WhatsApp Icon
Dorong UMKM Mandiri & Naik Kelas, BAZNAS Kota Malang Gelar Bina Mustahik Merdeka

Malang, 26 Agustus 2026 – BAZNAS Kota Malang kembali memperkuat komitmennya dalam mendorong kemandirian ekonomi mustahik melalui kegiatan Bina Mustahik Merdeka yang dilaksanakan di Gedung Islamic Center Kota Malang, pada Rabu (26/8/2026).

Kegiatan ini menjadi ruang pembinaan bagi para UMKM binaan BAZNAS Kota Malang untuk meningkatkan kapasitas dalam mengelola dan mengembangkan usaha. Melalui kegiatan ini, para penerima manfaat tidak hanya mendapatkan dukungan, tetapi juga dibekali pengetahuan dan strategi agar usaha yang dijalankan dapat berkembang secara berkelanjutan.

Kegiatan dihadiri oleh Kabag Kesra Pemerintah Kota Malang yang mewakili Sekretaris Daerah Kota Malang, jajaran pimpinan dan amil pelaksana BAZNAS Kota Malang, perwakilan Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang, BPJS Ketenagakerjaan serta perwakilan Bank Syariah Indonesia (BSI).

Kegiatan juga diisi dengan sosialisasi dari BPJS Ketenagakerjaan Kota Malang terkait dengan program-program ketenagakerjaan dan juga dari Bank Syariah Indonesia (BSI) mengenai pemanfaatan QRIS, BSI Agent, serta Kredit Usaha Rakyat (KUR) BSI. Materi ini memberikan wawasan kepada para pelaku UMKM mengenai berbagai layanan perbankan yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung transaksi, perluasan layanan, hingga pengembangan permodalan usaha.

Sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pemasaran, BAZNAS Kota Malang juga menyediakan foto sample produk bagi UMKM binaan. Fasilitas tersebut diharapkan dapat membantu penerima manfaat memiliki tampilan produk yang lebih menarik dan siap dipasarkan melalui berbagai kanal, khususnya media digital.

Tidak hanya berfokus pada pemberdayaan ekonomi, kegiatan hari ini juga dirangkaikan dengan pendistribusian bantuan Program Pendidikan kepada 16 penerima manfaat. Bantuan tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian BAZNAS Kota Malang dalam mendukung kebutuhan pendidikan masyarakat yang membutuhkan.

Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kota Malang, Prof. Dr. H. Kasuwi Saiban, M.A., menegaskan bahwa pemberdayaan mustahik merupakan bagian penting dari tujuan pengelolaan zakat.

“BAZNAS tidak ingin mustahik hanya menerima bantuan. Kita ingin bantuan yang diberikan menjadi jalan untuk membangun kemandirian. Harapannya, usaha mereka berkembang, penghasilannya meningkat, sehingga suatu saat mereka tidak lagi menjadi penerima, tetapi mampu menjadi munfiq bahkan muzaki,” ujarnya.

Rangkaian pembinaan diawali dengan materi dari Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang yang disampaikan oleh Farid Suaidi, ST., MM., dengan materi mengenai optimalisasi dan strategi pengembangan usaha UMKM. Para peserta mendapatkan pemahaman mengenai bagaimana mengembangkan usaha, memperkuat produk, serta melihat peluang agar usaha yang dijalankan mampu berkembang dan memiliki daya saing.

Pembinaan kemudian dilanjutkan dengan materi Penguatan Spiritual Mustahik yang disampaikan oleh Prof. Dr. H. Kasuwi Saiban, M.A.. Materi tersebut menekankan pentingnya keseimbangan antara pengembangan usaha dengan penguatan spiritual, sehingga keberhasilan ekonomi tetap berjalan beriringan dengan nilai-nilai amanah dan keberkahan.

Selanjutnya, Wakil Ketua BAZNAS Kota Malang, Sulaiman, A.P., memberikan materi Edukasi Psikologi UMKM. Para peserta diajak memahami pentingnya membangun pola pikir, mentalitas, motivasi, serta ketahanan dalam menjalankan usaha. Penguatan psikologis dinilai penting agar pelaku UMKM tidak mudah menyerah ketika menghadapi tantangan dalam mengembangkan usaha.

Melalui Bina Mustahik Merdeka, BAZNAS Kota Malang terus berupaya mengembangkan pola pemberdayaan yang tidak berhenti pada pemberian bantuan. Setiap penerima manfaat didorong untuk memiliki kemampuan, keberanian, dan strategi untuk berkembang hingga mampu berdiri secara mandiri.

Sebab, zakat yang ditunaikan para muzaki bukan hanya untuk membantu seseorang bertahan hari ini, tetapi juga menjadi jalan agar mereka mampu membangun kehidupan yang lebih baik di masa depan.

Masyarakat dapat mendukung berbagai program pemberdayaan, pendidikan, kesehatan, kemanusiaan, serta program BAZNAS Kota Malang lainnya dengan menyalurkan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) melalui:

https://lynk.id/baznaskotamalang

Layanan Pengumpulan: 085 111 02 5656

 

26/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Malang
BAZNAS Kota Malang Terima Kunjungan Studi Tiru BAZNAS Kabupaten Probolinggo

Malang, 26 Agustus 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Malang menerima kunjungan studi tiru atau ngangsu kaweruh dari BAZNAS Kabupaten Probolinggo, Rabu (26/8), bertempat di Kantor BAZNAS Kota Malang.

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk saling berbagi pengalaman dan pengetahuan dalam penguatan tata kelola lembaga serta pengembangan program pemberdayaan. Rombongan BAZNAS Kabupaten Probolinggo yang hadir sebanyak 10 orang mengikuti diskusi dan sharing terkait sejumlah praktik pengelolaan yang diterapkan oleh BAZNAS Kota Malang.

Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kota Malang, Prof. Dr. H. Kasuwi Saiban, MA, menyampaikan apresiasi atas kunjungan BAZNAS Kabupaten Probolinggo. Menurutnya, kegiatan studi tiru menjadi ruang yang baik bagi lembaga zakat untuk saling belajar dan bertukar pengalaman.

“Silaturahmi seperti ini penting untuk memperkuat kelembagaan. Kita tidak hanya berbagi apa yang sudah dilakukan, tetapi juga dapat saling memberikan masukan untuk meningkatkan pelayanan kepada muzaki dan mustahik,” ujar Prof. Kasuwi.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Probolinggo, Drs. H. Achmad Muzammil, menyampaikan terima kasih atas sambutan dan kesempatan belajar yang diberikan oleh BAZNAS Kota Malang. Ia berharap kunjungan tersebut dapat memberikan wawasan dan menjadi bahan pengembangan bagi BAZNAS Kabupaten Probolinggo.

