Berita Terbaru
BAZNAS Kota Malang Salurkan Beragam Bantuan untuk Masyarakat
Kota Malang, 29 Juni 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Malang kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan pendistribusian zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Bertempat di Kantor BAZNAS Kota Malang, kegiatan pendistribusian dilaksanakan bersama jajaran Pimpinan BAZNAS Kota Malang dan Bapak Ahmad Soleh, S.IP., M.M., Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Pemerintah Kota Malang.
Kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergi antara BAZNAS Kota Malang dan Pemerintah Kota Malang dalam memperkuat pelayanan kepada masyarakat melalui pengelolaan zakat yang profesional, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kemaslahatan umat.
Pada kesempatan tersebut, BAZNAS Kota Malang menyalurkan berbagai jenis bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan, meliputi beasiswa pendidikan, bantuan kesehatan, bantuan modal usaha berupa rombong usaha, bantuan renovasi rumah tidak layak huni, program bedah rumah, bantuan biaya hidup, serta program dakwah dan advokasi melalui bantuan pembangunan masjid dan mushala. Seluruh bantuan tersebut merupakan bagian dari program pendistribusian dan pendayagunaan zakat yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup mustahik sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.
Secara terperinci nilai manfaat dari distribusi tersebut, yakni dengan total penerima manfaat sebanyak 282 penerima manfaat dan total pendistribusian keseluruhan senilai Rp. 159.600.000. Pendistribusian mencakup pada 5 program yakni dakwah dan akvikasi, ekonomi, Kesehatan, Pendidikan dan kemanusiaan. Pada program ekonomi, BAZNAS Kota Malang membagikan rombong kepada 12 penerima manfaat yang diharapkan dapat membantu mengembangkan usaha yang dimiliki oleh para penerima manfaat.
Ketua BAZNAS Kota Malang, Prof. Dr. Kasuwi Saiban, MA menyampaikan bahwa zakat memiliki peran strategis sebagai instrumen pembangunan sosial yang mampu memberikan solusi atas berbagai persoalan masyarakat apabila dikelola secara profesional dan tepat sasaran.
“Hari ini kita tidak sekadar menyerahkan bantuan, tetapi sedang menunaikan amanah para muzaki kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan. Zakat harus mampu menghadirkan harapan, menguatkan kehidupan, serta membuka jalan bagi mustahik untuk bangkit menjadi pribadi yang mandiri dan sejahtera. Itulah esensi pengelolaan zakat yang berdampak.”
Moh. Wahid, S.Pd.I., MM. selaku Wakil Ketua 2 Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan menambahkan bahwa ragam bantuan yang disalurkan menunjukkan komitmen BAZNAS Kota Malang dalam menghadirkan layanan yang menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat.
"Kami ingin memastikan bahwa manfaat zakat dapat dirasakan secara luas, mulai dari pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, hingga penguatan kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat. Ke depan, BAZNAS Kota Malang akan terus memperluas kolaborasi dengan Pemerintah Kota Malang dan seluruh pemangku kepentingan agar manfaat zakat semakin besar dan semakin tepat sasaran."
Sementara itu, Kabag Kesra Kota Malang, Ahmad Soleh, S.IP., M.M., memberikan apresiasi atas konsistensi BAZNAS Kota Malang dalam mendukung program-program kesejahteraan masyarakat yang sejalan dengan visi pembangunan Pemerintah Kota Malang Mbois Berkelas.
"BAZNAS Kota Malang telah menunjukkan perannya sebagai mitra strategis Pemerintah Kota Malang dalam membantu masyarakat melalui berbagai program yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Sinergi seperti ini sangat penting untuk memperkuat upaya bersama dalam menurunkan angka kemiskinan, meningkatkan kualitas hidup warga, dan memperluas jangkauan pelayanan sosial."
Ia juga berharap kolaborasi yang telah terbangun dapat terus diperkuat sehingga manfaat zakat dapat dirasakan oleh semakin banyak masyarakat.
"Kami berharap sinergi antara Pemerintah Kota Malang dan BAZNAS terus berkembang melalui berbagai inovasi program. Dengan semangat kolaborasi, zakat tidak hanya menjadi instrumen ibadah, tetapi juga menjadi kekuatan sosial yang mampu mempercepat pemberdayaan masyarakat, memperkuat solidaritas, dan mendukung pembangunan Kota Malang yang inklusif dan berkeadilan."
Kegiatan pendistribusian berlangsung dengan tertib dan penuh kehangatan. Para penerima manfaat menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diterima dan berharap program-program BAZNAS Kota Malang terus berkembang sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat zakat.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Malang kembali menegaskan komitmennya untuk menjadi lembaga pengelola zakat yang aman syar'i, aman regulasi, dan aman NKRI. Dengan dukungan para muzaki, sinergi bersama Pemerintah Kota Malang, serta partisipasi seluruh elemen masyarakat, BAZNAS optimistis zakat akan terus menjadi instrumen strategis dalam mewujudkan kesejahteraan, keadilan sosial, dan pemberdayaan umat.
BERITA29/06/2026 | Humas BAZNAS Kota Malang
Pimpinan BAZNAS RI Dorong Sinergi, Profesionalisme, dan Akuntabilitas Pengelolaan Zakat di Tingkat Daerah
Kota Malang, 28 Juni 2026 – Dalam rangka memperkuat tata kelola kelembagaan dan meningkatkan kualitas pengelolaan zakat di daerah, Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI, Dr. Saidah Sa'wan, MA melakukan kunjungan pembinaan dan penguatan tata kelola kepada jajaran pimpinan BAZNAS se-Malang Raya. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Minggu (28/6/2026) pukul 13.00–16.00 WIB bertempat di Kantor BAZNAS Kota Malang.
Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh pimpinan BAZNAS Malang Raya yang meliputi BAZNAS Kota Malang, BAZNAS Kabupaten Malang, dan BAZNAS Kota Batu, beserta jajaran pelaksana. Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan semangat kolaborasi sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi kelembagaan dalam membangun tata kelola zakat yang semakin profesional, transparan, akuntabel, dan berdampak bagi kesejahteraan masyarakat.
Selaku tuan rumah kegiatan, Ketua BAZNAS Kota Malang, Prof. Dr. Kasuwi Saiban, MA, menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan pembinaan yang diberikan oleh Pimpinan BAZNAS RI kepada seluruh jajaran BAZNAS se-Malang Raya. Menurutnya, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi, menyamakan persepsi, serta meningkatkan kualitas tata kelola kelembagaan dalam menghadapi tantangan pengelolaan zakat yang semakin dinamis.
"Kehadiran Ibu Dr. Saidah Sa'wan, MA memberikan energi baru bagi kami untuk terus berbenah. Pembinaan ini bukan sekadar forum evaluasi, tetapi juga menjadi ruang belajar bersama dalam membangun tata kelola BAZNAS yang semakin profesional, akuntabel, dan mampu menjawab harapan masyarakat. Sinergi yang terbangun di Malang Raya menjadi modal penting dalam memperkuat pelayanan zakat kepada umat."
Prof. Dr. H Kasuwi Saiban, MA juga menegaskan bahwa BAZNAS tidak hanya dituntut menjadi lembaga penghimpun zakat, tetapi harus mampu menjadi institusi yang menghadirkan manfaat nyata melalui program-program pemberdayaan yang berkelanjutan dan tepat sasaran.
"Kami berkomitmen untuk terus memperkuat tata kelola yang berlandaskan nilai amanah, transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme. Kepercayaan masyarakat khususnya ASN Pemerintah Kota Malang merupakan aset besar bagi BAZNAS. Oleh karena itu, seluruh program harus dikelola secara bertanggung jawab sehingga zakat benar-benar menjadi instrumen pemberdayaan, pengentasan kemiskinan, dan peningkatan kesejahteraan umat. Melalui kolaborasi BAZNAS se-Malang Raya, kami optimistis pengelolaan zakat akan semakin berkualitas dan memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat."
Dalam arahannya, Dr. Saidah Sa'wan, MA menegaskan bahwa tantangan pengelolaan zakat saat ini tidak hanya terletak pada peningkatan penghimpunan dana zakat, infak, dan sedekah, tetapi juga pada kemampuan lembaga dalam membangun tata kelola yang baik (Good Zakat Governance). Tata kelola yang kuat merupakan fondasi utama dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat sekaligus memastikan bahwa dana zakat dikelola secara amanah dan memberikan manfaat yang optimal bagi mustahik.
