaten Probolinggo

Malang, 26 Agustus 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Malang menerima kunjungan studi tiru atau ngangsu kaweruh dari BAZNAS Kabupaten Probolinggo, Rabu (26/8), bertempat di Kantor BAZNAS Kota Malang.

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk saling berbagi pengalaman dan pengetahuan dalam penguatan tata kelola lembaga serta pengembangan program pemberdayaan. Rombongan BAZNAS Kabupaten Probolinggo yang hadir sebanyak 10 orang mengikuti diskusi dan sharing terkait sejumlah praktik pengelolaan yang diterapkan oleh BAZNAS Kota Malang.

Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kota Malang, Prof. Dr. H. Kasuwi Saiban, MA, menyampaikan apresiasi atas kunjungan BAZNAS Kabupaten Probolinggo. Menurutnya, kegiatan studi tiru menjadi ruang yang baik bagi lembaga zakat untuk saling belajar dan bertukar pengalaman.

“Silaturahmi seperti ini penting untuk memperkuat kelembagaan. Kita tidak hanya berbagi apa yang sudah dilakukan, tetapi juga dapat saling memberikan masukan untuk meningkatkan pelayanan kepada muzaki dan mustahik,” ujar Prof. Kasuwi.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Probolinggo, Drs. H. Achmad Muzammil, menyampaikan terima kasih atas sambutan dan kesempatan belajar yang diberikan oleh BAZNAS Kota Malang. Ia berharap kunjungan tersebut dapat memberikan wawasan dan menjadi bahan pengembangan bagi BAZNAS Kabupaten Probolinggo.

“Kami datang untuk ngangsu kaweruh, belajar dari pengalaman BAZNAS Kota Malang. Mudah-mudahan apa yang kami dapatkan hari ini dapat menjadi tambahan pengetahuan dan dapat kami terapkan dalam meningkatkan tata kelola serta pelayanan di BAZNAS Kabupaten Probolinggo,” ungkapnya.

Dalam sesi diskusi, BAZNAS Kabupaten Probolinggo mempelajari beberapa hal, di antaranya proses pengelolaan dan penataan data sebagai persiapan menghadapi pemeriksaan Kantor Akuntan Publik (KAP), proses penerapan dan pengelolaan ISO, serta program Z-Qardh sebagai salah satu program pemberdayaan ekonomi yang dijalankan BAZNAS Kota Malang.

Diskusi berlangsung interaktif dengan adanya sesi tanya jawab dan berbagi pengalaman antara kedua lembaga. Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin kolaborasi dan komunikasi yang semakin kuat antar-BAZNAS dalam rangka meningkatkan tata kelola, akuntabilitas, serta kualitas pelayanan zakat.

Kegiatan kemudian diakhiri dengan penyerahan cinderamata sebagai simbol silaturahmi dan apresiasi, serta foto bersama antara jajaran BAZNAS Kota Malang dan BAZNAS Kabupaten Probolinggo.

26/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Malang
BAZNAS Kota Malang Jadi Rujukan Nasional, BAZNAS Kabupaten Purworejo Pelajari Inovasi Pemberdayaan UMKM dan Kantor Digital

Malang, 17 Juli 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Malang kembali dipercaya menjadi rujukan dalam pengelolaan zakat yang inovatif. Hal tersebut ditandai dengan kunjungan studi tiru BAZNAS Kabupaten Purworejo ke Kantor BAZNAS Kota Malang untuk mempelajari berbagai inovasi di bidang pendistribusian dan pendayagunaan zakat, khususnya pemberdayaan UMKM serta implementasi Kantor Digital BAZNAS.

Rombongan BAZNAS Kabupaten Purworejo yang terdiri dari jajaran pimpinan, seluruh amil pelaksana, serta didampingi perangkat daerah Kabupaten Purworejo, disambut langsung oleh Pimpinan BAZNAS Kota Malang bersama Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Kota Malang. Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat, penuh semangat kolaborasi, dan menjadi ruang berbagi praktik baik antar-BAZNAS daerah.

Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kota Malang, Prof. Dr. H. Kasuwi Saiban, M.A., menyampaikan bahwa pengelolaan zakat harus terus bertransformasi agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin dinamis.

"Kami percaya bahwa zakat bukan hanya tentang menghimpun dan menyalurkan dana, tetapi juga menghadirkan solusi yang mampu mengubah kehidupan mustahik menjadi lebih mandiri. Karena itu, BAZNAS Kota Malang terus menghadirkan berbagai inovasi agar zakat benar-benar menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi umat. Semoga melalui studi tiru ini lahir sinergi dan inovasi yang semakin memperkuat pengelolaan zakat di Indonesia," ujar Prof. Kasuwi Saiban.

Pada sesi diskusi, BAZNAS Kota Malang memaparkan berbagai program unggulan yang telah dijalankan, salah satunya Program Z-Qardh, yaitu pembiayaan usaha berbasis qardhul hasan bagi pelaku UMKM mustahik. Program ini menjadi salah satu inovasi yang mendapat perhatian khusus karena dinilai mampu mendorong pelaku usaha kecil untuk berkembang tanpa terbebani biaya pembiayaan.

Selain itu, rombongan juga mempelajari implementasi Kantor Digital BAZNAS Kota Malang, yang mendukung pelayanan zakat secara lebih modern, efektif, transparan, dan terintegrasi. Inovasi digital tersebut menjadi bagian dari upaya BAZNAS Kota Malang dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada muzaki maupun mustahik.

Perwakilan BAZNAS Kabupaten Purworejo menyampaikan apresiasi atas keterbukaan BAZNAS Kota Malang dalam berbagi pengalaman dan inovasi.

"Kami memperoleh banyak inspirasi dari berbagai program yang telah dikembangkan BAZNAS Kota Malang, khususnya dalam pemberdayaan UMKM dan transformasi digital. Semoga berbagai praktik baik ini dapat kami adaptasi untuk meningkatkan pelayanan zakat di Kabupaten Purworejo," ungkapnya.

Kegiatan diakhiri dengan sesi diskusi interaktif, pertukaran gagasan, serta penyerahan cinderamata dari kedua belah pihak sebagai simbol persahabatan, sinergi, dan komitmen untuk terus membangun pengelolaan zakat yang profesional, inovatif, dan berdampak bagi masyarakat.

Melalui kunjungan ini, BAZNAS Kota Malang berharap kolaborasi antar-BAZNAS di seluruh Indonesia semakin kuat, sehingga inovasi yang lahir di setiap daerah dapat saling melengkapi dan memperluas manfaat zakat bagi kesejahteraan umat.

Masyarakat dapat mendukung berbagai program pemberdayaan dan kemanusiaan BAZNAS Kota Malang dengan menunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) melalui tautan: https://lynk.id/baznaskotamalang atau menghubungi layanan Pengumpulan BAZNAS Kota Malang melalui katalog WhatsApp di nomor 085 111 02 5656.

Terima kasih muzaki, terima kasih mustahik. ????

17/07/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Malang
Mahasiswa PKL UIN Malang Mulai Belajar di BAZNAS Kota Malang, Kenali Dunia Zakat Lebih Dekat

Malang, 13 Juli 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Malang terus berkomitmen mencetak generasi muda yang memahami tata kelola zakat secara profesional. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengarahan mahasiswa Praktik Kerja Lapangan (PKL) yang dilaksanakan di Kantor BAZNAS Kota Malang pada Selasa (13/7/2026).

Kegiatan pengarahan dipimpin oleh Wakil Ketua IV Bidang SDM, Administrasi dan Umum BAZNAS Kota Malang, Dr. Sutomo, didampingi oleh Staf Bidang IV, Fadila Zannuba Arifah. Pengarahan diberikan kepada mahasiswa Program Studi Manajemen dan Perbankan Syariah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang akan melaksanakan PKL selama dua bulan di lingkungan BAZNAS Kota Malang.

Dalam arahannya, Dr. Sutomo menjelaskan bahwa pelaksanaan PKL bukan hanya menjadi sarana memenuhi kewajiban akademik, tetapi juga kesempatan bagi mahasiswa untuk memahami secara langsung tata kelola lembaga zakat yang profesional, transparan, dan akuntabel. Selama masa PKL, mahasiswa akan dikenalkan dengan struktur organisasi, budaya kerja, program-program unggulan BAZNAS Kota Malang, serta berbagai tugas yang selaras dengan kompetensi akademik yang mereka miliki.

"Kami berharap mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman kerja, tetapi juga memahami bahwa zakat memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Jadikan masa PKL ini sebagai ruang belajar, berinovasi, dan mengembangkan kompetensi yang nantinya bermanfaat bagi dunia kerja maupun pengabdian kepada masyarakat," ujar Dr. Sutomo.