“Kami datang untuk ngangsu kaweruh, belajar dari pengalaman BAZNAS Kota Malang. Mudah-mudahan apa yang kami dapatkan hari ini dapat menjadi tambahan pengetahuan dan dapat kami terapkan dalam meningkatkan tata kelola serta pelayanan di BAZNAS Kabupaten Probolinggo,” ungkapnya.

Dalam sesi diskusi, BAZNAS Kabupaten Probolinggo mempelajari beberapa hal, di antaranya proses pengelolaan dan penataan data sebagai persiapan menghadapi pemeriksaan Kantor Akuntan Publik (KAP), proses penerapan dan pengelolaan ISO, serta program Z-Qardh sebagai salah satu program pemberdayaan ekonomi yang dijalankan BAZNAS Kota Malang.

Diskusi berlangsung interaktif dengan adanya sesi tanya jawab dan berbagi pengalaman antara kedua lembaga. Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin kolaborasi dan komunikasi yang semakin kuat antar-BAZNAS dalam rangka meningkatkan tata kelola, akuntabilitas, serta kualitas pelayanan zakat.

Kegiatan kemudian diakhiri dengan penyerahan cinderamata sebagai simbol silaturahmi dan apresiasi, serta foto bersama antara jajaran BAZNAS Kota Malang dan BAZNAS Kabupaten Probolinggo.

26/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Malang
BAZNAS Kota Malang Jadi Rujukan Nasional, BAZNAS Kabupaten Purworejo Pelajari Inovasi Pemberdayaan UMKM dan Kantor Digital

Malang, 17 Juli 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Malang kembali dipercaya menjadi rujukan dalam pengelolaan zakat yang inovatif. Hal tersebut ditandai dengan kunjungan studi tiru BAZNAS Kabupaten Purworejo ke Kantor BAZNAS Kota Malang untuk mempelajari berbagai inovasi di bidang pendistribusian dan pendayagunaan zakat, khususnya pemberdayaan UMKM serta implementasi Kantor Digital BAZNAS.

Rombongan BAZNAS Kabupaten Purworejo yang terdiri dari jajaran pimpinan, seluruh amil pelaksana, serta didampingi perangkat daerah Kabupaten Purworejo, disambut langsung oleh Pimpinan BAZNAS Kota Malang bersama Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Kota Malang. Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat, penuh semangat kolaborasi, dan menjadi ruang berbagi praktik baik antar-BAZNAS daerah.

Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kota Malang, Prof. Dr. H. Kasuwi Saiban, M.A., menyampaikan bahwa pengelolaan zakat harus terus bertransformasi agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin dinamis.

"Kami percaya bahwa zakat bukan hanya tentang menghimpun dan menyalurkan dana, tetapi juga menghadirkan solusi yang mampu mengubah kehidupan mustahik menjadi lebih mandiri. Karena itu, BAZNAS Kota Malang terus menghadirkan berbagai inovasi agar zakat benar-benar menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi umat. Semoga melalui studi tiru ini lahir sinergi dan inovasi yang semakin memperkuat pengelolaan zakat di Indonesia," ujar Prof. Kasuwi Saiban.

Pada sesi diskusi, BAZNAS Kota Malang memaparkan berbagai program unggulan yang telah dijalankan, salah satunya Program Z-Qardh, yaitu pembiayaan usaha berbasis qardhul hasan bagi pelaku UMKM mustahik. Program ini menjadi salah satu inovasi yang mendapat perhatian khusus karena dinilai mampu mendorong pelaku usaha kecil untuk berkembang tanpa terbebani biaya pembiayaan.

Selain itu, rombongan juga mempelajari implementasi Kantor Digital BAZNAS Kota Malang, yang mendukung pelayanan zakat secara lebih modern, efektif, transparan, dan terintegrasi. Inovasi digital tersebut menjadi bagian dari upaya BAZNAS Kota Malang dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada muzaki maupun mustahik.

Perwakilan BAZNAS Kabupaten Purworejo menyampaikan apresiasi atas keterbukaan BAZNAS Kota Malang dalam berbagi pengalaman dan inovasi.

"Kami memperoleh banyak inspirasi dari berbagai program yang telah dikembangkan BAZNAS Kota Malang, khususnya dalam pemberdayaan UMKM dan transformasi digital. Semoga berbagai praktik baik ini dapat kami adaptasi untuk meningkatkan pelayanan zakat di Kabupaten Purworejo," ungkapnya.

Kegiatan diakhiri dengan sesi diskusi interaktif, pertukaran gagasan, serta penyerahan cinderamata dari kedua belah pihak sebagai simbol persahabatan, sinergi, dan komitmen untuk terus membangun pengelolaan zakat yang profesional, inovatif, dan berdampak bagi masyarakat.

Melalui kunjungan ini, BAZNAS Kota Malang berharap kolaborasi antar-BAZNAS di seluruh Indonesia semakin kuat, sehingga inovasi yang lahir di setiap daerah dapat saling melengkapi dan memperluas manfaat zakat bagi kesejahteraan umat.

Masyarakat dapat mendukung berbagai program pemberdayaan dan kemanusiaan BAZNAS Kota Malang dengan menunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) melalui tautan: https://lynk.id/baznaskotamalang atau menghubungi layanan Pengumpulan BAZNAS Kota Malang melalui katalog WhatsApp di nomor 085 111 02 5656.

Terima kasih muzaki, terima kasih mustahik. ????

17/07/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Malang
Mahasiswa PKL UIN Malang Mulai Belajar di BAZNAS Kota Malang, Kenali Dunia Zakat Lebih Dekat

Malang, 13 Juli 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Malang terus berkomitmen mencetak generasi muda yang memahami tata kelola zakat secara profesional. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengarahan mahasiswa Praktik Kerja Lapangan (PKL) yang dilaksanakan di Kantor BAZNAS Kota Malang pada Selasa (13/7/2026).

Kegiatan pengarahan dipimpin oleh Wakil Ketua IV Bidang SDM, Administrasi dan Umum BAZNAS Kota Malang, Dr. Sutomo, didampingi oleh Staf Bidang IV, Fadila Zannuba Arifah. Pengarahan diberikan kepada mahasiswa Program Studi Manajemen dan Perbankan Syariah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang akan melaksanakan PKL selama dua bulan di lingkungan BAZNAS Kota Malang.