"Kepercayaan masyarakat adalah modal utama BAZNAS. Oleh karena itu, setiap proses pengelolaan zakat harus dijalankan secara profesional, transparan, akuntabel, sesuai syariat, dan patuh terhadap regulasi yang berlaku. Dengan tata kelola yang baik, BAZNAS akan semakin dipercaya dan semakin mampu memberikan dampak yang luas bagi kesejahteraan umat," ujar Dr. Saidah Sa'wan, MA.
Dalam sesi dialog dan pembinaan, masing-masing pimpinan BAZNAS Malang Raya memaparkan perkembangan kelembagaan, capaian penghimpunan zakat, inovasi program pendistribusian dan pendayagunaan, digitalisasi layanan, penguatan Unit Pengumpul Zakat (UPZ), serta berbagai tantangan yang dihadapi dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berzakat melalui BAZNAS.
Forum ini juga menjadi ruang berbagi praktik baik (best practices) antar-BAZNAS di wilayah Malang Raya, sekaligus merumuskan berbagai strategi untuk meningkatkan efektivitas pelayanan kepada muzaki dan mustahik. Beberapa poin strategis yang menjadi perhatian antara lain penguatan kapasitas sumber daya manusia amil, optimalisasi sistem informasi, penguatan pengawasan internal, peningkatan kualitas pelaporan, serta pengembangan program-program pemberdayaan ekonomi umat yang lebih terukur dan berkelanjutan.
Para pimpinan BAZNAS Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu menyambut baik kunjungan pembinaan dari Komisioner BAZNAS RI. Mereka menyatakan komitmennya untuk terus melakukan transformasi kelembagaan melalui peningkatan kualitas tata kelola, inovasi pelayanan, serta penguatan kolaborasi dengan pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Malang Raya semakin meneguhkan komitmennya untuk menjadi lembaga pengelola zakat yang mengedepankan 3 (tiga) prinsip aman, yakni aman syar'i, aman regulasi, dan aman NKRI. Dengan tata kelola yang semakin baik, BAZNAS diharapkan mampu memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan, memberdayakan ekonomi umat, dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Seluruh pimpinan BAZNAS se-Malang Raya berkomitmen untuk menindaklanjuti berbagai arahan dan rekomendasi yang disampaikan oleh Pimpinan BAZNAS RI. Semangat kolaborasi yang terbangun dalam forum ini diharapkan menjadi fondasi dalam memperkuat tata kelola zakat yang unggul, adaptif, dan berorientasi pada kemaslahatan umat. Dengan pengelolaan yang semakin profesional dan berintegritas, BAZNAS diharapkan mampu menjadi pilar utama dalam mendukung pembangunan sosial, pengentasan kemiskinan, serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat menuju Indonesia yang berkeadaban.
Kegiatan pembinaan ini diakhiri dengan sesi diskusi, penyampaian rekomendasi strategis, serta foto bersama sebagai simbol komitmen seluruh jajaran BAZNAS Malang Raya untuk terus memperkuat sinergi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
BERITA28/06/2026 | Humas BAZNAS Kota Malang
BAZNAS, Kemenag, dan FOZ Istiqomah Kolaborasi Anak Yatim dan Penyandang Disabilitas dalam Lebaran Yatim 1448 H
Malang, 25 Juni 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Malang bersama UPZ Kementerian Agama Kota Malang dan FOZ Malang Raya menggelar kegiatan Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas 1448 H di MAN 2 Kota Malang, Kamis (25/06/2026). Mengusung tema “Pesan Inklusif dari Jiwa Anak untuk Negeri”, kegiatan ini menjadi momentum berbagi kebahagiaan sekaligus memperkuat kepedulian sosial kepada anak yatim dan penyandang disabilitas.
Sebanyak 500 anak yatim dan 100 penyandang disabilitas menerima santunan berupa uang tunai serta voucher belanja yang dapat digunakan di 48 tenant UMKM yang telah disediakan di lokasi kegiatan. Melalui konsep ini, penerima manfaat tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga memiliki kesempatan memilih kebutuhan yang diinginkan secara langsung.
Kegiatan ini dihadiri oleh Wali Kota Malang, jajaran pimpinan BAZNAS Kota Malang, Kantor Kementerian Agama Kota Malang, FOZ Malang Raya, para donatur, relawan, serta berbagai lembaga sosial yang turut mendukung terselenggaranya acara.
Dalam sambutannya, Wali Kota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, M.M., menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin antara BAZNAS Kota Malang, UPZ Kemenag Kota Malang, dan FOZ Malang Raya.
“Kegiatan ini bukan hanya memberikan kebahagiaan kepada anak-anak yatim dan penyandang disabilitas, tetapi juga menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan kepedulian sosial di Kota Malang terus tumbuh. Saya mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkolaborasi menghadirkan kegiatan yang penuh manfaat ini,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Malang menyampaikan bahwa kegiatan Lebaran Yatim merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam menghadirkan manfaat zakat, infak, dan sedekah secara nyata kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Kami ingin menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim dan saudara-saudara penyandang disabilitas. Melalui dukungan para muzaki dan kolaborasi berbagai pihak, zakat tidak hanya menjadi bantuan sesaat, tetapi juga menjadi sarana pemberdayaan dan penguatan kepedulian sosial,” tuturnya.
Selain penyaluran santunan, kegiatan juga dimeriahkan dengan berbagai penampilan dari para peserta, salah satunya tari kreasi yang dibawakan oleh penyandang disabilitas. Penampilan tersebut mendapatkan apresiasi dan tepuk tangan meriah dari seluruh tamu undangan yang hadir.
Menariknya, kegiatan ini juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Kehadiran 48 tenant UMKM yang melayani transaksi voucher belanja turut membantu menggerakkan roda perekonomian lokal. Dengan demikian, manfaat kegiatan tidak hanya dirasakan oleh para penerima santunan, tetapi juga oleh para pelaku usaha kecil yang berpartisipasi.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Malang berharap semangat berbagi, kepedulian sosial, dan pemberdayaan ekonomi dapat terus tumbuh di tengah masyarakat, sehingga zakat benar-benar menjadi instrumen untuk menebar maslahat dan menguatkan umat.
BERITA25/06/2026 | Humas BAZNAS Kota Malang
BAZNAS Kota Malang Gelar Kupatan dan Rakor UPZ OPD Bersama Wali Kota, Perkuat Optimalisasi ZIS 2026
Malang, 20 April 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Malang menggelar kegiatan Kupatan dan Rapat Koordinasi (Rakor) bersama UPZ OPD Pemerintah Kota Malang yang bertempat di Gazebo Balaikota Malang. Kegiatan ini dihadiri oleh Bapak Wali Kota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MM. jajaran pimpinan BAZNAS Kota Malang, serta perwakilan UPZ dari seluruh OPD di lingkungan Pemerintah Kota Malang.
Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi pasca Hari Raya Idul Fitri sekaligus memperkuat sinergi dalam pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di lingkungan OPD.
Dalam sambutannya, Wali Kota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MM menyampaikan apresiasi atas peran aktif BAZNAS Kota Malang dalam menggerakkan potensi zakat di Kota Malang. Ia menegaskan bahwa optimalisasi ZIS memiliki peran strategis dalam mendukung program pemerintah, khususnya dalam pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Kami mengapresiasi langkah BAZNAS Kota Malang yang terus membangun sinergi dengan OPD. Melalui penguatan UPZ, kami berharap pengumpulan ZIS dapat semakin optimal, transparan, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Malang, Prof. Kasuwi Saiban, MA., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya sebagai ajang silaturahmi, tetapi juga sebagai langkah strategis dalam meningkatkan peran UPZ OPD. “Melalui kegiatan kupatan dan rakor ini, kami ingin memperkuat koordinasi serta menyamakan langkah dalam optimalisasi pengumpulan dan pendistribusian ZIS. Peran UPZ OPD sangat penting dalam mendukung keberhasilan pengelolaan zakat di Kota Malang,” ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, BAZNAS Kota Malang juga menyalurkan bantuan kepada 15 penerima manfaat dengan total nilai sebesar Rp21.950.000, yang disalurkan melalui lima program BAZNAS Kota Malang, yaitu program kemanusiaan, pendidikan, kesehatan, dakwah dan advokasi, serta ekonomi.
Kegiatan dilanjutkan dengan prosesi potong tumpeng kupatan sebagai simbol rasa syukur dan kebersamaan, yang kemudian diikuti dengan sesi pemaparan materi.