Selain penyampaian tugas dan tanggung jawab selama PKL, mahasiswa juga diberikan pemahaman mengenai lima program unggulan BAZNAS Kota Malang, sistem pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), serta berbagai inovasi layanan yang telah dikembangkan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Malang berharap para mahasiswa mampu memperoleh pengalaman praktis yang tidak hanya memperkuat kompetensi di bidang manajemen dan perbankan syariah, tetapi juga menumbuhkan semangat kolaborasi dan kepedulian sosial sebagai generasi penerus pembangunan bangsa.

BAZNAS Kota Malang mengajak seluruh masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Malang. Amanah para muzaki akan dikelola secara profesional dan disalurkan kepada mereka yang berhak, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Masyarakat dapat mendukung berbagai program pemberdayaan dan kemanusiaan BAZNAS Kota Malang dengan menunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) melalui tautan: https://lynk.id/baznaskotamalang atau menghubungi layanan Pengumpulan BAZNAS Kota Malang melalui katalog WhatsApp di nomor 085 111 02 5656.

Terima kasih muzaki, terima kasih mustahik. 

13/07/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Malang
BAZNAS Kota Malang Salurkan Beragam Bantuan untuk Masyarakat

Kota Malang, 29 Juni 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Malang kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan pendistribusian zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Bertempat di Kantor BAZNAS Kota Malang, kegiatan pendistribusian dilaksanakan bersama jajaran Pimpinan BAZNAS Kota Malang dan Bapak Ahmad Soleh, S.IP., M.M., Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Pemerintah Kota Malang.

Kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergi antara BAZNAS Kota Malang dan Pemerintah Kota Malang dalam memperkuat pelayanan kepada masyarakat melalui pengelolaan zakat yang profesional, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kemaslahatan umat.

Pada kesempatan tersebut, BAZNAS Kota Malang menyalurkan berbagai jenis bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan, meliputi beasiswa pendidikan, bantuan kesehatan, bantuan modal usaha berupa rombong usaha, bantuan renovasi rumah tidak layak huni, program bedah rumah, bantuan biaya hidup, serta program dakwah dan advokasi melalui bantuan pembangunan masjid dan mushala. Seluruh bantuan tersebut merupakan bagian dari program pendistribusian dan pendayagunaan zakat yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup mustahik sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.

 

Secara terperinci nilai manfaat dari distribusi tersebut, yakni dengan total penerima manfaat sebanyak 282 penerima manfaat dan total pendistribusian keseluruhan senilai Rp. 159.600.000. Pendistribusian mencakup pada 5 program yakni dakwah dan akvikasi, ekonomi, Kesehatan, Pendidikan dan kemanusiaan. Pada program ekonomi, BAZNAS Kota Malang membagikan rombong kepada 12 penerima manfaat yang diharapkan dapat membantu mengembangkan usaha yang dimiliki oleh para penerima manfaat.  

 

Ketua BAZNAS Kota Malang, Prof. Dr. Kasuwi Saiban, MA menyampaikan bahwa zakat memiliki peran strategis sebagai instrumen pembangunan sosial yang mampu memberikan solusi atas berbagai persoalan masyarakat apabila dikelola secara profesional dan tepat sasaran.

“Hari ini kita tidak sekadar menyerahkan bantuan, tetapi sedang menunaikan amanah para muzaki kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan. Zakat harus mampu menghadirkan harapan, menguatkan kehidupan, serta membuka jalan bagi mustahik untuk bangkit menjadi pribadi yang mandiri dan sejahtera. Itulah esensi pengelolaan zakat yang berdampak.”

Moh. Wahid, S.Pd.I., MM. selaku Wakil Ketua 2 Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan menambahkan bahwa ragam bantuan yang disalurkan menunjukkan komitmen BAZNAS Kota Malang dalam menghadirkan layanan yang menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat.

"Kami ingin memastikan bahwa manfaat zakat dapat dirasakan secara luas, mulai dari pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, hingga penguatan kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat. Ke depan, BAZNAS Kota Malang akan terus memperluas kolaborasi dengan Pemerintah Kota Malang dan seluruh pemangku kepentingan agar manfaat zakat semakin besar dan semakin tepat sasaran."

Sementara itu, Kabag Kesra Kota Malang, Ahmad Soleh, S.IP., M.M., memberikan apresiasi atas konsistensi BAZNAS Kota Malang dalam mendukung program-program kesejahteraan masyarakat yang sejalan dengan visi pembangunan Pemerintah Kota Malang Mbois Berkelas.

"BAZNAS Kota Malang telah menunjukkan perannya sebagai mitra strategis Pemerintah Kota Malang dalam membantu masyarakat melalui berbagai program yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Sinergi seperti ini sangat penting untuk memperkuat upaya bersama dalam menurunkan angka kemiskinan, meningkatkan kualitas hidup warga, dan memperluas jangkauan pelayanan sosial."

Ia juga berharap kolaborasi yang telah terbangun dapat terus diperkuat sehingga manfaat zakat dapat dirasakan oleh semakin banyak masyarakat.

"Kami berharap sinergi antara Pemerintah Kota Malang dan BAZNAS terus berkembang melalui berbagai inovasi program. Dengan semangat kolaborasi, zakat tidak hanya menjadi instrumen ibadah, tetapi juga menjadi kekuatan sosial yang mampu mempercepat pemberdayaan masyarakat, memperkuat solidaritas, dan mendukung pembangunan Kota Malang yang inklusif dan berkeadilan."

Kegiatan pendistribusian berlangsung dengan tertib dan penuh kehangatan. Para penerima manfaat menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diterima dan berharap program-program BAZNAS Kota Malang terus berkembang sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat zakat.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Malang kembali menegaskan komitmennya untuk menjadi lembaga pengelola zakat yang aman syar'i, aman regulasi, dan aman NKRI. Dengan dukungan para muzaki, sinergi bersama Pemerintah Kota Malang, serta partisipasi seluruh elemen masyarakat, BAZNAS optimistis zakat akan terus menjadi instrumen strategis dalam mewujudkan kesejahteraan, keadilan sosial, dan pemberdayaan umat.