Dalam arahannya, Dr. Sutomo menjelaskan bahwa pelaksanaan PKL bukan hanya menjadi sarana memenuhi kewajiban akademik, tetapi juga kesempatan bagi mahasiswa untuk memahami secara langsung tata kelola lembaga zakat yang profesional, transparan, dan akuntabel. Selama masa PKL, mahasiswa akan dikenalkan dengan struktur organisasi, budaya kerja, program-program unggulan BAZNAS Kota Malang, serta berbagai tugas yang selaras dengan kompetensi akademik yang mereka miliki.

"Kami berharap mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman kerja, tetapi juga memahami bahwa zakat memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Jadikan masa PKL ini sebagai ruang belajar, berinovasi, dan mengembangkan kompetensi yang nantinya bermanfaat bagi dunia kerja maupun pengabdian kepada masyarakat," ujar Dr. Sutomo.

Selain penyampaian tugas dan tanggung jawab selama PKL, mahasiswa juga diberikan pemahaman mengenai lima program unggulan BAZNAS Kota Malang, sistem pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), serta berbagai inovasi layanan yang telah dikembangkan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Malang berharap para mahasiswa mampu memperoleh pengalaman praktis yang tidak hanya memperkuat kompetensi di bidang manajemen dan perbankan syariah, tetapi juga menumbuhkan semangat kolaborasi dan kepedulian sosial sebagai generasi penerus pembangunan bangsa.

BAZNAS Kota Malang mengajak seluruh masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Malang. Amanah para muzaki akan dikelola secara profesional dan disalurkan kepada mereka yang berhak, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Masyarakat dapat mendukung berbagai program pemberdayaan dan kemanusiaan BAZNAS Kota Malang dengan menunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) melalui tautan: https://lynk.id/baznaskotamalang atau menghubungi layanan Pengumpulan BAZNAS Kota Malang melalui katalog WhatsApp di nomor 085 111 02 5656.

Terima kasih muzaki, terima kasih mustahik. 

13/07/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Malang
BAZNAS Kota Malang Salurkan Beragam Bantuan untuk Masyarakat

Kota Malang, 29 Juni 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Malang kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan pendistribusian zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Bertempat di Kantor BAZNAS Kota Malang, kegiatan pendistribusian dilaksanakan bersama jajaran Pimpinan BAZNAS Kota Malang dan Bapak Ahmad Soleh, S.IP., M.M., Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Pemerintah Kota Malang.

Kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergi antara BAZNAS Kota Malang dan Pemerintah Kota Malang dalam memperkuat pelayanan kepada masyarakat melalui pengelolaan zakat yang profesional, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kemaslahatan umat.

Pada kesempatan tersebut, BAZNAS Kota Malang menyalurkan berbagai jenis bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan, meliputi beasiswa pendidikan, bantuan kesehatan, bantuan modal usaha berupa rombong usaha, bantuan renovasi rumah tidak layak huni, program bedah rumah, bantuan biaya hidup, serta program dakwah dan advokasi melalui bantuan pembangunan masjid dan mushala. Seluruh bantuan tersebut merupakan bagian dari program pendistribusian dan pendayagunaan zakat yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup mustahik sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.

 

Secara terperinci nilai manfaat dari distribusi tersebut, yakni dengan total penerima manfaat sebanyak 282 penerima manfaat dan total pendistribusian keseluruhan senilai Rp. 159.600.000. Pendistribusian mencakup pada 5 program yakni dakwah dan akvikasi, ekonomi, Kesehatan, Pendidikan dan kemanusiaan. Pada program ekonomi, BAZNAS Kota Malang membagikan rombong kepada 12 penerima manfaat yang diharapkan dapat membantu mengembangkan usaha yang dimiliki oleh para penerima manfaat.  

 

Ketua BAZNAS Kota Malang, Prof. Dr. Kasuwi Saiban, MA menyampaikan bahwa zakat memiliki peran strategis sebagai instrumen pembangunan sosial yang mampu memberikan solusi atas berbagai persoalan masyarakat apabila dikelola secara profesional dan tepat sasaran.

“Hari ini kita tidak sekadar menyerahkan bantuan, tetapi sedang menunaikan amanah para muzaki kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan. Zakat harus mampu menghadirkan harapan, menguatkan kehidupan, serta membuka jalan bagi mustahik untuk bangkit menjadi pribadi yang mandiri dan sejahtera. Itulah esensi pengelolaan zakat yang berdampak.”

Moh. Wahid, S.Pd.I., MM. selaku Wakil Ketua 2 Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan menambahkan bahwa ragam bantuan yang disalurkan menunjukkan komitmen BAZNAS Kota Malang dalam menghadirkan layanan yang menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat.

"Kami ingin memastikan bahwa manfaat zakat dapat dirasakan secara luas, mulai dari pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, hingga penguatan kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat. Ke depan, BAZNAS Kota Malang akan terus memperluas kolaborasi dengan Pemerintah Kota Malang dan seluruh pemangku kepentingan agar manfaat zakat semakin besar dan semakin tepat sasaran."

Sementara itu, Kabag Kesra Kota Malang, Ahmad Soleh, S.IP., M.M., memberikan apresiasi atas konsistensi BAZNAS Kota Malang dalam mendukung program-program kesejahteraan masyarakat yang sejalan dengan visi pembangunan Pemerintah Kota Malang Mbois Berkelas.

"BAZNAS Kota Malang telah menunjukkan perannya sebagai mitra strategis Pemerintah Kota Malang dalam membantu masyarakat melalui berbagai program yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Sinergi seperti ini sangat penting untuk memperkuat upaya bersama dalam menurunkan angka kemiskinan, meningkatkan kualitas hidup warga, dan memperluas jangkauan pelayanan sosial."

Ia juga berharap kolaborasi yang telah terbangun dapat terus diperkuat sehingga manfaat zakat dapat dirasakan oleh semakin banyak masyarakat.

"Kami berharap sinergi antara Pemerintah Kota Malang dan BAZNAS terus berkembang melalui berbagai inovasi program. Dengan semangat kolaborasi, zakat tidak hanya menjadi instrumen ibadah, tetapi juga menjadi kekuatan sosial yang mampu mempercepat pemberdayaan masyarakat, memperkuat solidaritas, dan mendukung pembangunan Kota Malang yang inklusif dan berkeadilan."

Kegiatan pendistribusian berlangsung dengan tertib dan penuh kehangatan. Para penerima manfaat menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diterima dan berharap program-program BAZNAS Kota Malang terus berkembang sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat zakat.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Malang kembali menegaskan komitmennya untuk menjadi lembaga pengelola zakat yang aman syar'i, aman regulasi, dan aman NKRI. Dengan dukungan para muzaki, sinergi bersama Pemerintah Kota Malang, serta partisipasi seluruh elemen masyarakat, BAZNAS optimistis zakat akan terus menjadi instrumen strategis dalam mewujudkan kesejahteraan, keadilan sosial, dan pemberdayaan umat.

