WhatsApp Icon

BAZNAS Kota Malang Lakukan Evaluasi dan Monitoring Program Santripreneur Batch I Tahun 2025

07/04/2026  |  Penulis: Humas BAZNAS Kota Malang

Bagikan:URL telah tercopy
BAZNAS Kota Malang Lakukan Evaluasi dan Monitoring Program Santripreneur Batch I Tahun 2025

Dokumentasi BAZNAS Kota Malang

Malang, 07 April 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Malang melaksanakan kegiatan evaluasi dan monitoring Program Santripreneur yang bertempat di Ruang Rapat BKPSDM Lantai 1. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya BAZNAS dalam memastikan keberlanjutan serta perkembangan program pemberdayaan ekonomi berbasis santri.

Program Santripreneur sendiri merupakan program yang diinisiasi oleh BAZNAS Kota Malang sejak tahun 2025, melalui mekanisme seleksi dan lomba dengan ketentuan yang telah ditetapkan. Program ini bertujuan untuk mendorong kemandirian ekonomi santri melalui pengembangan usaha produktif.

Pada kegiatan evaluasi dan monitoring kali ini, BAZNAS Kota Malang melakukan diskusi dan pembinaan bersama 10 santri penerima program Santripreneur yang berasal dari Kota Malang. Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan interaktif melalui forum berbincang langsung antara para santri dan pimpinan.

Kegiatan ini dihadiri oleh pimpinan BAZNAS Kota Malang, yaitu Dr. Sutomo, S.Ag., M. Sos, M. Wahid, S.Pd.I , dan Sulaiman, AP. yang memberikan arahan, motivasi, serta evaluasi terhadap perkembangan usaha para santri.

Dalam sambutannya, M. Wahid menegaskan arah besar program pemberdayaan yang dijalankan oleh BAZNAS. “Tujuan besar BAZNAS adalah mustahik menjadi munfiq. Oleh karena itu, program Santripreneur ini diharapkan mampu mendorong para santri untuk tidak hanya mandiri, tetapi juga nantinya dapat berbagi kepada sesama,” ungkapnya.

Sementara itu, Dr. Sutomo menekankan pentingnya proses berkelanjutan dalam pengembangan usaha. “Optimalisasi dan strategi usaha harus terus diperkuat melalui evaluasi dan masukan. Dari sini kita bisa melihat perkembangan sekaligus memperbaiki hal-hal yang masih menjadi kendala,” jelasnya.

Selanjutnya, Sulaiman mengingatkan pentingnya tertib administrasi dalam menjalankan usaha.

“Setiap usaha harus memiliki pencatatan keuangan yang baik. Ini menjadi dasar dalam melihat perkembangan usaha sekaligus sebagai bentuk pertanggungjawaban,” ujarnya.

Kegiatan ini juga menghadirkan pihak Inagata yang memberikan penjelasan terkait penggunaan aplikasi keuangan guna membantu para santri dalam melakukan pencatatan dan pengelolaan keuangan usaha secara lebih tertib dan modern.

Acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan diskusi, yang membahas berbagai aspek mulai dari kendala usaha, strategi pengembangan, optimalisasi pemasaran, hingga pelaporan keuangan yang saat ini sedang berjalan dan terus dalam proses penguatan.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Malang berharap Program Santripreneur dapat terus berkembang dan melahirkan generasi santri yang tidak hanya unggul secara spiritual, tetapi juga mandiri secara ekonomi serta mampu menjadi pelaku usaha yang berdaya saing.

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Malang.

Lihat Daftar Rekening →