Materi pertama disampaikan oleh Kasi Zawa Kemenag Kota Malang, Zaenal Arifin, S.HI., M.HI., dengan tema “Strategi Optimalisasi Pengumpulan ZIS dalam Gerakan Kebangkitan ZIS di Kemenag Kota Malang”. Dalam paparannya, disampaikan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi dalam pengumpulan zakat.
Selanjutnya, dilakukan sosialisasi aplikasi Bank Jatim terkait mekanisme pemotongan ZIS secara mandiri melalui payroll aplikasi J Connect, sebagai upaya digitalisasi dan kemudahan dalam penyaluran zakat bagi ASN.
Kegiatan ditutup dengan sesi penyampaian laporan serta sambung rasa bersama UPZ OPD, yang dipandu oleh Dr. Sutomo, S.Ag., M.Sos., guna menampung aspirasi, masukan, serta memperkuat koordinasi antar lembaga.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Malang berharap sinergi bersama UPZ OPD semakin solid, sehingga pengelolaan ZIS dapat berjalan lebih optimal, profesional, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Kota Malang.
BERITA20/04/2026 | Humas BAZNAS Kota Malang
BAZNAS Kota Malang Audiensi dengan Wali Kota, Perkuat Sinergi Pengelolaan ZIS Tahun 2026
Malang, 17 April 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Malang melaksanakan kegiatan audiensi bersama Wali Kota Malang Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MM., yang bertempat di Ruang Rapat Wali Kota Malang. Audiensi ini turut dihadiri oleh sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), di antaranya Dinas Sosial, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), serta OPD terkait lainnya.
Audiensi ini dilaksanakan sebagai bentuk pelaporan kinerja BAZNAS Kota Malang Tahun 2025, sekaligus sebagai upaya memperkuat kolaborasi program BAZNAS dengan Dasabakti Kota Malang dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Kota Malang menyampaikan capaian program yang telah dilaksanakan sepanjang tahun 2025, baik pada bidang kemanusiaan, pendidikan, kesehatan, dakwah dan advokasi, maupun ekonomi. Selain itu, dibahas pula potensi sinergi program antara BAZNAS dan Pemerintah Kota Malang agar dapat semakin terarah, terukur, dan berdampak luas.
Audiensi ini juga menjadi bagian dari persiapan pelaksanaan Rapat Koordinasi dengan UPZ OPD, yang akan digelar dalam waktu dekat. Kegiatan tersebut bertujuan untuk mengoptimalkan pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) pada tahun 2026, serta membahas mekanisme pembagian hak amil tahun 2025 secara transparan dan akuntabel.
Dalam arahannya, Wali Kota Malang menyampaikan apresiasi atas peran aktif BAZNAS Kota Malang dalam membantu pemerintah daerah, khususnya dalam penanganan persoalan sosial dan pengentasan kemiskinan. Ia juga mendorong agar sinergi antara BAZNAS dan OPD terus diperkuat, sehingga pengelolaan ZIS dapat semakin optimal dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Melalui audiensi ini, BAZNAS Kota Malang menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan profesionalitas, transparansi, serta kolaborasi strategis bersama Pemerintah Kota Malang dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan zakat yang amanah.
BERITA17/04/2026 | Humas BAZNAS Kota Malang
BAZNAS Kota Malang Lakukan Evaluasi dan Monitoring Program Santripreneur Batch I Tahun 2025
Malang, 07 April 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Malang melaksanakan kegiatan evaluasi dan monitoring Program Santripreneur yang bertempat di Ruang Rapat BKPSDM Lantai 1. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya BAZNAS dalam memastikan keberlanjutan serta perkembangan program pemberdayaan ekonomi berbasis santri.
Program Santripreneur sendiri merupakan program yang diinisiasi oleh BAZNAS Kota Malang sejak tahun 2025, melalui mekanisme seleksi dan lomba dengan ketentuan yang telah ditetapkan. Program ini bertujuan untuk mendorong kemandirian ekonomi santri melalui pengembangan usaha produktif.
Pada kegiatan evaluasi dan monitoring kali ini, BAZNAS Kota Malang melakukan diskusi dan pembinaan bersama 10 santri penerima program Santripreneur yang berasal dari Kota Malang. Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan interaktif melalui forum berbincang langsung antara para santri dan pimpinan.
Kegiatan ini dihadiri oleh pimpinan BAZNAS Kota Malang, yaitu Dr. Sutomo, S.Ag., M. Sos, M. Wahid, S.Pd.I , dan Sulaiman, AP. yang memberikan arahan, motivasi, serta evaluasi terhadap perkembangan usaha para santri.
Dalam sambutannya, M. Wahid menegaskan arah besar program pemberdayaan yang dijalankan oleh BAZNAS. “Tujuan besar BAZNAS adalah mustahik menjadi munfiq. Oleh karena itu, program Santripreneur ini diharapkan mampu mendorong para santri untuk tidak hanya mandiri, tetapi juga nantinya dapat berbagi kepada sesama,” ungkapnya.
Sementara itu, Dr. Sutomo menekankan pentingnya proses berkelanjutan dalam pengembangan usaha. “Optimalisasi dan strategi usaha harus terus diperkuat melalui evaluasi dan masukan. Dari sini kita bisa melihat perkembangan sekaligus memperbaiki hal-hal yang masih menjadi kendala,” jelasnya.
Selanjutnya, Sulaiman mengingatkan pentingnya tertib administrasi dalam menjalankan usaha.
“Setiap usaha harus memiliki pencatatan keuangan yang baik. Ini menjadi dasar dalam melihat perkembangan usaha sekaligus sebagai bentuk pertanggungjawaban,” ujarnya.
Kegiatan ini juga menghadirkan pihak Inagata yang memberikan penjelasan terkait penggunaan aplikasi keuangan guna membantu para santri dalam melakukan pencatatan dan pengelolaan keuangan usaha secara lebih tertib dan modern.
Acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan diskusi, yang membahas berbagai aspek mulai dari kendala usaha, strategi pengembangan, optimalisasi pemasaran, hingga pelaporan keuangan yang saat ini sedang berjalan dan terus dalam proses penguatan.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Malang berharap Program Santripreneur dapat terus berkembang dan melahirkan generasi santri yang tidak hanya unggul secara spiritual, tetapi juga mandiri secara ekonomi serta mampu menjadi pelaku usaha yang berdaya saing.
BERITA07/04/2026 | Humas BAZNAS Kota Malang
BAZNAS Kota Malang Bersama BAZNAS Jatim Santuni 1.000 Anak Yatim dan Piatu dalam Gebyar Lailatul Qadar 1447 H
Malang, 21 Februari 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Malang berkolaborasi dengan BAZNAS Provinsi Jawa Timur menggelar kegiatan Gebyar Lailatul Qadar Ramadhan 1447 Hijriah: Santunan 1.000 Anak Yatim dan Piatu, yang dilaksanakan di Hotel Grand Mercure Malang Mirama.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk menyemarakkan bulan suci Ramadhan sekaligus memperkuat kepedulian sosial terhadap anak-anak yatim dan piatu. Melalui santunan ini, BAZNAS berharap dapat menghadirkan kebahagiaan serta menumbuhkan semangat dan harapan bagi generasi penerus bangsa.
Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., dalam sambutannya memberikan motivasi kepada anak-anak yatim dan piatu agar tetap memiliki cita-cita tinggi dan optimisme dalam menatap masa depan. Beliau mendoakan agar kelak di antara mereka tumbuh menjadi pemimpin yang membawa kemaslahatan bagi masyarakat, daerah, bahkan bangsa.
Sementara itu, Wahyu Hidayat, Wali Kota Malang, menyampaikan apresiasi atas sinergi dan kolaborasi antara BAZNAS Provinsi Jawa Timur dan BAZNAS Kota Malang dalam menyelenggarakan kegiatan santunan tersebut. Menurutnya, kepedulian kepada anak yatim dan piatu bukan hanya bentuk bantuan sosial, tetapi juga investasi sosial dalam menyiapkan generasi masa depan yang lebih kuat dan berdaya.
Ketua BAZNAS Kota Malang, Prof. Kasuwi Saiban, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi berkelanjutan yang telah terjalin dengan baik antara BAZNAS Provinsi Jawa Timur dan BAZNAS Kota Malang. Ia menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan santunan ini dapat kembali terlaksana.
“Ini merupakan kolaborasi kelima yang kami laksanakan bersama. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh mitra dan pihak pendukung yang telah membersamai ikhtiar kebaikan ini,” ungkapnya.