29/06/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Malang

Berita Terbaru

BAZNAS Terima Penghargaan Dari Kemenag Kota Malang
BAZNAS Terima Penghargaan Dari Kemenag Kota Malang
Usaha tidak akan mengkhianati hasil. Secara sederhana ungkapan ini bermakna bahwa jika kita melakukan sesuatu dengan serius atau berupaya dengan sungguh sungguh, maka akan mencapai hasil yang gemilang. Kesungguhan dan keseriusan yang sudah dilakukan BAZNAS KOTA MALANG untuk membantu masyarakat kota malang yang miskin khususnya di Kampung Qoryah Sakinah diapresiasi oleh Kementerian Agama Kota Malang tepat 17 Agustus 2022 setelah upacara bertempat di Lapangan MTsN Kota Malang. Keberhasilan ini tidak lepas dari semua pihak khususnya para ASN Kota Malang yang telah mempercayakan dana infak dan shodaqoh di BAZNAS.
BERITA25/08/2022 | Humas BAZNAS Kota Malang
Musholla Baru Untuk Warga Bumiayu
Musholla Baru Untuk Warga Bumiayu
Rumah Ibadah (Masjid/Musholla) memiliki peran penting dalam berkembangnya pembentukan generasi penerus bangsa. Masjid/Musholla bukan hanya berfungsi sebagai rumah ibadah, tetapi juga menjadi sebuah pusat segala kegiatan komunitas muslim seperti Pendidikan, ekonomi, Sosial dll. Tanpa memandang perbedaan yang ada. Atas semangat tersebut warga di Jl. Lembayung RT.13 RW.02 Kel. Bumiayu mendapatkan tanah wakaf dari keluarga Bapak syafi’i dan ingin mewujudkan sebuah Mushollah yang bagus dan nyaman untuk pendidikan anak-nak di lingkungan tersebut yang selama ini pendidikannya dilakukan di rumah warga dan ingin dikembangkan agar syiar agama islam semakin kuat di wilayah kota bagian paling selatan. Alhamdulillah warga bisa segera mewujudkannya karena pelatekan Batu Pertama pembangunan Mushollah sudah dilakukan senin 15 Agustus 2022 bersama BAZNAS Kota Malang. BAZNAS Kota Malang sangat mendukung atas pembangunan Mushollah Sabilun Najah di wilayah Bumiayu sebagai bagian dari Program Dakwah & Advokasi BAZNAS Kota Malang.
BERITA16/08/2022 | Humas BAZNAS Kota Malang
Kini Kampung Qoryah Sakinah Punya Koperasi
Kini Kampung Qoryah Sakinah Punya Koperasi
Kampung Qoryah Sakinah memang menjadi kampung sasaran BAZNAS Kota Malang. Penguatan masyarakat disektor ekonomi sangat diperlukan. Sebelumnya, masyarakat terbiasa untuk meminta-minta dipinggir jalan, menjadi seorang pemulung, dsb. Saat ini Kampung Qoryah Sakinah berangsur-angsur berubah menjadi lebih baik pasca menjadi kampung binaan Kemenag Kota Malang, BAZNAS, dan Pemerintah Kota Malang. Program pengentasan kemiskinan di wilayah tersebut telah berjalan selama dua tahun. Pedagang toko kelontong, penjahit baju, dan usaha lainnya mulai bermunculan. Akan tetapi area tersebut masih rentan dimasuki oleh para rentenir yang memberikan dana hutang dengan mudah, padahal bunga yang diberikan sangat mencekik masyarakat. BAZNAS Kota Malang dalam hal ini berperan pada sisi ekonomi. Guna memberantas rentenir yang masuk ke area kampung Qoryah Sakinah, BAZNAS mendirikan Koperasi Qoryah Sakinah Maju. Harapannya dengan berdirinya koperasi tersebut, dana masyarakat dapat bergulir di wilayahnya sendiri. Apalagi koperasi tersebut tanpa bunga tambahan saat meminjam. Saat ini telah ada 50 orang yang terdaftar sebagai anggota koperasi. Tiap orang mendapat pinjaman sebesar Rp. 500.000 sebagai permulaan. Jika selama mengangsur pinjaman berjalan lancar maka limit pinjaman anggota akan naik. Guna menambah keberkahan dana yang bergulir, anggota koperasi dihimbau untuk berinfaq semampunya. Hal tersebut menjadi sentuhan tersendiri pada sisi agama. Terlebih jika kita melihat isi kandungan dari Al-Qur'an Surat Al-Lail yang mana secara garis besar menggambarkan bahwa orang yang memberikan hartanya di jalan Allah maka akan mendapatkan kemudahan dan bagi orang yang bakhil dan merasa cukup maka Allah akan memberikan jalan yang sukar dalam setiap urusannya.
BERITA10/08/2022 | Humas BAZNAS Kota Malang
Peringati Muharram Dengan Santunan Anak Yatim
Peringati Muharram Dengan Santunan Anak Yatim
Anak yatim adalah anak berusia belum baligh yang tidak memiliki ayah, sebab ditinggal wafat, sehingga kasih sayang seorang ayah tidak ia dapatkan. Bulan Muharram yang seringkali disebut sebagai bulannya anak yatim, terlebih pada tanggal 10 Muharram banyak masyarakat yang mengadakan kegiatan santunan anak yatim dan mengusap kepalanya guna mendapatkan keutamaan menyantuni anak yatim sebagaimana telah dijelaskan dalam sebuah hadits dari Musnad Ahmad, 7/36: ???? ????? ????????? ????? ??????? ??????? ?????? ??????? ???????? ????????? ????? ???? ?????? ?????? ??????? ???? ?????????? ?????? ??????? ????? ???? ??????? ???????? ??????? ????????? ?????? ????????? ?????? ???????? ????? ????????? ???? ??????? ???????? ?????? ????? ?????? ??? ?????????? ??????????? ????????? ?????? ???????????? ????????????? ???????????? Artinya: Diriwayatkan dari Umamah, sesungguhnya Nabi bersabda, Barangsiapa mengusap kepala anak yatim semata-mata karena Allah, maka setiap rambut yang ia usap memperoleh satu kebaikan. Barangsiapa berbuat baik kepada anak yatim di sekitarnya, maka ia denganku ketika di surga seperti dua jari ini. Nabi menunjukkan dua jarinya; jari telunjuk dan jari tengahnya. (HR. Ahmad). Sebagai bentuk peringatan bulan Muharram ini BAZNAS Kota Malang menggelar santunan anak yatim/piatu di wilayah RW 7 Kelurahan Tanjungrejo. Penerima santunan berjumlah 50 anak. Masing-masing anak mendapatkan uang tunai guna menunjang kebutuhan pendidikan mereka sebesar Rp. 250.000. Merupakan kebahagiaan tersendiri ketika melihat mereka tersenyum bahagia ketika mendapatkan santunan. Selain itu, guna memudahkan akses pendidikan bagi warga RW 7 yang juga merupakan Kampung Qoryah Sakinah, beberapa jalan berupa beasiswa hingga ke jenjang perkuliahan siap digulirkan untuk masyarakat. Pemerintah Kota Malang, Kemenag, dan BAZNAS telah berupaya memberikan yang terbaik dalam menunjang pendidikan mereka. Hal tersebut tidak lain adalah agar meningkatnya semangat belajar siswa menjadi sarjana sehingga tidak ada lagi dari warga RW 7 yang putus sekolah.