29/06/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Malang

Berita Terbaru

SANTUNAN ANAK YATIM & DHUAFA WUJUD NYATA KOLABORASI BAZNAS BERSAMA TP PKK KOTA MALANG
SANTUNAN ANAK YATIM & DHUAFA WUJUD NYATA KOLABORASI BAZNAS BERSAMA TP PKK KOTA MALANG
Malang, 02 Februari 2024 Bulan Rajab menjadi momentum yang baik untuk menjalankan beberapa amaliyah, salah satunya adalah sedekah. TP PKK Kota Malang menyelenggarakan pengajian dan santunan anak yatim dan dhuafa berkolaborasi bersama BAZNAS Kota Malang, di Ruang Sidang Balaikota. Kegiatan santunan kepada anak yatim dan dhuafa dilakukan sebagai bentuk kepedulian sosial kepada mereka yang membutuhkan. Pengajian merupakan wadah spiritual dan kebersamaan yang tak hanya mempererat hubungan dengan Tuhan, tetapi juga menjadi momentum berbagi kebahagiaan dengan sesama. Dalam kegiatan pengajian di Kota Malang, Tim Penggerak PKK menjadi garda terdepan dalam merangkul anak yatim dan dhuafa. Pimpinan BAZNAS Kota Malang bersama wakil pimpinan, dan Gus Anas sapaan akrabnya sebagai penghulu viral juga turut hadir memeriahkan kegiatan dan santunan pada hari ini. Kegiatan diawali dengan santunan kepada anak yatim dan dhuafa berupa peralatan sekolah dan bantuan lainnya. Dilanjutkan dengan pembukaan dan sambutan oleh (Pj) TP PKK Kota Malang, Ibu Hanik Andriani Wahyu Hidayat, beliau menyampaikan bahwa “Pengajian ini menjadi langkah spiritual para TP PKK Kota Malang untuk terus meningkatkan dan memperkokoh spirualitas dalam diri dan kepedulian kepada sesama,” ujarnya. Sebagai pimpinan BAZNAS Kota Malang, Prof. Dr. H. Kasuwi Saiban, MA menyampaikan bahwa “kegiatan ini merupakan kegiatan yang menjadikan para istri dan ibu-ibu dapat meningkatkan kualitas diri. Seperti terdapat pada satu hadist yang berbunyi: ??????????? ??????? ?????????? ????? ???????? ???????? ?????????? ??????? ???????? ???????? ?????????? Artinya: Wanita adalah tiang Negara, apabila wanita itu baik maka akan baiklah negara, dan apabila wanita itu rusak, maka akan rusak pula negara”. Hal ini menunjukkan bahwa sebagai seorang wanita, harus bisa mendidik suatu negara agar menjadi berkualitas, seperti negara terkecil adalah keluarga.” Wakil Ketua I, Edy Hayatulloh, SP., MM. dengan sapaan akrab Gus Edy juga menyampaikan “Salah satu bentuk meningkatkan kualitas sebuah negara seperti keluarga adalah dengan bersedekah. Dan saat ini pemerintah telah menyediakan tempat bersedekah yang sangat mudah dijangkau dimanapun dan kapanpun yakni di BAZNAS Kota Malang.” Dilanjutkan dengan mauidoh hasanah dari Gus Anas (penghulu viral) menyampaikan bahwa ”ada 3 pilar dalam sebuah keluarga, yang pertama adalah kejujuran, dilanjut dengan ritualitas, dan yang terakhir adalah sedekah, seperti yang dilakukan TP PKK Kota Malang dan BAZNAS Kota Malang” ujarnya. Anggota TP PKK Kota Malang tidak hanya terampil dalam merajut kebersamaan, tetapi juga memiliki hati yang tulus dalam berbagi. Setiap pengajian menjadi panggung bagi mereka untuk menunjukkan kepedulian terhadap sesama, terutama anak yatim dan dhuafa yang membutuhkan perhatian ekstra. Kehadiran mereka bukan hanya sebagai peserta pengajian, melainkan juga sebagai pelaku kebaikan yang berperan nyata dalam membangun kebahagiaan bagi keluarga yang kurang beruntung. Pemberian santunan bukan sekedar rutinitas, tetapi menjadi wujud nyata kemanusiaan yang diusung oleh PKK Kota Malang. Setiap anak yatim dan dhuafa bukan hanya bantuan materi, tetapi juga sebuah pesan bahwa banyak sekali orang yang peduli dan menyayangi mereka dengan tulus. Keberadaan PKK tidak hanya membawa keberkahan spiritual, tetapi juga menjadi sumber inspirasi bagi masyarakat sekitar untuk turut berbagi kebahagiaan. Pengajian bukan hanya tentang ritual keagamaan, tetapi jug tentang bagaimana setiap individu dapat menjadi agen perubahan positif d masyarakat. Pemberian santunan kepada anak yatim dan dhuafa dalam kegiatan TP PKK Kota Malang adalah contoh nyata bahwa kebersamaan dan keikhlasan mampu menyentuh hati banyak orang. Semoga kegiatan ini menjadi inspirasi bagi komunitas lain untuk turut serta dalam merangkul mereka yang membutuhkan, menjadikan pengajian sebagai wahana nyata berbagi kasih dalam bingkai kemanusiaan.
BERITA02/02/2024 | Humas BAZNAS Kota Malang
BANK INDONESIA SIAP SUPPORT KOLABORASI PROGRAM BERSAMA BAZNAS KOTA MALANG
BANK INDONESIA SIAP SUPPORT KOLABORASI PROGRAM BERSAMA BAZNAS KOTA MALANG
Malang, 01 Februari 2024. Di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kota Malang, pertemuan pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Malang bersama pimpinan perwakilan Bank Indonesia Kota Malang. Pertemuan ini menjadi momentum penting sebagai wahana silaturrahim bersama untuk membahas sinergi dan kolaborasi antara BAZNAS sebagai lembaga pemerintah dan otoritas moneter dalam upaya meningkatkan kesejahteraan Masyarakat secara bersama. Kolaborasi antara BAZNAS dan Bank Indonesia menjadi langkah strategis dalam membangun keberdayaan ekonomi Masyarakat melalui pemanfaatan zakat. Dalam suasana kekeluargaan pertemuan ini diawali dengan sambutan hangat sebagai pengantar kedua belah pihak sekaligus saling memperkenalkan masing-masing pihak. Kedua belah pihak sama-sama memiliki semangat dan komitmen untuk bersama-sama meningkatkan kesejahteraan masyarakat sesuai dengan cakupan kewenangannya. Dalam kesempatan ini, Wakil Ketua I, Edy hayatulloh, menyampaikan maksud dari silaturahim adalah untuk memperkenalkan jajaran pimpinan BAZNAS Kota Malang sekaligus menyampaikan rencana strategis program kerja, salah satunya dengan mengoptimalkan pengumpulan Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS), khususnya di Bank Indonesia Kota Malang. Selain itu, beliau juga menambahkan banyak hal yang dimanfaatkan dalam penyaluran dan ZIS tersebut untuk memberi bantuan masyarakat yang membutuhkan dalam 5 bidang program, yaitu; dakwah dan advokasi, kemanusiaan, Pendidikan, Kesehatan dan ekonomi. Sampai saat ini masih banyak warga masyarakat di Kota Malang yang membutuhkan “intervensi” dalam hal meningkatkan kehidupan yang layak. Gayung bersambut masing-masing pihak saling menyampaikan gagasannya untuk bisa berkolaborasi baik dalam hal edukasi tentang zakat, pengumpulan dan penyalurannya. Salah satu contoh terkait dengan upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui sinergi ZIS dan sektor keuangan. Deputi Direktur Bank Indonesia Kota Malang, Febrina menyampaikan, “saat ini memang dari karyawan Bank Indonesia, untuk pembayaran ZIS dilakukan secara mandiri dengan kesadaran masing- masing dan bahkan disalurkan dilembaga mana yang diyakini. Dengan adanya sosialisasi dan edukasi dari BAZNAS , tentu harapan saya semua karyawan bisa memiliki kesadaran dalam membayar Zakat sekaligus Baznas bisa menjadi salah satu pilihan meraka dalam menitipkan zakatnya sekaligus dapat menyalurkan sesuai dengan ketentuan, baik menurut agama maupun sesuai dengan regulasi yang ada. Untuk itu, saya juga sangat berharap antara BAZNAS dan BI kedepannya dapat berkolaborasi melalui optimalisasi pembayaran ZIS maupun pelaksanaan program-program yang memberikan manfaat dan meningkatkan kesejahteraan Masyarakat,” ujarnya. Dalam pertemuan ini juga membahas inovasi-inovasi keuangan syariah sebagai instrument yang dapat mengoptimalkan pengelolaan zakat dan Corporate Social Responsibility (CSR) dari sektor perbankan. Sutomo sebagai Wakil Ketua IV juga menyampaikan bahwa “BAZNAS juga menerima bantuan CSR perusahaan yang dapat dikelola sesuai dengan peruntukannya dengan model kolaborasi. Hal-hal demikian ini yang harus