Acara Gebyar Lailatul Qadar 1447 H ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan BAZNAS Provinsi Jawa Timur, pimpinan BAZNAS Kota Malang, Otoritas Jasa Keuangan Malang, perwakilan Bank Indonesia Malang, pimpinan Bank Syariah Indonesia Area Malang, perwakilan Bank Jatim konvensional dan syariah, serta Universitas Brawijaya.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Malang menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program-program kemaslahatan yang berdampak nyata, khususnya bagi anak-anak yatim dan piatu, sebagai bagian dari ikhtiar membangun Kota Malang yang lebih peduli, inklusif, dan berkeadilan.
BERITA21/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Malang
Gebrak Zakat: BAZNAS Kota Malang Dukung Penyaluran Zakat Profesi UPZ Kemenag Kota Malang di Hari Amal Bakti ke-80 dan Sambut Bulan Suci Ramadhan 1447 H
Malang, 13 Februari 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Malang hadir untuk mendukung kegiatan penyaluran Zakat Profesi dalam rangka Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama Republik Indonesia ke-80 dan menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan 1447 H (Megengan). Kegiatan berlangsung mulai pukul di Aula Kantor Kementerian Agama Kota Malang, dan diikuti oleh puluhan penerima zakat dari berbagai unit kerja keagamaan.
Penyaluran Zakat Profesi ini ditujukan kepada sejumlah kelompok penerima manfaat, antara lain: Penyaluran zakat ditujukan kepada PPNPN/PTT, guru RA/MI/MTs/MA, hafidz/hafidzoh, penerima beasiswa Qoryah Sakinah, guru mengaji Sekolah Rakyat, serta warga sekitar lingkungan Kemenag Kota Malang dalam bentuk bantuan tunai dan paket sembako.
BAZNAS Kota Malang diwakili oleh Wakil Ketua III Bidang Keuangan, Sulaiman, S.E., M.M., didampingi oleh staf amil pelaksana, turut hadir dalam acara yang penuh semangat kebersamaan dan kepedulian sosial keagamaan tersebut.
Dalam sambutannya, Bapak Sulaiman, S.E., M.M. menyampaikan rasa syukur karena pada momentum HAB ke-80 dan menjelang Ramadhan, zakat profesi dapat langsung disalurkan kepada penerima manfaat yang berhak.
“Alhamdulillah, hari ini zakat profesi dari para ASN, pegawai dan muzakki telah hadir di tempat ini untuk berbagi kepada saudara-saudari kita yang berada di lingkungan Kementerian Agama Kota Malang. Semoga zakat ini menjadi berkah yang memperkuat kemandirian mereka dalam tugas-tugas keagamaan dan pendidikan. Mari kita terus tingkatkan kepedulian ini sebagai bagian dari amalan Ramadhan yang akan datang.”
Acara juga dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Malang, Achmad Shampton, S.HI, M.Ag. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi tinggi kepada BAZNAS Kota Malang serta seluruh pihak yang telah mendukung penyaluran zakat profesi tersebut. Beliau mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kolaborasi nyata antara lembaga zakat dan lembaga agama dalam memperkuat keberdayaan umat dan layanan masyarakat.
“Kegiatan penyaluran zakat profesi ini tidak hanya memenuhi amanat agama, tetapi juga memperkuat kebersamaan dan kepedulian kita terhadap sesama. Semoga bantuan ini memberikan semangat baru bagi para penerima manfaat untuk terus berkontribusi bagi masyarakat dan kegiatan keagamaan di Kota Malang,” ujar beliau.
Kegiatan penyaluran zakat profesi ini juga menjadi momentum kebahagiaan menjelang Ramadhan, di mana semangat berbagi semakin menguat di tengah masyarakat.
BAZNAS Kota Malang mengajak seluruh ASN, pegawai, dan masyarakat umum agar menyalurkan ZISnya melalui lembaga-lembaga resmi pengelolaan zakat seperti BAZNAS Kota Malang.
Informasi & Layanan BAZNAS Kota Malang: https://lynk.id/baznaskotamalang
BERITA13/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Malang
Zakat Hadir Menyentuh Semua Lini: BAZNAS Kota Malang Salurkan Bantuan Rutin Januari 2026 Senilai Rp145 Juta
Malang, 20 Januari 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Malang melaksanakan kegiatan pendistribusian rutin bulan Januari 2026 yang bertempat di Ruang BKPSDM Lantai 1, Balaikota Malang. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Kota Malang dalam menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah secara amanah, tepat sasaran, dan berkelanjutan.
Pada pendistribusian kali ini, bantuan disalurkan kepada sekitar 90 penerima manfaat yang berasal dari berbagai latar belakang kebutuhan. Pendistribusian mencakup lima program utama BAZNAS Kota Malang, dengan total nilai bantuan mencapai sekitar Rp145.000.000.
Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kota Malang menyampaikan bahwa pendistribusian ini merupakan bentuk nyata hadirnya zakat untuk menjawab persoalan umat.
“Zakat yang dititipkan para muzakki hari ini kami salurkan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan. BAZNAS Kota Malang berupaya agar zakat tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga mampu menjaga keberlangsungan hidup dan mendorong kemandirian penerima manfaat,” ungkapnya.
Melalui Program Kemanusiaan, BAZNAS Kota Malang memberikan bantuan biaya hidup rutin kepada 10 lansia sebatang kara yang membutuhkan perlindungan sosial berkelanjutan seumur hidup. Selain itu, bantuan kebencanaan juga disalurkan kepada 12 kepala keluarga yang tersebar di beberapa kelurahan di Kota Malang, yang rumahnya mengalami kerusakan parah akibat bencana banjir dan tanah longsor. Bantuan ini diharapkan dapat membantu proses pemulihan dan meringankan beban para korban terdampak.
Pada Program Pendidikan, BAZNAS Kota Malang menyalurkan Beasiswa Jatim Cerdas, program dari BAZNAS Provinsi Jawa Timur yang disalurkan melalui BAZNAS daerah. Beasiswa ini diberikan kepada 20 siswa SMP/MTs dan 20 siswa SMA/SMK/MA. Bantuan pendidikan tersebut diberikan satu kali dalam satu tahun dan bersifat tidak berkelanjutan, sebagai bentuk dukungan terhadap akses pendidikan bagi siswa dari keluarga kurang mampu.
Sementara itu, pada Program Dakwah dan Advokasi, BAZNAS Kota Malang menyalurkan bantuan sarana dakwah kepada beberapa masjid yang telah menjadi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) BAZNAS Kota Malang. Selain itu, BAZNAS Kota Malang juga mendukung program syiar dakwah Islam yang dilaksanakan di berbagai wilayah Kota Malang, guna memperkuat peran lembaga keagamaan dalam pembinaan umat.
Pada Program Kesehatan, BAZNAS Kota Malang memberikan bantuan pengobatan kepada masyarakat yang membutuhkan, sebagai upaya membantu mustahik memperoleh akses layanan kesehatan yang layak.
Adapun pada Program Ekonomi, BAZNAS Kota Malang menyalurkan bantuan modal usaha kepada pelaku UMKM yang telah memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku. Program ini diarahkan untuk mendorong kemandirian ekonomi mustahik melalui penguatan usaha produktif.
Salah satu penerima manfaat bantuan kebencanaan renovasi rumah, Ibu Astutik, menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diterimanya.
“Alhamdulillah, bantuan perbaikan rumah dari BAZNAS ini sangat berarti bagi saya dan keluarga. Setelah rumah kami rusak akibat bencana, kini kami bisa kembali tinggal dengan lebih aman dan layak. Terima kasih kepada para muzakki dan BAZNAS Kota Malang atas kepeduliannya,” tuturnya.
Melalui pendistribusian rutin ini, BAZNAS Kota Malang terus menghadirkan zakat sebagai solusi sosial yang menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat, mulai dari perlindungan dasar hingga pemberdayaan ekonomi.
BAZNAS Kota Malang mengajak seluruh ASN, pegawai, dan masyarakat umum untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Malang agar semakin banyak masyarakat yang dapat terbantu.