BERITA08/08/2022 | Humas BAZNAS Kota Malang
Pembinaan dan Penguatan Muzaki/Munfiq Di Lingkungan Pemerintah Kota Malang
Pembinaan dan Penguatan Muzaki/Munfiq Di Lingkungan Pemerintah Kota Malang
Penguatan Muzakki perlu dilaksanakan guna mendongkrak penghimpunan Zakat Infaq Shodaqoh(ZIS) khususnya di Kota Malang. Semakin tinggi angka penghimpunan semakin banyak pula masyarakat yang dapat dibantu. Guna mewijudkan hal tersebut, BAZNAS Kota Malang beserta Pemerintah Kota Malang melakukan Pembininaan dan Penguatan Muzakki/Munfiq (orang yang berzakat/sedekah) Di Lingkungan Pemerintah Kota Malang. “Tujuan dan maksud dari pembinaan serta penguatan ini, menumbuhkan sekaligus meningkatkan kesadaran maupun kepeduliannya. Sisi kemanusiaan atau nilai amal ibadah, ZIS memberikan nilai manfaat luar biasa untuk kemaslahatan umat. Selain itu juga melalui penguatan website, dengan sekarang ini kita bisa memberikan sarana penerimaan ZIS itu langsung melalui web. KIta kerja sama dengan mitra, bank-bank yang ada untuk bisa memudahkan dalam muzakki,” ungkap Ketua BAZNAS Kota Malang dalam sambutannya. “Orang yang mengeluarkan zakat adalah untuk membersihkan diri. Agar rezeki yang kita dapatkan mudah-mudahan menjadi rezeki yang barokah. Tidak perlu bersikap kikir, tapi senantiasa usahakan. Dari segi manfaat sosial, pemberdayaan dan pengelolaan zakat dan infaq yang baik akan meningkatkan kesejahteraan umat. Dan ini menjadi sejalan dengan pencapaian visi-misi pembangunan di Kota Malang. ,” ujar Bapak Walikota Malang dalam sambutannya. Prof. Dr. H. Imam Suprayogo melengkapi kegiatan tersebut dengan memberikan kesaksian pengalaman yang dirasakan selama rutin membayar zakat/infaq. Beliau merasa termotivasi akan kandungan yang ada QS. Al-Lail yang mana secara garis besar menggambarkan bahwa orang yang memberikan hartanya di jalan Allah maka akan mendapatkan kemudahan dan bagi orang yang bakhil dan merasa cukup maka Allah akan memberikan jalan yang sukar dalam setiap urusannya.
BERITA05/08/2022 | Humas BAZNAS Kota Malang
Laptop Baru Untuk Kuliah Online
Laptop Baru Untuk Kuliah Online
Pendidikan merupakan hal yang terpenting dalam kehidupan kita, karena pendidikan adalah suatu proses pembelajaran mengenai pengetahuan dan keterampilan yang bisa dilakukan dimana saja. Pendidikan dapat diperoleh bagi semua orang, dimulai dari yang kecil sampai yang tua. Pendidikan juga sangat penting bagi semua orang yang bertujuan untuk mencerdaskan dan mengembangkan potensi dalam diri. Ini membuktikan bahwa setiap manusia berhak mendapat dan berharap untuk selalu berkembang dalam pendidikan. Pendidikan secara umum mempunyai arti suatu proses kehidupan dalam mengembangkan diri tiap individu untuk dapat hidup dan melangsungkan kehidupan. Sehingga menjadi seorang yang terdidik itu sangat penting. Pendidikan pertama kali yang kita dapatkan di lingkungan keluarga, lingkungan sekolah dan lingkungan masyarakat. Perlu diketahui bersama, generasi muda merupakan garda terdepan dalam membangun bangsa dan sebagai generasi penerus bangsa, yang dimana generasi sekarang harus memiliki pengetahuan dan pengalaman yang luas. Dengan berkuliah, generasi muda sekarang akan dapatkan mendapatkan pengetahuan dan pengalaman yang lebih. Pak Sholihin sebagai orang tua tentunya menginginkan putranya dapat menempuh pendidikan setinggi-tingginya. Namun saat ini keadaan berkata lain, Pak Sholihin tertimpa penyakit stroke sehingga menghambat beliau untuk mencari nafkah. Kebutuhan dalam sektor pendidikan cukup tinggi ketika model pembelajaran berubah menjadi daring. Hal tersebut berdampak pada putra beliau yang sedang menempuh kuliah di salah satu universitas yang berada di Kota Malang. Kendala yang ia dapati ialah tidak dapat mengikuti kegiatan perkuliahan karena tidak memiliki laptop sedangkan itu merupakan salah satu hal terpenting saat perkuliahan dilaksanakan secara daring. Oleh karena itu, BAZNAS Kota malang hadir membantu dengan memberikan laptop baru kepada putra Bapak Sholihin. Semoga hal tersebut dapat menjadi penyemangat untuk menyelesaikan studinya tepat waktu dengan nilai yang membanggakan.
BERITA02/08/2022 | Humas BAZNAS Kota Malang
Kuatkan Ekonomi Masyarakat Dengan Koperasi Qoryah Sakinah
Kuatkan Ekonomi Masyarakat Dengan Koperasi Qoryah Sakinah
