WhatsApp Icon
BAZNAS Kota Malang Salurkan Beragam Bantuan untuk Masyarakat

Kota Malang, 29 Juni 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Malang kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan pendistribusian zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Bertempat di Kantor BAZNAS Kota Malang, kegiatan pendistribusian dilaksanakan bersama jajaran Pimpinan BAZNAS Kota Malang dan Bapak Ahmad Soleh, S.IP., M.M., Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Pemerintah Kota Malang.

Kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergi antara BAZNAS Kota Malang dan Pemerintah Kota Malang dalam memperkuat pelayanan kepada masyarakat melalui pengelolaan zakat yang profesional, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kemaslahatan umat.

Pada kesempatan tersebut, BAZNAS Kota Malang menyalurkan berbagai jenis bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan, meliputi beasiswa pendidikan, bantuan kesehatan, bantuan modal usaha berupa rombong usaha, bantuan renovasi rumah tidak layak huni, program bedah rumah, bantuan biaya hidup, serta program dakwah dan advokasi melalui bantuan pembangunan masjid dan mushala. Seluruh bantuan tersebut merupakan bagian dari program pendistribusian dan pendayagunaan zakat yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup mustahik sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.

 

Secara terperinci nilai manfaat dari distribusi tersebut, yakni dengan total penerima manfaat sebanyak 282 penerima manfaat dan total pendistribusian keseluruhan senilai Rp. 159.600.000. Pendistribusian mencakup pada 5 program yakni dakwah dan akvikasi, ekonomi, Kesehatan, Pendidikan dan kemanusiaan. Pada program ekonomi, BAZNAS Kota Malang membagikan rombong kepada 12 penerima manfaat yang diharapkan dapat membantu mengembangkan usaha yang dimiliki oleh para penerima manfaat.  

 

Ketua BAZNAS Kota Malang, Prof. Dr. Kasuwi Saiban, MA menyampaikan bahwa zakat memiliki peran strategis sebagai instrumen pembangunan sosial yang mampu memberikan solusi atas berbagai persoalan masyarakat apabila dikelola secara profesional dan tepat sasaran.

“Hari ini kita tidak sekadar menyerahkan bantuan, tetapi sedang menunaikan amanah para muzaki kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan. Zakat harus mampu menghadirkan harapan, menguatkan kehidupan, serta membuka jalan bagi mustahik untuk bangkit menjadi pribadi yang mandiri dan sejahtera. Itulah esensi pengelolaan zakat yang berdampak.”

Moh. Wahid, S.Pd.I., MM. selaku Wakil Ketua 2 Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan menambahkan bahwa ragam bantuan yang disalurkan menunjukkan komitmen BAZNAS Kota Malang dalam menghadirkan layanan yang menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat.

"Kami ingin memastikan bahwa manfaat zakat dapat dirasakan secara luas, mulai dari pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, hingga penguatan kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat. Ke depan, BAZNAS Kota Malang akan terus memperluas kolaborasi dengan Pemerintah Kota Malang dan seluruh pemangku kepentingan agar manfaat zakat semakin besar dan semakin tepat sasaran."

Sementara itu, Kabag Kesra Kota Malang, Ahmad Soleh, S.IP., M.M., memberikan apresiasi atas konsistensi BAZNAS Kota Malang dalam mendukung program-program kesejahteraan masyarakat yang sejalan dengan visi pembangunan Pemerintah Kota Malang Mbois Berkelas.

"BAZNAS Kota Malang telah menunjukkan perannya sebagai mitra strategis Pemerintah Kota Malang dalam membantu masyarakat melalui berbagai program yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Sinergi seperti ini sangat penting untuk memperkuat upaya bersama dalam menurunkan angka kemiskinan, meningkatkan kualitas hidup warga, dan memperluas jangkauan pelayanan sosial."

Ia juga berharap kolaborasi yang telah terbangun dapat terus diperkuat sehingga manfaat zakat dapat dirasakan oleh semakin banyak masyarakat.

"Kami berharap sinergi antara Pemerintah Kota Malang dan BAZNAS terus berkembang melalui berbagai inovasi program. Dengan semangat kolaborasi, zakat tidak hanya menjadi instrumen ibadah, tetapi juga menjadi kekuatan sosial yang mampu mempercepat pemberdayaan masyarakat, memperkuat solidaritas, dan mendukung pembangunan Kota Malang yang inklusif dan berkeadilan."

Kegiatan pendistribusian berlangsung dengan tertib dan penuh kehangatan. Para penerima manfaat menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diterima dan berharap program-program BAZNAS Kota Malang terus berkembang sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat zakat.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Malang kembali menegaskan komitmennya untuk menjadi lembaga pengelola zakat yang aman syar'i, aman regulasi, dan aman NKRI. Dengan dukungan para muzaki, sinergi bersama Pemerintah Kota Malang, serta partisipasi seluruh elemen masyarakat, BAZNAS optimistis zakat akan terus menjadi instrumen strategis dalam mewujudkan kesejahteraan, keadilan sosial, dan pemberdayaan umat.

29/06/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Malang
Pimpinan BAZNAS RI Dorong Sinergi, Profesionalisme, dan Akuntabilitas Pengelolaan Zakat di Tingkat Daerah

Kota Malang, 28 Juni 2026 – Dalam rangka memperkuat tata kelola kelembagaan dan meningkatkan kualitas pengelolaan zakat di daerah, Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI, Dr. Saidah Sa'wan, MA melakukan kunjungan pembinaan dan penguatan tata kelola kepada jajaran pimpinan BAZNAS se-Malang Raya. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Minggu (28/6/2026) pukul 13.00–16.00 WIB bertempat di Kantor BAZNAS Kota Malang.

Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh pimpinan BAZNAS Malang Raya yang meliputi BAZNAS Kota Malang, BAZNAS Kabupaten Malang, dan BAZNAS Kota Batu, beserta jajaran pelaksana. Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan semangat kolaborasi sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi kelembagaan dalam membangun tata kelola zakat yang semakin profesional, transparan, akuntabel, dan berdampak bagi kesejahteraan masyarakat.

Selaku tuan rumah kegiatan, Ketua BAZNAS Kota Malang, Prof. Dr. Kasuwi Saiban, MA, menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan pembinaan yang diberikan oleh Pimpinan BAZNAS RI kepada seluruh jajaran BAZNAS se-Malang Raya. Menurutnya, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi, menyamakan persepsi, serta meningkatkan kualitas tata kelola kelembagaan dalam menghadapi tantangan pengelolaan zakat yang semakin dinamis.

"Kehadiran Ibu Dr. Saidah Sa'wan, MA memberikan energi baru bagi kami untuk terus berbenah. Pembinaan ini bukan sekadar forum evaluasi, tetapi juga menjadi ruang belajar bersama dalam membangun tata kelola BAZNAS yang semakin profesional, akuntabel, dan mampu menjawab harapan masyarakat. Sinergi yang terbangun di Malang Raya menjadi modal penting dalam memperkuat pelayanan zakat kepada umat."

Prof. Dr. H Kasuwi Saiban, MA juga menegaskan bahwa BAZNAS tidak hanya dituntut menjadi lembaga penghimpun zakat, tetapi harus mampu menjadi institusi yang menghadirkan manfaat nyata melalui program-program pemberdayaan yang berkelanjutan dan tepat sasaran.

"Kami berkomitmen untuk terus memperkuat tata kelola yang berlandaskan nilai amanah, transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme. Kepercayaan masyarakat khususnya ASN Pemerintah Kota Malang merupakan aset besar bagi BAZNAS. Oleh karena itu, seluruh program harus dikelola secara bertanggung jawab sehingga zakat benar-benar menjadi instrumen pemberdayaan, pengentasan kemiskinan, dan peningkatan kesejahteraan umat. Melalui kolaborasi BAZNAS se-Malang Raya, kami optimistis pengelolaan zakat akan semakin berkualitas dan memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat."

Dalam arahannya, Dr. Saidah Sa'wan, MA menegaskan bahwa tantangan pengelolaan zakat saat ini tidak hanya terletak pada peningkatan penghimpunan dana zakat, infak, dan sedekah, tetapi juga pada kemampuan lembaga dalam membangun tata kelola yang baik (Good Zakat Governance). Tata kelola yang kuat merupakan fondasi utama dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat sekaligus memastikan bahwa dana zakat dikelola secara amanah dan memberikan manfaat yang optimal bagi mustahik.

"Kepercayaan masyarakat adalah modal utama BAZNAS. Oleh karena itu, setiap proses pengelolaan zakat harus dijalankan secara profesional, transparan, akuntabel, sesuai syariat, dan patuh terhadap regulasi yang berlaku. Dengan tata kelola yang baik, BAZNAS akan semakin dipercaya dan semakin mampu memberikan dampak yang luas bagi kesejahteraan umat," ujar Dr. Saidah Sa'wan, MA.

Dalam sesi dialog dan pembinaan, masing-masing pimpinan BAZNAS Malang Raya memaparkan perkembangan kelembagaan, capaian penghimpunan zakat, inovasi program pendistribusian dan pendayagunaan, digitalisasi layanan, penguatan Unit Pengumpul Zakat (UPZ), serta berbagai tantangan yang dihadapi dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berzakat melalui BAZNAS.

Forum ini juga menjadi ruang berbagi praktik baik (best practices) antar-BAZNAS di wilayah Malang Raya, sekaligus merumuskan berbagai strategi untuk meningkatkan efektivitas pelayanan kepada muzaki dan mustahik. Beberapa poin strategis yang menjadi perhatian antara lain penguatan kapasitas sumber daya manusia amil, optimalisasi sistem informasi, penguatan pengawasan internal, peningkatan kualitas pelaporan, serta pengembangan program-program pemberdayaan ekonomi umat yang lebih terukur dan berkelanjutan.

Para pimpinan BAZNAS Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu menyambut baik kunjungan pembinaan dari Komisioner BAZNAS RI. Mereka menyatakan komitmennya untuk terus melakukan transformasi kelembagaan melalui peningkatan kualitas tata kelola, inovasi pelayanan, serta penguatan kolaborasi dengan pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS Malang Raya semakin meneguhkan komitmennya untuk menjadi lembaga pengelola zakat yang mengedepankan 3 (tiga) prinsip aman, yakni aman syar'i, aman regulasi, dan aman NKRI. Dengan tata kelola yang semakin baik, BAZNAS diharapkan mampu memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan, memberdayakan ekonomi umat, dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Seluruh pimpinan BAZNAS se-Malang Raya berkomitmen untuk menindaklanjuti berbagai arahan dan rekomendasi yang disampaikan oleh Pimpinan BAZNAS RI. Semangat kolaborasi yang terbangun dalam forum ini diharapkan menjadi fondasi dalam memperkuat tata kelola zakat yang unggul, adaptif, dan berorientasi pada kemaslahatan umat. Dengan pengelolaan yang semakin profesional dan berintegritas, BAZNAS diharapkan mampu menjadi pilar utama dalam mendukung pembangunan sosial, pengentasan kemiskinan, serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat menuju Indonesia yang berkeadaban.