terus ditingkatkan untuk memberikan akselerasi pendampingan masyarakat sesuai dengan kebutuhannya. Al hasil, model kolaborasi inilah yang harus terus ditingkatkan antar lembaga/institusi yang sama-sama bertanggungjawab untuk mensejahterakan masyarakat,” ujarnya. Edy Hayatulloh,dengan panggilan akrab Gus Edy, juga menambahkan “dengan adanya optimalisasi ZIS yang akan terus kami lakukan kedepannya, terdapat salah satu program yang dapat memudahkan dalam pengumpulan ZIS tersebut, yakni Unit pengumpul Zakat (UPZ). Dengan adanya UPZ maka pengumpulan ZIS dapat lebih terogranisir. Dan UPZ ini menjadi salah satu bentuk pengumpulan ZIS dengan mengedepankan 3 aman, yaitu; aman Syar’i, aman regulasi, dan aman NKRI,” ujarnya. Pertemuan antara pimpinan BAZNAS dan Bank Indonesia menciptakan landasan kokoh untuk Kerjasama kedepannya. Keduanya sepakat untuk terus menjajaki berbagai program bersama yang dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat. Dengan semangat berbagi dan kerjasama yang solid, dapat membuka lembaran baru dalam membangun keberdayaan ekonomi dan kesejahteraan Masyarakat. Semoga kolaborasi ini menjadi inspirasi bagi lembaga-lembaga lain untuk turut berperan aktif memajukan kesejahteraan bersama. Diakhir pertemuan, pimpinan BAZNAS Kota Malang mengucapkan terima kasih atas sambutan yang sangat luar biasa, dan dilanjutkan foto bersama antara pimpinan BAZNAS Kota malang dan pimpinan Bank Indonesia Kota malang.
BERITA01/02/2024 | Humas BAZNAS Kota Malang
Mewujudkan Kesejahteraan Umat Dengan Kolaborasi DMI & BAZNAS Dengan Pembentukan 100 UPZ Masjid di Kota Malang
Mewujudkan Kesejahteraan Umat Dengan Kolaborasi DMI & BAZNAS Dengan Pembentukan 100 UPZ Masjid di Kota Malang
Pimpinan BAZNAS Kota Malang, Prof. Dr. KH. Kasuwi Saiban, MA bersama dengan wakil pimpinan melakukan koordinasi DMI dan BAZNAS Kota Malang terkait sosialisasi dan pembentukan UPZ masjid di ruang rapat Masjid Sabilillah Malang, pada Jum’at (12/01/2024) Dalam upaya meningkatkan pemanfaatan zakat dan memberdayakan masjid sebagai pusat aktivitas keagamaan dan sosial, Dewan Masjid Indonesia (DMI) dan Badan amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Malang menjalin Kerjasama strategis untuk membentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di 100 Masjid di Kota Malang pada bulan Februari mendatang . Kerjasama ini dilakukan dengan tujuan untuk memperkuat peran masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial. Dengan pembentukan UPZ di setiap masjid, diharapkan akan menjadi peningkatan efektivitas dan efisiensi dalam pengelolaan zakat, serta meningkatkan pemberdayaan masyarakat melalui program-program kesejahteraan yang berkelanjutan.
BERITA31/01/2024 | Humas BAZNAS Kota Malang
UPZ BAZNAS GARDA TERDEPAN PENGUMPULAN ZIS DI KOTA MALANG
UPZ BAZNAS GARDA TERDEPAN PENGUMPULAN ZIS DI KOTA MALANG
Senin, 29 Januari 2024. Unit Pengumpul Zakat (UPZ) memiliki peran krusial sebagai garda terdepan dalam pengumpulan Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS). UPZ tidak hanya menjadi perantara antara masyarakat yang ingin berzakat dan mereka yang membutuhkan, tetapi juga berperan penting dalam menjaga keadilan sosial dan kesejahteraan bersama, termasuk dalam hal pengentasan kemiskinan. Penyerahan 5 SK UPZ OPD yang sudah terbentuk, antara lain: UPZ Sekretariat DPRD, Bappeda, Diskominfo, Satpol PP, dan Dukcapil diserahkan langsung oleh Pj. Wali Kota yang didampingi Ketua DPRD dan Ketua Baznas di Halaman Balai Kota Malang. Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MT selaku Pj. Wali Kota berpesan saat ditemui setelah acara, melalui pantunnya menyampaikan: “Makan salat rasa durian, Rasanya mantap tak terelakkan, Sholat harus terus di tegakan, Membayar zakat harus segera di tunaikan. Hal ini mempertegas sekaligus menyarankan kepada semua pihak warga masyarakat terkhusus bagi ASN Pemkot Malang yang beragama Islam terus semangat untuk membayarkan ZISnya melalui Baznas. Perlu diingat bersama bahwa ZIS yang terkumpul itu akan kembali kepada warga masyarakat yang membutuhkan,” tandasnya. Ikut hadir dalam acara tersebut, Ketua DPRD Kota Malang saat dihubungi terkait acara tersebut bahwa dengan pembentukan UPZ di OPD, Kecamatan, dan BUMD menyampaikan dukungannya dan harus direspon dengan baik. Disampaikan bahwa “dengan di bentuknya UPZ ini akan semakin memudahkan para Muzakki untuk menunaikan kewajibannya membayar dalam hal membayar zakat. Karena membayar Zakat adalah juga wajib hukumnya tentu bagi seseorang yang sudah memenuhi nishab. Beliau juga menambahkan bahwa program Baznas nantinya tetap bersinergi untuk mendukung program pemerintah Kota Malang salah satunya adalah pengentasan kemiskinan yang ada di Kota Malang menuju zero kemiskinan,” tegasnya. Ketua Baznas Kota Malang menyampaikan “apresiasi yang sebesar-besarnya kepada OPD yang sangat responsif sudah membentuk UPZ di lingkungan kerjanya dan yang lainnya segera untuk menyusul. Kami berharap sesuai dengan Surat Intruksi Walikota akan menjadi sebuah gerakan baru untuk mengoptimalkan pengumpulan ZIS melalaui UPZ-UPZ yang ada diseluruh OPD, Kecamatan, Kelurahan dan BUMD serta di Masjid-masjid.” Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) memiliki peran sentral dalam nilai-nilai kemanusiaan dan membangun solidaritas dalam masyarakat. UPZ, sebagai lembaga yang bertanggung jawab atas pengumpul dan ada juga yang sekaligus mendistribusikan ZIS, memiliki peran utama yang turut mendukung pembangunan manusia, baik lahir maupun batin. Untuk itu, dalam rangka meningkatkan efektivitasnya, BAZNAS terus mendorong agar kolaborasi dengan berbagai pihak harus dilakukan, baik dalam hal pengumpulan maupun pendistribusian termasuk pelaporan dilakukan secara transparansi dan professional. Kolaborasi ini memberikan banyak manfaatnya, selain memperluas UPZ dapat pula memastikan keberadaan masyarakat yang membutuhkan dapat dibantu secara cepat dan efisien. Wakil Ketua III Bidang Pelaporan Baznas Kota Malang, Sulaiman menyampaikan bahwa “kami berkomitmen bahwa semua yang kita kelola akan dilaporkan secara rutin dan mudah diakses oleh semua pihak, terkhusus para Muzakki atau Munfiq. Prinsipnya semua kegiatan yang dilakukan akan terlaporkan secara transparan dan professional seperti visi kami BAZNAS Kota Malang,” imbuhnya. Melalui perannya sebagai garda terdepan pengumpulan ZIS, UPZ menjadi tulang punggung dalam upaya menciptakan masyarakat yang lebih adil dan sejahtera. Dengan dukungan masyarakat, ASN dan Pegawai BUMD serta upaya bersama, bahwa UPZ memiliki peran signifikan dalam membentuk pondasi dalam membangun kesejahteraan bersama yang berkelanjutan. Disela-sela kesibukannya, Sutomo sebagai Wakil Ketua IV bidang administrasi, SDM dan Umum memberikan pandangan bahwa “semua ikhtiar yang dilakukan seluruh pimpinan Baznas merupakan wujud integritas dan komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik sesuai dengan peran, fungsi dan kewenangannya untuk bersama-sama pemerintah dan warga masyarakat berkontribusi positif dalam ikutserta menyelesaikan problem-problem sosial kemasyarakat. Dengan harapan, semoga semua ikhtiar ini mendapatkan kemudahan, kesuksesan dan keberkahan.”
BERITA30/01/2024 | Humas BAZNAS Kota Malang
Apresiasi PJ Walikota Malang, dengan Memberi Penghargaan BAZNAS Kota Malang Kategori Sinergitas dan Pemberian Bantuan
Apresiasi PJ Walikota Malang, dengan Memberi Penghargaan BAZNAS Kota Malang Kategori Sinergitas dan Pemberian Bantuan