Layanan & Kabar BAZNAS Kota Malang: https://lynk.id/baznaskotamalang
BERITA20/01/2026 | Humas BAZNAS Kota Malang
BAZNAS Kota Malang Salurkan Bantuan Operasional untuk Penyaluran Bantuan Kebencanaan ke Aceh Tamiang dan Sumatera
Malang, 05 Januari 2026 - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Malang menyalurkan bantuan biaya operasional untuk mendukung penyaluran bantuan tanggap bencana kepada masyarakat terdampak di Aceh Tamiang dan Sumatera. Penyaluran dilaksanakan pada Minggu, 05 Januari 2025, bertempat di Kantor Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) Kota Malang.
Kegiatan ini dihadiri oleh Muhammad Wahid, S.Pd.I., M.M., Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kota Malang, bersama amil pelaksana BAZNAS Kota Malang. Bantuan operasional tersebut diterima langsung oleh Donny Sandito W., S.STP., M.Si., Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) Kota Malang beserta jajaran pegawainya.
Sambutan Perwakilan BAZNAS Kota Malang
Dalam sambutannya, Muhammad Wahid, S.Pd.I., M.M., menyampaikan bahwa BAZNAS Kota Malang hadir untuk mendukung saudara-saudara yang terdampak bencana di luar daerah dengan semangat solidaritas dan amanah zakat yang tepercaya. Beliau mengatakan:
“Penyaluran bantuan operasional ini merupakan implementasi konkret dari amanah Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang dikumpulkan dari masyarakat Kota Malang. Kami berharap dukungan operasional ini dapat memperkuat sinergi dengan mitra lembaga dan pemerintahan untuk membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak bencana di Aceh Tamiang dan Sumatera. Kebaikan yang kita salurkan hari ini adalah bentuk nyata dari kepedulian umat yang terorganisir dan profesional.”
Sementara itu, Donny Sandito W., S.STP., M.Si., Kepala Dinsos P3AP2KB Kota Malang, menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Kota Malang atas kepedulian dan kerja sama yang terjalin dalam penanggulangan bencana. Beliau menyampaikan:
“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan operasional yang diberikan oleh BAZNAS Kota Malang. Bantuan ini akan membantu memperlancar penyaluran barang dan layanan kepada korban bencana di Aceh Tamiang dan wilayah lain di Sumatera. Kolaborasi ini menunjukkan bagaimana pemerintah daerah bersama lembaga zakat dapat bersinergi menghadirkan bantuan yang cepat, tepat, dan berdampak.”
BAZNAS Kota Malang mengajak seluruh ASN, pegawai, dan masyarakat umum untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi BAZNAS. Partisipasi masyarakat akan menjadi kekuatan besar dalam memperluas manfaat bantuan kemanusiaan, termasuk dalam kondisi bencana alam dan situasi darurat yang membutuhkan respons cepat dan berkelanjutan. Setiap kontribusi zakat mendukung hadirnya bantuan yang lebih cepat, profesional, dan berdampak bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan.
Layanan & Kabar BAZNAS Kota Malang: https://lynk.id/baznaskotamalang
BERITA05/01/2026 | Humas BAZNAS Kota Malang
BAZNAS Kota Malang Hadiri Peringatan Hari Amal Bhakti ke-80 Kemenag RI, Terima Penghargaan Kolaborasi Strategis
Malang, 03 Januari 2026 - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Malang menghadiri Peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia Tahun 2026 yang diselenggarakan pada Jumat, 03 Januari 2025, bertempat di MAN 1 Kota Malang. Kegiatan ini diikuti oleh jajaran Kementerian Agama, mitra strategis, serta berbagai unsur lembaga keagamaan di Kota Malang.
Pada momentum tersebut, BAZNAS Kota Malang yang diwakili oleh Dr. Sutomo, S.Ag., M.Sos., selaku Wakil Ketua IV Bidang Administrasi, Umum, dan Pengembangan SDM, menerima penghargaan dari Kementerian Agama Kota Malang sebagai Mitra dengan Kolaborasi dan Kinerja Strategis yang Sangat Baik. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi nyata dan sinergi berkelanjutan BAZNAS Kota Malang dalam mendukung program-program keagamaan, sosial, dan pemberdayaan umat.
Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas peran aktif BAZNAS Kota Malang dalam mengelola dan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah secara profesional, transparan, serta berdampak luas bagi masyarakat. Kolaborasi yang terjalin antara BAZNAS Kota Malang dan Kementerian Agama selama ini dinilai mampu menghadirkan program-program yang tepat sasaran dan berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Dr. Sutomo, S.Ag., M.Sos. menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh Kementerian Agama Kota Malang. Ia menegaskan bahwa penghargaan ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh unsur BAZNAS Kota Malang serta dukungan para Muzakki.
“Penghargaan ini kami dedikasikan untuk seluruh amil, mitra, dan para Muzakki yang telah mempercayakan pengelolaan ZIS melalui BAZNAS Kota Malang. Kolaborasi dengan Kementerian Agama menjadi penguat langkah kami dalam menghadirkan program-program yang tidak hanya bersifat karitatif, tetapi juga mendorong pemberdayaan dan kemandirian umat,” ujar Dr. Sutomo.
Ia juga menambahkan bahwa BAZNAS Kota Malang akan terus memperkuat sinergi lintas sektor, termasuk dengan Kementerian Agama, demi menghadirkan pengelolaan zakat yang semakin profesional dan berdampak.
Peringatan Hari Amal Bhakti ke-80 Kemenag RI ini menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen bersama dalam membangun pelayanan keagamaan yang inklusif, kolaboratif, dan berorientasi pada kemaslahatan umat.
BAZNAS Kota Malang mengajak masyarakat untuk terus berpartisipasi dalam gerakan kebaikan melalui penyaluran zakat, infak, dan sedekah secara amanah dan terpercaya.
Layanan & Kabar BAZNAS Kota Malang: https://lynk.id/baznaskotamalang
BERITA03/01/2026 | Humas BAZNAS Kota Malang
BAZNAS Kota Malang Selenggarakan Capacity Building SDM untuk Optimalisasi Program Z-Qardh
Kota Malang, 24 Desember 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Malang menyelenggarakan kegiatan Capacity Building Sumber Daya Manusia (SDM) dengan tema RKAT, Sosialisasi & Publikasi ZIS Program Z-Qardh, sebagai upaya meningkatkan kualitas SDM dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Kegiatan dilaksanakan di ruang meeting arjuno, coban talun, Kota Batu.
Kegiatan ini dihadiri oleh pimpinan dan amil pelaksana BAZNAS Kota Malang, serta para pengurus Z-Qardh. Setiap unit Z-Qordh diwakili oleh lima orang peserta, dengan total peserta sebanyak 56 orang dari 10 unit Z-Qardh yang telah terbentuk.
Dalam sambutannya, Prof. Dr. H. Kasuwi Saiban, MA. Ketua BAZNAS Kota Malang menegaskan pentingnya optimalisasi program Z-Qordh dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Z-Qardh merupakan salah satu program unggulan BAZNAS Kota Malang yang berfokus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengelolaan dana ZIS. Oleh karena itu, BAZNAS Kota Malang berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas SDM dalam pengelolaan program tersebut.
Pada kesempatan yang sama, Ketua BAZNAS Kota Malang juga menyampaikan apresiasi atas dukungan seluruh pengurus dan amil BAZNAS Kota Malang, sehingga program Z-Qardh mendapatkan Penghargaan (Award) dari BAZNAS Provinsi Jawa Timur.
Kegiatan Capacity Building ini diisi dengan pelatihan dan pembekalan bagi para pengurus Z-Qardh dan amil pelaksana BAZNAS Kota Malang, meliputi strategi pengumpulan dan penyaluran dana ZIS, serta penguatan tata kelola program Z-Qardh.
Tiga materi utama disampaikan oleh para Wakil Ketua BAZNAS Kota Malang. Muhammad Wahid, S.Pd.I., MM. selaku Wakil Ketua II menyampaikan materi Orientasi, Prinsip, dan Program BAZNAS, yang mengulas visi, misi, serta program-program unggulan BAZNAS.
Selanjutnya, Dr. Sutomo, S.Ag., M.Sos. selaku Wakil Ketua IV membawakan materi Penguatan Kapasitas SDM dalam Optimalisasi ZIS, yang menekankan pentingnya peningkatan kualitas SDM melalui penguatan teamwork serta strategi pengembangan kapasitas amil dan pengurus Z-Qordh.
Materi ketiga disampaikan oleh Sulaiman, AP selaku Wakil Ketua III, yang membahas Tata Kelola Administrasi Keuangan, dengan fokus pada pengelolaan administrasi keuangan yang tertib, transparan, dan akuntabel dalam pengelolaan dana ZIS.