Kegiatan pembinaan ini diakhiri dengan sesi diskusi, penyampaian rekomendasi strategis, serta foto bersama sebagai simbol komitmen seluruh jajaran BAZNAS Malang Raya untuk terus memperkuat sinergi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

 

28/06/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Malang
BAZNAS, Kemenag, dan FOZ Istiqomah Kolaborasi Anak Yatim dan Penyandang Disabilitas dalam Lebaran Yatim 1448 H

Malang, 25 Juni 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Malang bersama UPZ Kementerian Agama Kota Malang dan FOZ Malang Raya menggelar kegiatan Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas 1448 H di MAN 2 Kota Malang, Kamis (25/06/2026). Mengusung tema “Pesan Inklusif dari Jiwa Anak untuk Negeri”, kegiatan ini menjadi momentum berbagi kebahagiaan sekaligus memperkuat kepedulian sosial kepada anak yatim dan penyandang disabilitas.

Sebanyak 500 anak yatim dan 100 penyandang disabilitas menerima santunan berupa uang tunai serta voucher belanja yang dapat digunakan di 48 tenant UMKM yang telah disediakan di lokasi kegiatan. Melalui konsep ini, penerima manfaat tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga memiliki kesempatan memilih kebutuhan yang diinginkan secara langsung.

Kegiatan ini dihadiri oleh Wali Kota Malang, jajaran pimpinan BAZNAS Kota Malang, Kantor Kementerian Agama Kota Malang, FOZ Malang Raya, para donatur, relawan, serta berbagai lembaga sosial yang turut mendukung terselenggaranya acara.

Dalam sambutannya, Wali Kota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, M.M., menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin antara BAZNAS Kota Malang, UPZ Kemenag Kota Malang, dan FOZ Malang Raya.

“Kegiatan ini bukan hanya memberikan kebahagiaan kepada anak-anak yatim dan penyandang disabilitas, tetapi juga menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan kepedulian sosial di Kota Malang terus tumbuh. Saya mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkolaborasi menghadirkan kegiatan yang penuh manfaat ini,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Malang menyampaikan bahwa kegiatan Lebaran Yatim merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam menghadirkan manfaat zakat, infak, dan sedekah secara nyata kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Kami ingin menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim dan saudara-saudara penyandang disabilitas. Melalui dukungan para muzaki dan kolaborasi berbagai pihak, zakat tidak hanya menjadi bantuan sesaat, tetapi juga menjadi sarana pemberdayaan dan penguatan kepedulian sosial,” tuturnya.

Selain penyaluran santunan, kegiatan juga dimeriahkan dengan berbagai penampilan dari para peserta, salah satunya tari kreasi yang dibawakan oleh penyandang disabilitas. Penampilan tersebut mendapatkan apresiasi dan tepuk tangan meriah dari seluruh tamu undangan yang hadir.

Menariknya, kegiatan ini juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Kehadiran 48 tenant UMKM yang melayani transaksi voucher belanja turut membantu menggerakkan roda perekonomian lokal. Dengan demikian, manfaat kegiatan tidak hanya dirasakan oleh para penerima santunan, tetapi juga oleh para pelaku usaha kecil yang berpartisipasi.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Malang berharap semangat berbagi, kepedulian sosial, dan pemberdayaan ekonomi dapat terus tumbuh di tengah masyarakat, sehingga zakat benar-benar menjadi instrumen untuk menebar maslahat dan menguatkan umat.

25/06/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Malang
BAZNAS Kota Malang Gelar Kupatan dan Rakor UPZ OPD Bersama Wali Kota, Perkuat Optimalisasi ZIS 2026

Malang, 20 April 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Malang menggelar kegiatan Kupatan dan Rapat Koordinasi (Rakor) bersama UPZ OPD Pemerintah Kota Malang yang bertempat di Gazebo Balaikota Malang. Kegiatan ini dihadiri oleh Bapak Wali Kota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MM. jajaran pimpinan BAZNAS Kota Malang, serta perwakilan UPZ dari seluruh OPD di lingkungan Pemerintah Kota Malang.

Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi pasca Hari Raya Idul Fitri sekaligus memperkuat sinergi dalam pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di lingkungan OPD.

Dalam sambutannya, Wali Kota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MM menyampaikan apresiasi atas peran aktif BAZNAS Kota Malang dalam menggerakkan potensi zakat di Kota Malang. Ia menegaskan bahwa optimalisasi ZIS memiliki peran strategis dalam mendukung program pemerintah, khususnya dalam pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Kami mengapresiasi langkah BAZNAS Kota Malang yang terus membangun sinergi dengan OPD. Melalui penguatan UPZ, kami berharap pengumpulan ZIS dapat semakin optimal, transparan, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Malang, Prof. Kasuwi Saiban, MA., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya sebagai ajang silaturahmi, tetapi juga sebagai langkah strategis dalam meningkatkan peran UPZ OPD. “Melalui kegiatan kupatan dan rakor ini, kami ingin memperkuat koordinasi serta menyamakan langkah dalam optimalisasi pengumpulan dan pendistribusian ZIS. Peran UPZ OPD sangat penting dalam mendukung keberhasilan pengelolaan zakat di Kota Malang,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, BAZNAS Kota Malang juga menyalurkan bantuan kepada 15 penerima manfaat dengan total nilai sebesar Rp21.950.000, yang disalurkan melalui lima program BAZNAS Kota Malang, yaitu program kemanusiaan, pendidikan, kesehatan, dakwah dan advokasi, serta ekonomi.

Kegiatan dilanjutkan dengan prosesi potong tumpeng kupatan sebagai simbol rasa syukur dan kebersamaan, yang kemudian diikuti dengan sesi pemaparan materi.

Materi pertama disampaikan oleh Kasi Zawa Kemenag Kota Malang, Zaenal Arifin, S.HI., M.HI., dengan tema “Strategi Optimalisasi Pengumpulan ZIS dalam Gerakan Kebangkitan ZIS di Kemenag Kota Malang”. Dalam paparannya, disampaikan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi dalam pengumpulan zakat.

Selanjutnya, dilakukan sosialisasi aplikasi Bank Jatim terkait mekanisme pemotongan ZIS secara mandiri melalui payroll aplikasi J Connect, sebagai upaya digitalisasi dan kemudahan dalam penyaluran zakat bagi ASN.

Kegiatan ditutup dengan sesi penyampaian laporan serta sambung rasa bersama UPZ OPD, yang dipandu oleh Dr. Sutomo, S.Ag., M.Sos., guna menampung aspirasi, masukan, serta memperkuat koordinasi antar lembaga.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Malang berharap sinergi bersama UPZ OPD semakin solid, sehingga pengelolaan ZIS dapat berjalan lebih optimal, profesional, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Kota Malang.

20/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Malang
BAZNAS Kota Malang Audiensi dengan Wali Kota, Perkuat Sinergi Pengelolaan ZIS Tahun 2026

Malang, 17 April 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Malang melaksanakan kegiatan audiensi bersama Wali Kota Malang Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MM., yang bertempat di Ruang Rapat Wali Kota Malang. Audiensi ini turut dihadiri oleh sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), di antaranya Dinas Sosial, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), serta OPD terkait lainnya.

Audiensi ini dilaksanakan sebagai bentuk pelaporan kinerja BAZNAS Kota Malang Tahun 2025, sekaligus sebagai upaya memperkuat kolaborasi program BAZNAS dengan Dasabakti Kota Malang dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Kota Malang menyampaikan capaian program yang telah dilaksanakan sepanjang tahun 2025, baik pada bidang kemanusiaan, pendidikan, kesehatan, dakwah dan advokasi, maupun ekonomi. Selain itu, dibahas pula potensi sinergi program antara BAZNAS dan Pemerintah Kota Malang agar dapat semakin terarah, terukur, dan berdampak luas.

Audiensi ini juga menjadi bagian dari persiapan pelaksanaan Rapat Koordinasi dengan UPZ OPD, yang akan digelar dalam waktu dekat. Kegiatan tersebut bertujuan untuk mengoptimalkan pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) pada tahun 2026, serta membahas mekanisme pembagian hak amil tahun 2025 secara transparan dan akuntabel.

Dalam arahannya, Wali Kota Malang menyampaikan apresiasi atas peran aktif BAZNAS Kota Malang dalam membantu pemerintah daerah, khususnya dalam penanganan persoalan sosial dan pengentasan kemiskinan. Ia juga mendorong agar sinergi antara BAZNAS dan OPD terus diperkuat, sehingga pengelolaan ZIS dapat semakin optimal dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Melalui audiensi ini, BAZNAS Kota Malang menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan profesionalitas, transparansi, serta kolaborasi strategis bersama Pemerintah Kota Malang dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan zakat yang amanah.