Sabtu 27 Januari 2024 bertempat di Hotel Montana Malang. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dengan bangga mengumumkan bahwa mereka telah menerima penghargaan prestisius atas kontribusinya dalam pemberian bantuan sosial dan kemanusiaan kepada masyarakat. Penghargaan ini diberikan sebagai pengakuan terhadap dedikasi BAZNAS dalam meningkatkan kesejahteraan Masyarakat Kota Malang. BAZNAS, sebagai lembaga yang berkomitmen untuk mendistribusikan zakat dengan efisien, telah secara signifikan memainkan peranannya dalam memberikan bantuan dibidang sosial dan kemanusiaan kepada generasi bangsa dalam mempersiapkan masa depan bangsa yang lebih baik lagi. Penghargaan ini mencerminkan dedikasi dan prestasi luar biasa BAZNAS dalam menghadirkan perubahan-perubahan positif melalui berbagai bentuk akselerasi kolaborasi program dengan berbagai pihak. Pj. Walikota Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MT selaku Ketua Majelis Pembina Cabang Gerakan Pramuka Kota Malang (Kamabincab) menyampaikan, “ucapan terima kasih kepada Baznas Kota Malang yang terus berkolaborasi dan bersinergi dengan Gerakan Pramuka dalam rangka mendukung keberhasilan program pemerintah. Penghargaan ini sebagai bukti apresiasi kami kepada BAZNAS terkait dengan Dedikasi dan Akselerasi yang dilakukan untuk menyokong pembangunan di Kota Malang. Semoga kedepan terus bisa ditingkatkan untuk bersama-sama menyukseskan program pemerintah Kota Malang. Misalnya terkait dengan program ketahanan pangan dan pengembangan UMKM yang sekarang sudah digagas oleh Gerakan Pramuka Kota Malang.” Selaku Ketua Baznas Kota Malang, Prof. Dr. Kasuwi Saiban, MA, menyampaikan “ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kamabincab Gerakan Pramuka Kota Malang atas apresiasi ini. Tentu, penghargaan ini akan memacu semangat kami di Baznas untuk semakin memberikan kontribusi kepada Kota Malang sesuai dengan tugas dan fungsi Baznas.” Selain itu, penghargaan ini juga kami sampaikan kepada seluruh Muzakki atau Munfiq BAZNAS Kota Malang terkhusus kepada ASN Pemerintah Kota Malang yang telah mempercayakan Zakat, Infaq dan sedekahnya dititipkan penyalurannya melalui BAZNAS Kota Malang, imbuhnya. Gerakan Pramuka Kwarcab Kota Malang menyampaikan ucapan terimakasih atas bantuan sosial dan kemanusian berupa paket sembako yang diberikan oleh BAZNAS Kota Malang, untuk dibagikan kepada kaum duafa di Kelurahan Wonokoyo dalam rangka kegiatan Longmarch perjuangan Mayor Hamid Rusdi pada tanggal 21 November 2023. “Bantuan tersebut sangat bermanfaat dan memberikan kebahagiaan bagi para penerima khususnya bagi ahli waris Mayor Hamid Rusdi. Karena baru kali merasa diperhatikan,” ujarnya. Disela-sela acara, Wakil Ketua II Bidang pendistribusian dan pendayagunaan Mohammad Wahid menegaskan bahwa “sampai saat ini pengajuan permohonan bantuan dari masyarakat Kota Malang masing sangat banyak, sehingga kami mengatur dan membuat skala prioritas bagi masyarakat yang lebih membutuhkan sekaligus penyesuaian anggaran yang kami terima dari para Muzakki atau Munfiq.” Baznas Kota Malang, terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada Masyarakat khususnya Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kecamatan, Kelurahan, dan BUMD dan sekaligus melakukan perbaikan tata kelola organisasi yang transparan dan professional. Sehingga harapannya semua pihak dapat mempercayakan pembayaran ZISnya melalui BAZNAS dan peruntukannya akan kembali kepada masyarakat yang membutuhkan.
BERITA29/01/2024 | Humas BAZNAS Kota Malang
Pimpinan BAZNAS Bersilaturrahim Kepada (PJ) Ketua TP PKK Kota Malang
Pimpinan BAZNAS Bersilaturrahim Kepada (PJ) Ketua TP PKK Kota Malang
Pimpinan dan pelaksana berkesempatan silaturrahim ke Rumah Dinas PJ Walikota Kota Malang, Kamis (25/01/2024). Kunjungan pimpinan BANZAS disambut langsung oleh Ketua (Pj) Ketua TP PKK Kota Malang, Ibu Hanik Andriani Wahyu Hidayat. Dalam kesempatan ini Wakil Ketua I, Edy Hayatulloh, SP., MM. menyampaikan maksud dari silaturrahim ini adalah untuk memperkenalkan jajaran pimpinan BAZNAS Kota Malang sekaligus menyampaikan rencana-rencana strategis program kerja BAZNAS Kota Malang salah satunya adalah sosialisasi dan pembentukan UPZ, khususnya di TP PKK Kota Malang. BAZNAS sebagai lembaga pemerintah non struktural menjadi lembaga yang mempunyai respon cepat dan tanggap terhadap masalah-masalah sosial kemasyarakat yang terjadi di Kota Malang, misalnya pengentasan kemiskinan dan stunting. Terkait dengan stunting, TP PKK sangat berkaitan secara langsung dengan penanganannya sebagai ikhtiar untuk menyiapkan anak bangsa yang sehat. “Kami sebagai istri para pegawai pemerintahan yang tergubung dalam TP PKK Kota Malang siap mensukseskan program-program BAZNAS Kota Malang, sesuai dengan surat intruksi PJ Walikota Nomor 2 Tahun 2023 tentang Optimalisasi Pengumpulan Zakat, Infaq, dan Sedekah di Lingkungan Pemerintah Kota Malang,” Ujarnya. TP PKK Kota Malang kedepannya siap untuk berkolaborasi, bersinergi dalam meningkatkan kesejahteraan mayarakat Kota Malang secara terstruktur dan sistematis. Beliau menambahkan bahwa kami juga mengajak kepada semua pihak terkhusus para anggota TP PKK ikutserta aktif dalam mendorong para suaminya untuk menyalurkan ZISnya melalui Baznas Kota Malang. Wakil Ketua II, Moh. Wahid, menyampaikan “dengan adanya kesamaan program salah satunya terkait pengentasan kemiskinan dan penanganan stunting, tentu kami mengharapkan kolabrasi yang akan kami lakukan dapat sesuai dengan rencana dan berjalan dengan lancar” ujarnya. Silaturrahim ini memberikan gambaran bahwa kebaikan dapat terwujud melalui sinergi dan kolaborasi yang kuat antara lembaga-lembaga yang peduli terhadap kesejahteraan masyarakat. Semoga langkah-langkah positif ini menjadi tonggak awal menuju kesejahteraan yang lebih baik bagi Kota Malang. Diakhir pertemuan, Sutomo sebagai Wakil Ketua IV juga menegaskan bahwa ucapan terima kasih atas sambutannya yang sangat luar biasa. “Kami berharap semoga BAZNAS dan TP PKK dapat saling bersinergi untuk mengoptimalkan Zakat, Infaq, Sedekah melalui BAZNAS Kota Malang.” “Maturnuwun atas kehadirannya para pimpinan BAZNAS, mohon maaf apabila sambutan kami kurang berkenan dan kami dari TP PKK Kota Malang, akan selalu mensupport program-program yang ada pada BAZNAS Kota Malang. Kami segera berkolaborasi bersama,” ujar (Pj) Ketua TP PKK Kota Malang.
BERITA27/01/2024 | Humas BAZNAS Kota Malang
BAZNAS Berbagi Melalui Bantuan Sosial Kepada Masyarakat Kota Malang
BAZNAS Berbagi Melalui Bantuan Sosial Kepada Masyarakat Kota Malang