Wakil Ketua IV BAZNAS Kota Malang yang membidangi SDM, menyampaikan harapannya agar kegiatan ini mampu meningkatkan kualitas SDM dan membangun teamwork yang solid dalam pengelolaan Z-Qardh, sehingga manfaat program dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
Sebagai bentuk komitmen dalam pengelolaan ZIS, pada tahun 2025 BAZNAS Kota Malang telah menyalurkan dana ZIS sebesar kurang lebih 2,5 Miliar melalui lima pilar program BAZNAS, termasuk program Z-Qardh.
Elsa, Salah satu peserta kegiatan, pengurus Z-Qardh, menyampaikan bahwa kegiatan Capacity Building ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan pemahaman dan kapasitas pengelola. “Melalui kegiatan ini, kami mendapatkan penguatan pengetahuan dan motivasi dalam mengelola Z-Qordh secara lebih profesional, transparan dan amanah. Materi yang disampaikan juga mendorong kami untuk membangun kerja tim yang solid demi keberlanjutan program,” ujar Elsa selaku pengurus Z-Qardh Qaryah Sakinah.
Kegiatan Capacity Building SDM ini menjadi salah satu langkah strategis BAZNAS Kota Malang dalam memperkuat kualitas SDM dan sinergi tim dalam pengelolaan ZIS. Dengan pengelolaan yang profesional dan akuntabel, BAZNAS Kota Malang diharapkan terus memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Kota Malang.
BERITA24/12/2025 | Humas BAZNAS Kota Malang
10 Z-Qardh BAZNAS Kota Malang targetkan pembiayaan Qardh 2,5 Milyar di tahun 2026
Kota Malang, 24 Desember 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Malang melaksanakan kegiatan Rapat Kerja Pengurus Z-Qardh (ZQ) dalam rangka mengesahkan target capaian pembiayaan qardh di tahun 2026 sebesar 2,5 milyar rupiah. 10 Z-Qardh yang di bentuk BAZNAS Kota Malang hadir dalam rapat kerja di Kota Batu Malang diantaranya ZQ Dluhal Islam, ZQ Qoryah Sakinah, ZQ Arrahman, ZQ AlHuda UNMER, ZQ Amanah, ZQ Darul Istiqomah, ZQ BKMM-DMI, ZQ Baitul Makmur, ZQ Insan Cemara dan ZQ Arridho.
Muhammad Wahid, S.Pd.I., MM. selaku Waka II Bidang Pendistribusian dan pendayagunaan menyampaikan Total Aset Z-Qardh BAZNAS Kota Malang tahun ( Nov 25 ) sebesar 816 Juta Rupiah dan target 2026 adalah sebesar 1, 5 milyar rupiah . Pembiayaan Qardh tahun 2025 sebesar 1,1 milyar dengan target meningkat di 2026 menjadi 2,5 milyar rupiah. Disampaikan lanjut BAZNAS akan terus menambah aset ZQ hingga menjadi mandiri.
Senada di sampaikan Sulaiman, AP selaku waka III Bidang Keuangan pada capaian Kinerja Z-Qardh 2025 bahwa
“Program Z-Qardh BAZNAS di dirikan untuk mengurangi dampak rentenir dan pinjol yang marak di masyarakat. Lembaga Z-Qardh kedepan di visikan akan menjadi Lembaga Keuangan Syariah Mandiri yang di kelola oleh Mustahik sendiri. Konsep Z-Qarh adalah melibatkan Mustahik penerima manfaat zakat sebagai mitra dalam Pengelolaan rintisan Lembaga Keuangan Mikro Syariah yakni dari dana Zakat dan tabungan mustahik untuk pembiayaan qardh yang ada.”
Aset saat ini 816 Juta terdiri dari ZIS 600 juta dan tabungan mustahik ( anggota) sebesar 150 juta
Infaq anggota sebesar 35 juta di 2025 di targetkan meningkat 60 juta di 2026.
Sambutan Ketua BAZNAS Kota Malang Prof. Dr. KH. Kasuwi Saiban MA dalam pembukaan Rapat kerja mengapresiasi kinerja seluruh Pengurus Z-Qardh yang ada hingga mengantarkan BAZNAS Kota Malang mendapatkan penghargaan BAZNAS terbaik untuk permodalan UMKM di Jawa Timur. Dan semoga program ini akan menjadi semangat dan kebanggaan bagi Muzaki dan ASN di Kota Malang untuk terus meningkatkan ZIS nya dan mendapatkan keberkahan dari Alloh SWT.
Purwo Sujatmiko, ketua Z-Qardh Qaryah Sakinah menyampaikan ucapan terimakasih dan bangga telah menjadi bagian dari BAZNAS Kota Malang sejak Agustus 2022 hingga kini ZQ nya telah memiliki aset 130 juta , Alhamdulillah seluruh anggota kami tidak mengenal rentenir dan pinjol karena kami sudah memiliki lembaga keuangan sendiri tanpa jaminan dan bunga.
BERITA24/12/2025 | Humas BAZNAS Kota Malang
BAZNAS Kota Malang Layani 100 Pengemudi Ojek Online Lewat Program Servis & Ganti Oli Gratis
Malang, 02 Desember 2025 - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Malang kembali menghadirkan layanan sosial yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat melalui program Servis dan Ganti Oli Gratis bagi para pengemudi ojek online. Kegiatan ini digelar di Halaman Samping Balaikota Malang dan diikuti oleh 100 penerima manfaat.
Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kota Malang, Prof. Dr. H. Kasuwi Saiban, MA., Kabag Kesra Kota Malang, Achmad Sholeh, S.IP., MM., Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Muhammad Wahid, S.Pd.I., MM. Jajaran amil pelaksana, para mekanik Z-Auto dan para pengemudi ojek online.
Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kota Malang menyampaikan bahwa layanan ini merupakan komitmen BAZNAS untuk menghadirkan zakat yang betul-betul dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Beliau menegaskan “Para pengemudi ojek online bekerja setiap hari untuk melayani mobilitas masyarakat. Mereka membutuhkan kendaraan yang sehat, aman, dan layak. Melalui layanan ini, BAZNAS Kota Malang ingin memastikan bahwa zakat hadir bukan hanya dalam bentuk bantuan, tetapi dalam layanan nyata yang langsung memperkuat penghasilan dan keamanan kerja mereka.” Ujarnya.
Beliau juga menambahkan bahwa program seperti ini hanya dapat berjalan karena adanya dukungan kuat dari para Muzakki. Zakat yang dihimpun BAZNAS Kota Malang memungkinkan berbagai layanan sosial, pemberdayaan, dan program kemiskinan berjalan secara berkelanjutan.
Program ini juga merupakan hasil kolaborasi nasional BAZNAS bersama Alfamart–Alfamidi melalui donasi konsumen. Melalui sambungan daring, General Manager Corporate Communication PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk, Rani Wijaya, menyampaikan bahwa donasi masyarakat melalui kasir Alfamart dan Alfamidi dialokasikan untuk mendukung servis dan ganti oli gratis bagi 5.000 pengemudi ojek online di 15 provinsi dan 35 daerah di Indonesia. Ia turut mengapresiasi BAZNAS Kota Malang karena mampu mengelola program ini dengan baik dan tepat sasaran.
Program servis gratis ini diharapkan dapat membantu para pengemudi ojek online bekerja lebih nyaman, aman, dan produktif sehingga pendapatan mereka meningkat dan beban perawatan kendaraan pun berkurang.
BAZNAS Kota Malang mengajak seluruh Muzakki dan Munfiq untuk terus mendukung layanan-layanan sosial seperti ini. Setiap zakat yang disalurkan melalui BAZNAS menjadi energi untuk memperkuat ekonomi masyarakat, membantu pekerja informal, dan mempercepat pengentasan kemiskinan di Kota Malang.
Salurkan ZIS melalui BAZNAS Kota Malang: https://lynk.id/baznaskotamalang
BERITA02/12/2025 | Humas BAZNAS Kota Malang
BAZNAS Kota Malang Gandeng BPJS Ketenagakerjaan dan DMI Luncurkan Perlindungan Sosial bagi Marbot, Takmir Masjid, dan Pengurus UPZ
Malang, 29 November 2025 - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Malang berkolaborasi dengan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Malang dan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Malang menggelar launching program perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi marbot, takmir masjid, dan pengurus UPZ. Bertempat di Ballroom Hotel Savana Kota Malang.