17/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Malang

Berita Terbaru

Memperingati Hari Santri Nasional, BAZNAS Kota Malang Gelar Roadshow Kesehatan di Pondok Pesantren Al Hayatul Islamiyah, Kedungkandang
Memperingati Hari Santri Nasional, BAZNAS Kota Malang Gelar Roadshow Kesehatan di Pondok Pesantren Al Hayatul Islamiyah, Kedungkandang
Malang, 07 November 2024 – Memperingati Hari Santri Nasional, Badan Amil Zakat nasional (BAZNAS) Kota Malang menyelenggarakan Roadshow Kesehatan di Pondok Pesantren Al Hayatul Islamiyah, Kedungkandang. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas kesehatan santri sekaligus mempererat silaturahmi antara BAZNAS dan komunitas pesantren di Kota Malang. Acara yang berlangsung di kompleks Pondok Pesantren Al Hayatul Islamiyah ini dihadiri oleh Kepala Kemenag Kota Malang, Kepala Bag. Kesra Setda Kota Malang, Camat Kedungkandang, Lurah Kedungkandang, Ketua BAZNAS Kota Malang, pengasuh pesantren, tenaga medis dari puskesmas setempat, serta ratusan santri. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kota Malang menyampaikan pentingnya menjaga kesehatan sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat Allah SWT. “Kesehatan adalah aset penting bagi para santri agar bisa terus belajar dengan maksimal dan menjadi generasi yang bermanfaat untuk umat,” ujarnya. Kegiatan meliputi pemeriksaan kesehatan gratis serta penyuluhan pola hidup sehat. Selain itu, BAZNAS Kota Malang juga membagikan paket kesehatan yang terdiri dari vitamin, dan alat kebersihan kepada seluruh santri. Pengasuh Pondok Pesantren Al Hayatul Islamiyah, menyampaikan apresiasinya atas kehadiran BAZNAS Kota Malang. “Kami sangat berterima kasih atas perhatian yang luar biasa dari BAZNAS terhadap kesehatan santri. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut,” tuturnya. Para santri terlihat antusias mengikuti kegiatan ini. Salah satu santri, Muhammad (16), mengatakan, “Kami sangat senang dengan pemeriksaan kesehatan ini. Terima kasih kepada BAZNAS Kota Malang yang peduli terhadap kami, para santri di sini.” Roadshow kesehatan ini juga menjadi sarana sosialisasi program unggulan BAZNAS Kota Malang, khususnya di bidang kesehatan. Ketua BAZNAS Kota Malang menegaskan bahwa kegiatan seperti ini akan terus diperluas untuk mendukung pesantren lainnya di Kota Malang. Acara ditutup dengan doa bersama dan pesan agar para santri senantiasa menjaga kesehatan demi menuntut ilmu dengan optimal. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Malang membuktikan komitmennya dalam mendukung pesantren sebagai pusat pendidikan sekaligus pengembangan moral dan spiritual bangsa.
BERITA07/11/2024 | Humas BAZNAS Kota Malang
Kunjungan Studi Tiru BAZNAS Kabupaten Lombok Barat ke BAZNAS Kota Malang: Sinergi Program Ekonomi dan Kesehatan
Kunjungan Studi Tiru BAZNAS Kabupaten Lombok Barat ke BAZNAS Kota Malang: Sinergi Program Ekonomi dan Kesehatan
Malang, 6 November 2024 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Malang kembali menjadi tuan rumah kunjungan studi tiru, kali ini dari BAZNAS Kabupaten Lombok Barat. Bertempat di Ruang Rapat BKPSDM Lantai 1, kegiatan ini berlangsung produktif dengan fokus utama silaturahmi dan berbagi pengalaman mengenai program pendayagunaan ekonomi dan program kesehatan yang dijalankan masing-masing lembaga. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pengurus dari kedua BAZNAS, dengan Ketua BAZNAS Kabupaten Lombok Barat yang memimpin rombongan bersama pimpinan dan staf lainnya. Dari pihak BAZNAS Kota Malang, Ketua BAZNAS beserta jajaran pengurus dan tim program turut menyambut kunjungan ini dengan penuh antusias. Dalam pertemuan tersebut, BAZNAS Kota Malang memaparkan strategi program pendayagunaan ekonomi yang telah berhasil meningkatkan taraf hidup mustahik, seperti distribusi bantuan usaha, pelatihan kewirausahaan, dan bantuan program pendayagunaan ekonomi guna mendukung kemandirian ekonomi. Selain itu, program kesehatan juga menjadi pembahasan penting, di mana layanan seperti pemeriksaan kesehatan gratis, bantuan biaya pengobatan, dan program kesehatan berbasis komunitas menjadi bagian dari inovasi yang terus dikembangkan. “Program-program ini dirancang untuk memastikan bahwa manfaat zakat tidak hanya dirasakan sesaat, tetapi mampu memberikan dampak jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Ketua BAZNAS Kota Malang dalam sambutannya. Kegiatan ini berlangsung interaktif, dengan sesi diskusi yang memungkinkan peserta dari BAZNAS Kabupaten Lombok Barat untuk menggali lebih dalam mengenai mekanisme pelaksanaan program, mulai dari tahap perencanaan, pengumpulan dana, hingga evaluasi dampak. Selain itu, kedua belah pihak juga berdiskusi tentang strategi komunikasi yang efektif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menunaikan zakat melalui BAZNAS. Ketua BAZNAS Kabupaten Lombok Barat menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan serta kejelasan pemaparan yang sangat inspiratif. “Kami berharap hasil dari kunjungan ini dapat menjadi acuan dalam pengembangan program di daerah kami, khususnya dalam upaya optimalisasi pengelolaan ZIS,” ungkapnya. Acara yang berlangsung hingga siang hari ini diakhiri dengan sesi foto bersama dan pemberian cinderamata sebagai simbol sinergitas yang terus terjalin. Kunjungan ini diharapkan mampu mendorong inovasi serta sinergi lebih erat antar-BAZNAS di berbagai daerah, demi mendukung pemberdayaan umat yang lebih baik.
BERITA06/11/2024 | Humas BAZNAS Kota Malang
BAZNAS GELAR SILATURRAHIM DAN SOSIALISASI TERHADAP UPZ OPD PEMERINTAH KOTA MALANG
BAZNAS GELAR SILATURRAHIM DAN SOSIALISASI TERHADAP UPZ OPD PEMERINTAH KOTA MALANG
Badan Amil Zakat (BAZNAS) Kota Malang menyelenggaran kegiatan silaturrahim dan sosialisasi terhadap UPZ (Unit Pengumpul Zakat) Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota (Pemkot) Malang terkait dengan peran dan fungsinya di Hall Room Mini Block Lantai 4 pada Hari Senin (26/02/2024). Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh Pimpinan, Pelaksana, Sekda dan Pengurus UPZ OPD Pemkot Malang. Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Malang, Prof. Dr. Kasuwi Saiban, MA., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam Renstra BAZNAS Kota Malang sebagai upaya untuk mewujudkan peran UPZ yang optimal dalam pengumpulannya. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan kita dapat saling mengenal satu sama lain, bahu membahu, dan dapat bekerja sama dalam ikutserta secara aktif dalam mensejahterakan masyarakat Kota Malang. Sebagai rutinitas kegiatan Baznas Kota Malang, diawali dengan santunan kepada 10 Anak Yatim yang disampaikan langsung oleh Sekda bapak Dr. Erik Setyo Santoso, ST, MT dan Ketua Baznas Kota Malang bapak Prof. Dr. H. Kasuwi Saiban, MA. Dilanjutkan dengan pemakaian rompi BAZNAS Kota Malang kepada Sekda dan seluruh pengurus UPZ OPD Pemkot Malang dilanjutkan dengan foto bersama. Kegiatan santunan menjadi salah satu bentuk komitmen terhadap kepedulian BAZNAS Kota Malang terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan dan memiliki semangat untuk terus termotivasi dalam meningkatkan kualitas dirinya menjadi lebih baik lagi. Dalam sambutannya, Ketua Baznas menyampaikan ucapan terimakasih atas kehadiran UPZ sebagai upaya bersama-sama untuk saling mengenal dan optimal dalam melaksanakan peran-perannya sebagai pengurus UPZ. Dr. Erik Setyo Santoso, ST, MT selaku Sekda Kota Malang dalam sambutannya, mengatakan bahwa: “Dengan adanya UPZ ini, diharapkan menjadi tonggak utama dalam mengoptimalkan pengumpulan ZIS di Lingkungan Pemkot Malang. Selain itu, harapannya dengan membayar ZIS ini teman-teman ASN tidak hanya bekerja namun juga beramal untuk kepentingan diakhirat kelak dan sekaligus manfaatnya bisa secara langsung dirasakan oleh Masyarakat Kota Malang yang membutuhkan. Saya juga mengapresiasi langkah-langkah yang dilakukan BAZNAS untuk terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada semua pihak, terkhusus bagi ASN Pemkot Malang. Bagi teman-teman ASN, ketika kita membayar ZIS sesungguhnya kita telah ikutserta secara aktif membantu peran pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat”, ujarnya. Selanjutnya, sesi paralel terkait dengan penjelasan mengenai tata kerja dan langkah-langkah optimalisasi UPZ yang dimoderatori oleh Wakil Ketua IV Dr. Sutomo, M. Sos. Materi secara komprehensip disampaikan secara bergantian oleh para Wakil Ketua, yakni Wakil Ketua I, Edy Hidayatullah, SP., MM terkait dengan strategi optimalisasi UPZ, Wakil Ketua II Abdul Wahid tentang pendistribuasian dan pendayagunaan, dan Wakil Ketua III, Sulaiman terkait tentang pelaporan. Dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dengan peserta para pengurus UPZ. Kegiatan ditutup dengan Closing Statement oleh Ketua BAZNAS, menyampaikan bahwa “semoga dengan adanya UPZ ini menjadi pembuka jalan untuk kita bisa terus berkolaborasi, berkomunikasi serta berkontribusi untuk Pembangunan Kota Malang terkhusus dalam Upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, teriring doa semoga dengan adanya UPZ ini, menjadi salah satu jalan untuk keberkahan rezeki kita, dan dimudahkan semua urusan kita serta apa yang kita lakukan senantias tercatat oelh Allah SWT sebagai amal sholeh,” ujarnya. Diakhiri dengan mengucapkan salam dan secara bersama-sama mengucapkan slogan BAZNAS Kota Malang, “Dengan Zakat, Umat menjadi Kuat”.
BERITA06/11/2024 | Humas BAZNAS Kota Malang
Jasa Tirta 1 Peduli Palestina: Bersedekah Senilai Sebelas Juta Rupiah Melalui BAZNAS Kota Malang
Jasa Tirta 1 Peduli Palestina: Bersedekah Senilai Sebelas Juta Rupiah Melalui BAZNAS Kota Malang