Qoryah Sakinah yang tak lain adalah wilayah RW 07 Tanjungrejo merupakan area binaan BAZNAS Kota Malang. Dulunya area tersebut merupakan wilayah dengan kemiskinan paling tinggi, hal tersebut menjadi salah satu alasan BAZNAS untuk terjun ke daerah tersebut. Tak hanya sisi ekonomi, dalah hal pendidikan juga sangat rendah, sehingga kolaborasi dengan dinas pendidikan hingga tingkat universitas perlu dilakukan. Kali ini, BAZNAS Kota Malang berusaha merubah pola pikir masyarakat RW 07 yang terbiasa pinjam ke bank titil beralih menjadi mandiri dengan adanya koperasi Qoryah Sakinah yang akan didirikan. Seperti yang sudah kita ketahui Koperasi merupakan gerakan ekonomi rakyat yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan melandaskan kegiatannya pada prinsip-prinsip koperasi. Secara logika sederhana, orang akan memilih Koperasi jika organisasi ekonomi tersebut dirasakan atau diyakini bisa mendatangkan manfaat lebih besar baginya dari pada bentuk organisasi ekonomi lain, bahkan saat ini pemerintah memberikan perhatian besar kepada koperasi-koperasi di Indonesia. Program unggulan ini dimaksudkan untuk menjadi pilar penggerak ekonomi kemasyarakatan sehingga diharapkan dapat merambah sampai kepada masyarakat dengan tingkat sosial ekonomi rendah. Sebagai sebuah organisasi ekonomi, koperasi menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan dan kerja sama antar anggota. Ini sangat diperlukan untuk mewujudkan tujuan utamanya, yaitu meningkatkan kesejahteraan para anggotanya dan kemakmuran masyarakat. Sebagai langkah awal BAZNAS Kota Malang akan menggulirkan dana untuk 60 orang yang tergabung dalam anggota koperasi. tentunya anggota yang sudah diverifikasi keamanahannya dan memiliki usaha. Dengan begitu, ia dapat menggunakan dana tersebut sebagai modal guna meningkatkan omset usahanya.
BERITA02/08/2022 | Humas BAZNAS Kota Malang
Bu Mudah Penjual Kue Bahagia, BAZNAS Kota Malang Memberikan Bantuan Modal Usaha
Bu Mudah Penjual Kue Bahagia, BAZNAS Kota Malang Memberikan Bantuan Modal Usaha
Hidup berdua dengan sang suami saja tak menghalangi semangat juang. Suami beliau berumur 60 tahun. Kesehariannya bekerja serabutan apa adanya. Mereka tinggal di rumah yang tergolong sempit dengan ukuran berkisar 9 meter persegi. Selama hidupnya belum dikaruniai seorang putra. Bu Mudah merupakan salah seorang warga Jl. Jombang biasa keliling menjajakan kue basah yang ia buat sendiri tentunya dengan banyak varian dan rasa. Namun apalah daya ketika tidak ada pendapatan yang masuk ditambah dengan rusaknya gerobak dorong mengharuskan Bu Mudah berhenti berjualan sementara. Beliau termasuk pejuang yang luar biasa, hal tersebut terbukti dengan kesederhanaan rumahnya dan tanpa adanya hutang yang dimiliki. BAZNAS Kota Malang hadir memberikan suntikan dana guna memperbaiki gerobak yang rusak dan modal untuk berjualan kue kembali. Rasa syukur Bu Mudah tak terbendung, kini beliau dapat berjualan kembali untuk menyambung hidup. Ucapan terima kasih juga beliau sampaikan teruntuk para donatur yang telah mendermakan hartanya melalui BAZNAS Kota Malang sehingga dapat membantu kebutuhan Bu Mudah
BERITA02/08/2022 | Humas BAZNAS Kota Malang
Pendampingan Penerima Bantuan OJIR (Ojo Percoyo Janji Rentenir)
Pendampingan Penerima Bantuan OJIR (Ojo Percoyo Janji Rentenir)
Pemerintah Kota Malang berkomitmen memberantas bank titil atau rentenir yang notabenenya mencekik para peminjamnya dengan bunga tinggi. Lewat gerakan OJIR (Ojo Percoyo Janji Rentenir) yang berjalan sejak 6 Desember 2019. Ditahun 2021 telah disalurkan pinjaman sebesar Rp. 339.500.000 kepada 95 nasabah. Program OJIR akan membendung praktik-praktik rentenir atau bank titil di Kota Malang. Gerakan ini juga akan mendorong pertumbuhan UMKM di Kota Malang, yang pada akhirnya turut meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pembiayaan program OJIR tersebut bersumber dari Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Tugu Artha Sejahtera yang merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) serta menggandeng BAZNAS Kota Malang. Peran BAZNAS dalam program tersebut adalah menanggung biaya administrasi atas pembiayaan yang dikeluarkan oleh BPR Tugu Artha Sejahtera kepada masyarakat sasaran program OJIR. Sehingga masyarakat miskin khususnya pelaku UMKM dapat mengakses permodalan dengan mudah, murah, tanpa bunga, tanpa jaminan serta tanpa adanya biaya administrasi. Program tersebut tidak berhenti ketika pelaku UMKM mendapatkan modal saja, melainkan ada pendampingan bagi mereka guna mengetahui proses berjalannya usaha sehingga dapat diketahui stimulus apalagi yang perlu mereka dapatkan guna meningkatkan usahanya.
BERITA02/08/2022 | Humas BAZNAS Kota Malang
Bantuan Kesehatan Untuk Pak Didik
Bantuan Kesehatan Untuk Pak Didik
Tak ada satupun insan yang menginginkan untuk sakit, apalagi ketika sudah tergolong lanjut usia dan tanpa ada keluarga yang merawat. Ketika tim BAZNAS melakukan survey lapangan, kondisi beliau sangatlah memprihatinkan. Bapak Didik Diatmono hidup sebatangkara. Beliau merupakan salah satu warga Ciptomulyo Kota Malang. Beliau hanya terbaring di tempat tidurnya setiap hari. Upaya pencarian keluarganya yang masih hidup tidak membuahkan hasil apa-apa. Hal tersebut telah dilakukan oleh Bapak Kholis yang setia merawat beliau walau bukanlah saudara. Kondisi tubuh Bapak Didik perlu ditopang dengan obat yang harus ditebus secara rutin. Hal tersebut sungguh berat, karena tak ada sedikitpun pemasukan yang ia punya dengan kondisi sakit yang diderita dan usia yang sudah tergolong tua. BAZNAS Kota Malang membantu dengan menggulirkan dua kali bantuan untuk kebutuhan beliau berobat dan hidup sehari-hari. Dengan begitu Bapak Didik dapat menebus obat dan cek kesehatan secara rutin.
BERITA01/08/2022 | Humas BAZNAS Kota Malang
AKhirnya Bisa Sekolah lagi
AKhirnya Bisa Sekolah lagi