Kegiatan turut dihadiri oleh Walikota Malang, Ketua BAZNAS sekaligus Ketua DMI Kota Malang Prof. Dr. H. Kasuwi Saiban, MA., Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Malang Zulkarnain Mahading, pimpinan PD DMI Kota Malang, perwakilan PRIMA Malang, serta 300 peserta dari berbagai masjid di Kota Malang.
Dalam sambutannya, Prof. Dr. H. Kasuwi Saiban, MA., menyampaikan bahwa “para marbot, takmir masjid, dan pengurus UPZ adalah pihak yang menghadirkan kehidupan bagi masjid. Mereka menjaga, melayani, dan menghidupkan aktivitas keagamaan, sehingga sudah selayaknya mendapatkan perlindungan kerja yang layak”. Beliau menegaskan bahwa kolaborasi antara BAZNAS Kota Malang, DMI, dan BPJS Ketenagakerjaan menjadi bukti nyata kepedulian terhadap kesejahteraan para penggerak masjid. Program ini diharapkan mampu menawarkan rasa aman, ketenangan, dan penghargaan atas dedikasi mereka.
Walikota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, M.M. dalam sambutannya menyampaikan “apresiasi mendalam atas penyelenggaraan program ini. Dalam penyampaiannya, beliau menegaskan bahwa marbot, takmir, dan pengurus UPZ bukan sekadar pelengkap, tetapi merupakan motor penggerak pelayanan sosial keagamaan yang berperan langsung dalam kenyamanan masyarakat. Karena itu, perlindungan ketenagakerjaan bagi mereka harus dipastikan”. Beliau menambahkan bahwa inisiatif ini sejalan dengan program Ngalam Ngopeni, yang menekankan perlindungan terhadap pekerja, terutama mereka yang bergerak dalam pelayanan publik dan sosial. Melalui program ini, diharapkan para pengurus masjid dapat bekerja dengan tenang sehingga pelayanan mereka kepada umat dapat berjalan lebih optimal.
Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Malang menyampaikan komitmennya untuk memberikan layanan terbaik bagi peserta dari kalangan keagamaan ini. Ia menekankan bahwa “perlindungan ketenagakerjaan tidak hanya memberikan keamanan saat risiko terjadi, tetapi juga merupakan bentuk penghargaan atas kerja yang tidak terlihat namun sangat berarti bagi masyarakat. BPJS Ketenagakerjaan siap mendampingi dan memastikan program ini berjalan efektif, termasuk dalam proses pendaftaran, edukasi manfaat, hingga pendampingan klaim.” ujarnya
Kegiatan juga diisi dengan pemaparan sosialisasi teknis program BPJS Ketenagakerjaan oleh Mir'atul Mahmudah, yang memaparkan manfaat Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). Selanjutnya, Dr. Sutomo, S.Ag., M.Sos. memberikan penjelasan terkait penguatan peran UPZ dalam tata kelola zakat yang profesional dan berbasis digital. Materi kemudian ditutup dengan pemaparan dari PD DMI Kota Malang mengenai strategi pemberdayaan ekonomi melalui masjid sebagai pusat kegiatan umat.
Program ini diharapkan menjadi titik awal bagi penguatan perlindungan sosial terhadap pekerja keagamaan di Kota Malang, sekaligus wujud nyata dari kolaborasi lintas lembaga dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sebagai penutup, BAZNAS Kota Malang mengajak para Muzakki dan Munfiq untuk terus mendukung program-program kemaslahatan melalui zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan secara resmi. Semakin banyak partisipasi masyarakat, semakin luas pula manfaat yang dapat diberikan kepada para penggerak umat serta masyarakat yang membutuhkan.
Layanan & informasi resmi BAZNAS Kota Malang dapat diakses melalui: https://lynk.id/baznaskotamalang
BERITA29/11/2025 | Humas BAZNAS Kota Malang
BAZNAS Kota Malang Raih Anugerah TIMES Indonesia 2025 sebagai Penggerak Kemandirian Ekonomi UMKM
Malang, 27 November 2025 - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Malang kembali menorehkan prestasi membanggakan. BAZNAS Kota Malang menerima Anugerah TIMES Indonesia (ATI) 2025 kategori The Innovation Hub Award — Outstanding MSME Empowerment & Economic Independence, yang digelar di Hotel Grand Mercure Malang Mirama. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi BAZNAS Kota Malang dalam mendorong kemandirian UMKM berbasis pemberdayaan mustahik.
Selama beberapa tahun terakhir, BAZNAS Kota Malang terus menunjukkan pendekatan transformasi dalam program ekonomi. Bukan hanya berfokus pada penyaluran modal usaha, tetapi juga menghadirkan skema pembinaan berkelanjutan melalui pelatihan keterampilan, pendampingan usaha, manajemen keuangan, strategi pemasaran, hingga penguatan akses permodalan syariah. Program tersebut terbukti membantu pelaku UMKM mustahik untuk berkembang, meningkatkan pendapatan, dan naik kelas secara berkelanjutan.
Ketua BAZNAS Kota Malang, Prof. Dr. H. Kasuwi Saiban, MA., menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas penghargaan ini. Dalam pernyataannya, beliau mengatakan:
“Penghargaan ini adalah bukti bahwa zakat mampu menjadi energi perubahan bagi masyarakat. BAZNAS Kota Malang berkomitmen menjadikan pemberdayaan ekonomi sebagai jalan lahirnya kemandirian mustahik, bukan sekadar bantuan jangka pendek. Kami berterima kasih kepada seluruh Muzakki yang telah mempercayakan zakatnya kepada BAZNAS. Tanpa dukungan mereka, capaian ini tidak mungkin terwujud.”
Beliau juga menegaskan bahwa BAZNAS Kota Malang akan terus memperluas jangkauan program ekonomi agar mampu menjawab tantangan zaman, terutama di era digital yang menuntut adaptasi dan inovasi UMKM.
Program ini dinilai sebagai model progresif karena mampu menciptakan dampak sosial-ekonomi jangka panjang. Program unggulan seperti pemberdayaan usaha berbasis masjid, inkubator UMKM mustahik, dan pendampingan usaha rumahan menjadi bagian dari keberhasilan tersebut. Kolaborasi strategis dengan perguruan tinggi, komunitas bisnis, DMI, pemerintah kota, dan berbagai mitra lokal juga memperkuat ekosistem ekonomi kerakyatan yang dibangun.
BAZNAS Kota Malang berharap penghargaan ini menjadi momentum untuk memperluas program, mencetak lebih banyak UMKM mustahik yang mandiri, adaptif, dan berdaya saing tinggi di era digital.
Masyarakat dapat mendukung program ini dengan menyalurkan Zakat, Infak, dan Sedekah melalui BAZNAS Kota Malang pada link berikut: https://lynk.id/baznaskotamalang
BERITA27/11/2025 | Humas BAZNAS Kota Malang
BAZNAS Kota Malang Tanggap Bencana, Salurkan Bantuan Bagi Warga Terdampak Longsor Jembatan Brantas
Malang, 24 November 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Malang menunjukkan respon cepat dalam penanganan kebencanaan dengan menyalurkan bantuan kepada warga terdampak tanah longsor di Jl. Gatot Subroto (Kampung Tridi), Kelurahan Kesatrian, Kecamatan Blimbing.
Bantuan disalurkan bersama Wali Kota Malang, Wakil Wali Kota Malang, dan BPBD Kota Malang, serta dihadiri langsung oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kota Malang, Muhammad Wahid, S.Pd.I., M.M., didampingi staf pelaksana BAZNAS Kota Malang.
Sebanyak 19 Kepala Keluarga (KK) menerima paket bantuan sembako dan kebutuhan dasar sebagai bentuk respon cepat atas kejadian tersebut.
Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat mengakibatkan plengsengan jembatan Brantas ambrol dan menimpa rumah warga di bawahnya. Meski tidak terdapat korban jiwa, total 17 rumah terdampak material longsoran dan 2 rumah mengalami kerusakan ringan.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Malang menyampaikan apresiasi atas respon cepat BAZNAS:
“Terima kasih kepada BAZNAS Kota Malang yang selalu sigap hadir di tengah masyarakat ketika musibah terjadi. Kolaborasi seperti ini menunjukkan bahwa pemerintah dan BAZNAS bisa berjalan bersama untuk memastikan warga terdampak mendapat perhatian dan bantuan secepatnya,” ungkap Wali Kota dalam sambutannya.