Malang, 01 November 2024 – PT Jasa Tirta 1 Kota Malang menunjukkan komitmennya dalam mendukung solidaritas kemanusiaan dengan menyerahkan donasi sebesar Rp 11 juta kepada BAZNAS Kota Malang. Kegiatan ini berlangsung di Kantor BAZNAS Kota Malang dengan penuh hikmat, mengusung misi membantu masyarakat Palestina yang saat ini tengah menghadapi berbagai krisis kemanusiaan. Penyerahan donasi secara simbolis dilakukan oleh perwakilan PT Jasa Tirta 1 kepada Ketua BAZNAS Kota Malang, disaksikan oleh jajaran pengurus BAZNAS dan staf dari PT Jasa Tirta 1. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kota Malang mengapresiasi langkah PT Jasa Tirta 1 yang turut berkontribusi membantu masyarakat Palestina. “Donasi ini akan disalurkan melalui program kemanusiaan yang telah dirancang BAZNAS. Kami memastikan setiap bantuan yang diterima dapat memberikan manfaat langsung kepada saudara-saudara kita di Palestina,” jelasnya. Selain menyerahkan donasi, pertemuan ini juga menjadi momen untuk mempererat sinergi antara PT Jasa Tirta 1 dan BAZNAS Kota Malang dalam berbagai program sosial lainnya. Pihak PT Jasa Tirta 1 menyampaikan rasa syukur dapat turut andil dalam upaya membantu Palestina dan berharap langkah kecil ini bisa menjadi bagian dari solusi untuk meringankan beban mereka. “Kami percaya, berbagi adalah bentuk nyata dari kepedulian dan empati. Kami berharap donasi ini dapat memberikan manfaat dan menjadi inspirasi bagi pihak lain untuk turut membantu,” ungkap perwakilan PT Jasa Tirta 1. Acara yang berlangsung singkat namun penuh makna ini diakhiri dengan doa bersama untuk Palestina. Momen ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya solidaritas global, khususnya bagi umat Islam, dalam mendukung perdamaian dan kemanusiaan. Dengan donasi yang diterima, BAZNAS Kota Malang berkomitmen untuk terus menjadi jembatan bagi para dermawan yang ingin menyalurkan kebaikan mereka kepada masyarakat yang membutuhkan, baik di dalam negeri maupun luar negeri.
BERITA01/11/2024 | Humas BAZNAS Kota Malang
Memperingati Hari Santri Nasional, BAZNAS Kota Malang Gelar Roadshow Kesehatan di Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin, Tasikmadu
Memperingati Hari Santri Nasional, BAZNAS Kota Malang Gelar Roadshow Kesehatan di Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin, Tasikmadu
Malang, 30 Oktober 2024 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Malang menggelar Roadshow Kesehatan dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional di Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin, Tasikmadu. Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian terhadap kesehatan para santri sekaligus mendukung pesantren sebagai pusat pendidikan yang sehat dan mandiri. Acara yang berlangsung di lingkungan pesantren ini dihadiri oleh Kepala Bag Kesra Setda Kota Malang, Kepala Kemenag Kota Malang, Ketua BAZNAS Kota Malang, pengasuh Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin, tim medis dari puskesmas, serta para santri. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kota Malang menegaskan pentingnya perhatian terhadap kesehatan generasi muda, terutama para santri sebagai calon pemimpin bangsa. “Melalui roadshow kesehatan ini, kami ingin memastikan para santri memiliki kondisi kesehatan yang optimal untuk menjalani pendidikan di pesantren,” ujarnya. Kegiatan ini meliputi pemeriksaan gratis dan pemaparan materi terkait pentingnya menjaga kesehatan dan daya tahan tubuh pada lingkungan pesantren. Para santri juga menerima bantuan berupa paket kesehatan yang terdiri dari vitamin dan perlengkapan kebersihan pribadi. Pengasuh Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif BAZNAS Kota Malang. “Kami berterima kasih atas perhatian BAZNAS terhadap kesehatan para santri. Semoga kegiatan ini membawa manfaat besar bagi pesantren kami,” ungkapnya. Salah satu santri, Ahmad (17), mengungkapkan kebahagiaannya atas kegiatan ini. “Pemeriksaan kesehatan gratis ini sangat membantu kami. Terima kasih kepada BAZNAS Kota Malang yang telah peduli terhadap kami, para santri,” tuturnya. Roadshow ini juga menjadi ajang sosialisasi mengenai program unggulan BAZNAS Kota Malang, termasuk Program kesehatan yang terus berupaya mendukung kesehatan masyarakat melalui berbagai kegiatan. Ketua BAZNAS Kota Malang menegaskan, kegiatan serupa akan terus dilaksanakan di berbagai pesantren lain di Kota Malang. Acara ditutup dengan doa bersama dan harapan agar para santri selalu diberikan kesehatan untuk terus semangat menuntut ilmu. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Malang kembali menunjukkan perannya dalam membangun generasi muda yang sehat, berdaya, dan berakhlak mulia.
BERITA30/10/2024 | Humas BAZNAS Kota Malang
Beri Bantuan Senilai 124 Juta, BAZNAS Kota Malang Menyalurkan Bantuan ZIS Dalam Rangka Memperingati Hari Santri Nasional Tahun 2024
Beri Bantuan Senilai 124 Juta, BAZNAS Kota Malang Menyalurkan Bantuan ZIS Dalam Rangka Memperingati Hari Santri Nasional Tahun 2024
Malang, 22 Oktober 2024. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Malang bersam PJ Walikota Malang mendistribusikan bantuan ZIS Senilai 124 Juta. Kegiatan ini menjadi salah satu kegiatan dalam memperingati Hari Santri Nasional 2024 dengan tema “Menyambung Juang Merengkuh Masa Depan” yang dilaksanakan di Jl. Tugu No. 1. Balaikota Malang. Kegiatan ini dihadiri oleh PJ Walikota Malang, Sekretaris DPRD, Pimpinan Pondok Pesantren di Kota Malang, dan para santriwan santriwati Kota Malang. Kegiatan hari ini juga dilengkapi dengan bazar UMKM dan pondok pesantren yang memiliki usaha. Dalam sambutannya PJ Walikota Malang, Iwan Kurniawan ST, MM. menyampaikan pentingnya sinergi antara pemerintah dengan BAZNAS dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat “Dana ZIS yang disalurkan BAZNAS saat ini sangat transparan, terutama dalam momentum hari Santri Nasional. Ini adalah salah satu bentuk kepedulian nyata kita terhadap kesejahteraan santri dan keluarga. Saya harap bantuan ini bias dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para penerima, serta menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap sesama” ujarnya. Bantuan yang didistribusikan terbagi pada empat BAZNAS Kota Malang. Pada program ekonomi produktif senilai Rp. 100.000.000,- (Seratus Juta Rupiah) dibagikan kepada lima Z-Qardh binaan BAZNAS Kota Malang. Pada program dakwah dan advokasi, BAZNAS Kota Malang menyalurkan ZISnya senilai Rp. 11.500.000,- (Sebelas Juta Lima ratus Ribu Rupiah) yang dibagikan kepada beberapa penerima manfaat lembaga dan perorangan. Pada program kemanusiaan, penyaluran senilai Rp. 7.800.000,- (Tujuh Juta Delapan Ratus ribu Rupiah) yang diberikan kepada 13 lansia seumur hidup, dan terakhir bantuan pada program Pendidikan senilai Rp. 5.500.000,- (Lima Juta Lima Ratus) yang diberikan berupa biaya Pendidikan kepada disabilitas dan biaya Pendidikan untuk dua penerima manfaat lainnya. Dengan total keseluruhan penyaluran ZIS senilai Rp. 124.800.000,- (Seratus Dua Puluh Empat Juta Rupiah) Acara penyaluran dana ZIS ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan BAZNAS Kota Malang dalam menyambut Hari Santri Nasional. Selain bantuan dana, BAZNAS juga membuka booth pada bazar UMKM yang ada dibalaikota, dan dilanjutkan dengan adanya kegiatan workshop pada lima oesantren yang ada di Kota Malang. Hari Santri nasional yang diperingati setiap tahun, menurut BAZNAS menjadi moment yang tepat untuk meningkatkan kontribusi social dan ekonomi kepada masyarakat. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dan membantu masyarakat untuk hidup lebih mandiri.
BERITA22/10/2024 | Humas BAZNAS Kota Malang
Optimalisasi Pengelolaan ZIS, Kesra & BAZNAS Kota Malang Tingkatkan Kompetensi LAZ & UPZ
Optimalisasi Pengelolaan ZIS, Kesra & BAZNAS Kota Malang Tingkatkan Kompetensi LAZ & UPZ
Malang, 09 Oktober 2024, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Malang bekerja sama dengan Kesra Kota Malang menyelenggarakan program "Peningkatan Kompetensi LAZ dan UPZ Kota Malang”. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan lembaga amil zakat dan unit pengumpul zakat di Kota Malang, sehingga mereka dapat mengelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara lebih efektif dan profesional. Kegiatan ini bertempat di Hotel Tychi Kota Malang. Kegiatan ini dihadiri oleh PJ Walikota Malang, Kemenag Kota Malang, FOZ Malang Raya, 19 LAZ Kota Malang dan 75 UPZ Masjid yang ada di Kota Malang. Dalam acara tersebut, peserta dibekali dengan berbagai materi penting, mulai dari inovasi pengumpulan ZIS, strategi pengumpulan zakat yang lebih optimal, dan pelaporan ZIS yang transparan dan akuntabel. Dalam sambutannya Iwan Kurniawan selaku PJ Walikota Malang menyampaikan pentingnya mengelola zakat dengan baik “Kota Malang ini memiliki potensi yang tinggi dalam pengumpulan ZIS. Untuk itu saya berharap para pengelola ZIS ini dapat menjadi pengelola yang mampu untuk terus berkembang. Kegiatan hari ini menjadi salah satu kegiatan yang menunjukkan bahwa Kota Malang mampu untuk terus berkolaborasi bersama. Mari kita berjalan bersama untuk Kota Malang yang lebih baik” ujarnya. Kepala Bagian Kesra Setda Kota Malang, H. Mabrur menyampaikan harapannya menuju pengelolaan zakat yang lebih baik “Kegiatan hari ini menunjukkan bahwa pemerintah Kota Malang memberikan fasilitas pada pengelola zakat untuk dapat terus berinovasi dan berkembang. Semoga kedepannya, pengumpulan ZIS menjadi lebih tinggi dan mari kita bersama mensejahterakan masyarakat Kota Malang” Kesra Kota Malang turut mendukung penuh kegiatan ini, dengan harapan bisa memperkuat sinergi antar lembaga dalam pengelolaan zakat yang lebih modern dan tepat guna. Diharapkan melalui program peningkatan kompetensi ini, LAZ dan UPZ di Kota Malang dapat berperan lebih maksimal dalam mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan zakat yang lebih optimal. Kegiatan dilanjutkan dengan penjelasan materi sesi pertama yang disampaikan oleh Prof. Dr. H. kasuwi Saiban MA., tentang peran ZIS dalam meningkatkan kesejahteraan umat. Dilanjutkan dengan sesi kedua yang diisi oleh 4 pemateri. Edy Hayatullah selaku Waka I BAZNAS Kota Malang menjelaskan tentang inovasi pengumpulan, dilanjutkan dengan pemateri ketua oleh Ketua FOZ Malang Raya, Fandi menjelaskan terkait optimalisasi pengelolaan zakat, dilanjutkan dengan perwakilan dari kemenag Kota Malang, Zainal yang menjelaskan terkait sinergitas Kemenag dengan BAZNAS dan para pengelola zakat dan pemateri terakhir oleh Sulaiman selaku waka III BAZNAS Kota Malang menjelaskan tentang tata cara pelaporan pengelola zakat yang optimal. BAZNAS Kota Malang menekankan pentingnya pelaporan yang transparan dan akuntabel dalam pengelolaan ZIS. Langkah ini diambil untuk membangun kepercayaan para muzaki sehingga mereka semakin bersemangat dalam menyalurkan zakat, infak, dan sedekah mereka melalui BAZNAS, LAZ, dan UPZ di Kota Malang. Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang BAZNAS Kota Malang dalam meningkatkan kapasitas dan kualitas pengelolaan zakat di tingkat daerah, sekaligus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan lembaga-lembaga terkait.