Badan Amil Zakat (BAZNAS) Kota Malang menyerahkan bantuan sosial kepada masyarakat Kota Malang yang membutuhkan bantuan seperti beasiswa pendidikan, lansia, terdampak bencana alam, bantuan pengobatan, juru parkir, dan bantuan lainnya. Penyerahan bantuan ini dipimpin langsung oleh Pimpinan BAZNAS Kota Malang, Prof. Dr. H. Kasuwi Saiban, MA., di Ruang Rapat BPKSDM Lantai 1, Selasa (23/01/2024) Prof. Dr. H. Kasuwi Saiban, MA., mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu tindak lanjut dari pensejahteraan masyarakat Kota Malang. “Pembagian bantuan sosial ini menjadi salah satu bentuk penanganan BAZNAS Kota Malang dalam memberikan empati kepada masyarakat Kota Malang yang membutuhkan. Begitu juga dapat menunjukkan implementasi kinerja bahwasannya BAZNAS Kota Malang cepat tanggap dalam memberikan penanganan terhadap masyarakat yang membutuhkan”. BAZNAS Kota Malang memiliki 5 program seperti dakwah dan advokasi, sosial dan kemanusiaan, ekonomi, pendidikan, dan kesehatan. Pada lima program berikut terdapat program dakwah dan advokasi yang dilakukan dengan adanya pelatihan dakwah, bantuan kegiatan, bantuan renovasi mushola dan masjid, sosialisasi pengembangan SDM dan kegiatan lainnya yang berhubungan dengan dakwah. Program kedua yakni sosial dan kemanusiaan seperti yang saat ini dilakukan dengan adanya pembagian bantuan terhadap masyarakat Kota Malang yang membutuhkan. Program ketiga terkait ekonomi, dilakukan dengan pemberian modal kepada pelaku usaha, dan bermitra kepada beberapa koperasi yang ada di Kota Malang. Program keempat terkait pendidikan dengan pemberian beasiswa kepada pelajar berprestasi dan pelajar yang membutuhkan. Dilanjut dengan program kelima ialah kesehatan yang dilakukan dengan pemberian bantuan kepada masyarakat Kota Malang yang membutuhkan bantuan pengobatan. Disampaikan Moh. Wahid selaku Waka II bidang pendistribusian dan pendayagunaan, bahwa “Dengan begitu banyaknya program yang ada pada BAZNAS Kota Malang. Kami berharap kepada seluruh masyarakat yang saat ini sudah menerima bantuan. Diharapkan dapat memanfaatkan bantuan yang kami berikan dengan baik, imbuhnya.” Setelah dilakukannya proses pembagian bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan, kegiatan ditutup dengan foto bersama dengan Pimpinan, Wakil Pimpinan, dan seluruh masyarakat yang menerima manfaat pada hari ini.
BERITA23/01/2024 | Humas BAZNAS Kota Malang
UPZ Sebagai Instrumen Utam Pengumpulan Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS) Di Lingkungan Pemerintah Kota Malang
UPZ Sebagai Instrumen Utam Pengumpulan Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS) Di Lingkungan Pemerintah Kota Malang
Upaya optimalisasi pengumpulan zakat, infaq, dan sedekah (ZIS) di Lingkungan Pemerintah Kota Malang melalui Instruksi Wali Kota Nomor 2 Tahun 2023, diharapkan masing-masing perangkat daerah ikutserta dalam mensukseskan dengan pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ). Sehingga melalui UPZ menjadi instrumen kunci untuk mengoptimalkan penghimpunan ZIS bagi seluruh ASN di Lingkungan Pemerintah Kota Malang. Untuk mendukung upaya optimalisasi pengumpulan ZIS ini, Sekda Kota Malang Erik Setyo Santoso, ST., MT disela-sela Apel Pagi Senin; 22 Januari 2024 di Halaman Balai Kota Malang, menjelaskan “mari kita dukung dan saling menguatkan semangat untuk beramal dan berbuat kebaikan dengan menyalurkan ZIS melalui Baznas. Karena Baznas adalah lembaga pemerintah yang resmi dan regulasinya juga sudah jelas, sekaligus pertanggungjawabannya. Upaya Baznas untuk membentuk UPZ di masing-masing OPD harus kita respon dengan cepat agar kita juga segera berkontribusi untuk membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan. Adapun hasil pengumpulannya akan saya sampaikan setiap bulan pada saat Apel terkait dengan perolehan dana dari masing-masing OPD.” Dengan kehadiran UPZ, diharapkan para ASN dan pegawai BUMD dapat menyalurkan dana ZISnya melalui Baznas Kota Malang. Baznas sebagai Lembaga pemerintah non struktural bertanggungjawab secara langsung untuk melakukan pengumpulan, pendistribusian dan pendayagunaan ZIS secara transparan dan profesional. Seperti yang disampaikan Prof. Dr. H. Kasuwi Saiban, MA selaku Ketua Baznas Kota Malang, bahwa “kami pimpinan Baznas terus berupaya untuk memperbaiki tata kelola organisasi ini sesuai dengan Visinya, yaitu; mewujudkan kesejahteraan umat melalui pengelolaan zakat yang transparan dan profesional.” Adapun dana ZIS yang terhimpun memberikan banyak manfaat untuk masyarakat di Kota Malang sesuai dengan kebutuhan dan kriterianya. Ada 5 bidang peruntukannya, antara lain; pendidikan, kesehatan, ekonomi, kemanusiaan, dakwah dan advokasi. Disampaikan Moh. Wahid selaku Waka II bidang pendistribusian dan pendayagunaan, bahwa “sampai saat pengajuan permintaan bantuan dari sebagaian masyarakat Kota Malang masih sangat banyak, baik terkait dengan modal usaha, santunan pendidikan, bedah rumah, bantuan pengobatan, dan lain sebagainya. Sehingga, respon kami juga sangat terlambat seiring dengan dana yang tersedia masih sangat terbatas, imbuhnya.” Berbagai upaya tersebut dalam rangka menggugah kembali kesadaran bersama untuk terus saling mengingatkan pentingnya ZIS dan keikutsertaanya membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan. Seiring itu pula, kegiatan sosialisasi dan edukasi akan terus kami lakukan melalui berbagai media dan dengan berkala agar ada kesamaan pemahaman yang dapat menumbuhkan kesadaran membayar zakat terkhusus bagi umat muslim, tegas Gus Edy selaku Waka I bidang penghimpunan.
BERITA22/01/2024 | Humas BAZNAS Kota Malang
Pembentukan UPZ Sebagai Gerakan Optimalisasi ZIS Di Pemkot Malang
Pembentukan UPZ Sebagai Gerakan Optimalisasi ZIS Di Pemkot Malang
BAZNAS Kota Malang melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat dan Kemasyarakatan Sekretariat Daerah Kota Malang menggelar Sosialisasi SE Walikota Malang perihal Optimalisasi ZIS di Hall & Ballroom Mini Block Office Balai Kota Malang, Senin (15/01/2024). Suasana antusias menyelimuti ruang pertemuan saat Sosialisasi Surat Edaran (SE) Walikota Malang terkait optimalisasi Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) serta pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ). Dalam acara yang dihadiri oleh berbagai pihak, antara lain: Drs. Alie Mulyono, MM sebagai Staf Ahli Wali Kota Malang sekaligus mewakili Pj. Wali Kota Malang melalui sambutan tertulisnya ditegaskan bahwa komitmen pemerintah untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan zakat, infaq, dan sedekah di tingkat lokal. Sosialisasi di awali dengan sambutan Pj. Wali Kota Malang yang dibacakan oleh Drs. Alie Mulyono, MM dan selanjutnya disambung oleh Pimpinan BAZNAS Kota Malang, Prof. Dr. KH. Kasuwi Saiban, MA. Dalam sambutannya, menyampaikan hal-hal yang terkait dengan substansi ZIS dan teknis terkait cara yang dapat dilakukan untuk mengoptimalisasikan ZIS melalui pembentukan UPZ. Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas Kesra, perwakilan dari seluruh OPD, Perumda dan Para wakil ketua BAZNAS Kota Malang. Wakil Ketua IV Bidang Pengumpulan Edy Hayatutlloh, SP., MM memberikan penjelasan terkait pembentukan UPZ sekaligus teknis sistem tata kelolanya. Bahwa UPZ memiliki legalitas formal yang sah dan menjadi lembaga pengumpul dan pendistribusian dana sesuai tata aturan regulasi yang ada dibawah struktur BAZNAS. Lebih lanjut dijelaskan bahwa terkait UPZ pengumpulan dan UPZ penyaluran mekanisme dan SOPnya sudah ada semua dan tinggal diimplementasikan. Dengan adanya pengumpulan dan penyaluran UPZ, BAZNAS berkomitmen dalam tata kelolanya sesuai dengan Visi kami “Mewujudkan Kesejahteraan Umat melalui Pengelolaan Zakat yang Transparan dan Profesional”. Sehingga, secara berkala kami akan menyampaikan laporan melalui media-media yang ada dan memudahkan untuk diakses bagi semua pihak. Wakil Ketua IV Bidang Administrasi, SDM dan Umum, Dr. Sutomo, M.Sos menyampaikan bahwa untuk memudahkan perhitungan zakat bagi para calon Muzakki sudah tersedia dengan Kalkulator Zakat yang tersedia di Website BAZNAS Kota Malang. Sehingga masing-masing calon Muzakki dapat menentukan ZISnya sesuai dengan kesadarannya masing-masing. Disaat yang bersamaan seluruh peserta yang hadir bersepakat dimasing-masing OPD dan BUMDA akan membentuk UPZ sebagai media dalam merealisasikan SE Pj.Wali Kota tentang optimalisasi ZIS di Lingkungan Pemkot Malang. Salah satu perwakilan dari kecamatan Klojen menyampaikan “Di Kecamatan Klojen sudah terbentuk UPZ, penarikan dilakukan setiap apel pagi, pada hari selasa. Dan untuk pelaporan dilakukan setiap minggu” beliau juga menceritakan salah satu bentuk cepat