Wakil Ketua II menyampaikan “Bantuan ini adalah amanah dari para muzakki untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang diuji. Semoga ini dapat memberi kekuatan bagi warga terdampak untuk kembali bangkit,” ujar Muhammad Wahid.
Salah satu warga terdampak, Bapak Sunandar, menyampaikan rasa harunya atas bantuan yang diberikan:
“Kami sangat bersyukur dan merasa diperhatikan. Saat kondisi masih terkejut dengan kejadian ini, bantuan cepat seperti ini benar-benar menjadi penguat bagi kami. Terima kasih kepada Pemerintah Kota dan BAZNAS yang tidak membiarkan kami menghadapi kondisi ini sendirian.”
Melalui penyaluran ini, BAZNAS Kota Malang menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan pertolongan darurat di wilayah rawan bencana dan memastikan dana zakat tersalurkan tepat sasaran dan tepat waktu.
Terima kasih muzakki, terima kasih mustahik
Layanan Informasi BAZNAS Kota Malanghttps://lynk.id/baznaskotamalang
BERITA24/11/2025 | Humas BAZNAS Kota Malang
BAZNAS Kota Malang Bersama Kesra Kota Malang Salurkan Bantuan kepada Masyarakat Terdampak Cuaca Ekstrem
Malang, 12 November 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Malang bersama Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kota Malang kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam. BAZNAS Kota Malang menyalurkan bantuan kepada warga yang terkena dampak cuaca ekstrem di wilayah Kota Malang.
Bantuan ini merupakan bagian dari program Malang Kota Peduli, yang berfokus pada penanganan kebencanaan dan tanggap darurat bagi masyarakat terdampak. Saat ini, BAZNAS Kota Malang menyalurkan bantuan kepada warga di Kelurahan Jodipan dan Kelurahan Kota Lama yang mengalami bencana angin puting beliung dan tanah longsor.
Fenomena cuaca ekstrem seperti angin kencang dan banjir kerap terjadi di Indonesia, terutama pada masa peralihan musim. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana alam.
Dalam sambutannya, Isnan Alami, S.Ag., Kasubag Bina Mental Spiritual Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kota Malang, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara Kesra dan BAZNAS Kota Malang:
“Semangat kolaborasi ini menjadi bukti nyata bahwa pemerintah kota dan BAZNAS berjalan bersama untuk membantu warga yang tertimpa musibah. Semoga bantuan ini membawa keberkahan dan menjadi penyemangat baru bagi masyarakat untuk bangkit kembali,” ujarnya.Muhammad Wahid, SPd.I., MM selaku wakil ketua II BAZNAS Kota Malang, menyampaikan; "Kami berharap, bantuan ini bermanfaat untuk membenahi beberapa kerusakan yang ada juga untuk kebutuhan sehari-hari. Terima kasih kami ucapkan kepada muzaki, yang telah menyalurkan zakatnya melalui BAZNAS Kota Malang" ujarnya.
Sementara itu, para penerima manfaat turut mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam. Bapak Sunandar, salah satu warga terdampak, menyampaikan dengan penuh haru:
“Terima kasih BAZNAS Kota Malang dan Kesra. Di saat kami kehilangan banyak hal karena bencana, bantuan ini datang seperti harapan yang menguatkan kami kembali.”
Hal senada disampaikan Bapak Akbar yang juga menjadi penerima bantuan:
“Bantuan ini bukan hanya tentang materi, tapi tentang rasa peduli dan perhatian dari sesama. Terima kasih telah hadir untuk kami.”
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Malang kembali menegaskan komitmennya untuk menjadi garda terdepan dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, serta memperkuat nilai solidaritas dan empati sosial di Kota Malang.
Terima kasih muzakki, terima kasih mustahik. Layanan & Kabar BAZNAS Kota Malang: https://lynk.id/baznaskotamalang
BERITA12/11/2025 | Humas BAZNAS Kota Malang
BAZNAS Kota Malang Resmikan Penandatanganan PKS Bersama BPJS Ketenagakerjaan Cabang Malang untuk Perlindungan Pekerja Mustahik
Malang, 05 November 2025 - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Malang menjalin langkah strategis dengan melakukan Penandatanganan Pernyataan Kerja Sama (PKS) bersama BPJS Ketenagakerjaan Cabang Malang, yang bertempat di kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Malang, Kota Malang.
Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kota Malang, Prof. Dr. H. Kasuwi Saiban, MA., bersama Wakil Ketua IV Bidang Administrasi, Umum, dan Pengembangan SDM, serta amil pelaksana serta dari BPJS Ketenagakerjaan hadir Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Malang, Zulkarnain Mahading, beserta jajaran pendampingnya.
PKS ini menjadi tindak lanjut dari MoU tingkat pusat antara BAZNAS Republik Indonesia dan BPJS Ketenagakerjaan, dengan fokus utama pada penyelenggaraan program jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja kategori mustahik. Melalui kolaborasi ini, kedua lembaga berkomitmen untuk memperluas jaminan perlindungan sosial kepada para penerima manfaat zakat yang bekerja di berbagai sektor informal.
Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kota Malang menyampaikan: “Kami menyambut baik penandatanganan PKS ini. Sinergi antara zakat dan jaminan sosial ketenagakerjaan membuka peluang baru agar mustahik tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga terlindungi secara sosial dan ekonomi. Semoga program ini menjadi contoh nyata bagi keberdayaan umat.”
Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Malang, Zulkarnain Mahading, mengatakan: “Kerja sama dengan BAZNAS Kota Malang ini adalah langkah awal untuk memperkuat jaminan sosial bagi pekerja yang selama ini kurang terlindungi. Kami berharap kolaborasi ini bisa meningkatkan cakupan peserta, terutama di kalangan mustahik, sehingga risiko sosial dan ekonomi dapat diminimalkan.”
BAZNAS Kota Malang mencoba untuk membantu para pekerja non formal khususnya bagi Mustahik untuk mendapatkan BPJS Ketenagakerjaan. Seperti wirausaha, freelancer, dan pekerja lepas, seringkali tidak memiliki perlindungan jaminan sosial yang memadai. Ini sebagai upaya untuk memastik perlindungan kepada mereka dari risiko sosial ekonomi tertentu.
BPJS Ketenagakerjaan menawarkan beberapa program perlindungan, seperti Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK),dan Jaminan Kematian (JKM). Program-program ini dapat memberikan rasa aman kepada pekerja non-formal sehingga mereka dapat lebih berkonsentrasi dalam meningkatkan motivasi maupun produktivitas kerja. Dengan demikian, BPJS Ketenagakerjaan dapat menjadi solusi bagi pekerja non-formal untuk mendapatkan perlindungan jaminan sosial yang memadai.
Dengan PKS ini, BAZNAS Kota Malang dan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Malang berharap bisa memperkuat jaringan perlindungan sosial, mendukung program pemberdayaan zakat yang berkelanjutan, dan memastikan bahwa para mustahik bisa berkembang menjadi anggota produktif dan terlindungi.
Layanan & Kabar BAZNAS Kota Malang: https://lynk.id/baznaskotamalang
BERITA05/11/2025 | Humas BAZNAS Kota Malang
BAZNAS Kota Malang Gencarkan Sosialisasi Penguatan ZIS di UPZ Dinas Kesehatan Kota Malang
Malang, 04 November 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Malang terus memperkuat sinergi dengan instansi pemerintah dalam optimalisasi pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Kali ini, BAZNAS Kota Malang melaksanakan kegiatan Sosialisasi Penguatan ZIS di UPZ Dinas Kesehatan Kota Malang.
Kegiatan yang berlangsung di kantor Dinas Kesehatan Kota Malang ini dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kota Malang, Wakil Ketua III Bidang Keuangan, Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang Dr. H. Husnul Muarif, M.M., serta jajaran pegawai Dinas Kesehatan.
Dalam kegiatan ini, BAZNAS Kota Malang menyampaikan pentingnya penguatan kesadaran berzakat di lingkungan ASN dan lembaga pemerintahan, termasuk bagaimana dana ZIS dapat berkontribusi dalam program kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.
Melalui sosialisasi ini, BAZNAS berharap kolaborasi bersama UPZ Dinas Kesehatan dapat memperluas jangkauan program bantuan kesehatan yang tepat sasaran dan berdampak nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.
Terima kasih muzakki, terima kasih mustahik. Layanan & Kabar BAZNAS Kota Malang
BERITA04/11/2025 | Humas BAZNAS Kota Malang

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Malang.
Lihat Daftar Rekening →