BERITA10/10/2024 | Humas BAZNAS Kota Malang
BAZNAS Kota Malang Bersama Dinkes Sipport HUT PMI Ke-79, Dalam Giat Jalan Sehat, Bazar UMKM & Pemeriksaan Gratis
BAZNAS Kota Malang Bersama Dinkes Sipport HUT PMI Ke-79, Dalam Giat Jalan Sehat, Bazar UMKM & Pemeriksaan Gratis
Malang, 28 September 2024. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Malang bersinergi bersama PMI Kota Malang, dan Dinas Kesehatan Kota Malang pada kegiatan HUT PMI Kota Malang yang diperingati dengan jalan-jalan sehat, Bazar UMKM dan pemeriksan Kesehatan gratis. Acara yang berlangsung sangat meriah di Markas PMI Kota Malang diikuti oleh ribuan peserta dari berbagai kalangan masyarakat, dan juga tersedia 50 gerai UMKM dengan sajian yang beragam. Kegiatan dimulai dengan pembukaan dan sambutan dari PJ Walikota yang diwakili oleh Kadinkes Kota Malang dr. Husnul Mu’arif menyampaikan, “Apresiasi yang sangat mendalam dengan adanya kegiatan ini. Menunjukkan bahwa sinergitas antar beberapa lembaga terjalin dengan baik. Sehingga kegiatan-kegiatan mendatang bisa direncanakan dan kolaborasi lebih massif lagi agar kesadaran hidup sehat menjadi perilaku keseluruhan masyarakat yang ada di Kota Malang, ” ujarnya. Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kota Malang, Prof. Dr. H. Kasuwi Saiban, MA., menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk memperingati hari PMI, tetapi juga sebagai wujud kepedulian bersama dalam meningkatkan kesehatan masyarakat. "Kami ingin mengajak masyarakat untuk terus peduli terhadap kesehatan, dan kegiatan seperti ini juga menjadi bukti sinergi yang baik antara lembaga dalam upaya mewujudkan kesejahteraan bersama dan mari bersama kita wujudkan Kota Malang sehat." Selain itu, momentum seperti ini kita juga bisa memberikan kesempatan yang baik, dalam hal pemeriksaan Kesehatan bagi masyarakat pengunjung dan juga memberikan kesempatan bagi masyarakat yang memiliki UMKM bisa ikutserta dalam kegiatan tersebut. “Alhamdulillah kegiatan ini bisa berjalan dengan sukses dengan menghadirkan ribuan masyarakat yang mengikuti jalan-jalan sehat, ada lima puluhan UMKM yang ikut Bazar dan masyarakat yang melakukan pemeriksaan Kesehatan gratis sekaliggus mendapatkan vitamin,” imbuhnya. Kepala PMI Kota Malang, H. Imam Bukhori, M.Si., menyampaikan apresiasinya terhadap kolaborasi ini. “Kami sangat berterima kasih atas dukungan dari BAZNAS dan Dinas Kesehatan. Semoga sinergi seperti ini terus berlanjut dan memberi manfaat luas kepada masyarakat.” Kegiatan jalan-jalan sehat yang menempuh rute sekitar Jalan Ijen, di mana para peserta tampak antusias mengikuti acara tersebut. Setelah jalan sehat, peserta dapat memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang disediakan, mulai dari pemeriksaan tekanan darah, cek gula darah, hingga konsultasi kesehatan umum dan para peserta akan mendapatkan vitamin. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi kesempatan untuk mengedukasi masyarakat atau pengunjung tentang pentingnya membayar zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui BAZNAS. Melalui momentum HUT PMI, BAZNAS Kota Malang juga mengingatkan pentingnya berbagi melalui zakat dan infak guna membantu sesama, khususnya bagi mereka yang membutuhkan. Dalam edukasi zakat tersedia pada 5 gerai yang tersedia di jalan sekitar Markas PMI Kota Malang yang masing-masing diikuti oleh para relawan Baznas Kota Malang. Acara berlangsung dengan meriah dan sukses, sembari peserta kegiatan menunggu ratusan undian doorprize, yang berupa sepada motor listrik, kulkas, risecooker, kipas, dan masih banyak yang lainnya. Dengan penuh harapan kegiatan ini secara langsung dapat dirasakan manfaatnya baggi masyarakat serta memperkuat semangat kebersamaan antara instansi untuk berkolaborasi. #BAZNASKotaMalang #zakatkotamalang #infakkotamalang #Sedekahkotamalang #fidyahkotamalang
BERITA28/09/2024 | Humas BAZNAS Kota Malang
Ekonomi Maju, BAZNAS Kota Malang Salurkan Bantuan pada 5 Program Utama Bulan September 2024
Ekonomi Maju, BAZNAS Kota Malang Salurkan Bantuan pada 5 Program Utama Bulan September 2024
Malang, 23 September 2024, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Malang kembali melaksanakan pendistribusian bantuan kepada masyarakat melalui lima program unggulannya pada bulan September. Program-program tersebut meliputi Pendidikan, Kesehatan, Ekonomi, Sosial Kemanusiaan, serta Dakwah dan Advokasi. Pendistribusian ini dilaksanakan di ruang rapat BKPSDM Kota Malang. Ketua BAZNAS Kota Malang, Prof. Dr. H. Kasuwi Saiban, MA dalam sambutannya menyampaikan “BAZNAS Kota Malang tentu akan berusaha untuk dapat terus bermanfaat untuk kesejahteraaqn masyarakat Kota Malang. Semoga bantuan yang diberikan bias bermanfaat untuk kebutuhan para mustahik, dan dapat meringankan kebutuhan yang saat ini sedang dibutuhkan”. Dalam sambutannya beliau juga menyampaikan bahwasannya BAZNAS Kota Malang akan selalu berusaha untuk dapat terus berkembang, sehingga pengumpulan yang diperoleh menjadi lebih banyak dan dapat membantu mustahik dalam pendistribusian dan pendayagunaan ekonomi yang ada. Wakil ketua II Bidang pendistribusian dan pendayagunaan, Moh wahid menyampaikan “Distribusi ini menjadi salah satu bentuk bahwasannya BAZNAS Kota Malang hadir untuk membantu masyarakat Kota Malang yang membutuhkan bantuan” ujarnya. Beliau juga menambahkan doa yang ditujukan kepada para muzaki agar selalu diberikan kelancaran dan keberkahan rezekinya juga tak lupa mendoakan kepada para mustahik yang hadir dengan harapan semoga mustahik BAZNAS Kota Malang mampu untuk dapat terus berbenah baik secara dhohir dan batinnya. Bantuan pendidikan diberikan berupa bantuan dana untuk pengambilan ijazah dan beasiswa bagi pelajar kurang mampu dengan jumlah Rp. 5.250.000, bantuan modal usaha kepada mustahik melalui program ekonomi berjumlah Rp. 80.000.000, serta bantuan kesehatan kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan dana biaya rumah sakit berjumlah Rp. 19.000.000. Pada sektor kemanusiaan, BAZNAS membantu keluarga terdampak bencana dan biaya hidup dengan jumlah Rp. 35.800.000, dan program dakwah mendorong peningkatan pemahaman agama di kalangan masyarakat berjumlah 5.000.000. Total pendistribusian bernilai Rp. 145.050.000 (Seratus Empat Puluh Lima Juta Lima Puluh Ribu Rupiah) Dengan pendistribusian ini, BAZNAS berharap dapat terus menjadi solusi bagi berbagai permasalahan sosial-ekonomi yang dihadapi oleh warga, terutama dalam meningkatkan kesejahteraan serta kemandirian ekonomi masyarakat di Kota Malang. #BAZNASKotaMalang #zakatkotamalang #infakkotamalang #sedekahkotamalang #fidyahkotamalang
BERITA23/09/2024 | Humas BAZNAS Kota Malang
BAZNAS Provinsi Jawa Timur Luncurkan Program Penguatan Modal UMKM
BAZNAS Provinsi Jawa Timur Luncurkan Program Penguatan Modal UMKM
Malang, 19 September 2024 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Malang turut ambil bagian dalam acara peluncuran Program Penguatan Modal UMKM yang diselenggarakan oleh BAZNAS Provinsi Jawa Timur. Acara ini berlangsung di Grand Swiss-Bell Hotel Darmo, Surabaya. Program ini bertujuan untuk mendukung pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan memberikan akses modal yang lebih mudah dan sesuai kebutuhan. BAZNAS Kota Malang menegaskan komitmennya dalam memberdayakan ekonomi masyarakat melalui penguatan modal yang berkelanjutan. Harapannya, program ini akan membantu UMKM berkembang dan memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal. Sulaiman, perwakilan dari BAZNAS Kota Malang, menegaskan pentingnya peran BAZNAS dalam menjaga stabilitas ekonomi, terutama di tengah tantangan ekonomi yang dihadapi saat ini. "BAZNAS berperan sebagai penyelamat dalam menjaga kestabilan ekonomi," ungkapnya. Selain itu, Baznas juga harus berperan aktif untuk melakukan penanggulangan kemiskinan di masing-masing daerah. Program serupa sebelumnya telah berhasil diterapkan di beberapa wilayah seperti Banyuwangi, Ngawi, dan Tulungagung, yang menunjukkan hasil positif dalam mendorong pertumbuhan UMKM setempat. Untuk Baznas Kota Malang sendiri sebenanarnya sudah melakukan program-program yang berkolaborasi dengan mitra, misalnya; program OJIR, Qoryah Sakinah, Z Qordh, dll. “Alhamdulillah kita sudah memulai program-program tersebut sejak tahun 2019 dan berjalan sampai saat ini, pungkas Sulaiman Wakil III bidang Laporan. Dengan adanya dukungan BAZNAS Provinsi, diharapkan UMKM di berbagai daerah di Jawa Timur dapat terus berkembang dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan dan merata. Tujuan dari program ini yaitu mendukung para pelaku usaha mikro, khususnya pedagang kecil dan Pedagang Kaki Lima (PKL), agar terbebas dari jeratan rentenir dengan pinjaman berbunga tinggi. “Misal pinjam Rp1 juta, kembali Rp1,3 juta. Kan kasihan mereka. Ini sudah kami coba di Ngawi, Tulungagung, dan Banyuwangi. Kami berikan pinjaman, tetapi pelunasannya semampunya. Namun, pada akhirnya kami kembalikan lagi kepada mereka, yang penting mereka tidak berhutang lagi ke rentenir,” jelas Ketua BAZNAS Jatim Prof. Dr. Ali Machan Moesa. Prof. Ali Maschan juga menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah, khususnya Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur, yang sangat peduli terhadap masalah ini. “Pak Pj. Gubernur sangat peduli terhadap hal ini. Alhamdulillah, hari ini mulai diluncurkan, dan contoh keberhasilannya bisa dilihat dari testimoni dari beberapa kota/kabupaten,” paparnya. Acara tersebut dihadiri oleh berbagai perwakilan dari BAZNAS se-Jatim dan pelaku UMKM, di mana pemaparan terkait strategi pemberdayaan ekonomi umat menjadi topik utama. BAZNAS Kota Malang menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga terkait dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program-program yang berbasis pemberdayaan ekonomi. #BAZNASKotaMalang #zakatkotamalang #sedekahkotamalang #infakkotamalang #fidyahkotamalang