tanggap yang dilakukan tim BAZNAS dalam menyalurkan bantuan “Pada saat salah satu kelurahan kami terkena banjir, BAZNAS Kota Malang langsung turun tangan dan memberikan bantuan dengan cepat, tidak sampai satu minggu, bantuan sudah disalurkan”, tuturnya. Juga terdapat audiens lain yang memberikan saran terkait pentingnya koordinasi antara pihak BAZNAS dan pihak yang akan menerima bantuan. Kegiatan ditutup dengan closing statement dari pimpinan BAZNAS Kota Malang “kami akan terus memperbaiki manajemen kami, menjadikan BAZNAS menjadi lebih baik kedepannya. Prinsipnya, BAZNAS ini kan untuk menyalurkan Zakat, Infaq, dan Sedekah yang telah terkumpul. Siapapun diperbolehkan untuk melakukan infaq ataupun sedekah, non Islampun juga diperbolehkan jika ingin berpartisipasi. Karena nantinya, juga akan memberikan dampak kepada Masyarakat Kota Malang". Di lanjut dengan tambahan dari Drs. R. Achmad Mabrur , bahwa “harapan kami kepada BAZNAS Kota Malang, semoga kedepannya lebih pro aktif lagi untuk koordinasi dengan OPD, BUMDA, Camat dan pihak-pihak lain, sehingga pengumpulan ZIS juga maksimal” tuturnya. Kegiatan sosialisasi SE Walikota ini menjadi langkah awal yang positif dalam upaya membangun kesadaran dan partisipasi aktif dalam pengelolaan zakat, infaq, dan sedekah terkhusus bagi ASN dilingkungan Pemkot Malang. Semoga dengan langkah-langkah nyata ini, Kota Malang dapat menjadi contoh dalam optimalisasi ZIS untuk kebaikan bersama.
BERITA18/01/2024 | Humas BAZNAS Kota Malang
Memperkuat Kolaborasi BAZNAS Bersama Diskominfo Kota Malang
Memperkuat Kolaborasi BAZNAS Bersama Diskominfo Kota Malang
Pimpinan BAZNAS beserta pelaksana berkesempatan berkunjung di Kantor Dinas Kominfo Kota Malang, Jum’at (12/01/2024). Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Moh. Sulton selaku Sekretaris Dinas Keminfo Kota Malang dengan sangat akrab. Kunjungan ini diinisasi oleh BAZNAS Kota malang sebagai bagian dari strategi untuk mengoptimalkan pemanfaatan media visual sebagai sarana sosialisasi dan edukasi terkait pengelolaan zakat. BAZNAS menyadari peran krusial media dalam mencapai kesuksesan program-programnya, terutama dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berzakat, bersedekah dan melakukan hal baik lainnya, terkhusus bagi para ASN pemerintah Kota Malang. Dalam kesempatan ini Wakil ketua IV, Dr. Sutomo, M.Sos yang membidangi Administrasi, SDM & Umum menuturkan bahwa “maksud dari sillaturrahmi ini adalah untuk berkolaborasi dan bersinergi bersama Dinas Kominfo Kota Malang terkait pembentukan UPZ (unit pengumpulan zakat). Inisiasi ini disambut dengan sangat antusias oleh Sekretaris Dinas Kominfo Kota Malang, mengatakan bahwa “terkait dengan pembentukan UPZ secepatnya kami lakukan rapat secara internal”. Beliau menambahkan bahwa untuk saat ini program apapun harus dilakukan dengan pola-pola kolaboratif agar hasilnya bisa dirasakan secara baik. Dipertegas kembali, "kalau BAZNAS adalah lembaga nonstruktural yang harus bergerak & bersinergi khususnya dengan pemerintah setempat, sehingga dapat mengambil peran yang strategis untuk membantu tugas pemerintah dalam ikut serta menyelesaikan berbagai macam masalah masyarakat dapat tertangani secepat mungkin", tuturnya. Wakil ketua I bidang Pengumpulan, Edy Hayatulloh, Sp., MM dengan sapaan akrabnya Gus Edy yang juga menyampaikan bahwasannya “Di era yang semakin berkembang saat ini, tentunya BAZNAS Kota Malang memiliki harapan agar dapat dikenal oleh seluruh masyarakat, khususnya Kota Malang. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan Kerjasama penggunaan billboard dan videotron. Hal ini mendapatkan respon yang baik dan informatif dari Sekretaris Dinas Keminfo bahwasannya terkait penggunaan billboard dan videotron dapat dikomunikasikan lebih lanjut dengan Bapenda. Selanjutnya, pembahasan terkait peningkatan branding sosial media BAZNAS dan pemanfaatan website BAZNAS juga menjadi salah satu pembahasan yang dikomunikasikan kali ini. Pertemuan dilakukan tertutup bersama beberapa pelaksana BAZNAS yaitu; Gus Sulton, Fahmi & Fadila yang di akhiri dengan melakukan foto bersama.
BERITA13/01/2024 | Humas BAZNAS Kota Malang
Akselerasi Optimalisasi Pengelolaan Zakat, BAZNAS Kota Malang mengangkat 2 Staff pelaksana Baru
Akselerasi Optimalisasi Pengelolaan Zakat, BAZNAS Kota Malang mengangkat 2 Staff pelaksana Baru
Menapaki awal tahun 2024, BAZNAS Kota Malang mengangkat 2 pelaksana baru sebagai tambahan untuk melakukan akselerasi pengelolaan zakat. Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Malang Prof. Dr. KH. Kasuwi Saiban, MA. besarta para wakil dan pelaksana BAZNAS Kota Malang menyerahkan petikan Surat Keputusan yang dirangkai dalam kegiatan Reorientasi & Briefing bagi seluruh pelaksana BAZNAS Kota Malang. Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor BAZNAS pada Senin, 8 Januari 2024. Dalam sambutannya, ketua BAZNAS Kota Malang mengingatkan kembali kepada semua pimpinan dan pelaksana bahwa "niat utama disini adalah perjuangan dan pengabdian sekaligus mengharap ridho Allah SWT. Karena dengan niat seperti ini kita akan terus termotivasi bahwa ini sebagai bentuk amanah yang dilaksanakan dengan sebaik mungkin." Sehingga sebagai bentuk riil implemantasinya adalah memegang teguh integritas kerja yang baik dengan terus berupaya meningkatkan kualitas kompetensinya & ditopang dengan akhlakul Karimah. Untuk pelaksana diberikan kesempatan sebagai masa orientasi magang selama 3 bulan, dengan harapan selama 3 bulan kedepan kedua staf pelaksana ini dapat beradaptasi dengan lingkungan kerja, dan mampu berkontribusi dan memahami tugas pokok fungsi kinerja BAZNAS Kota Malang sesuai dengan target yang diharapkan. Pimpinan dan para wakil pimpinan BAZNAS berharap semoga staf pelaksana yang telah diangkat dapat memberikan kinerja terbaik, amanah, dapat berkontribusi dalam peningkatan kompetensinya, dan dapat menjadikan BAZNAS Kota Malang dapat lebih dikenal oleh banyak kalangan. Wakil ketua IV, Dr. Sutomo, M.Sos yang membidangi Administrasi, SDM & Umum menuturkan bahwa "kedua staf pelaksana yang baru sesuai dengan kualifikasi yang diperlukan, yaitu administrator & akuntansi dan sekaligus mampu beradaptasi serta familiar dengan teknologi informasi yang juga diharapkan dapat mengoptimalkan sosialisasi melalui platform media sosial secara massif." Untuk itu, kami mengucapkan selamat bergabung di BAZNAS Kota Malang, dan mari bersama-sama berkarya untuk menebar manfaat yang lebih luas untuk ummat, pungkasnya.
BERITA11/01/2024 | Humas BAZNAS Kota Malang
Beasiswa Yatim Piatu Se-Kota Malang
Beasiswa Yatim Piatu Se-Kota Malang
Badan Amil zakat Nasional (BAZNAS) Kota Malang bersama pemerintah Kota Malang memberikan beasiswa yatim piatu se-Kota Malang tingkat SD dan SMP.
BERITA25/11/2023 | Humas BAZNAS Kota Malang
Bedah Rumah Cemorokandang
Bedah Rumah Cemorokandang
Badan Amil zakat Nasional (BAZNAS) Kota Malang memberikan bantuan bedah rumah di wilayah Cemorokandang. Bedah rumah diberikan dengan harapan masyarakat yang memiliki rumah tidak layak huni mendapatkan kemanana dan kenyamanan pada rumahnya.
BERITA23/11/2023 | Humas BAZNAS Kota Malang
Santunan kemanusiaan Bersama Pejuang Kanker, Thalassemia dan Difabel Kota Malang
Santunan kemanusiaan Bersama Pejuang Kanker, Thalassemia dan Difabel Kota Malang
Menutup tahun 2022 BAZNAS Kota Malang mengadakan santunan kemanusiaan bersama pejuang kanker, Thalassemia dan Difabel Kota Malang.
BERITA31/12/2022 | Humas BAZNAS Kota Malang
Sukses Tampil Juara Di Ajang Internasional & Mengharumkan Kota Malang