Semenjak covid-19 mewabah, semua sektor terkena dampaknya. lebih-lebih hal tersebut sangat dirasakan oleh rakyat kecil. Pendapatan yang tak seberapa makin tak mampu untuk mencukupi kebutuhan hidup. Apalagi untuk membayar biaya pendidikan yang merupakan sebuah kebutuhan guna menuntut ilmu. Ibu Titi Sulandjari yang merupakan salah satu warga di kecamatan Sukun mengalami musibah yang luar biasa. Dimasa pandemi ia kehilangan putra yang ada dalam kandungannya. Banyak biaya yang telah ia keluarkan hingga hanya mampu untuk mengontrak rumah. Sang suami hanya bekerja sebagai tukang cuci motor, itupun bukan usahanya sendiri melainkan bekerja di salah satu tempat yang dimiliki temannya. Penghasilannya hanya mampu untuk memenuhi kebutuhan dihari itu saja. Hal tersebut berdampak pada kelangsungan pendidikan putranya yang masih dibangku SD. Karena tidak mampu membayar sekolah, putranya terpaksa tidak bisa belajar layaknya siswa lain. BAZNAS Kota Malang memberikan bantuan berupa biaya pendidikan, sehingga putra beliau dapat melanjutkan sekolahnya. Betapa bahagia yang ia rasakan karena dapat bergabung kembali bersama teman sebayanya. Pendidikan merupakan salah satu upaya kita untuk menanggulangi kebodohan dan kemiskinan yang terjadi di Negara kita yaitu Indonesia. Yang mana kita ketahui bersama, bawasannya dengan seseorang mengenyam bangku sekolah maka, orang tersebut telah mengetahui berbagai hal yang ada di dunia ini.
BERITA01/08/2022 | Humas BAZNAS Kota Malang
Santunan Anak Yatim Dalam Rangkaian Kegiatan HUT Kota Malang ke-108
Santunan Anak Yatim Dalam Rangkaian Kegiatan HUT Kota Malang ke-108
Jumat 1 April 2022 Kota Malang menapaki usia ke-108 tahun. Sebagai puncak peringatan hari ulang tahun diselenggarakan upacara di halaman Balai Kota Malang. Sebagai bentuk rasa syukur atas HUT Kota Malang yang ke-108 BAZNAS Kota Malang bersama Pemerintah Kota Malang menggelar santunan anak yatim pada acara tasyakuran. Santunan tersebut diberikan kepada 114 penerima dari lima kecamatan berupa uang tunai dan tas sekolah.
BERITA28/07/2022 | Humas BAZNAS Kota Malang
UPZ Teraqktif Mendapatkan Penghargaan
UPZ Teraqktif Mendapatkan Penghargaan
(15/03/2022) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Malang memberikan penghargaan kepada Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kelurahan Kidul Dalem dan Penanggungan yang telah aktif dalam pengumpulan dan pendistribusian zakat infaq shodaqoh tahun 2021. Penghargaan diberikan saat kegiatan apel pagi di kantor Kecamatan Klojen. Kolaborasi yang baik antara BAZNAS dan jajaran pemangku kebijakan sangat dibutuhkan dalam pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, perlu dibentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) ditingkat kelurahan. Harapannya dana zakat infaq shodaqoh di lingkup masyarakat dalam satu kelurahan dapat dikelola dengan baik dan didistribusikan untuk warga kelurahan sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dalam sambutannya Drs. Heri Sunarko, M.Si selaku Camat Klojen menghimbau agar 9 kelurahan yang masih dalam proses pembetukan UPZ untuk dipercepat sehingga sebelum ramadhan sudah terbentuk.
BERITA27/07/2022 | Humas BAZNAS Kota Malang
Peduli Bencana Erupsi Gunung Semeru, BAZNAS Kota Malang Salurkan Bantuan ke Lumajang 192 Juta
Peduli Bencana Erupsi Gunung Semeru, BAZNAS Kota Malang Salurkan Bantuan ke Lumajang 192 Juta
Bencana erupsi Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur yang terjadi pada Sabtu, 4 Desember 2021 lalu mengakibatkan korban jiwa dan harta benda usai diterjang awan panas dan lahar dingin. Peristiwa yang memilukan ini pun membuat BAZNAS Kota Malang terpanggil dan tergerak hatinya untuk memberikan bantuan sosial kepada warga yang terdampak. Aksi sosial ini dalam rangka untuk meringankan beban saudara sebangsa yang tengah tertimpa musibah. Bantuan dilaksanakan dalam 2 tahap. Tahap pertama sebesar Rp. 31.500.000 berupa barang telah dilakukan pada Senin, 06 Desember 2021 yang disalurkan kepada korban erupsi Gunung Sumeru langsung oleh bapak Walikota Malang. Bantuan tersebut Sebagian diserahkan langsung kepada penduduk yang mengungsi di sana dan selebihnya diserahkan kepada BPBD Kabupaten Lumajang. Sedangkan bantuan tahap kedua sebesar Rp. 160.800.000 disamping berupa uang tunai juga terdiri selimut, sarung, kopiah, sajadah, mukenah, celana dalam, pampers, sabun mandi, kopi, snack, susu, minyak goreng kepala keluarga terdampak erupsi. Bantuan tahap kedua diterima langsung oleh Bupati Lumajang di pendopo Arya Wiraraja.
BERITA27/07/2022 | Humas BAZNAS Kota Malang
Hadiah Untuk Anak Disabilitas
Hadiah Untuk Anak Disabilitas
Ibu Sulikah merupakan warga Kelurahan Ciptomulyo memiliki seorang anak yang memiliki kekurangan sejak kecil. Setiap harinya anak tersebut hanya terbaring di kamar saja. Hal tersebut membuat Ibu Sulikah tidak dapat bekerja jauh darinya. Kondisi rumahnya juga mengalami kebocoran di beberapa tempat. BAZNAS Kota Malang hadir membantu memperbaiki kondisi rumah tersebut. Tak berhenti di BAZNAS Kota Malang saja, bantuan juga diberikan oleh PKK Kota Malang dalam bentuk penunjang kehidupan sehari-hari. Hal tersebut menjadi sebuah kebahagiaan bagi si adik, ia terlihat begitu ceria ketika kami datang meresmikan rumah yang telah selesai dibedah. Semoga sedikit bantuan ini dapat meringankan beban keluarga Ibu Sulikah.
BERITA27/07/2022 | Humas BAZNAS Kota Malang
Bangunan Baru untuk Ibu Supree Kelurahan Pandanwangi
Bangunan Baru untuk Ibu Supree Kelurahan Pandanwangi