BERITA19/09/2024 | Humas BAZNAS Kota Malang
Luncurkan Program Z-Qardh: BAZNAS Kota Malang Gelar Executive Briefing Tata Kelola Adm & Keuangan ZIS Tahun 2024
Luncurkan Program Z-Qardh: BAZNAS Kota Malang Gelar Executive Briefing Tata Kelola Adm & Keuangan ZIS Tahun 2024
Malang, 17 September 2024, Badan Amil Zakat nasional (BAZNAS) Kota Malang menyelenggarakan Executive Briefing dengan tema "Tata Kelola Administrasi dan Keuangan ZIS Tahun 2024" di Regent’s Park Hotel Malang. Acara ini dihadiri oleh pimpinan BAZNAS Kota Malang, Koperasi Syariah, dan tujuh masjid yang ada di Kota Malang. Salah satu sorotan utama kegiatan hari ini adalah adalah pengenalan program inovatif Z-Qardh (Zakat Qordul Hasan). Ketua BAZNAS Kota Malang dalam sambutannya menyampaikan “Dalam rangka executive breafing tata kelolal administrasi dan keunagna ZIS tahun ini, kami dari BAZNAS Kota Malang, akan mengenalkan program baru BAZNAS Kota Malang yakni Z-Qardh. Program ini kami harap dapat mampu meningkatkan ekonomi masyarakat Kota Malang” ujarnya. Dalam sambutannya beliau juga menjelaskan pentingnya berzakat bagi masyarakat muslim khususnya bmasyarakat Kota Malang. Wa aqimus salata wa atuz zakah, wa ma tuqaddimu li'anfusikum min khairin tajiduhu indallah, innallaha bima ta'maluna basir. Artinya: Dan dirikanlah salat dan tunaikanlah zakat. Dan kebaikan apa saja yang kamu usahakan bagi diirmi, tentu kamu akan mendapat pahalanya pada sisi Allah. Sambutan selanjutnya oleh Kepala Bagian Kesra dan kemasyarakatan. Mambur menyampaikan “Program ini membutuhkan kekeluargaan yang erat dan kekuatan ruh. Program ini sangat menarik untuk meningkatkan pemberdayaan ekonomi yang ada di Kota Malang” ujarnya. Wakil Ketua II Bidang pendistribusian, Moh Wahid, selaku narasumber, menjelaskan terkait pendistribusian ZIS BAZNAS Kota Malang dan pengenalan pelaksanaan program Z-Qardh. Z-Qardh merupakan pinjaman tanpa bunga (qardhul hasan) yang diperuntukkan bagi mustahik dalam rangka pemberdayaan ekonomi. Konsep ini menitikberatkan pada kemandirian ekonomi melalui pembiayaan tanpa beban tambahan, yang diharapkan mampu membantu para penerima manfaat untuk keluar dari jerat kemiskinan dan mampu untuk mengembangkan ekonominya. Moh Wahid menyampaikan “Salah satu tujuan utama BAZNAS Kota Malang adalah untuk mengubah mustahik BAZNAS Kota Malang menjadi muzaki Kota Malang. Salah satu program untuk merealisasikan tujuan itu adalah program Z-Qardh” ujarnya. Selanjutnya materi oleh Waka III Bidang keuangan, Sulaiman selaku pengelola program, memberikan penjelasan mengenai pengelolaan keuangan yang dilakukan secara profesional dan transparan khususnya di Z-Qardh. Para SDM pengelola Z-Qardh dikenalkan dengan pengelolaan koperasi Syariah yang mudah namun dapat tetap terorganisir dengan baik. Selain itu, narasumber juga menjelaskan terkait pengelolaan keuangan yang ada di BAZNAS Kota Malang. “Dengan menggunakan sistem akuntansi yang modern, BAZNAS Kota Malang memastikan seluruh dana zakat, infak, dan sedekah yang diterima disalurkan dengan tepat sasaran dan berkesinambungan. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat di Kota Malang” Acara ini juga diwarnai dengan diskusi interaktif antara peserta briefing dengan para narasumber, membahas peluang dan tantangan yang dihadapi BAZNAS dalam menjalankan program ini di masa mendatang. BAZNAS Kota Malang berharap program Z-Qardh mampu menjadi solusi inovatif dalam pemberdayaan mustahik dan pengentasan kemiskinan di wilayah tersebut. #BAZNASKotaMalang #zakatkotamalang #Infakkotamalang #sedekahkotamalang #fidyahkotamalang
BERITA17/09/2024 | Humas BAZNAS Kota Malang
BAZNAS Kota Malang Terima Studi Tiru dari BAZNAS Kota Bontang
BAZNAS Kota Malang Terima Studi Tiru dari BAZNAS Kota Bontang
Malang, 10 September 2024- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Malang menerima kunjungan dari BAZNAS Kota Bontang, yang bertempat di Ruang Rapat Majapahit Balai Kota Malang. Rombongan dari BAZNAS Kota Bontang dipimpin oleh Wakil Ketua I BAZNAS Bontang , Ustadz Yusrianto Al Bugisyih, yang mengungkapkan harapannya agar hasil kunjungan ini dapat menjadi acuan untuk pengembangan program di Kota Bontang. "Kami ingin belajar dari BAZNAS Kota Malang, terutama dalam hal inovasi program penyaluran zakat yang tepat sasaran dan berdampak besar bagi kesejahteraan masyarakat dan juga terkait content digital dan pengelolaan keuangan," ujarnya. Pihak BAZNAS Kota Malang, yang diwakili oleh Ketua BAZNAS Kota Malang, Prof. Dr. H. Kasuwi Saiban, MA., menyambut hangat kedatangan tim dari Bontang. Ia memaparkan berbagai program unggulan seperti program ojir, bantuan rombong, bantuan usaha mikro, BAZNAS microfinance, kampung qoryah sakinah dan program-program lainnya. “Kami selalu berupaya untuk mengoptimalkan pengelolaan zakat agar dapat memberikan manfaat maksimal bagi mustahik. Kami berharap apa yang kami terapkan di sini bisa memberikan inspirasi untuk BAZNAS Kota Bontang,” kata Kasuwi. Kunjungan ini diharapkan akan semakin memperkuat sinergi antar BAZNAS di berbagai daerah untuk bersama-sama meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan zakat yang profesional, transparan, dan akuntabel. #BAZNASKotaMalang #zakatkotamalang #sedekahkotamalang #infakkotamalang #fidyahkotamalang
BERITA10/09/2024 | Humas BAZNAS Kota Malang
Memaksimalkan strategi pengumpulan dan pendayagunaan, Baitul Mal Aceh Selatan melakukan Studi Tiru di BAZNAS Kota Malang
Memaksimalkan strategi pengumpulan dan pendayagunaan, Baitul Mal Aceh Selatan melakukan Studi Tiru di BAZNAS Kota Malang
Malang, 06 September 2024. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Malang menerima kunjungan dari Baitul Mal Aceh Selatan dalam rangka studi tiru terkait pengumpulan, pendayagunaan, administrasi, dan keuangan yang ada di Baitul mal Aceh Selatan. Studi tiru dilaksanakan dua hari. Hari pertama sharing terkait program bertempat di Kantor BAZNAS Kota Malang, dan pada hari kedua dilakukan dengan kunjungan di Kampung Qoryah Sakinah. Dalam acara yang berlangsung di Kantor BAZNAS Kota Malang, tim Baitul Mal Aceh Selatan disambut hangat oleh jajaran pimpinan BAZNAS. Diskusi utama pada kegiatan ini berkisar tentang optimalisasi strategi pengumpulan zakat melalui inovasi digital, serta pendekatan humanis dalam pendayagunaan dana yang terkumpul. Ketua BAZNAS Kota Malang, Prof. Dr. H. Kasuwi Saiban, MA., menyampaikan bahwa salah satu kunci keberhasilan pengelolaan zakat di Kota Malang terletak pada sinergi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, mitra, dan lembaga-lembaga lainnya. “Kami berupaya untuk selalu relevan dengan kebutuhan mustahik, terutama dalam program-program produktif yang dapat memberdayakan masyarakat,” jelasnya. Wakil Ketua IV, Drs. Sutomo S.Ag., M.Sos., menyampaikan bahwa “dengan berkolaborasinya kami bersama mitra-mitra dan Lembaga-lembaga, kami dapat mmeberikan giat-giat yang sangat bias dirasakan impactnya oleh masyarakat Kota Malang seperti santunan 1000 anak yatim dan lansia, santunan 1000 anak yatim dan disabilitas, khitan massal, parade 1000 qori’, dan rencananya pada bulan ini kami akan mengadakan giat pengobatan gratis dengan jumlah yang banyak” ujarnya. Sementara itu, Kepala Sekretariat Baitul Mal Aceh Selatan, Gustawi Mustafa, SE., menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap BAZNAS Kota Malang. "Kota Malang memiliki pendekatan yang sangat baik dalam pengelolaan zakat. Kami berharap bisa menerapkan banyak hal yang telah kami pelajari untuk meningkatkan efektivitas pengumpulan, pendayagunaan, dan content digital di daerah kami," ujarnya. Studi tiru ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara lembaga zakat di Indonesia untuk semakin memaksimalkan peran mereka dalam kesejahteraan masyarakat, khususnya di bidang pengelolaan zakat. #BAZNASKotaMalang #zakatkotamalang #infakkotamalang #sedekahkotamalang #fidyahkotamalang
BERITA09/09/2024 | Humas BAZNAS Kota Malang
Siaga Bencana, BAZNAS Kota Malang Rencana Bentuk Baznas Tanggap Bencana (BTB)
Siaga Bencana, BAZNAS Kota Malang Rencana Bentuk Baznas Tanggap Bencana (BTB)
Surabaya, 05-06 September 2024 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Malang mengikuti Rapat Koordinasi bersama BAZNAS Jawa Timur. Rapat ini membahas langkah-langkah strategis untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai potensi bencana di wilayah Jawa Timur, khususnya di Kota Malang. Kegiatan ini bertempat di Swiss-Belinn Juanda, Sidoarjo. Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Malang berencana membentuk Baznas Tanggap Bencana (BTB) sebagai salah satu langkah strategis dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan penanganan bencana di wilayah Kota Malang. Program ini diinisiasi untuk memberikan respon cepat terhadap potensi bencana alam, seperti banjir, tanah longsor, dan gempa bumi, yang kerap terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk di Kota Malang. Baznas Kota Malang menyatakan komitmennya untuk selalu siap siaga dalam merespons kebencanaan di Kota Malang. Kegiatan ini diikuti oleh Wakil Ketua II bidang pendistribusian dan pendayagunaan, Muhammad Wahid, S.Pd.I., MM dan Muhammad Fahmi Kurniawan, S.Kom selaku amil pelaksana Baznas Kota Malang. Ketua Baznas Kota Malang, Prof. Dr. Kasuwi Saiban, MA, menyatakan bahwa pembentukan tim Baznas Tanggap Bencana (BTB) adalah wujud komitmen Baznas dalam memberikan pelayanan yang lebih luas kepada masyarakat, terutama dalam situasi darurat. "Melalui Baznas Tanggap Bencana, kami ingin memastikan bahwa bantuan tidak hanya berbentuk zakat, infak, dan sedekah untuk kepentingan sosial ekonomi, tetapi juga penanganan cepat dan tepat saat terjadi bencana," ujarnya. Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan M.A., menyampaikan bahwa dana zakat yang dikelola Baznas diarahkan untuk merealisasikan kemaslahatan umum, termasuk dalam konteks kebencanaan. "Ketika bencana terjadi, kita harus cepat dan tepat dalam penyaluran bantuan, sehingga Muzakki bisa melihat langsung bahwa dana yang mereka titipkan dapat membantu masyarakat yang terdampak secara efektif dan efisien," ujar Saidah. Sedangkan Waka II Baznas Jatim Dr. K.H. Ahsanul Haq, M.Pd.I. menyampaikan “Kita semua harus waspada, ‘sedia payung sebelum hujan’. Di Jawa Timur, ketika bencana datang, kita sudah siap melaksanakan tugas sebagai anggota BTB,” ujarnya. Baznas Jawa Timur juga menyampaikan pentingnya sinergi antara lembaga zakat dan berbagai instansi terkait dalam penanganan bencana, serta menekankan pentingnya persiapan logistik dan koordinasi lapangan yang baik. Dengan rapat koordinasi ini, diharapkan Baznas Kota Malang dapat lebih tanggap dan efektif dalam menjalankan misi kemanusiaan terkait kebencanaan. Rapat tersebut menjadi langkah awal untuk memperkuat kesiapan dan tanggung jawab Baznas di berbagai daerah dalam menghadapi bencana alam serta menanggulangi dampaknya terhadap masyarakat. Moh. Wahid, selaku Waka II Baznas Kota Malang bidang pendistribusian dan pendayagunaan merespon dengan cepat akan bersinergi dengan instansi terkait, seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Palang Merah Indonesia (PMI), serta pembentukan relawan dari Baznas Kota Malang. "Kolaborasi ini penting untuk memastikan setiap korban bencana mendapatkan bantuan secepat mungkin, baik dari segi kebutuhan dasar maupun penanganan psikologis," tambah Wahid. Baznas Kota Malang juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam program ini dengan saling berbagai untuk keperluan tanggap bencana. "Kami percaya, dengan solidaritas Masyarakat Kota Malang, kita dapat terus berusaha untuk prepare terkait dengan kesiapsiagaan terhadap bencana," tutupnya. #BAZNASKotaMalang #zakatkotamalang #infakkotamalang #sedekahkotamalang #fidyahkotamalang
BERITA06/09/2024 | Humas BAZNAS Kota Malang
BAZNAS Kabupaten Lombok Timur dan Baznas Provinsi Kalimantan Utara Studi Tiru Program Pendayagunaan Mustahik
BAZNAS Kabupaten Lombok Timur dan Baznas Provinsi Kalimantan Utara Studi Tiru Program Pendayagunaan Mustahik
Malang, 05 September 2024. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Malang menerima kunjungan dari BAZNAS Kabupaten Lombok Timur dan BAZNAS Provinsi Kalimantan Utara dalam rangka studi tiru. Pertemuan ini difokuskan pada diskusi mengenai strategi pengumpulan, pendistribusian, dan pendayagunaan mustahik agar lebih optimal, serta persiapan yang perlu dilakukan menuju sertifikasi ISO 9001. Secara khusus kegiatan ini diorientasikan pada pengembangan dan pendayagunaan penyaluran Zakat, Infaq dan Sedekah (ZIS) yang dilaksanakan di Ruang Rapat BKPSDM lantai 1. Dalam sambutannya, Wakil Ketua IV, Dr. Sutomo, M.Sos., menjelaskan pentingnya inovasi dalam strategi pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dilakukan oleh BAZNAS Kota Malang. "Kami terus berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat melalui berbagai program dan kampanye kreatif yang melibatkan semua lapisan masyarakat. Tak lupa kami selalu transparan dan akuntabel dalam mempublikasikan terkait pelaporan keuangan dan masyarakat yang berdampak pada meningkatnya trust masyarakat khususnya ASN dilingkungan pemerintah Kota Malang untuk membayar ZISnya di BAZNAS Kota Malang," ujarnya. Hal ini telah terbukti efektif dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembayaran ZIS. Selanjutnya, pertemuan tersebut juga membahas strategi pendistribusian dan pendayagunaan dana yang terkumpul. BAZNAS Kota Malang berbagi pengalaman tentang program-program unggulan yang telah berhasil dilaksanakan, seperti pemberian modal usaha bagi mustahik, bantuan pendidikan, program Ojir, pendirian koperasi / qordul hasan pada komunitas-komunitas masyarakat melalui kampung dampingan bersama dengan beberapa Lembaga yakni Kampung Qoryah Sakinah. Dan juga kegiatan-kegiatan yang berdampak kepada masyarakat seperti Gebyar malam lailatul qodar: santunan 1000 anak yatim dan dhuafa, khitan massal, 1000 parade, gebyar muharram bersama 1000 anak yatim dan disabilitas. Program-program ini telah dirancang dengan mempertimbangkan aspek keberlanjutan dan dampak jangka panjang bagi para penerima manfaat. Sesi terakhir dari studi tiru ini difokuskan pada persiapan BAZNAS Kota Malang dalam meraih sertifikasi ISO 9001. Para peserta dari BAZNAS Kabupaten Lombok Timur dan BAZNAS Provinsi Kalimantan Utara diajak untuk memahami proses yang telah dilakukan oleh BAZNAS Kota Malang, mulai dari pembenahan sistem manajemen mutu, peningkatan pelayanan kepada masyarakat, hingga pengawasan internal yang ketat. "Menuju ISO 9001 adalah langkah besar bagi kami untuk memastikan bahwa pelayanan dan tata kelola yang kami lakukan sesuai dengan standar nasional, juga untuk meningkatkan trust masyarakat kepada BAZNAS Kota Malang," imbuh Sutomo selaku Waka IV. Upaya untuk melakukan pendayagunaan terhadap mustahik menjadi sebuah keharusan. Dengan maksud agar masing-masing mustahiq dalam waktu tertentu ada peningkatan dari mustahiq menjadi muzakki. Sehingga target untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dapat terukur termasuk dalam ikutserta mengentaskan kemiskinan. Misalnya, pemberian modal usaha, Baznas Micro Finance, pendampingan UMKM, melatih berzakat melalui kotak ZIS bagi pedagang dengan bantuan rombong, dll. Kunjungan studi tiru ini diakhiri dengan kesepakatan bersama untuk terus menjalin komunikasi dan berbagi pengetahuan serta pengalaman antara BAZNAS dari berbagai daerah. Dengan demikian, seluruh BAZNAS di Indonesia dapat terus meningkatkan kinerja dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat. #BAZNASKotaMalang #zakatkotamalang #infakkotamalang #sedekahkotamalang #fidyahkotamalang
BERITA05/09/2024 | Humas BAZNAS Kota Malang
Dorong Penguatan Ekonomi Keluarga, BAZNAS Kota Malang bagi Grobak Berkah
Dorong Penguatan Ekonomi Keluarga, BAZNAS Kota Malang bagi Grobak Berkah
Malang, 04 September 2024 - Badan Amil Zakat nasional (BAZNAS) Kota Malang mengadakan acara serah terima bantuan berupa 15 rombong kepada para mustahik di wilayah Kota Malang. Acara ini berlangsung dengan penuh haru, mengingat bantuan tersebut diharapkan dapat membantu para UMKM untuk mengembangkan usaha mereka. Acara serah terima rombong ini dilaksanakan di ruang rapat BKPSDM Kota Malang. Lima belas rombong yang dibagikan, berasal dari BAZNAS Provinsi jawa Timur yang mesuk kedalam pentasyarufan zakat produktif melalui program “Jatim Makmur”. Dari beberapa pengajuan yang masuk melalui BAZNAS Kota Malang, pada akhirnya BAZNAS Kota malang telah menentukan 15 mustahiq sebagai penerima bantuan rombong. Para penerima bantuan tampak antusias dan penuh syukur saat menerima rombong baru yang dirancang dengan desain menarik dan fungsional. Dengan bantuan ini, mereka berharap dapat meningkatkan pendapatan melalui tampilan rombong yang lebih menarik, sehingga mampu menarik lebih banyak pembeli. Prof. Dr. H. kasuwi Saiban, MA., Ketua BAZNAS Kota Malang menyampaikan bahwa program ini merupakan salah satu upaya BAZNAS untuk memberdayakan ekonomi masyarakat melalui pemberian bantuan yang tepat sasaran. "Kami berharap, dengan adanya rombong ini, para mustahik dapat lebih semangat dalam berjualan dan terus berkembang dalam usahanya, juga dapat membantu mengembangkan perekonomian keluarga," ujar beliau. Muhammad Wahid, S.Pd.I., MM. selaku Waka II pendistribusian dan pendayagunaan menyampaikan bahwa “Kami berharap dengan adanya rombong baru ini, perekonomian para mustahiq dapat terus berkembang, dan nantinya para mustahiq ini mampu menjadi muzaki di BAZNAS Kota Malang”. Salah satu penerima bantuan, Ibu Kusmiati, yang sudah lama berjualan makanan, mengungkapkan rasa syukurnya. "Alhamdulillah, dengan rombong baru ini, saya bisa menarik lebih banyak pelanggan dan membuat dagangan saya lebih rapi dan menarik. Terima kasih BAZNAS Kota Malang, terima kasih Muzakki," katanya dengan mata berkaca-kaca. Serah terima ini menjadi bukti nyata komitmen BAZNAS Kota Malang dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para mustahik yang membutuhkan dukungan untuk meningkatkan taraf hidup mereka. Acara ini juga diakhiri dengan doa bersama, memohon keberkahan atas bantuan yang diberikan dan kelancaran usaha para penerima manfaat. Selanjutnya para pimpinan BAZNAS Kota Malang dan para mustahiq berfoto bersama dan para mustahiqpun pulang dengan harapan yang besar, untuk dapat meningkatkan ekononominya. #BAZNASKotaMalang #zakatkotamalang #infakkotamalang #sedekahkotamalang #fidyahkotamalang
BERITA04/09/2024 | Humas BAZNAS Kota Malang
Menuju ISO 9001, BAZNAS Malang Raya Adakan Executive Briefing
Menuju ISO 9001, BAZNAS Malang Raya Adakan Executive Briefing
Malang, 27 Agustus 2024. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Malang Raya yang terdiri dari BAZNAS Kota Malang, BAZNAS Kota Batu, dan BAZNAS Kabupaten Malang menggelar Executive Briefing di Hotel Zam-Zam, Kota Batu, sebagai langkah awal menuju sertifikasi ISO 9001. Acara ini dihadiri oleh Sekda Kota Batu, Ketua MUI Kota Malang, para pimpinan BAZNAS Provinsi Jawa Timur serta pimpinan dan pelaksana BAZNAS Malang Raya, yang berkumpul untuk memahami dan mempersiapkan diri menuju standar manajemen mutu nasional maupun internasional. Briefing ini menjadi momen penting dalam upaya BAZNAS Malang Raya meningkatkan kualitas manajemen mutu dalam pelayanan. ISO 9001, sebagai standar nasional untuk sistem manajemen mutu, akan membantu BAZNAS dalam memastikan setiap proses operasional berjalan efisien, konsisten, dan mampu memenuhi kebutuhan serta harapan para muzakki dan mustahik. Prof. Dr. KH. Ali Machan Moesa, MA., Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur dalam sambutannya menegaskan bahwa sertifikasi ISO 9001 adalah bagian dari komitmen organisasi untuk terus memberikan yang terbaik bagi masyarakat. "Sertifikasi ini bukan sekadar pengakuan, tetapi juga sebuah tanggung jawab untuk memastikan setiap layanan dan program yang kita jalankan memiliki standar tinggi dan berkelanjutan. Ada 4 poin yang perlu dilakukan untuk mengembangkan kualitas dalam pelayanan mutu, yang meliputi; commitment, consistent, communication dan care," ujarnya. Selama briefing, para peserta mendapatkan penjelasan mengenai tahapan yang harus dilalui untuk mencapai sertifikasi ISO 9001, termasuk penguatan sistem dokumentasi, penerapan audit internal, serta pengembangan kebijakan kualitas yang sesuai dengan standar tersebut. Diskusi interaktif juga dilakukan untuk memastikan seluruh tim mampu memahami terkait persiapan ISO 9001 dan memiliki visi yang selaras dalam mencapai tujuan ini. Zam-Zam Hotel and Convention Kota Batu dipilih sebagai lokasi Executive Briefing, memberikan suasana yang kondusif untuk refleksi dalam melakukan reorientasi perencanaan program yang strategis. Acara ini juga menjadi ajang memperkuat sinergi bersama antar BAZNAS yang ada di Malang Raya untuk memastikan bahwa target sertifikasi ISO 9001 dapat dicapai dalam waktu yang ditentukan. Wasis sebagai narasumber dari PT Indonesia Sakti, memberikan penjelasan bahwa “tuntutan kualitas mutu layanan dalam organisasi publik menjadi sebuah keniscayaan. Karena organisasi tersebut harus mampu memastikan dan membuktikan bahwa apa yang dikerjakan memenuhi kaidah akuntable, transparan dan profesional. Sehingga, harapannya para muzakki, muztahik dan lembaga mitra dapat percaya dan selanjutnya menitipkan dana ZISnya melalu BAZNAS,” pungkasnya. Dengan ikhtiar menuju sertifikasi ISO 9001, BAZNAS Malang Raya berharap dapat memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat yang transparan, akuntabel, dan profesional. Langkah ini diharapkan dapat membawa BAZNAS Malang Raya menjadi pionir dalam manajemen zakat berkualitas tinggi dan memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan Brieffing Eksekutif ditutup dengan penyerahan sertifikat, ucapan terima kasih, dan dilanjutkan dengan foto bersama. #BAZNASKotaMalang #zakatkotamalang #infakkotamalang #sedekahkotamalang #fidyahkotamalang