Sukses Tampil Juara Di Ajang Internasional & Mengharumkan Kota Malang
BAZNAS Kota Malang ikut serta membiayai dan mendukung 5 Mahasiswa UB Malang dalam kompetisi international. Akhirnya Perjuangan tidak sia-sia mereka berhasil meraih Special Awards dan Silver Medal pada ajang Seoul Internasional Invention Fair (SIIF) Acara yang dilaksanakan sejak tanggal 15-19 November 2022 ini, bertempat di COEX,lSeoul, Korea Selatan. Fahrur Rozi (FH), Jefry Andy Agusty (Fapet), Malik Fajar (FP), Nadia Sheren Maulina (Fisip), dan Rimul Azilah (Filkom) berhasil membawakan inovasi teh berbahan dasar tangkai kelor pada kompetisi yang diselenggarakan oleh Korean Invention Promotion Association (KIPA) dan Korean Intellectual Property Office (KIPO). Dalam ajang yang diikuti oleh 30 negara ini, kelimanya mempersembahkan teh herbal yang berbahan baku tangkai kelor. Morish Tea (Moringa oleifera Sumenep Herbal Tea) berhasil bersaing dengan 600 produk lain baik yang dibawakan oleh mahasiswa maupun perusahaan-perusahaan di seluruh dunia.
BERITA24/11/2022 | Humas BAZNAS Kota Malang
Gandeng DMI Guna Perkuat Pengelolaan Zakat Berbasis Masjid
Gandeng DMI Guna Perkuat Pengelolaan Zakat Berbasis Masjid
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Malang berkolaborasi dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI) menggelar kegiatan Penguatan Kelembagaan & SDM Dalam Pengelolaan Zakat Infaq Shodaqoh Berbasis Masjid di Hotel Regent, Kota Malang, Rabu (16/11/2022). Wali Kota Malang, Drs. H. Sutiaji mengungkapkan pengelolaan zakat infak dan sedekah untuk kesejahteraan umat harus terus dikembangkan. Dalam hal ini peran masjid pusat dakwah dan peribadatan umat Islam sekaligus pusat sosial ekonomi masyarakat harus terus dikembangkan. Tugas takmir masjid, selain meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah SWT. Juga menguatkan nilai sosial kemasyarakatan lewat ZIS (UPZ) yang dikelolanya,” tandas Sulaiman, Ketua BAZNAS Kota Malang. “Kami juga menggandeng Dewan Masjid Indonesia (DMI), untuk memaksimalkan keberadaan masjid. Dalam membantu tugas BAZNAS lebih mudah dan ringan. Sekaligus pembinaan dan penguatan UPZ di setiap masjid. Semua masjid di Kota Malang, disebutkan Sulaiman, mulai tingkat kota hingga tingkat desa bakal didorong lebih diberdayakan. Disisi lain, diarahkan sesuai kaidah dan syari’at maupun aturan normatif. Bermaksud tidak sampai salah arah atau salah penerapannya. “Informasi yang kami terima, banyak pengelolaan zakat melakukan tanpa izin. Tanpa koordinasi dengan BAZNAS. Untuk itulah, mari kita sama-sama mengimplementasikan aturan yang ada. Yakni UU atau regulasi yang sudah ada secara terintegrasi,” beber dia. Peserta bimbingan mendapatkan materi tentang Penguatan Kelembagaan & SDM Dalam Pengelolaan Zakat, Infaq dan Shodaqoh (ZIS) berbasis masjid dari Ketua BAZNAS Provinsi Jatim yaitu Bapak KH. Moh. Roziki, MM. Tak tanggung-tanggung pemateri kedua didatangkan langsung dari BAZNAS RI beliau adalah H. M. Abdul Kahfie yang merupakan Kepala Divisi Pengumpulan LAZ. Beliau memberikan materi tentang Perencanaan & Pelaporan Zakat, Infaq dan Shadaqoh (ZIS) sederhana berbasis UPZ Masjid. Guna melengkapi materi yang sudah dipaparkan, peserta juga mendapatkan materi tentang digital fundraising dengan harapan UPZ berbasis Masjid akan langsung dapat berjalan untuk giat pengumpulan dana ZIS baik secara manual maupun melalui platform digital.
BERITA17/11/2022 | Humas BAZNAS Kota Malang
Santunan 1000 Anak Yatim
Santunan 1000 Anak Yatim
Ramadhan identik dengan berbagi kebahagiaan. Mulai dari berbagi takjil gratis hingga pembayaran zakat paling banyak dilakukan di bulan tersebut. BAZNAS Kota Malang turut mengambil peran dalam berbagi kebahagiaan dengan masyarakat Kota Malang. Melalui kolaborasi bersama BAZNAS Jatim dan Gubernur Jawa Timur, BAZNAS Kota Malang mengadakan santunan kepada 1000 anak yatim. Kegiatan santunan dilaksanakan di Hotel Grand Mercure Mirama Kota Malang bersamaan dengan buka bersama. Peserta mulai berdatangan dan melakukan registrasi pada pukul 15.00 WIB. Guna memudahkan pengkondisian anak yatim, mereka didampingi oleh koordinator daerah masing-masing. Diceritakan Gubernur Khofifah, di zaman Nabi Muhammad SAW, ada sahabat yang mengadu pada Rasulullah. Orang tersebut mengeluhkan dirinya yang susah untuk menerima hal-hal yang di luar kemauannya. "Nabi lalu menjawab dalam hadist, sapalah anak yatim, dan usaplah kepala anak yatim. Maka itu akan melenturkan hatimu. Maka menyantuni anak yatim adalah cara kita menggapai agar Allah melenturkan hati kita semua," Senyum bahagia anak yatim tergambarkan dengan mereka saling bercanda dan berlarian di dalam Ballroom Hotel Grand Mercure. Dengan ruangan yang begitu luas membuat mereka dapat bermain lepas dengan teman-temannya. Mereka mendapatkan santunan berupa tas sekolah, alat tulis, Al-Qur’an dan juga uang saku. Ketika adzan maghrib berkumandang, mereka berdo’a bersama guna mengawali buka bersama.
BERITA17/11/2022 | Humas BAZNAS Kota Malang
Gorontalo Belajar Ke BAZNAS Kota Malang
Gorontalo Belajar Ke BAZNAS Kota Malang
BAZNAS Kota Malang memang selalu menjadi sorotan dari BAZNAS lainnya karena program yang berjalan di Kota Malang. Kali ini BAZNAS Provinsi Gorontalo datang ke Malang guna belajar tentang pemberantasan rentenir dan kampung binaan BAZNAS Kota Malang. Tidak Tanggung-tanggung, seluruh ketua BAZNAS yang ada di provinsi Gorontalo semua diajak guna belajar bersama. Praktik rentenir memang sudah mengakar di semua daerah, dengan adanya program OJIR yang ada di Kota Malang membuat mereka tertarik untuk mengadopsinya. Diskusi dilaksanakan di Gazebo Kota Malang. Pertukaran pemikiran terjadi guna pengentasan kemiskinan yang ada di masyarakat. Kegiatan dilanjutkan dengan datang ke kampung binaan yaitu Qoryah Sakinah RW 07 Kelurahan Tanjungrejo. Kampung yang merupakan binaan Kemenag, BAZNAS, Pemerintah Kota Malang dan Forum Zakat menjadi daya tarik lain bagi BAZNAS Provinsi Gorontalo. Harmonisnya hubungan vertikal dan horizontal di Kota Malang membuat mereka iri. Peserta kunjungan kerja berjalan menyusuri kampung qoryah sakinah sembari mendengarkan sejarah berdirinya kampung tersebut. Mereka juga melakukan wawancara langsung kepada para binaan ekonomi produktif diantaranya toko kelontong, penerima bantuan rombong hingga penerima mesin jahit. Besar harapan mereka untuk dapat mengadopsi program-program yang berjalan di Kota Malang guna mengentaskan kemiskinan yang ada di Gorontalo.
BERITA17/11/2022 | Humas BAZNAS Kota Malang
Bantu Warga Untuk Kembali Kerja di Kota Bandung
Bantu Warga Untuk Kembali Kerja di Kota Bandung
Berperan menjadi seorang ibu sekaligus tulang punggung keluarga merupakan hal yang berat. Namun hal tersebut memang harus dilakukan oleh Bu Wita yang merupakan salah satu warga kota Malang. Ia harus kembali bekerja di Kota Bandung guna mencukupi kebutuhan keluarganya. BAZNAS hadir membantu dalam membelikan tiket kereta dan uang saku untuk pergi ke Bandung, semoga pekerjaan beliau lancar dan mendapat keberkahan.
BERITA25/08/2022 | Humas BAZNAS Kota Malang
Sambut Kunjungan Dari DPRD Kota Bogor
Sambut Kunjungan Dari DPRD Kota Bogor
Keberhasilan program OJIR BAZNAS Kota Malang dan BPR Tugu Artha Sejahtera telah di dengar DPRD Kota Bogor ingin belajar dan sharing bersama untuk diterapkan juga sebagai pijakan untuk membuat Raperda tentang perlindungan Masyarakat dari dampak pinjol ilegal, koperasi ilegal dan Rentenir/lintah darat.
BERITA25/08/2022 | Humas BAZNAS Kota Malang
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Malang.

Lihat Daftar Rekening →