Program Sosial Kemanusiaan Bedah Rumah merupakan salah satu dari sekian program BAZNAS Kota Malang untuk bedah rumah atau renovasi rumah sehingga bisa ditempati dengan layak bagi masyarakat. Program ini Membantu meringankan para duafa, serta memberikan pelayanan rumah layak huni. Kali ini penerima manfaat bedah rumah merupakan warga Kelurahan Pandanwangi yang bernama Ibu Supree. Sebelumnya rumah beliau sangatlah tidak layak huni. Serah terima bedah rumah dilakukan langsung oleh Ketua TP PKK Kota Malang didampingi oleh BAZNAS Kota Malang, Camat Blimbing dan pemangku kebijakan setempat. Selain mendapatkan rumah yang layak huni, Ibu Supree juga mendapatkan bantuan sembako guna menunjang kehidupan sehari-hari.
BERITA27/07/2022 | Humas BAZNAS Kota Malang
BAZNAS Salurkan beasiswa Yatim Kloter Ke-II
BAZNAS Salurkan beasiswa Yatim Kloter Ke-II
Program beasiswa yatim covid adalah program bantuan kepada siswa/i yang tergolong asnaf fakir/miskin yang ditinggal wafat orang tuanya serta membutuhkan bantuan berkaitan dengan studinya. BAZNAS Kota Malang bersinergi dengan Dinas Pendidikan dan Kemenag Kota Malang utamanya dalam pendataan siswa calon penerima beasiswa. Di tahun 2021 ini, BAZNAS telah mendistribusikan bantuan beasiswa sejumlah Rp. 642.000.000 kepada 214 siswa/i tingkat SD/MI dan SMP/MTS. Target kedepannya, kami dapat membantu siswa/i mulai dari tingkat SD/MI hingga perguruan tinggi dalam bentuk beasiswa penuh hingga ia menyelesaikan masa studi. Beasiswa diberikan dalam bentuk uang sejumlah Rp. 3.000.000 dan paket perlengkapan sekolah seperti pensil, tempat pensil, tas dan buku tulis. Uang beasiswa diberikan dalam bentuk rekening tabungan yang bekerjasama dengan Bank Jatim Cabang Malang. Uang tersebut dicairkan tiap bulannya sejumlah Rp. 500.000. Siswa/i tak hanya mendapatkan rekening tabungan atas nama sendiri melainkan juga kartu ATM. Harapannya rekening tabungan tersebut dapat mengedukasi siswa untuk gemar menabung guna kebutuhan dimasa yang akan datang. Apalagi rekening tersebut berbeda dengan lainnya yaitu bebas dari biaya administrasi bulanan. Penyaluran beasiswa terbagi menjadi beberapa kloter guna penerapan protokol kesehatan. Pertama kali disalurkan dalam rangkaian kegiatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK tahun 2021, dilanjutkan saat peringatan Hari Korpri dan penyaluran terakhir dilakukan di auditorium MAN 2 Kota Malang oleh BAZNAS, Dinas Pendidikan dan Kemenag Kota Malang. Harapannya bantuan beasiswa tersebut dapat membantu siswa/i memenuhi kebutuhan sekolahnya dan menjadi salah satu penghapus duka atas kepergian orang tua mereka.
BERITA27/07/2022 | Humas BAZNAS Kota Malang
Pondok Pesantren Sebagai Tombak Sosialisasi Zakat
Pondok Pesantren Sebagai Tombak Sosialisasi Zakat
Penanaman sadar zakat tentu harus dilakukan sedini mungkin sehingga tidak muncul masyarakat yang bakhil. Pondok pesantren merupakan salah satu tempat pencetak generasi yang agamis. Disamping mereka mengkaji ilmu-ilmu agama melalui kitab-litab yang dikarang ulama' salaf, mereka juga diajari tentang pentingnya bersosial dalam kehidupan bermasyarakat. Zakat merupakan bagian dari rukun Islam yang paling penting setelah shalat. Ia merupakan ibadah hartawi yang berfungsi sebagai sarana penyuci (tathahhur), pembersih (nadhafah), pengembang (nama), dan penambah (ziyadah). Melalui pengeluaran sebagian dari kelebihan harta yang kita miliki kepada orang yang berhak menerimanya (mustahiq), seperti kepada kaum fakir, miskin dan selainnya, diharapkan harta kita menjadi bersih, berkembang, penuh keberkahan dengan seizin Allah subhanahu wa ta’ala, serta terjaga dari kemusnahan. Setiap pondok pesantren pasti memiliki pengaruh terhadap masyarakat sekitar. Oleh karena itu, BAZNAS Kota Malang berharap melalui para dewan pengasuh pondok pesantren guna membantu dalam mensosialisasikan pentingnya zakat sebagai penunjang kehidupan masyarakat. Zakat bukan hanya sekedar menunaikan sebuah ibadah wajib, melainkan juga berbagi kepada sesama.
BERITA27/07/2022 | Humas BAZNAS Kota Malang
Bantu Warga terdampak Banjir Kedawung
Bantu Warga terdampak Banjir Kedawung
Area Kedawung Kelurahan Tulusrejo Kota Malang menjadi tempat langganan banjir ketika hujan deras turun. Akibatnya Banjir membuat akses jalan tertutup genangan air setinggi kurang lebih 1,5 meter, begitu pula rumah warga yang letaknya lebih rendah. Berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah Kota Malang. Kali ini BAZNAS turut membantu warga terdampak dengan memberikan bantuan berupa 40 paket sembako.
BERITA27/07/2022 | Humas BAZNAS Kota Malang
Membumikan Zakat Melalui Safari Ramadhan
Membumikan Zakat Melalui Safari Ramadhan
Minimnya pertumbuhan kesadaran membayar zakat merupakan landasan BAZNAS Kota Malang melakukan sosialisasi. Hal tersebut bertujuan agar rasa ingin membayar zakat oleh masyarakat tumbuh dengan sendirinya. Bukan karena keterpaksaan, melainkan merasa bahwa membayar zakat merupakan sebuah kewajiban bagi setiap umat muslim yang telah memenuhi syarat wajibnya. Kegiatan dikemas dengan menggandeng ulama' dan umara sebagai figur berpengaruh yang mampu menyampaikan petuah kepada masyarakat. Dalam hal ini adalah para tokoh agama setempat dan Walikota Malang. Sholat isya dan tarawih merupakan awal dari kegiatan tersebut. Dilanjutkan dengan pemberian santunan kepada anak yatim dan bantuan dana pembangunan masjid. Bulan ramadhan tahun ini, safari ramadhan dilakukan di 5 tempat yang mewakili tiap-tiap kecamatan. Harapannya, melalui kegiatan safari ramadhan masyarakat dapat mengetahui pentingnya membayar zakat beserta manfaatnya sehingga memunculkan naluri sadar zakat dalam pribadi masing-masing.
BERITA26/07/2022 | Humas BAZNAS Kota Malang
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Malang.

Lihat Daftar Rekening →