BERITA28/08/2024 | Humas BAZNAS Kota Malang
Intervensi BAZNAS Kota Malang untuk Kesejahteraan Masyarakat
Intervensi BAZNAS Kota Malang untuk Kesejahteraan Masyarakat
Malang, 20 Agustus 2024 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Malang mendistribusikan Zakat, infaq dan Sedekah (ZIS) kepada masyarakat yang berhak menerima bantuan. Sebagai upaya untuk mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, maka distribusi bidang kemanusiaan masih menjadi mayoritas penyalurannya. Meskipun semua bidang penyalurannya dapat terwakili, yakni bidang advokasi dan dakwah, ekonomi, Pendidikan, Kesehatan dan kemanusiaan. Anggaran penyalurannya masih berasal dari pengumpulan dari UPZ OPD pemerintah Kota Malang, BAZNAS Provinsi Jawa Timur dan Lembaga Mitra. Pada bulan ini, BAZNAS meluncurkan sejumlah program unggulan disemua bidang secara merata. Mencakup bantuan biaya pendidikan luar negeri, renovasi ruang kelas, penyelesaian masalah administrasi ijazah yang tertunda, Lansia, modal usaha bagi UMKM, dan pengobatan serta penyediaan air bersih. Disampaikan M. Wahid selaku Waka II bidang pendistribusian dan pendayagunaan BAZNAS Kota Malang, bahwa “BAZNAS harus terus mengawal apa yang sesungguhnya terjadi di masyarakat dan intervensi konkrit apa yang harus diberikan. Sehingga, ikutserta dalam mengurai dan menyelesaikan masalah yang dihadapi menjadi bagian kami untuk melakukannya. Nah, salah satu aspek penting yang harus didorong adalah mengurangi permasalahan yang ada dan BAZNAS harus ikutserta dalam membantu permasalahan yang dihadapi,” imbuhnya. Pada bidang kemanusiaan, membantu lansia kurang mampu agar ada kepastian penyaluran biaya hidup, dan bantuan bagi gharim (utang), sehingga mereka dapat menikmati kehidupan yang lebih layak di hari tua. Tak hanya itu, dalam sektor ekonomi, BAZNAS juga memberikan bantuan modal usaha kepada para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang terdampak pandemi yang mengakibatkan terkendalanya pertumbuhan ekonomi hingga saat ini. Bantuan ini diharapkan dapat membantu mereka untuk bangkit kembali dan memperbaiki perekonomian keluarga yang sempat terpuruk. Di bidang kesehatan, dua penerima manfaat mendapatkan bantuan pengobatan rumah sakit, sementara satu penerima manfaat lainnya menerima bantuan penyediaan air bersih. Komitmen BAZNAS tidak berhenti di sana, karena mereka juga aktif mendukung berbagai kegiatan keagamaan di Kota Malang, sebagai bagian dari upaya memperkuat dakwah dan advokasi di masyarakat. Total bantuan yang disalurkan pada bulan ini mencapai Rp. 49.500.000 untuk 35 penerima manfaat. BAZNAS Kota Malang berharap program-program ini dapat memberikan manfaat yang nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat serta memperluas jangkauan distribusi agar lebih banyak warga yang terbantu. BAZNAS Kota Malang juga terus mensosialisasikan dan mengajak seluruh lapisan masyarakat terkhusus bagi para ASN di Lingkungan pemerintah Kota Malang untuk terus mendukung program-program ini dengan berpartisipasi aktif dalam pengumpulan zakat, infaq, dan sedekah. Sehingga manfaat yang langsung bisa diterima oleh masyarakat, terutama bagi saudara kita yang kurang beruntung. #BAZNASKotaMalang #zakatkotamalang #infakkotamalang #sedekahkotamalang #fidyahkotamalang
BERITA20/08/2024 | Humas BAZNAS Kota Malang
BAZNAS Kota Malang Terima Kunjungan dari BAZNAS Kota Banjarmasin Terkait Pengelolaan Pengumpulan dan Pendistribusian ZIS
BAZNAS Kota Malang Terima Kunjungan dari BAZNAS Kota Banjarmasin Terkait Pengelolaan Pengumpulan dan Pendistribusian ZIS
Malang, 19 Agustus 2024 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Malang menerima kunjungan studi banding dari BAZNAS Kota Banjarmasin, yang dilaksanakan di Ruang Rapat BKPSDM Kota Malang. Studi banding ini bertujuan untuk berbagi pengalaman dan strategi dalam pengelolaan pengumpulan serta pendistribusian zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dilakukan di Kota Malang. Ketua BAZNAS Kota Malang, Prof. Dr. H. Kasuwi Saiban, MA., menyambut hangat delegasi dari BAZNAS Kota Banjarmasin yang dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Banjarmasin, Dr. H. Riduan Masykur, M.H. Dalam sambutannya, Prof. Dr. H. Kasuwi Saiban menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut dan mengungkapkan bahwa kolaborasi antara BAZNAS dari berbagai daerah sangat penting untuk saling belajar dan memperkuat tata kelola zakat demi kesejahteraan umat. “Kami di BAZNAS Kota Malang terus berinovasi untuk memastikan bahwa pengumpulan dan pendistribusian zakat berjalan dengan efektif dan tepat sasaran. Dalam hal ini, sistem yang transparan dan akuntabel menjadi kunci utama dalam menjaga kepercayaan masyarakat,” ujarnya. Selama studi banding, BAZNAS Kota Malang memaparkan sejumlah program unggulan mereka, termasuk strategi digitalisasi pengumpulan zakat melalui platform online, program ojir dan kerja sama dengan berbagai instansi pemerintah serta swasta. Pendistribusian zakat yang dilakukan juga ditekankan pada sektor pendidikan, kesehatan, kemanusiaan, akomodasi dan pemberdayaan ekonomi yang dirancang untuk membantu mustahik secara berkelanjutan. Dr. H. Riduan Masykur, M.H dari BAZNAS Kota Banjarmasin mengungkapkan kebahagiannya dapat berdiskusi bersama dan memahami terhadap sistem pengelolaan BAZNAS Kota Malang yang telah terbukti mampu meningkatkan pengumpulan zakat dari tahun ke tahun. Ia berharap bahwa ilmu dan praktik yang dipelajari dapat diterapkan di Banjarmasin untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. “Kami sangat terkesan dengan cara BAZNAS Kota Malang mengelola ZIS secara modern dan terstruktur. Pengalaman ini akan sangat bermanfaat untuk pengembangan pengelolaan zakat di Kota Banjarmasin,” ungkapnya. Kunjungan tersebut diakhiri dengan sesi diskusi interaktif dan tanya jawab, di mana kedua pihak saling bertukar ide serta gagasan dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan zakat. Harapannya, hasil studi banding ini dapat memperkuat sinergi antar-BAZNAS dan menjadi inspirasi bagi pengembangan program-program zakat di seluruh Indonesia. #BAZNASKotaMalang #zakatkotamalang #sedekahkotamalang #infakkotamalang #fidyahkotamalang
BERITA19/08/2024 | Humas BAZNAS Kota Malang
Parade 1000 Qori' Pelajar Kota Malang: Membumikan Al-Qur'an di Kalangan Generasi Muda Bersama BAZNAS Kota Malang
Parade 1000 Qori' Pelajar Kota Malang: Membumikan Al-Qur'an di Kalangan Generasi Muda Bersama BAZNAS Kota Malang
Malang, 16 Agustus 2024 – Dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Indonesia ke-79, masyarakat Kota Malang menggelar acara spektakuler bertajuk "Parade 1000 Qori' Pelajar: Membumikan Al-Qur'an di Kalangan Generasi Muda". Acara ini dilaksanakan di depan Balai Kota Malang, bekerja sama dengan BAZNAS Kota Malang, Pemerintah Kota Malang, Kemenag Kota Malang, MGMP PAI SMA Kota Malang, AGPAII, Jamiatul Qurro Wal Huffadz Nahdlatul Ulama Pimpinan Cabang Kota Malang serta dihadiri oleh ribuan pelajar dari berbagai sekolah dan madrasah di seluruh penjuru Kota Malang. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur'an dan menanamkan nilai-nilai keagamaan sebagai pondasi dalam membangun bangsa. Dalam parade tersebut, 1000 qori' dari kalangan pelajar melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur'an secara serentak, menciptakan suasana religius yang menggetarkan di kawasan Balai Kota. Ketua BAZNAS Kota Malang, Prof. Dr. H. Kasuwi Saiban, MA., menyampaikan, “Parade ini tidak hanya menjadi simbol kebangkitan spiritual di kalangan generasi muda, tapi juga sebagai langkah nyata dalam membumikan Al-Qur'an di tengah kehidupan masyarakat, khususnya para pelajar yang merupakan masa depan bangsa.” Acara ini turut dihadiri oleh Wali Kota Malang, pejabat daerah, tokoh agama, serta berbagai elemen masyarakat. Mereka memberikan apresiasi tinggi terhadap upaya BAZNAS Kota Malang dalam membangun akhlak generasi muda melalui kegiatan keagamaan yang bermakna. Selain parade qori', acara juga diisi dengan kegiatan keagamaan lain seperti doa bersama untuk kedamaian bangsa. Shalawat asghil menjadi penutup parade 1000 tilawah dengan harapan kesantuan negara Indonesia dapat terus erat dan saling bahu-membahu. Acara yang penuh makna ini menjadi momentum penting bagi Kota Malang dalam memadukan semangat kemerdekaan dengan nilai-nilai religius, di bawah bimbingan BAZNAS Kota Malang, guna membentuk generasi muda yang cinta Al-Qur'an, berakhlak mulia, dan berkontribusi bagi pembangunan bangsa. #BAZNASKotaMalang #zakatkotamalang #sedekahkotamalang #infakkotamalang #fidyahkotamalang
BERITA16/08/2024 | Humas BAZNAS Kota Malang
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Malang.

Lihat Daftar Rekening →